Siapalah Aku

Siapalah Aku
BAB 44


__ADS_3

Malam itu juga Mira di bawa ke kantor polisi. Awalnya Zaki tidak setuju dengan semua ini karena bisa membuka identitas wanita itu. Akan tetapi Andin terlebih dahulu melaporkan wanita itu kepada polisi dengan semua bukti yang lengkap.


Mira hanya diam saat polisi membawanya. Ia sudah tau apa yang akan terjadi setelah ini. Dia tau bahwa dirinya saat ini telah dijebak. Akan tetapi dia tidak punya bukti sama sekali.


Zaki semakin frustasi saat Mira hanya diam saja. Bahkan perempuan itu tidak membela dirinya sendiri. Entah kenapa hatinya terasa sakit ketika wanita itu hanya diam menangis.


"Kenapa kakak harus melaporkan kepada polisi?" tanya Zaki dengan emosi.


"Kenapa kamu marah pada kakak, harusnya ini sudah kamu lakukan sejak tadi."


"Aku punya cara untuk menghukumnya sendiri." jawab Zaki masih emosi.


"Apakah kamu sudah jatuh cinta kepada dirinya? kenapa kamu malah marah saat aku di jalan yang benar untuk papa." ucap Andin emosi melihat adiknya.


"Kakak tau, publik akan tau jika aku sudah punya istri."


"Dan kamu bisa menceraikannya, gampang kan." ucap Andin meninggalkan Zaki.


Zaki terdiam di tempatnya saat kakaknya meninggalkannya. Hatinya tidak terima saat Mira di tangkap polisi. Akan tetapi ia sangat marah kepada wanita yang berstatus wanitanya itu.

__ADS_1


Ditempat yang berbeda, Tiwi dan teman - temannya berlari keluar saat api sedang menguasai rukonya. Mereka tampak panik saat api sudah berkobar dengan besar.


"Ayo turun semua." ucap Tiwi sangat panik.


Mereka tidak memikirkan apa - apa lagi selain bisa menyelamatkan diri. Warga sudah banyak berdiri di hadapan ruko saat mereka berhasil keluar dari sana.


Warga juga telah menelpon pemadam kebakaran. Akan tetapi untuk saat ini belum juga datang.


"Semua hangus." ucap Tiwi menangis.


"Kita harus kabarkan Mira." ucap temannya.


"Kita harus kabarkan Mira besok pagi aja." ucap temannya satu lagi.


Mereka telah sepakat bahwa berita ini akan mereka sampaikan besok pagi. Mereka untuk sementara mengungsi di rumah salah satu warga terdekat.


Saat itu mereka terkejut melihat berita yang ada di TV.


"Seorang wanita dengan tega meracuni mertuanya hanya demi jabatan." begitu berita yang di bacakan pembawa berita.

__ADS_1


"Itukan Mira." ucap temannya.


"Iya, Mira di tangkap polisi, mungkin ada baiknya aku ke tempat Mira di tangkap." ucap Tiwi.


"Kami juga ikut." ucap Yang lainnya.


"Kalian di sini aja, biar aku dan Elsa yang pergi." pamit Tiwi.


Tiwi dan Elsa segera kekantor polisi. Mereka tidak percaya dengan berita yang sedang tersebar. Mereka tau bahwa Mira adalah anak yang baik.


"Bagaimana kita menyampaikan berita ini kepada Mira." ujar Tiwi.


"Ada baiknya kita simpan dulu sampai kasus ini selesai." ide Elsa.


"Tapi kita tidak mungkin membohongi dia."


Tanpa mereka sadari bahwa mereka telah sampai di kantor polisi tempat Mira di tahan. Akan tetapi ada yang membuat mereka terkejut. Saat mereka sampai Mira di sedang di tandu menuju rumah sakit.


Menurut kabar beritanya ia di keroyok oleh narapidana yang lainnya. Tiwi dan Elsa sangat sedih mendengar berita itu. Mereka tidak bisa bertemu dengan Mira.

__ADS_1


Akhirnya mereka mencari keberadaan Zaki. Mereka mencari Zaki kerumahnya. Namun Zaki sedang malas bertemu dengan siapapun.


__ADS_2