Siapalah Aku

Siapalah Aku
BAB 63


__ADS_3

Andin telah sampai di kediaman orang tuanya bersama dengan suaminya. Ia segera datang ketika mamanya memintanya untuk pulang.


ketika baru sampai di ruang tengah, papanya lansung menampar Andin. Andin sangat terkejut karena papanya lansung menamparnya dengan keras.


"Kenapa papa tampar aku?" tanya Andin.


"Masih bisa kamu bertanya? harusnya papa bunuh sekarang juga kamu." jawab papanya emosi.


"Ada apa ini pa?" tanya Yusuf suami Andin.


"Ini bukan salah kamu, papa yang gagal mendidik dia, bisa - bisanya dia memberi papa racun." jawab papanya.


Yusuf begitu kaget mendengar penuturan papa mertuanya. Andin juga tidak kalah kaget ketika papanya mengetahui hal ini.


"Dan dia juga dalang percobaan pembunuhan Mira." ucap papanya.


Yusuf tambah terkejut mendengar ucapan papa mertuanya. Istrinya telah berubah menjadi monster saat ini. Emosi Yusuf memuncak tanpa bisa ia tahan lagi.


"Anak durhaka kamu." tampar Yusuf dengan keras.


Andin lansung menangis saat menerima tamparan Yusuf. Dia lansung bersimpuh di kaki papanya.


"Ampuni aku pa, ampuni aku." ucapnya sambil menangis.


"Silahkan kamu selesaikan di kantor polisi." jawab papanya.

__ADS_1


"Pa aku mohon jangan laporkan aku, aku mohon pa." ucap Andin memohon pengampunan.


"Percobaan pembunuhan bisa - bisa kakak dipenjara sangat lama." ucap Zaki yang dari tadi hanya dia duduk di kursi.


"Tolong kakak Zaki, tolong kakak agar kasus ini kamu tutup." ucap Andin berpindah memohon kepada Zaki.


"Aku bisa saja, tapi kakak pikir Abian akan diam saja." ucap Zaki membuat Andin semakin pucat.


Andin berpindah ke kaki suaminya kali ini. Dia menangis sejadi-jadinya.


"Mas tolong aku." ucapnya.


"Silahkan kamu selesaikan sendiri, mungkin ada baiknya kita pikirkan alternatif lain untuk rumah tangga kita, mungkin perceraian." jawab Yusuf membuat Andin makin histeris.


teriak Andin sambil histeris.


"Terlambat, toh selain itu kamu juga sudah tidak pernah mengurus keperluan aku dan anak - anak." jawab Yusuf.


"Mas aku janji akan urus keluarga kita dengan baik."


"Pa mungkin dia biar saja di sini, aku titip dia."ucap Yusuf meninggalkan istrinya.


"Mas." teriak Andin memegang kaki Yusuf.


"Lepas Andin." ucap suaminya mencoba melepaskan tangan Andin Di kakinya."

__ADS_1


Kali Yusuf mencoba melepaskan kakinya dari tangan Andin. Setelah lepas ia bergegas meninggalkan rumah itu dengan cepat.


Andin berlari mengejar suaminya keluar rumah. Ia tau bahwa suaminya adalah laki-laki terbaik yang pernah ia temui setelah papanya.


"Dan kamu ma, kamu saya talak malam ini juga." ucap papanya dengan marah.


"Pa." tegur Zaki.


"Biarkan Ki, mungkin ini sudah waktunya, sudah lama papa tahan selama ini, dan kalian juga sudah besar." ucap papanya.


"Pa tolong maafkan mama pa." ucap mamanya bersimpuh di kaki papa Zaki.


"Bukan membuka aib, tapi aku tidak bisa menerima kamu setelah kamu selingkuh, apalagi semakin hari sikap kamu juga makin jahat, kamu bahkan berniat membunuh orang yang telah memberi makan." ucap papanya.


"Sebenarnya kita juga sudah bercerai secara agama karena kita sudah lama tidak memenuhi kebutuhan bathin." jawab papanya.


"Mama kamu ini masih punya gigolo sampai sekarang." ucap papanya seakan bom waktu meledak.


"Benar itu ma?" tanya Zaki dengan emosi.


"Benar, mama kamu tidak akan menjawab dengan jujur." jawab papanya lagi.


"Apa perlu saya cari tau sendiri ma?" tanya Zaki.


"Nggak usah, bisa Malu nanti jika kamu gau." jawab papanya mencoba menyampaikan kepada anaknya.

__ADS_1


__ADS_2