SHAPESHIFTER

SHAPESHIFTER
Part 69


__ADS_3

"Apa pernah terjadi peperangan yang cukup besar hingga melibatkan banyak kaum?" tanya Marco.


"Tentu saja. Menurut cerita Grandpa, peperangan besar-besaran terakhir terjadi beberapa milenium yang lalu, sesaat sebelum kejadian pemusnahan massal mahluk hidup di bumi dengan air bah...


Ketika musibah itu berakhir, dibuat perjanjian damai untuk penetapan ulang wilayah kekuasaan masing-masing mahluk...


Meskipun akhirnya, hampir semua bagian dibumi ini dikuasai oleh manusia biasa," jawab Delta.


"Jadi maksudmu, manusia biasa tahu tentang keberadaan mahluk lain yang tidak sama seperti mereka?" tanya Marco.


"Tahu. Mereka tahu. Tapi, untuk di zaman sekarang, perihal tentang kaum lain selain manusia, hanya dijadikan seperti cerita dongeng yang melegenda," jawab Delta.


"Kalau aku tidak salah, aku pernah melihat manusia biasa yang bercerita kepada anaknya, tentang mahluk menakutkan yang bisa memakan anak-anak, kalau mereka bertingkah nakal...


Ada juga yang bercerita tentang adanya penyihir jahat, yang menyihir pangeran ataupun putri kerajaan...


Bagaimana mereka bisa tiba-tiba berpikir kalau ada mahluk seperti itu, kalau mereka memang tidak pernah tahu?!


Tapi, seperti yang aku bilang tadi, manusia biasa hanya menganggap kalau itu hanya sekedar imajinasi yang diceritakan turun temurun, dari generasi mereka yang terdahulu," lanjut Beta.


Marco teringat masa-masa dia masih kecil dan bersekolah dulu.


Bella bahkan terpengaruh dengan cerita dongeng penyihir yang merubah pangeran menjadi katak.


Sedangkan dari cerita Delta, penyihir itu memang ada.


"Iya. Memang semua itu hanya dianggap sebagai cerita dongeng, yang berasal dari imajinasi orang yang menceritakannya..." kata Marco.


"Manusia biasa sudah sering kali menangkap basah mahluk lain dengan sengaja ataupun tanpa sengaja...


Tapi, karena tidak banyak dari mereka yang melihatnya, sehingga sebagian besar dari manusia biasa tidak bisa percaya begitu saja..." ujar Delta.


"Aku anggap kalau itu hal yang wajar, kalau mereka menganggap kita hanya sekedar imajinasi atau halusinasi...


Karena kita mahluk yang berbeda dari mereka, sangat pintar bersembunyi...


Bahkan ada yang bisa berbaur dengan manusia biasa, tanpa terlihat berbeda, dan membuat manusia biasa menjadi curiga dengan keberadaannya diantara mereka," lanjut Delta.


Karena Marco, Seba, dan Delta yang tiba-tiba sama-sama terdiam, membuat suasana ditempat itu menjadi hening untuk beberapa saat.


Delta kemudian mendadak tertawa sendiri.


"Ada apa?" tanya Marco.

__ADS_1


"Tidak apa-apa. Aku hanya merasa konyol karena menjelaskan tentang perihal bersembunyi kepadamu. Padahal, kamu pasti lebih tahu tentang itu daripada aku, bukan?!" ujar Delta.


Marco hanya terdiam.


"Kamu yang selama ini tinggal di antara manusia biasa, apa ada satupun dari mereka yang menuduhmu kalau kamu berbeda?" tanya Delta.


"Apa mungkin Bella tahu kalau kamu mahluk yang berbeda, tanpa kamu yang mengatakan kepadanya?" tanya Delta lagi.


"Aku yang memberi tahu kepadanya, tentang perbedaanku," jawab Marco.


"Kamu adalah contohnya, kalau mahluk berbeda bisa bersembunyi dengan baik," ujar Delta.


Kegelapan mulai menguasai dibagian luar rumah Marco, saat matahari sudah terbenam seperti sekarang ini, dan tidak menyisakan sedikitpun cahayanya.


Seba tiba-tiba saja berdiri dari lantai tempat dia duduk sedari tadi.


"Aku masuk lebih dulu! Aku akan mempersiapkan makan malam untuk kita semua," celetuk Seba, lalu berjalan masuk kedalam rumah.


"Apa aku boleh tahu sesuatu?" tanya Delta.


"Tentang apa?" Marco balik bertanya.


"Kenapa selama ini, baru sekarang kamu terpikir untuk melawan Alpha pengganti?" tanya Delta.


