
Sembari menikmati makan siang mereka, selain Marco, semua yang ada didalam ruangan itu, tampak akrab dan berbincang-bincang dengan santainya.
Marco sibuk tenggelam dalam pikirannya sendiri.
Meskipun sempat merasa geram dengan Beta, tapi perkataan Beta kalau Marco harus lebih gigih berusaha, agar menjadi Alpha yang bisa diandalkan, itu ada benarnya.
Sehingga, sampai habis makanan dipiring Marco, dia sama sekali tidak berminat untuk berbicara tentang hal remeh, seperti yang saat ini mereka bicarakan dengan gelak tawa.
"Beta! Berarti kamu sudah pernah bertemu Gamma dan Delta?" tanya Marco, menyela pembicaraan ringan yang sedang berlangsung disitu.
"Iya. Aku sempat bertemu mereka ditempat yang jauh dari sini," jawab Beta.
"Apa kamu tidak menanyakan dimana mereka tinggal? Hingga Flints masih harus mencari mereka lagi," tanya Marco.
"Hmmm... Tidak terpikirkan olehku waktu itu. Karena kami bertemu secara tidak sengaja. Itupun aku bertemu Gamma dan Delta, ditempat dan waktu yang berbeda," jawab Beta.
Seba dan Adaline sudah mulai merapikan meja, dan mengangkat semua peralatan makan yang kotor, dan menyimpan sisa makanan yang tidak habis dimakan.
"Apa ada sesuatu yang mengganggumu?" tanya Bella setengah berbisik.
"Tidak ada yang terlalu penting. Kamu tidak perlu khawatir," jawab Marco, kemudian meminum sedikit air dari dalam gelasnya.
"Kamu mau berbaring walau hanya sebentar denganku?" tanya Marco.
"Kenapa? Kamu lelah?" tanya Bella dengan wajah cemas.
"Tidak. Aku hanya ingin menghabiskan waktu sebentar, hanya bersama denganmu. Sebelum aku mulai berlatih dengan Beta," jawab Marco pelan.
"Hmmm... Oke! Ayo, kita ke kamar...!" ajak Bella.
"Aku mau membawa Bella pergi beristirahat ke kamar dulu!" kata Marco.
Dan tanpa menunggu orang-orang disitu menanggapi perkataannya, Marco lalu memegang tangan Bella dan berjalan masuk ke kamar mereka.
"Ada apa sebenarnya? Apa karena permasalahan shapeshifter ini, yang membuatmu tidak bisa berhenti khawatir?" tanya Bella.
Marco yang berbaring diatas tempat tidur sambil memeluk Bella yang juga berbaring bersamanya, hanya terdiam untuk beberapa waktu lamanya.
"Tidak. Aku hanya ingin berdua saja denganmu. Itu saja!" jawab Marco beralasan.
"Apa kamu tidak mau, kalau aku mengambil waktumu sebentar untukku?" tanya Marco.
__ADS_1
"Hmmm... Aku selalu ingin menghabiskan waktuku denganmu, sayang... Tapi, kamu kali ini agak berbeda dari biasanya, makanya aku sampai bertanya," jawab Bella.
"Kalau begitu, tidak ada yang perlu kamu tanyakan. Biarkan saja aku memelukmu sepuasku, oke?!" ujar Marco.
Hingga Bella akhirnya tertidur, Marco masih memeluknya dengan erat.
Marco mencium kening Bella, dan dengan perlahan-lahan menarik tangannya yang jadi tempat bersandar bagi leher Bella.
Benar-benar perlahan-lahan, Marco beranjak turun dari tempat tidur, dia tidak mau membangunkan Bella yang tampak tertidur pulas.
Ketika Marco keluar dari kamar, selain Seba yang sedang mencuci peralatan bekas makan dan memasak, Marco tidak melihat satupun dari shapeshifter yang sementara ini berkumpul dirumahnya.
Marco kemudian berjalan keluar, hingga ke bagian belakang rumah, dan melihat Beta yang tampak sedang mengumpulkan daun maple kering, hingga membentuk gunungan yang cukup tinggi.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Marco, sambil berjalan mendekat, menghampiri Beta.
"Aku lebih suka bersantai di bawah pohon, daripada didalam rumah," jawab Beta.
"Apa kamu mau kita segera memulai latihanmu?" tanya Beta.
"Kalau kamu masih mau beristirahat, silahkan saja dulu. Kita bisa melakukan latihannya sebentar lagi," jawab Marco, kemudian duduk diatas tumpukan daun yang dikumpulkan Beta.
Beta juga ikut duduk disitu, dan sambil bersebelah-sebelahan, memandang kearah pekarangan didepan gudang pertanian, tempat hewan ternak Marco sedang berkeliaran.
