System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 78 - Rencana Lainnya Dan Lolos Ujian Raja Kura-Kura


__ADS_3

!!


Trang!


“Tidak mempan?!” ucap Xia Yun terkejut saat tebasan nya tetap tidak berhasil melukai Raja Kura-Kura, tidak. Maksudnya adalah serangan mereka.


Segera Xia Yun melompat mundur menjaga jarak dari Raja Kura-Kura dan mendekat ke arah tiga klon nya kemudian meminta mereka kembali bersatu. “Kembalilah, jika semakin lama aku menggunakan skill ini maka akan semakin sakit kepalaku nanti.”


Ketiga klon Xia Yun saling menganggukkan kepala dan segera kembali kedalam tubuh Xia Yun dengan patuh, karena efek samping dari skill klon miliknya yang bisa membuat dirinya merasa sakit kepala, fokus Xia Yun sedikit menurun sampai-sampai dirinya tidak sadar kalau Raja Kura-Kura tengah berbicara padanya.


“Apakah hanya seperti ini kekuatan dari seseorang yang sudah berhasil menyelesaikan ke-lima tantangan ku sebelumnya?” ucap Raja Kura-Kura dengan nada yang sombong seolah-olah serangan kombinasi Xia Yun sebelumnya tidak memberikan dampak padanya sedikit pun.


‘Sakit! aku yakin jika bukan aku yang di serang olehnya seperti ini, pasti orang itu akan mati!’ batin Raja Kura-Kura mengutuk sekeras-kerasnya perbuatan Xia Yun yang tidak wajar karena serangannya sanggup bila ingin membunuh seseorang yang berada di tanah Holy Saint sekalipun.


“Hm? apa yang akan di rencanakan oleh Iblis ini sekarang!” Raja Kura-Kura yang melihat Xia Yun seperti sedang memikirkan sesuatu pun segera memberikan serangan lainnya ke arah Xia Yun.


Raja Kura-Kura kembali menghentikan kakinya kemudian terciptalah golem-golem besar hingga kecil yang terbuat dari bebatuan didalam goa itu, jumlah totalnya mencapai 70 di tambah aura yang terpancar dari masing-masing golem itu setara dengan Pendekar Sage.


Xia Yun yang melihat golem-golem itu muncul tidak ingin berlama-lama sehingga dirinya menggunakan Skill Cocytus dan dalam sekejap 70 golem itu langsung membeku. “Cocytus!”


“Karena ini adalah senjata sabit dari Dewa Kematian, seharusnya akan sama dengan instrumen mulia, kan?” pikir Xia Yun kemudian menggunakan Skill Pengendalian Senjata Penuh pada sabitnya.


“Enhance Armament!”


Seketika setelah Xia Yun mengucapkan itu, tiba-tiba muncul sebuah siluet seseorang yang mengenakan jubah bewarna hitam polos melayang di belakang Xia Yun yang memegang sebuah sabit sama seperti milik Xia Yun tetapi sedikit berbeda karena ada dua mata di sana layaknya seorang dewa pencabut nyawa.


Sosok itu melesat terbang ke arah golem-golem batu yang di buat oleh Raja Kura-Kura dan mulai menebas mereka satu persatu yang saat ini masih membeku akibat Skill Cocytus.


Slash!


Slash!


Slash!


‘Sebenarnya skill apa lagi yang di gunakan oleh dia dari tadi!?’ batin Raja Kura-Kura bergetar karena tidak pernah melihat skill yang Xia Yun gunakan, bahkan dirinya tidak pernah melihat skill yang mirip seperti itu, apalagi sama.


“Raja Kura-Kura? tidak usah panik begitu...,” ucap Xia Yun pada Raja Kura-Kura sambil memperlihatkan senyumannya.


‘Apa tadi dia baru saja berbicara seolah mengetahui apa yang aku...,’ batin Raja Kura-Kura kemudian terpotong oleh ucapan Xia Yun.


“Aku tahu,” ucap Xia Yun singkat dan itu membuat Raja Kura-Kura langsung terkejut.


‘D-dia membaca... pikiranku..., kan? ’ batin Raja Kura-Kura terbata-bata memastikan.


‘Kalau seperti itu berarti dia mendengar apa yang selama ini aku katakan....”


“Memangnya apa lagi selain itu, hm?” ucap Xia Yun santai sambil sesekali melirik siluet yang memegang sabit sebelumnya sedang sibuk menghabisi para golem-golem batu milik Raja Kura-Kura.


“Rupanya kau memang tidak sederhana...,” ucap Raja Kura-Kura setelah dirinya berhasil memenangkan diri.