Kalau memang bisa memilih, aku tidak perduli dengan kepemimpinan. Hidup tenang bersama keluargaku, itu yang lebih penting bagiku...


Aku hanya mau melakukannya, karena berdasarkan dari semua pemikiran yang di utarakan shapeshifter, yang datang ke tempat ini dan menemuiku," jawab Marco.


"Jadi, maksudmu kamu hanya terpengaruh oleh dugaan-dugaan dari kami?" tanya Delta.


"Maskudku, dari dugaan-dugaan keluarga Sums dan Beta? Karena aku belum memberikan pendapatku," lanjut Delta buru-buru, sebelum Marco menjawab pertanyaannya.


"Iya. Kurang lebih seperti itu. Karena, kalau benar yang mereka katakan, berarti aku menempatkan keluargaku di situasi yang berbahaya, jika aku tidak melawan Alpha pengganti," jawab Marco.


"Hmmm..." Delta bergumam.


"Apa kamu sudah tahu? Bagaimana Alpha yang sekarang bisa menggantikan Alpha terdahulu?" tanya Delta.


"Kalau memang benar cerita Seba, yang katanya dia dapatkan informasinya dari Beta terdahulu, maka bisa dibilang kalau aku sudah tahu," jawab Marco.


"Aku tahu kalau sejak pertama kali kita bertemu, kamu mungkin menganggapku menyebalkan, bukan?


Tapi, aku rasa semestinya kamu mengerti kenapa aku bersikap seperti itu, kalau kamu memang tahu tentang pergeseran Alpha terdahulu," ujar Delta.

__ADS_1


"Apa maksudmu? Apa hubungannya antara sikap menyebalkanmu dengan pergeseran Alpha?" tanya Marco.


"Terus terang, aku sempat merasa curiga kalau kamu mengambil sifat dari Daddy-mu, sang Alpha terdahulu...


Dan itu bukanlah sifat yang baik..." jawab Delta.


"Apa yang tidak baik?" tanya Marco.


"Alpha terdahulu memanfaatkan kekuasaannya, hanya untuk kepentingan dirinya sendiri...


Hingga akhirnya, banyak anggota shapeshifter yang terluka dan mungkin bisa meregang nyawa, hanya karena keegoisannya," jawab Delta.


"Maafkan aku... Aku bukan berniat menjelek-jelekkan orang tuamu...


Aku hanya lebih suka berbicara apa adanya, daripada bertingkah munafik, dan menjadi penjilat dengan mendukungmu begitu saja, tanpa mencari tahu bagaimana sifatmu yang sebenarnya...


Aku juga tidak akan serta-merta mempercayai cerita leluhur kita begitu saja...


Karena memang sudah jadi pembawaan yang melekat di jiwaku, untuk tidak mudah percaya tentang segala sesuatu, tanpa memastikannya terlebih dahulu," lanjut Delta.


"Lalu, sekarang apa tanggapanmu tentangku? Dan kamu harus jujur mengatakannya, karena kamu bilang kalau kamu bukan orang yang munafik yang suka menjilat," tanya Marco.


"Aku merasa kalau kamu justru sangat mirip dengan Alpha pengganti, daripada dengan Alpha terdahulu...


Kamu dan Alpha pengganti sama-sama menampakkan, kalau kalian hanya berniat berjuang untuk orang-orang yang kalian berdua sayangi...


Dan bukan hanya sekedar untuk kebanggaan, dan kemenangan bagi diri sendiri..." jawab Delta.


"Sekarang aku harus akui, kalau kamu pasti akan menjadi Alpha yang baik bagi semua shapeshifter..." lanjut Delta.


"Bagaimana kamu bisa se-yakin itu?" tanya Marco.


"Berarti, kamu lupa dengan apa tugas dan kelebihanku dibanding dengan shapeshifter lain?!" ujar Delta.


"Aku adalah penilai shapesifter, dan pendapatku itu akan menjadi krusial, untuk mempertahankan kelangsungan hidup bagi kaum kita..." lanjut Delta.


Marco tidak mau menanggapi perkataan Delta lebih jauh, dan memilih untuk berdiam diri.


Marco menganggap pujian Delta seperti itu, tidak membantu untuknya dan keluarganya, selama perselisihan kekuasaan itu tetap terjadi.


"Sayang... Makan malam sudah siap. Ayo kita makan malam bersama," ajak Bella yang tiba-tiba sudah berdiri didekat pintu.


"Delta! Mari masuk! Yang lain sudah menunggu didalam," ajak Bella lagi.

__ADS_1


__ADS_2