Sekertaris Dadakan

Sekertaris Dadakan
Seandainya Bisa


__ADS_3

Yuna akan berlalu namun langkahnya terhenti saat ia mendengar derap langkah dari belakang, wanita lain mungkin akan takut. Namun berbeda dengan Yuna ia tetap bersikap santai.Tiba-tiba seseorang menepuk pundak Yuna namun naas Yuna memegang tangan nya dan memelintir dan membanting hingga seseorang itu terjatuh dan mengerang kesakitan.


"Hey...aku bos mu apa kau sudah gila hah?"


Yuna mendekatkan senter ponselnya ke arah muka Ricki seketika ia tertawa terpingkal melihat Ricki dengan muka yang begitu memelas.


Yuna mengulurkan tangan nya untuk membantu Ricki namun Ricki menepisnya .


"Aku tak butuh bantuan mu !Ricki tetap duduk dengan membuang muka nya


Yuna terkekeh


" Kau seperti anak kecil saja,sebaiknya kita tunggu di sini aku tak mungkin menggunakan tangga darurat, aku sudah sangat lelah.yuna berbicara sambil duduk di lantai bersama Ricki.


" Bolehkah aku meminjam bahu mu ?"tanya Yuna .Ricki hanya menganggukan kepalanya tanda setuju.


" Kau kenapa sepertinya banyak yang menjadi beban pikiran mu? Ricki bertanya dengan nada lembut.Ini kedua kalinya Ricki melihat sosok lain pada diri Yuna.


" Aku hanya ingin bersandar dan ingin sedikit menikmati ketenangan ini ,terkadang aku ingin sekali bisa menikmati malam yang sunyi, menyambut pagi dengan senyuman hangat di kelilingi orang -orang yang aku sayangi,aku merindukan mereka aku ingin merasakan bagaimana rasanya anak ku berlari bermain dengan ayahnya,aku ingin pergi ke taman hiburan bersama tanpa harus khawatir ada yang mengancam nyawa kami,apa aku salah telah mencintai seseorang hingga banyak yang ingin memisahkan kita ?"


"kadang aku merasa menjadi seorang buruh tani hidup bersama laki - laki yang kita cintai lebih baik dari pada manjadi istri seorang konglomerat yang tidak pernah bisa bersama."


"Mungkin dengan memiliki suami buruh tani permasalahan kami hanya urusan perut,aku hanya ingin bisa setiap saat melihat nya saat aku terbangun,saat aku bersedih saat aku merindukan nya aku bisa memeluk nya.


Saat ini ketika aku merindukan nya aku hanya bisa menatap langit,tanpa bisa menyapa nya atau pun berbicara tentang masa depan anak kita .Aku hanya ingin ketika ia pulang bekerja ia membawakan ku setangkai bunga meski ia harus memetiknya di rerumputan yang kotor dan berdebu bagi ku itu tidak masalah.Aku membayangkan aku menyambutnya dengan pelukan hangat . Mimpi ku sederhana bukan?"


"Tapi aku selalu terjebak dan berada di situasi yang sulit ,terkadang hidup itu sangat lucu, bukan kah jika kita saling mencintai kita bisa bersama selamanya?jangan kan bersama untuk sekedar berbicara saja aku tak bisa ."


Yuna memejamkan matanya tak terasa air bening itu membasahi pipinya .Ricki mengelus pucuk kepala Yuna dan mengecup sayang.Entah kenapa hati nya seperti teriris meliahat Yuna serapuh ini, ia tak banyak bicara hanya menjadi pendengar yang baik .


Ia memang tidak bisa melihat air mata yuna. Namun,ia tahu Yuna saat ini sedang terpuruk entah apa ?Ricki tidak berani menanyakan nya.karena dia sadar dia bukan suami Yuna yang sesungguhnya di hati Yuna.


Yuna tersadar dan ia segera berdiri


" lupakan yang ku katakan tadi !"


"kenapa mereka lama sekali,hanya memasangkan beberapa alat saja !"gumam Yuna dalam hati.


" kau sudah membaik?" Ricki bertanya dengan nada sangat lembut


" Memangnya kenapa? aku baik-baik saja !bahkan untuk menghajar mu saja aku masih sanggup "ucapnya dengan terkekeh


" Kau memang wanita gila yang menyebalkan!" sungut Ricki.