“Selesai!” ucap Xia Yun sambil menepuk tangannya menatap siluet yang memegang sabit sebelumnya sudah selesai menghabisi para golem-golem tadi.

__ADS_1


“Apa kau yakin? bagaimana dengan tanda merah yang ada di kaki mu itu,” tanya Raja Kura-Kura pada Xia Yun.


“Hah?” Xia Yun kebingungan karena ucapan Raja Kura-Kura itu kemudian memperhatikan kakinya dan melihat ada sebuah titik merah pada kakinya.


Baru saja Xia Yun ingin membalas ucapan Raja Kura-Kura, tapi tiba-tiba saja seluruh tubuhnya langsung terasa sakit dan panas di saat yang bersamaan sehingga dirinya langsung terjatuh dengan satu kaki menyentuh tanah.


“Argh!” erang Xia Yun kesakitan.


Setelah beberapa saat, rasa sakit itupun menghilang sehingga Xia Yun bisa kembali berdiri walau badannya sedikit merasa lemas.


Xia Yun yang merasa seperti itu tidak ingin membuang banyak waktu dan segera menyerang golem-golem itu sekali lagi karena memikirkan keadaannya.


“1.000.000 Roh Pedang Pelindung, aktifkan!” ucap Xia Yun dengan nada dingin dan sorot mata yang tajam di tambah dengan Mata Mangekyou Sharingan bersama Armor Dewa Kematian membuat dirinya terkesan seperti Dewa Kematian itu sendiri.


Dengan satu lambaian tangan Xia Yun, pedang-pedang terbang itu langsung melesat dengan cepat ke arah golem-golem batu milik Raja Kura-Kura.


Boom!


Boom!


Boom!


Boom!


Hanya dalam beberapa detik, 70 golem-golem batu Raja Kura-Kura langsung bersih tanpa tersisa. Tetapi tidak berhenti sampai disitu, golem-golem itu kembali pulih, Xia Yun yang merasa kalau ini tidak akan berakhir pun segera mengeluarkan para anak buahnya yang ada di dalam bayangan Xia Yun.


“Kalian pasti sangat bosan menunggu di sana, kan?” ucap Xia Yun sambil tersenyum dan membuat Raja Kura-Kura kebingungan kembali dengan tingkahnya.


“Tentu saja Tuan!“ ucap mereka semua serempak.


“Semuanya, ayo kita habisi mereka!” ucap sosok perempuan berambut hijau sepinggang dengan dua tanduk di kepalanya.


“Maju!” ucap semuanya serempak dan mulai melesat ke arah gerombolan golem-golem Raja Kura-Kura.


“Lagi-lagi kau memilik-”


“Sekarang akan aku gunakan racun!” ucap Xia Yun memotong kata-kata Raja Kura-Kura dengan muncul tepat di depan wajahnya dan melemparkan sebuah racun yang sama seperti Xia Yun gunakan sebelumnya pada saat turnamen.


“Sekarang apakah kau bisa bertahan!” ucap Xia Yun sambil menjaga jarak dari Raja Kura-Kura saat racun yang Xia Yun lempar mulai menyebar kemana-mana dalam bentuk gas.


“Hmph! kau pikir racun seperti i-” ucapan Raja Kura-Kura terhenti saat dirinya merasa kalau racun yang Xia Yun lemparkan menimbulkan efek padanya padahal seharusnya tidak akan mempan.


“Kalian, kembali lah!” teriak Xia Yun memberitahu para anak buahnya untuk kembali ke dalam bayangan Xia Yun.


Mereka yang mendengar perintah Xia Yun segera mundur walau enggan karena sudah lama mereka tidak bertarung, tetapi karena perintah dari Tuan mereka itu mutlak, makanya mereka memilih untuk mengalah.


“Sekarang tinggal langkah terakhir!” gumam Xia Yun kemudian tangan kanannya menunjuk ke arah Raja Kura-Kura yang saat ini tengah mengatasi gas beracun Xia Yun .


Setelah itu dari telunjuk tangan kanan Xia Yun, munculah bola api kecil bewarna hitam dan melesat ke arah Raja Kura-Kura yang berada di tengah-tengah gas beracun Xia Yun tanpa dirinya sadari kalau ada bola api kecil yang sekarang terbang mengarah padanya.


Xia Yun yang melihat hal itu segera menggunakan Skill Peniadaan Serangan karena batas waktunya sudah lewat, langsung saja Xia Yun menggunakan Skill Peniadaan Serangan dan membentuknya seperti kepompong. Tepat setelah Xia Yun selesai, tiba-tiba terjadilah ledakan hebat saat api kecil tadi menyentuh Raja Kura-Kura.

__ADS_1


Boom!


Boom!


