System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 102 - Babak Ke-2


__ADS_3

“Berhenti! apakah kau tidak melihat bahwa dia sudah tidak bisa bertarung lagi hah!!”


Akhirnya Sang Ketua Sekte Es Abadi tidak mampu menahan kegeramannya akan aksi Ye Lu yang seolah-olah belum puas untuk menyiksa anggotanya.


Sambil mengeluarkan auranya, Ketua Sekte Es Abadi menatap tajam kearah Ye Lu, tetapi tidak berlangsung lama, akhirnya terdengar suara Ketua Sekte Lahar Surgawi yang membuat Ketua Sekte Es Abadi terdiam.


“Hoi Zhang Xue! ini hanyalah permainan para generasi muda... biarkan mereka bertindak bebas dan sebaiknya kau tidak mengganggu mereka,” jelas Ketua Sekte Lahar Surgawi menyebutkan nama Ketua Sekte Es Abadi dengan nada merendahkan.


“....” Zhang Xue atau Ketua Sekte Es Abadi tidak bisa membalas perkataan Ketua Sekte Lahar Surgawi dan hanya bisa diam sembari menarik kembali auranya.


“Ye Zhong, coba kau perhatikan pemuda itu, bukankah dirinya sudah tak sadarkan diri? dan juga berhentilah berkelahi di sini,” Zhou Yu menengahi keduanya karena tidak baik bagi mereka jika bertengkar di depan orang banyak.


“Ketua Zhou memang benar, lebih baik Ketua Ye dan Ketua Zhang berhenti bertengkar. Untuk peserta itu, biar aku sendiri yang akan mengobatinya,” ucap Shao Sheng yang juga ikut berbicara untuk menengahi keadaan ini.


“Hemp! baiklah,” balas Ye Zhong atau Ketua Sekte Lahar Surgawi dengan malas dan menoleh kearah Ye Lu dan mengatakan padanya untuk berhenti.


Sang Pengawas yang mendapat kode dari Zhou Yu, segera mengakhiri pertandingan ini dan memanggil tabib untuk mengobati Mu Mu sebelum terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.


.


.


Setelah kejadian Ye Lu, pertandingan-pertandingan berikutnya baik dari Grup 1 sampai 10 tidak ada lagi yang bisa menarik perhatian kecuali munculnya seorang peserta yang mampu menggunakan Skill Silat Kata dan lain-lain.


[Grup 1]


Setelah beberapa waktu, akhirnya pertarungan babak ke-1 selesai dengan sisa peserta sebanyak 20 orang pada masing-masing grup.


“Baiklah, sekarang babak ke-1 sudah selesai kalian lalui, dan saat ini kalian berada pada babak ke-2. Aku akan menjelaskan secara singkat tentang babak ke-2 ini, jadi dengarkan baik-baik,” jelas laki-laki yang menjadi pengawas itu.


Setelah mengatakan itu, laki-laki itu menjelaskan bahwa pada pertarungan kali ini, para peserta hanya di perbolehkan bertarung menggunakan senjata saja, tidak boleh menggunakan kekuatan elemen lainnya, termasuk artefak dan lain-lain.


Pertandingan kali ini bertujuan untuk mengukur tingkat keahlian persenjataan para peserta, para panitia menunjukkan bahwa orang yang memenangkan turnamen kali ini ialah orang yang tidak hanya ahli pada satu keahlian saja, melainkan lebih.


Dan juga para peserta ini hanya akan bertarung sebanyak 1 kali dalam pertandingan ini, jika seseorang kalah, maka dia akan tersingkirkan.


“Oleh karena itu, pada pertandingan kali ini kalian hanya boleh menggunakan teknik bersenjata kalian saja,” sambung laki-laki yang menjadi pengawas itu.


Setelah menjelaskan tentang babak ke-2 ini, laki-laki itu mulai melemparkan kembali pedangnya ke udara untuk mencari peserta yang akan bertarung.


Punk!

__ADS_1


Ah!


“Kenapa harus aku yang pertama lagi...,” gumam Xia Yun sembari mengusap kepalanya karena di jatuhi oleh sarung pedang laki-laki itu.


“Naiklah!” jelas laki-laki itu meminta Xia Yun untuk naik ke atas arena.


Xia Yun langsung saja berjalan naik keatas arena dan menunggu lawan bertarungnya, saat Xia Yun menunggu, tiba-tiba sudah ada satu orang peserta laki-laki yang memiliki besar tubuh seperti Xia Yun berjalan naik keatas arena.


Laki-laki itu memegang dua buah golok di kedua tangannya yang menunjukkan bahwa senjatanya ada golok.


