Sekertaris Dadakan

Sekertaris Dadakan
Siapa kamu


__ADS_3

Yuna melajukan mobil bosnya dengan kecepatan sedang, setelah memasuki jalanan Umum beberapa mobil membuntutinya. Yuna masih terlihat tenang dengan sesekali melihat pada kaca spion.


Saat di sebuah pertigaan jalan dari arah samping ada mobil besar yang akan melintas dari kejauhan Yuna sudah siap dengan rem di kakinya. Namun,naas rem nya blong.


"Kenapa ?" tanya ricki karna kaget meliaht ekspresi Yuna


" Remnya blong ."ucap Yuna dengan nada pasrah ,Ricki terlihat panik namun Yuna dengan cepat menghubungi seseorang.


yuna "Rem mobil bermasalah, lakukan sekarang!"


ucap Yuna pada seseorang di sebrang sana.


Seketika dari arah belakang mobil dengan sangat cepat mendahului Yuna. Sedangkan di depan pertigaan sudah ada mobil besar dari arah samping akan memotong jalan Yuna .


Namun mobil dari arah belakang menghalangi mobil Yuna hingga tidak terjadi kecelakaan besar dengan mobil box ice cream besar di hadapan nya .


brukk ..


Yuna menabrak mobil sport hitam hingga bagian depan mobil nya penyok ,kepala Yuna terbentur stir mobil.Untung saja Yuna melajukan mobil dengan kecepatan sedang dan dengan keahlian mengemudi nya sehingga dia bisa meminimalisir kecelakaan .


Beberapa mobil hitam berdatangan ke lokasi tersebut .


Ricki nampak khawatir dengan keadaan Yuna,ia tidak menghiraukan luka pada keningnya.Di pikiran nya penuh pertanyaan tentang siapa pemilik mobil yang baru saja menyelamatkan nyawa mereka .


" kau tidak apa -apa Yuna ? "


Yuna hanya menganggukan kepalanya dan ia bergegas membuka pintu mobil dan keluar .


Saat mereka sudah keluar Ricki terheran banyak laki - laki berbadan tegap, berpakaian serba hitam dan kacamata hitam melengkapi penampilan mereka seperti segerombolan mafia. semua membungkukkan kepala nya saat Yuna berdiri di hadapan mereka .


Yuna hanya menatap dan pergi menghampiri mobil yang bertabrakan dengan nya. Salah seorang dari mereka menghampiri Yuna dan membungkukkan badan nya .


" Keadaan nya baik baik saja,hanya kaki dan tangan nya patah ." ucap seseorang di antara mereka .


" Saya ingin menemui nya ! " ucap Yuna


" Sebaiknya,anda beristirahat kami akan segera membawa nya ke rumah sakit dan kami menjamin keselamatan nya. Sebaiknya Nona ikut dengan mobil ku."


Yuna tetap menghampiri seseorang yang tengah terbaring di dalam salah satu mobil yang akan membawa korban ke rumah sakit .


" Terimakasih,telah menyelamatkan ku .!"


" Keselamatan Nona adalah hal yang paling penting meskipun saya harus kehilangan nyawa saya sekali pun . Saya sangat tersanjung bisa berbicara dengan Nona."


" Jangan terlalu berlebihan ,nyawamu juga penting untuk keluarga mu." Yuna berucap dengan senyum yang tak lepas dari bibirnya.


" James ....." panggil Yuna pada seorang di antara mereka menghampiri


" katakan !"..ucap Yuna


Lalu Yuna berlalu pergi menuju salah satu mobil hitam yang berjejer di tepi jalan .Ricki masih tercengang dengan apa yang dilihat nya ia mengikuti Yuna dengan beribu pertanyaan di pikiran nya.


" Cepat lah sembuh dan kembali bekerja pada posisi mu .Kau jangan khawatir kan keluarga mu selama kau tidak pulang rekan mu akan mengantarkan konferensi atas kamu,tapi kau tidak bisa kembali menemui keluarga mu sebelum kau sembuh total ."ucap james pada seseorang yang terluka .