" Terimakasih " Yuna berbicara dengan menepuk punggung tangan Ricki dengan di iringi semyumannya .


" Hey. ....bos mesum apa kau tetap ingin di sini dengan terus melamun ?Lampu sudah menyala!"Yuna berbicara sembari melenggang pergi meninggalkan Ricki menuju lift.Ricki berjalan dengan senyum yang terus merekah di bibirnya


" Meski cinta mu bukan untuk ku ,setidaknya kau bisa bersama ku itu sudah lah cukup "gumam Ricki


Hampir pukul sebelas malam mereka sudah sampai di lantai dasar ,tiba-tiba yuna menghentikan langkah nya.


"Apa kau akan pulang sendirian?"


"Jangan bertingkat Yuna! aku tidak mengijinkan mu menaiki sepeda motor lagi!mau pulang bersama ku !"


" kalau begitu aku ingin melihat hiburan dulu !dan aku yang membawa mobil mu!"ucap Yuna


"Hiburan apa?"Ricki mengerutkan dahinya


" kau harus berjanji tidak akan menghukum karyawan mu !"


"Aku berjanji !"


"Baiklah masuk lah kedalam mobil dan jangan sampai ada yang melihat kita,karena hiburan nya tidak akan terjadi jika mereka melihat kita . Sebentar lagi waktu pulang kau lihat di tempat time card itu biasa kami menyebutnya begitu."


" Mesin absen ? apa istimewanya hanya pinger mereka."Ricki masih terheran .


"kau lihat saja di dalam mobil ."


Tepatnya parkir mobil seorang CEO dekat dengan mesin absen karyawan.

__ADS_1


Beberapa menit waktu mendekati bel pulang kerja ,beberapa karyawan telah berbaris di depan mesin absen untuk menunggu detik demi detik alaram pergantian sif berbunyi,antrian sudah sangat panjang.


Dari kejauhan nampak beberapa karyawan yang berjalan dengan beriringan mereka adalah sahabat Yuna dan teman -teman dari land nya .


" Hey berhenti jangan dorong gw" Arini tiba tiba masuk kedalam kerumunan orang padahal tidak ada yang mendorongnya .


" Ya Alloh, Ya Alloh.....aku terjatuh "


Arini berakting kesakitan


seseorang merasa iba dan membangun kan Arini.


" Itu karena kau telah merebut pacarku ! berani-berani nya kau ! "


saat ini Rina mendorong Arini hingga Arini berada tepat menubruk mesin absen karyawan.


semua karyawan seketika sedikit mundur dari mereka karena merasa takut .


"Hey....berhentilah !!kau jangan mendorong istri ku ,dia itu sedang hamil ! dan bukan kah kau sahabat nya.hah?? "


saat ini mereka bertiga tepat berada di mesin absen jangan tanya antrian ,karena antrian sudah memanjang meski alaram belum berbunyi.


" Sekarang kau lebih membela nya ?"saat ini Rina tersedu di dekat tembok absen dekat Arini .


teng


Tong


teng


terdengar suara alaram pergantian sift dan di iringi suara seseorang memberi himbauan .


Teeeeett..


Rina telah menempelkan pinger nya pada mesin absen dan bergeser di susul Arini dan Aris .


saat akan berlalu Arini dan Rina berjalan bergandengan semua menatap heran .


" Maaf kan acting receh kami" ucap Arini dengan di susul tawa kedua sahabatnya


" huuuuuhh"


seketika sorakan dari semua orang pada mereka .


"jadi mereka sengaja berakting agar tidak antri .Dasar generasi mecin !"


"Serah Lo serah Lo " mereka melambaikan tangan nya dan ber tos ria sambil tertawa.


Di ujung antrian tepat pak Johan menatap dari kejauhan anak buah nya .


"Dasar Teman Yuna ,..


dulu kau juga konyol dan menyebalkan seperti mereka.tapi,sekarang aku tak melihat itu lagi semenjak kau menjadi sekretaris kau banyak berubah Yuna."gumam pak Johan dalam hati .


Di tempat yang berbeda.


"kau menertawakan kebodohan mereka ? "


kalau aku tidak berjanji padamu untuk tidak menghukum karyawan itu aku sudah menghukum mereka! belum waktunya pulang sudah ke luar ." Ricki berkata sambil memberikan sebelah headset nya pada Yuna .Yuna membuka headset nya dan kembali memasangkan Wfs di telinga nya .