Berdiri saling berhadapan, Xia Yun dan pemuda itu saling memperkenalkan namanya satu sama lain.


“Xia Yun, Sang Pendekar Pedang Ganda!” jelas Xia Yun dengan menyebut gelar asal asalan miliknya.


[Sesuai saran kalian, sekarang nama Skill Pedang 2 Tangan akan di ganti menjadi Skill Aliran Pedang Ganda]


“Poo Poo, Sang Golok Ganda siap!” Pemuda itu juga tidak ingin kalah dan menyebutkan gelarnya.


“Pertandingan babak ke-2, di mulai!” Laki-laki yang menjadi pengawas segera memulai pertandingannya begitu Xia Yun dan Poo Poo selesai berkenalan.


.


.


“Hahaha apa-apaan itu! gelar yang sungguh lucu,” salah satu penonton tertawa terbahak-bahak begitu mendengar nama julukan Xia Yun dan Poo Poo.


“Mereka terlalu percaya diri, saat ini mereka masih sangat muda, aku yakin kemampuan pedang ganda mereka tidak bagus,” penonton lainnya juga ikut memberikan pendapat.


Alasan dari para penonton itu meremehkan


kemampuan pedang/golok ganda Xia Yun dan Poo Poo adalah karena di dunia ini, seorang petarung yang mampu bertarung dengan senjata ganda sangatlah langka dan sulit di temukan.


Bahkan hanya ada beberapa orang saja di dunia itu yang mampu bertarung menggunakan senjata ganda, oleh karena itulah para penonton menganggap remeh kemampuan Xia Yun dan Poo Poo.


.


.


Begitu pertarungan dimulai, Xia Yun segera mencabut Pedang Blue Rose Sword dan Pedang Night Sky Sword dari sarung yang ada di pinggangnya dan langsung memasang kuda-kuda.


Poo Poo tidak seperti Xia Yun, begitu pertarungan di mulai, dirinya segera melesat kearah Xia Yun dengan skill langkahnya untuk menyerang.

__ADS_1


Begitu Xia Yun melihat Poo Poo maju, Xia Yun nampak tersenyum dan bersiap menghadapi serangan dari Poo Poo.


Saat Poo Poo sudah berada di depan Xia Yun, Poo Poo segera menghentikan langkahnya dan langsung memberikan serangan menggunakan kedua goloknya dengan cara menyilang kearah Xia Yun.


“Mudah sekali terbaca...,” gumam Xia Yun yang saat ini melihat serangan Poo Poo berada tepat di depan matanya dan hampir mengenai dirinya.


Sebelum serangan itu mengenai Xia Yun, Xia Yun segera mengambil 1 langkah kebelakang untuk menjaga jarak dengan tangan kanannya yang memegang Pedang Night Sky Sword di tarik kebelakang secepat mungkin.


Dalam momentum sesingkat itu, Xia Yun segera melancarkan serangan berupa satu buah tusukan


kearah Poo Poo menggunakan Pedang Night Sky Sword yang ada di tangan kanannya ketika serangan golok Poo Poo hampir mengenainya tanpa dirinya perduli sedikit pun akan serangan itu yang akan mengenainya.


Semua orang yang menonton itu hanya menggelengkan kepalanya pasrah ketika melihat Xia Yun tidak menghindari serangan Poo Poo dan malah balik memberikan serangan walau mereka sadar bahwa serangan Poo Poo akan mengenainya duluan sebelum serangannya.


!!


Trang!!


Suara dentuman besi terdengar dan hal itu membuat para penonton terkejut dengan aksi di depan mereka.


Saat ini, para penonton melihat bahwa Poo Poo menarik kembali serangannya kearah Xia Yun demi menahan sebuah tusukan pedang Xia Yun yang mengarah ke perutnya.


Poo Poo dengan cepat menahan tusukan Xia Yun menggunakan kedua golok dengan cara membentuk x.


.


.


.


.


.


.


Buat kalian yang baca jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya... dan jangan lupa kasi bintang lima karena semua itu gampang hehehe biar aku semangat nulisnya.


Kalau ada yang salah tentang penulisan tanda baca, atau apapun bisa kalian kasi saran ke aku di komentar, pasti aku balas kok...tenang aja tapi aku tidak tau kalian nya komen di chapter berapa tapi aku pasti balas kok.


Juga kalau kalian punya saran kekuatan seperti jenis tubuh, skill atau penggunaan skill combo dan penggunaan skill yang Xia Yun punya maka kalian bisa komentar di bawah aja kok nanti aku bakal masukin saran kalian.

__ADS_1


__ADS_2