Siapalah Aku

Siapalah Aku
BAB 30


__ADS_3

Zaki nampak duduk di meja makan sambil melihat Mira yang sedang sibuk memasak. Semenjak sampai di apartemen Mira tampak antusias sekali.


Mira memasak tomyam seafood dan ikan goreng yang sudah di beli tadi sore. Mira tampak bersemangat sekali memasak.


Zaki melihat betapa lincahnya gadis itu memasak di dapur. Zaki tiba - tiba tersenyum sambil membayangkan memeluk wanita itu dari belakang.


"*Mikir apa aku ini." ucap Zaki dalam hatinya.


"Ini tidak boleh terjadi."


Tidak* lama kemudian Mira membawa menu yang siap untuk di sajikan.Mira menyajikan dengan senyuman termanisnya. Zaki merasa agak canggung melihat senyum manis itu.


"Ayo makan."


"hmhmhm" jawab Zaki lansung mengambil sendok.


Zaki lansung memakannya tanpa suara. Entah kenapa ia malam ini sangat malas bicara dengan wanita yang ada di depannya. Zaki berpikir harus menjaga jarak dengan wanita itu.


Setelah selesai Zaki lansung masuk ke kamarnya.Mira merasa ada yang aneh dengan laki-laki itu. Ia merasa bahwa Zaki sudah mulai terbiasa berbicara kepadanya. Namun malam ini laki - laki ini kembali diam.

__ADS_1


"Mungkin dia lagi sariawan." ucap Mira menghibur dirinya.


Mira membereskan kembali pantry meja makan. Ia mencuci piringnya dan piring Zaki. Setelah selesai ia masuk ke kamar yang telah di sediakan oleh Zaki. Mereka berdua sepakat bahwa tidur terpisah.


Mira mencoba memejamkan matanya. Namun matanya tidak bisa tidur. Ia mendekap ke dinding kamarnya.


"Kira - kira dia ngapain ya?" tanya Mira dengan nada pelan.


"Aku bosan sekali, apa aku nonton aja kali ya." ucapnya sambil berjalan keluar kamar.


Mira duduk di depan Tv sambil menyalakan. Ia tidak menemukan apa yang akan dia tonton. Dia makin merasa bosan.


Zaki yang keluar hendak minum tampak kaget melihat gadis itu tidur di sofa nonton. Dia melanjutkan langkahnya menuju dapur untuk minum.


Setelah minum dia membawa Mira ke kamarnya. Ia membaringkan tubuh gadis itu di ranjang yang ada di kamar itu. Ketika hendak berjalan keluar kamar, tiba - tiba tangan Zaki dipegang erat oleh Mira.


"Jangan pergi bang." ucap Mira meracau tidak jelas.


Zaki mencoba melepaskan tangannya dengan pelan. Akan tetapi Mira menggenggam tangannya dengan erat.

__ADS_1


"Jangan pergi bang, aku mohon, aku sangat mencintaimu." ucapnya lagi.


Zaki terkejut mendengar ucapan Mira. Tapi ia tau bahwa gadis itu sedang bermimpi buruk. Zaki duduk di ranjang sambil mengusap tangan Mira. Gadis itu nampak tidur dengan nyenyak.


"Manis juga." ucap Zaki memandang Mira dari dekat.


Pandangan Zaki tertuju kepada bibir merah Mira yang merekah. Jiwa kelelakiannya muncul seketika sehingga mendorongnya untuk mencium bibir gadis itu.


"Manis." ucap Zaki setelah mencium bibirnya.


Zaki ingin mengulang kembali memberikan ciumannya. Entah kenapa dia merasa ketagihan untuk melakukannya.


Zaki yang mulai merasa mengantuk tanpa pikir panjang lagi lansung tidur di samping Mira. Tanpa ia duga Mira lansung memeluknya dengan erat.


"Aduwww apalagi ini?." tanya Zaki kaget ketika di peluk erat.


Tiba-tiba jantung Zaki bergetar hebat melihat Mira dari dekat.Entah keberanian darimana Zaki mencium bibir Mira kembali.


"Ini candu baru." ucap Zaki tersenyum tanpa memikirkan apa - apa.

__ADS_1


Zaki kembali mencium kening Mira lalu menyusup ke leher jenjang Mira. Entah kenapa Zaki suka wangi tubuh Mira seakan candu baginya.


__ADS_2