Siapalah Aku

Siapalah Aku
BAB 7


__ADS_3

Tiga hari sudah Eliza berada di apartemennya. Namun semenjak itu tidak pernah lagi kemunculan Zaki di apartemennya. Ia mulai kesal dan uring - uringan. Apalagi Zaki juga tidak bisa di hubungi tiga hari belakangan ini.


Karena sibuknya jadwal syuting stripingnya akhirnya Eliza kembali ke ibu kota. Eliza berjanji bahwa dia akan membuat Zaki membayar waktunya yang telah di buang sia - sia.


Berbeda dengan Zaki, dia baru saja di perbolehkan keluar dari kamarnya setelah kepergian Eliza. Dia sangat kesal kepada papanya sendiri. Tapi ia tidak bisa memberontak kepada papanya sendiri.


Selain saham yang dimiliki papanya, Zaki juga anak yang sangat respek dengan papanya daripada mamanya. Zaki tau jika mamanya dulu pernah membawa laki - laki lain masuk kerumah mereka saat papanya dinas keluar kota.


Akan tetapi papanya masih mempertahankan mamanya karena permintaan dari Zaki. Zaki waktu itu tidak ingin mama dan papanya berpisah.


"Pa, kenapa sih papa melarang aku bersama Eliza?dia gadis yang baik."


"Papa lebih tau mana yang baik daripada kamu, Minggu depan kamu sudah harus wanita di depan papa."


"Aku sebenarnya kemaren ke sana minta putus dari Eliza pa, sebenarnya aku selingkuh dari dia." ucap Zaki berbohong.


"Kamu serius?" tanya papanya dengan ekspresi senang.


"Iya, tapi aku takut di salahkan, aku tiba-tiba terpincut wanita lain."


"Bagus itu, siapa dia?"


"Maaf pa, tapi dia bukan kalangan orang kaya, dia hidupnya bisa di bilang miskin." ucap Zaki dengan nada sedih.


"Apa salahnya dia miskin, kan kamu laki - laki bisa mencari uang sebanyak apapun, lagian dengan Eliza kamu juga banyak habis duit."

__ADS_1


"Papa nggak marah? papa setuju?"


"Miskin nggak jadi masalah, yang penting dia tidak murahan." jawab papanya.


"Eliza juga tidak murahan pa, tapi akunya memang sudah melupakan dia, wanita ini lebih memikat aku pa."


"Ya sudah bawa dia kesini besok, awas aja kamu bohongin papa ya."


"Mana berani pa, udahlah pa, aku mau ketemuan sama dia dulu ya pa." pamitnya Zaki kepada papanya.


"Baik."


Zaki akhirnya pergi dengan cepat untuk menjelaskan kepada pacarnya. Alan tetapi sialnya, ia melihat anak buah papanya mengikuti dirinya.


Zaki melajukan mobilnya menuju ke ruko Mira. Ia sudah mengetahui dimana ruko Mira dari anak buahnya.


"Mira ada?" tanya Zaki dengan belagu.


"Ada, biar saya panggilkan dulu." Tiwi ingin memanggil Mira ke lantai dua.


"Tidak usah, biar saya aja yang ke atas." ucapnya lansung berjalan menuju lantai dua tanpa permisi.


"Orang kaya memang kurang sopan ya." gerutu Tiwi kepada Zaki.


Zaki sudah berdiri di ruang kerja Mira. Di lantai dua tampak ada dua kamar. Yang satu bertulis ruang kerja sedangkan yang satu lagi Zaki juga tidak tau.

__ADS_1


Tok tok tok


"Masuk wi." sahut Mira dari dalam.


"Selamat siang." sapa Zaki ketika pintu terbuka.


"Kamu..?" tanya Mira kaget ketika melihat Zaki masuk ruang kerjanya.


"Iya aku, kenapa? apa mulai kangen dengan aku?" tanya Zaki lansung duduk di kursi di hadapan Mira.


"Ngapain kamu kesini? dan darimana kamu tau alamat aku?"


"Apa itu penting?"


"Ya penting, kamu menguntit aku ya." tuduh Mira.


"Bagiku mencari kamu itu gampang, bahkan kamu bersembunyi di sarang semut pun akan aku temukan."


"Sombong."


"Aku tidak peduli, yang aku tau besok malam kita harus makan malam di rumahku, jadi besok bersiap - siaplah." ucap Zaki lansung berdiri dari kursinya.


"Besok, kenapa terburu-buru sekali?" tanya Mira namun tidak di jawab oleh Zaki yang sudah berjalan keluar dari ruangan Mira.


"Dasar manusia songong." gerutu Mira dengan kesal.

__ADS_1


...****************...


Hey untuk novel "Siapalah aku" memang tidak panjang - panjang per bab nya ya. Agar pembaca bisa agak santai membacanya. Selamat menikmati ceritanya.


__ADS_2