" Itu belum selesai kau lihat ini ya !"Yuna berkata masih dengan tawanya .


Yuna menunjukkan 3 orang yang akan lewat jalur gerbang keluar CEO .Di perusahaan ini memang parkiran karyawan dan CEO berbeda ,saat akan menuju parkiran motor mereka harus melalui jalur naik turun tangga dan tentunya sangat merepotkan.


ketiga sahabat Yuna saat ini berjalan berlari menuju jalur keluar CEO karena melihat gerbang nya terbuka ,mereka berlari sambil tertawa sambil di kejar-kejar security dengan pentungan nya ,sekilas mereka seperti pencuri .


" Ayo tangkap aku pa " ucap Arin dengan menjulurkan lidahnya


" Hey ingat lah usia kalian ! jangan bertingkah seperti pencuri ! "


" Dasar pelit !aku cuma pinjam jalan saja tak boleh !"

__ADS_1


mereka berhasil melewati gerbang


"Dasar bodoh kenapa juga pintu gerbang terbuka padahal.dia tidak ada di tempat !bagaimana kalo ada pencuri!" ucap Aris


" kita pulang ! Yuna bilang tadi kita tidak boleh menemuinya dulu padahal dia juga masih di sini tahu."


" Memang nya kenapa tuh si sexy ?"ucap Aris


"Terlalu banyak bicara membahayakan nyawa mu " ucap Arin dan Rina berbarengan sembari terkekeh.


Yuna masih menatap sahabat nya dari kejauhan ,ia ingin menemui mereka dan bercanda bersama seperti dulu . Namun,saat ini bukan waktu yang tepat untuk menemui orang terdekat nya . Ia masih menatap Dari jauh dan masih belum menyalakan mobilnya.


Ia menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi kemudi .Lalu ia menatap Ricki dengan tatapan sendu.


"Aku hanya ingin seperti mereka dan menjalani hidup seperti mereka ,bisa tertawa bebas dan bisa bersama kapan pun.Seandainya aku bisa aku ingin memiliki kehidupan seperti orang normal."Yuna berucap dengan memejamkan matanya .


"Kau harus menceritakan padaku ,dari mana kau bisa mendengar semua percakapan mereka melalui ponsel mu.!aku bukan orang bodoh Yuna dan katakan siapa kau sebenarnya?"


" Memangnya aku siapa ? Superman?"


" Lupakan ! lebih baik aku akan menerima semua tawaran investor itu ."


" baiklah aku akan menceritakan semua ya ,sudah saat nya kau tahu siapa aku sebenarnya! sekarang aku akan menjalankan mobilnya pakai sabuk pengaman nya dengan baik !"


Yuna melajukan mobil bos nya dengan kecepatan sedang ,setelah memasuki jalan Umum beberapa mobil membuntutinya .Yuna masih terlihat tenang dengan sesekali melihat pada kaca spion.


Saat di sebuah pertigaan jalan ,dari arah samping ada mobil besar yang akan melintas ,dari kejauhan Yuna sudah siap dengan rem di kakinya .namun,naas rem nya blong.


...Bersambung......


...----------------...


intermesso dulu yah.😍😍


Restu mama


Adek : " Bang, bantu aku yah biar ibu mu sayang sama aku "


Abang. : " ia dek !


beberapa bulan kemudian setelah pacar dan ibunya dekat dan saling menyayangi.


Abang. : " Mah kenalin ini pacar baru aku." (si Abang membawa wanita lain )


Adek. : " lah bang bukan nya kita mau menikah aku kan sama ibu udah Deket."


Abang. : " Bukan nya kamu minta di sayangi ibu ku kan. bukan aku ?"


Adik. : "Abaannnggg......!!


Teganya ,ditinggal pas sayang-sayangnya.


🤣🤣🤣🤣


makanya lain kali minta di sayangi pacar dan mama mertua ya !


yah udah lah yah .


sekarang Author minta jejak nya


like 👍


coment


vote


kasi tips Alhamdulillah banget 😍😍😍🤗


makasih yang selama ini sudah mendampingi Yuli buat nulis dan selalu dukung Yuli ,semoga kalian selalu bahagia .


salam sayang dari Author yang sayang sekali sama kalian

__ADS_1


luv luv 😍😍😘


__ADS_2