Siapalah Aku

Siapalah Aku
BAB 45


__ADS_3

Mereka nampak putus asa karena Zaki tidak mau menemui mereka. Mereka sudah mencoba agar bisa memancing Zaki keluar, akan tetapi banyaknya penjagaan tidak berpengaruh apapun.


Tiwi teringat dengan cerita Mira kepadanya. Ia teringat bahwa Mira punya seorang kakak tiri yang sangat kaya raya.


"Sa, aku ingat bahwa salah satu keluarga Mira ada yang kaya raya."


"Siapa?"


"Kakak tirinya, semoga aja dia mau bantu Mira, ayo kita pinjam ponsel seseorang." ucap Tiwi.


"Semoga aja, sepertinya nasib Mira akan habis di tangan keluarga ini."ucap Elsa penuh harapan.


Mereka mencoba untuk kembali ketempat tadi. Malam ini mereka ingin beristirahat terlebih dahulu.


...****************...


Dikota yang berbeda sepasang suami istri sedang menikmati tidurnya. Akan tetapi bunyi ponsel Abian membangunkan mereka.


"Siapa yang nelpon malam - malam mas." ucap Dita juga terbangun dari tidurnya.


"Sepertinya ini darurat, tidak biasanya dia menelpon mas malam - malam." ucap Abian melihat yang menelpon adalah Thomas ketua mata - matanya.


"Halo thom, ada berita apa?" tanya Abian.


"Kami menemukan nona Mira tuan, akan tetapi dia dalam masalah besar, saat ini dia sedang di rawat."


"Dia kecelakaan?"


"Tidak tuan, tuan bisa melihat berita yang heboh saat ini, dia di tuduh meracuni mertuanya, dan polisi menahannya, akan tetapi dia di gebuki dalam penjara."

__ADS_1


"Tunggu, mertua?"


"Iya tuan, ternyata nona Mira sudah menikah dengan anak pengusaha ekspedisi Zaki ekspres." lapor Thomas.


"Bukannya dia masih lajang?" tanya Abian lagi.


"Mereka sudah menikah, akan tetapi belum di publik sampai ulang tahun perusahaan."


"Baiklah, kita akan berangkat malam ini juga."


"Baik tuan."


Dita penasaran dengan apa yang di bicarakan oleh suaminya.


"Kenapa mas?"


"Mira dalam masalah, dia sedang di rawat akibat di keroyok oleh sejumlah narapidana."


"Kenapa dia bisa di penjara mas?"


"Dia di tuduh meracuni mertuanya."


"Dia sudah menikah?"


"Yah, kabarnya dia menikahi anak dari pemilik Zaki Ekspres."


"Bukannya setau aku Zaki itu pacaran sama salah satu artis mas?" tanya Dita.


"Kamu kenal dia?" tanya Abian

__ADS_1


"Emang mas tidak mengenalnya?" tanya Dita.


"Aku hanya kenal aja, tapi tidak akrab."


"Aku kenal dengannya, kami lumayan akrab sih karena dulu papa dan papanya berteman akrab." jawab Dita.


"Oke, mari kita terbang kesana untuk membantu Mira." ucap Abian tanpa berpikir panjang lagi.


"Tapi gimana dengan anak - anak mas?" tanya Dita.


Abian terdiam sesaat saat dia teringat anak - anaknya. Ia tidak mungkin membawa anak-anaknya dalam situasi seperti ini.


"Kita titip bang Galuh dan Siska aj gimana mas?" tanya Mira.


"Ide yang bagus, apa ibu kita kasih tau sekarang?"


"Baiknya begitu, takutnya beliau syok ketika melihat berita." jawab Dita.


"Ada baiknya ibu dan bapak pindah kesini dulu, aku takut jika mereka tau Mira keluarga kita, maka keluarga kita juga dalam bahaya." ucap Abian.


Abian memerintahkan agar anak buahnya menjemput ibu dan bapaknya malam ini juga.


"Papa kamu gimana mas?" tanya Dita teringat papa mertuanya.


"Beliau sudah banyak yang jaga, mas rasa juga tidak elok jika ibu dan papa serumah, apalagi ada suami ibu." jawab Abian dengan bijak.


"Keluarga Zaki itu gimana?" tanya Abian.


"Baik kok setau aku."

__ADS_1


"Apa mungkin ada orang lain yang tidak senang dengan Mira?" tanya Abian.


"Bisa jadi, tapi kita tetap berhati-hati mas, anak - anak di rumah aja dengan ibu dan bapak, tapi tetap kasih tau bang Galuh." ucap Dita.


__ADS_2