Ledakan kuat terjadi, bahkan gempa kecil tercipta karena ledakan itu dan juga tercipta asap yang tebal akibat ledakan besar sehingga menutupi pandangan tetapi tidak bagi Xia Yun yang memiliki Mata Mangekyou Sharingan.


“Lagi-lagi hal gila lainnya!” umpat Raja Kura-Kura kesal karena terkejut saat tiba-tiba terjadi ledakan besar sebelumnya.


“Rasakan pukulan dari seorang Holy Saint!” teriak Xia Yun yang muncul secara tiba-tiba tepat di depan wajah Raja Kura-Kura.


Menyimpan Armor Dewa Kematian, kemudian Xia Yun menggunakan Skill Mode Phoenix dan segera melesat ke arah Raja Kura-Kura dengan sebuah kepalan tangan raksasa yang tercipta dari Api Phoenix miliknya yang siap untuk memukul.


Setelah Xia Mode berada di hadapan Raja Kura-Kura, segera Xia Yun melancarkan satu pukulan dari sebuah kepalan tangan raksasa sebelumnya tepat ke arah wajah Raja Kura-Kura yang masih belum siap sehingga dirinya terlempar ke arah mundur ke belakang bersama cangkang besarnya dan menancap pada dinding-dinding goa.


Bam!


Boom!


“Ah... kejutan lainnya...,” gumam Raja Kura-Kura yang saat ini menempel pada dinding goa karena terlempar akibat pukulan Xia Yun tadi.


“Huft huft...,” Xia Yun dengan santai meniup tangan kanannya yang mengeluarkan asap.


‘Untungnya rencana ku berhasil untuk mengejutkannya, pasti dirinya tidak menyangkan kalau aku bisa menaikan tingkat kultivasi sampai ranah Holy Saint Tingkat 3. Karena dirinya menurunkan tingkat kekuatan sampai ranah Saint Tingkat 3 untuk menyamai ku maka tentu saja tidak akan bisa menahan pukulan penuh dari seseorang ranah Holy Saint walau memiliki pertahanan yang kuat. Demi ini aku harus mengalihkan perhatiannya terlebih dahulu dengan akting bertarung habis-habisan,’ batin Xia Yun merasa beruntung karena rencana berhasil.


“Bagaimana? apakah aku lolos?” tanya Xia Yun sambil menatap Raja Kura-Kura yang masih menempel di dinding.


“Setidaknya bantulah aku terlebih dahulu!” teriak Raja Kura-Kura kesal karena sedang berusaha melepaskan diri.


“Baiklah, tunggu sebentar,” balas Xia Yun kemudian menciptakan tangan raksasa lainnya lalu menarik salah satu kaki Raja Kura-Kura dengan paksa sehingga dia terkejut tetapi berhasil Xia Yun keluarkan dari dinding goa.


“Bisakah keluarkan aku dengan pelan!” bentak Raja Kura-Kura kesal dengan cara Xia Yun mengeluarkannya.


‘Kenapa dari tadi sangat banyak bicara sih?’ batin Xia Yun jengkel karena Raja Kura-Kura hanya mengomel saja.


“Apakah lolos?” tanya Xia Yun sekali lagi sambil menonaktifkan Mode Phoenix miliknya sehingga pakaiannya kembali menjadi warna putih dan ada Pedang Night Sky Sword dan Blue Rose Sword di punggungnya.


“Uhuk! karena kau berhasil membuat aku sedikit kerepotan saat bertarung, maka itu bisa di anggap lolos...,” ucap Raja Kura-Kura sambil menatap Xia Yun dan sesekali mengalihkan pandangannya.


“Kalau begitu apakah bisa di percepat?” tanya Xia Yun ingin cepat.


“Ya, kalau begitu kita akan pindah terlebih dahulu,” balas Raja Kura-Kura kemudian menghentakkan kakinya lalu lingkungan di sekitar mereka perlahan berubah.


...----------------...


Kok kuota aku boros amat ya? hahahaha baru beli udah abis.


Buat kalian yang baca jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya... dan jangan lupa kasi bintang lima karena semua itu gampang hehehe biar aku semangat nulisnya.


Kalau ada yang salah tentang penulisan tanda baca, atau apapun bisa kalian kasi saran ke aku di komentar, pasti aku balas kok...tenang aja tapi aku tidak tau kalian nya komen di chapter berapa tapi aku pasti balas kok.


Juga kalau kalian punya saran kekuatan seperti jenis tubuh, skill atau penggunaan skill combo dan penggunaan skill yang Xia Yun punya maka kalian bisa komentar di bawah aja kok nanti aku bakal masukin saran kalian.

__ADS_1


__ADS_2