"Terimakasih dan sampai kan pada Nona atas kebaikan nya selama ini."


" Tidak perlu sungkan ,selama kau setia pada Nona muda hidup mu sejahtera." james berbicara dan segera berlalu menuju mobil yang di tumpangi Yuna .


Sesampai nya di mobil.


" Nona ,kau sebaiknya segera bersihkan luka di pelipis mu ." James memberikan sebuah sapu tangan pada Yuna dengan menunduk tanpa berani menatap Yuna.


" Sudah lama tidak bertemu,kenapa kau begitu bodoh sekarang ! "

__ADS_1


" Maaf kan aku Nona "


" James bersikap lah biasa pada ku ,kau sudah lama bekerja dengan ku ."


" Baik nona sebaik ya Luka mu saya perban terlebih dahulu !"


" James kau lupa ,kita pernah terluka lebih dari ini !


apakah dia parah ?"


Yuna menatap langit - langit mobil saat ini ia berada di kursi belakang bersama Ricki sedang James di kursi kemudi.


" Hanya patah tulang tangan dan kaki !"


" Apa kalian bilang? patah tulang dan kaki kau bilang hanya ? apa kalian sudah tidak punya perasaan hah ? "


Ricki berucap dengan nada tinggi .


Yuna hanya memutarkan bola mata nya melihat tingkah Ricki.


" kau juga kenapa kau tidak mengurus dirimu yang terluka "tanyanya kembali


Yuna masih diam dengan memegang sapu tangn James di tangan nya yang sesekali ia telan kan pada pelipis nya yang terus berdarah .


"Kalian apa sudah tuli hah...? kenapa tidak ada yang menjawab !"


" Dia seperti kakek Tua yang belum di kasih makan ,berisik sekali ! ternyata anda bisa bertahan dengan makhluk seperti ini !" ucap James dengan sinis


Yuna hanya terkekeh melihat tingkah Ricki mengomel sedangkan James hanya diam dan acuh.


" Dalam pekerjaan kami,luka seperti itu hal yang biasa ." Ucap Yuna


" kau bilang patah tulang hal ya biasa !Sebenarnya siapa kamu Yuna? kenapa semua orang menunduk hormat padamu ? kau hanya seorang sekretaris Yuna,apa hebatnya kau hah....?"


" Sudahlah James ,dia memang tidak tahu apapun tentang saya ."


" Kau sudah berjanji akan menceritakan semua nya pada ku Yuna ! siapa sebenarnya kamu? dan kenapa bisa ada mereka ?" Ricki berucap dengan menunjuk James.


" Adanya mereka karena kebodohan mu ! jika kau menurut pada ku kita tidak akan mengalami hal seperti ini dan salah satu anak buah ku tidak akan terluka ! tentu saja saya juga tidak akan menunjukan siapa sebenarnya saya !" ucap Yuna dengan menatap Ricki tajam .


" Apa salah ku ? kenapa kau menyalahkan ku !"


Ck ......


Yuna berdecak


" Salah mu cuma satu ,kau telah menerima investor yang salah ! kau tahu siapa yang menemui mu tadi siang ?


" Helena....calon tunangannya tuan edward ." ucap nya polos


Cih........


" Apa yang kau tahu tentang dunia bisnis Tuan? bukan soal Helena tapi soal ERK group


apa kau masih tak tahu tentang ERK group ?"


Ricki menggeleng pasrah


" kau memegang perusahaan besar .tapi,kau tidak tahu apa- apa kalau tidak ada Nona kami mungkin perusahaan mu telah krisis .Tapi nona apa kita tidak merasa heran kenapa tiba- tiba pertemuan nona dan Tuan muda ini hingga anda bisa menikah dengan Nya ? apa ada seseorang di balik semua ini? "


" Kita cari tahu nanti semua nya ! lebih cepat lah aku sudah kehilangan banyak darah !"


ucap Yuna dengan nada bicara santai namun wajah nya sudah mulai memucat .Ricki kembali teringat luka Yuna di pelipis nya. luka Yuna memang lebih parah dari Ricki.

