
Zaki sudah berada di dalam kamar dari sejam yang lalu. Namun dia masih duduk menunggu karena Mira sejak tadi masih di dalam toilet. Zaki semakin gelisah karena Mira tidak kunjung keluar.
"Mir, kamu ngapain di dalam?" tanya Zaki sudah didepan pintu kamar mandi.
"Iya mas, bentar lagi." jawab Mira semakin gelisah.
Mira hanya gelisah dan mondar-mandir di dalam kamar mandi. Dia tidak tau harus berbuat apa malam ini.
"Aku harus ngapain ini." gerutu Mira.
"Mir jika nggak keluar sekarang, mas dobrak ya." ucap Zaki dari luar.
Mira lansung membuka pintu karena panik jika Zaki benaran mendobrak pintu kamar mandi. Zaki lansung memeluk Mira setelah pintu terbuka.
"Kamu ngapain sih di kamar mandi lama banget?" tanya Zaki kuatir.
"Nggak ada, tadi ada problem sedikit aja."
"Kamu sakit perut?"
"Iya." Mira berpura-pura lemas.
"Jangan banyak akting, mas tau kamu mencoba menghindar." ucap Zaki lansung menggendong Mira membawanya ke ranjang mereka.
__ADS_1
"Mas mau ngapain?"
"Jawab aja sendiri, pembaca aja ngerti masa kamu nggak ngerti." ucap Zaki lansung melakukan tugas negara.
Mira merasa melayang atas perlakuan Zaki kepadanya malam ini. Dia benar-benar merasakan hal yang tidak pernah ia dapatkan selama ini.
Satu jam berlalu, Zaki telah tertidur setelah kegiatan tugas negara. Sedangkan Mira nampak menangis sendirian dalam gelapnya malam.
Mira tidak habis pikir dengan suaminya. Mira masih ingat dengan jelas setelah pertempuran panas mereka, Zaki menyebut nama perempuan itu. Hati istri mana yang tidak sakit ketik suaminya mencapai puncak tapi menyebutkan nama perempuan itu.
Hati Mira tercabik-cabik rasanya malam ini. Namun dia hanya diam tanpa protes apapun. Apalagi melihat Zaki lansung tertidur memeluknya.
"Apakah kamu belum juga mencintai aku?" tanya Mira memandang Zaki yang tidur di sampingnya.
"Atau aku ini hanya pelampiasan Kamu, kamu jahat mas." ucap Mira lagi sambil menangis.
"Sayang mau kemana?"tanya Zaki dengan suara serak.
"Aku mau ke kamar mandi."
"Jangan lama-lama ya,mau mas antar?"
"Nggak usah, mas lanjut tidur aja."
__ADS_1
Mira berjalan menuju kamar mandi dengan perlahan. Ia mencuci mukanya di kamar mandi. Setelah itu dia kembali ke kamar untuk melanjutkan tidurnya. Matanya sudah mengantuk karena sudah larut malam.
Namun bukannya tidur Mira hanya gelisah tidak karuan. Dia berulang kali bolak kanan dan bolak kiri. Matanya malam ini masih tidak bisa di pejamkan.
"Kamu kenapa sayang? kok gelisah aja." tanya Zaki sambil memeluk Mira lagi.
"Nggak bisa tidur." jawab Mira.
"Kenapa?" tanya Zaki dengan lembut.
"Karena kamu." ucap Mira dalam hatinya.
"Jangan pikirkan yang macam-macam, rileks aja."
"Iya." jawab Mira mencoba memejamkan matanya.
"Atau kita coba lagi?" tanya Zaki tersenyum senang.
"Apa?" tanya Mira kurang paham.
"Reka adegan tugas negara." ucap Zaki memeluk Mira namun tangannya sudah kemana - mana.
"Ayo tidur, ngantuk." jawab Mira mencoba menolak karena ia tidak siap mendengar sesuatu lagi.
__ADS_1
"Kamu harus bertanggung jawab karena sudah membuat mas bangun." ucap Zaki dengan suara semakin serak.
Mira hanya pasrah karena Zaki sudah melakukan tugasnya dengan sebaik mungkin. Dia hanya memejamkan matanya dan mencoba menutup telinganya agar tidak mendengar nama wanita lain.