Sebelum menjawab pertanyaan Beta, Marco mengikuti arah pandangan matanya.
Kelihatannya, Beta sedang memandangi Adaline dan saudara-saudara laki-lakinya, yang tampak bermain-main dengan hewan-hewan peliharaan Marco.
"Kalau bagiku, itu hanya hal biasa saja," jawab Marco.
"Kenapa? Kamu mau mencobanya?" tanya Marco.
"Iya. Aku mau kita semua shapeshifter, bisa bebas berkeliaran tanpa menakuti siapa-siapa. Termasuk hewan yang asli," jawab Beta.
"Oh, iya! Aku baru ingat. Kamu adalah Alpha bisa menjinakkan semua hewan asli, termasuk hewan liar. Apa kamu sudah pernah mencobanya?" tanya Beta.
"Karena, kalau yang aku lihat ada disini, hanya hewan yang biasanya dipelihara manusia biasa, yang berkeliaran," lanjut Beta.
"Hmmm... Aku tidak tahu tentang itu. Dan aku tidak pernah mencobanya," jawab Marco.
"Berarti, masih banyak kemampuanmu yang kamu belum tahu," ujar Beta.
__ADS_1
"Kamu bisa memerintahkan hewan asli untuk membantumu saat kamu sedang dalam kesulitan... Baik itu hewan peliharaan, ataupun hewan yang biasanya hidup liar," lanjut Beta.
"Apa saja yang kamu tahu tentang kemampuan Alpha? Maksudku, kemampuanku," tanya Marco.
"Kamu bisa berganti bentuk hewan sesukamu dengan cepat, tanpa perlu kembali ke bentuk manusia terlebih dahulu...
Saat kamu memilih untuk berbentuk seekor burung yang besar, kamu juga seharusnya bisa bertarung, dengan mempertahankan sebagian bentuk manusiamu," jawab Beta.
"Kamu pasti sudah pernah mencobanya, bukan? Sebagian berbentuk burung, dan sisanya masih berbentuk manusia," tanya Beta.
"Iya. Aku sudah mencobanya. Aku bahkan pernah mencoba terbang, sambil membawa Bella bersamaku," jawab Marco.
"Tidak banyak yang perlu aku ajari. Bahkan tidak ada yang harus aku ajari. Kita hanya perlu berlatih bertarung, dan aku akan jadi lawanmu. Itu saja!" ujar Beta.
"Itupun, sebagian besar tergantung dengan cepatnya cara berpikirmu..." lanjut Beta.
"Apa maksudmu?" tanya Marco.
"Hmmm... Kamu tahu lawan dari setiap hewan pemangsa?" tanya Beta.
Marco hanya terdiam.
"Aku bertanya hal ini karena biasanya, bentuk hewan pemangsa yang pasti dijadikan pilihan untuk bertarung," kata Beta.
"Misalkan saja, kalau lawanmu memilih bentuk ular cobra, hewan apa yang bisa mengalahkan ular cobra?" tanya Beta.
"Burung elang," jawab Marco, tanpa perlu terlalu lama berpikir, karena dia pernah menangkap king cobra, dan membawanya menjauh dari orang-orang yang berkemah waktu itu.
"Kurang lebih seperti itu. Hanya itu yang perlu kamu ingat, dan pelajari, agar kamu tidak salah memilih bentuk saat akan bertarung," ujar Beta.
"Saat lawanmu salah memilih bentuk, dan dia berniat untuk berganti bentuk yang lain, itu juga jadi kesempatan bagimu untuk menghabisinya...
Karena dia pasti kembali ke bentuknya sebagai manusia, sebelum dia bisa berubah bentuk menjadi hewan pilihannya," lanjut Beta.
"Bagaimana caranya untuk melakukan pergeseran kepemimpinan? Apa aku hanya harus bertarung dengan brutal?" tanya Marco.
"Tidak. Lebih tepatnya itu dibilang sebagai pertandingan yang adil," jawab Beta.
"Saat menantang Alpha pengganti, kamu pasti akan diminta untuk memilih bentukmu terlebih dahulu, sebelum dia memilih bentuk untuk melawanmu," jawab Beta.
"Apa mungkin kalau kita berubah bentuk menjadi seekor naga?" tanya Marco asal-asalan.
__ADS_1
Beta menoleh kesamping, melihat Marco, dan menatapnya lekat-lekat.
"Kamu pasti bercanda. Naga itu hanya hewan mitos, tidak ada satupun dari shapeshifter yang bisa berubah bentuk menjadi hewan mitos," jawab Beta.