__ADS_1


Selang beberapa waktu mereka sampai di rumah sakit ,yuna berjalan bergegas dengan langkah panjang sedang Ricki berada di samping nya. James berada di belakang mereka . Yuna berjalan dengan sempoyongan namun ia masih bisa menjaga keseimbangan nya.


setelah selesai di obati dan lukanya di jahit Yuna segera pergi bersama Ricki dan jams.waktu sudah hampir dini hari saat Yuna sampai di kediaman Ricki .


" Ingat perintah bku james !"


james segera berlalu meninggalkan kediaman Ricki. Sedang Ricki pergi menuju kamar nya selang beberapa saat dia kembali menemui yuna yang masih berada di ruang tamu untuk merapihkan berkas- berkas yang di berikan James padanya .


" Akan ku ceritakan semuanya nanti ! saat ini beri saya waktu untuk beristirahat !" ucap Yuna sambil berlalu ia berbicara saat Ricki hendak membuka mulutnya.


"Aku hanya menanyakan di mana sikat gigi ku ?"


" Hah ? "Yuna tercengang


" Tadi pagi ada kenapa sekarang tidak ada ucap nya polos ?"


" Sial , karena kesal aku membuang nya ke tong sampah tadi pagi !gumam yuna dalam hati.


" Apa kau sudah kehilangan kewarasan? hal sepele seperti itu saja kau tanyakan ! coba kau cari saja di sekitar mungkin jatuh ke tempat sampah ! sudah lah,aku sudah leleh ." ucap Yuna dengan kekesalan nya namun dalam hatinya ia tersenyum.


" kenapa dia marah- marah ."ucap Ricki sambil berlalu .


Setelah sampai di kamar ia menuju ke kamar mandi dan mencari sikat giginya . Benar kata Yuna memang berada di tong sampah .


" Apa Yuna juga seorang peramal ko dia bisa tahu sikat gigi ku di tempat sampah ? " ucap Ricki tanpa curiga dan dengan kebodohan nya.


...----------------...


intermesso dulu.😍😍


3 MENANTU


Alkisah ada Seorang ibu yang Punya 3 menantu, sang ibu mertua ingin tahu apakah ketiga menantunya itu sayang kepada mertuanya atau cuma putrinya.


Dia lalu memutuskan menguji mereka. Hari pertama dia mengajak menantu pertama naik perahu motor berlayar ke laut. Di Tengah Laut dia sengaja menjatuhkan dirinya dari perahu & terlempar ke laut. Sang menantu tanpa pikir panjang langsung terjun ke laut menyelamatkan mertuanya.


Besoknya ketika keluar rumah, sang menantu tersebut melihat mobil Nissan Livina terparkir di depan rumah, dan bertulisan “Dari ibu mertuamu”.


Giliran menantu ke-dua yang diajak ke tengah laut. Seperti biasa, Ibu mertua pun melakukan yang sama, dan esok harinya menantu kedua mendapat Toyota Alphard.


Kini, giliran menantu ke-3 diajak ke tengah laut, sang mertua kembali pura-pura tercebur ke laut. Tapi malangnya, kali ini sang menantu ketiga malah tertawa memandangi ibu mertuanya yang megap-megap di dalam air. Bahka dia juga memaki ibu mertuanya itu, sambil berputar membawa perahunya pulang. Besok harinya ketika menantu ini bangun tidua, di depan rumahnya terparkir Mercedes Benz S-Class terbaru beserta kertas bertuliskan, “Dari ayah mertuamu”


ini hanya hiburan ajah🤣🤣🤭


Ya udah lah ya ...sekarang tinggal tinggalin jejak nya 😍🤩


Like 👍 bikin Autor mesem


comen bikin author senyum


vote. bikin author tertawa


tips bikin author bahagia sambil joget joget


jejakinn ke 4 nya Alhamdulillah banget


bikin bahagia author itu dapat pahala 🤭🤭


ga ada jejak bikin author nangis semalaman 😭😭 jangan tega ya 🤭🤭


maksih sayang sayang ku 😍


salam sayang ,😍😍

__ADS_1


__ADS_2