
“Akhirnya beres, jika aku langsung menggunakan segala skill ku maka bisa di pastikan dalam satu serangan maka mereka akan mati tapi itu tidak akan seru.” Gumam Xia Yun sambil menepuk-nepuk tangannya pelan lalu melengahkan pandangnya pada Yong Tao dan Zhuge Liang yang sedang bertarung.
Para topeng ungu tidak menyadari jika topeng rubah berwarna hitam yang disebut-sebut sebagai ketua mereka sudah duluan menuju alam baka meninggalkan mereka. Dan sedang sibuk bertarung dengan lawan mereka masing-masing.
“Hm? sepertinya aku hanya akan menggunakan skill yang aku gunakan ketika kecil saja karena itu sudah cukup untuk membakar kalian.” Ucap Yong Tao sambil menjentikan jari tangan kanannya.
Pltak!
Setelah Yong Tao menjentikan jarinya tiba-tiba muncul 4 bola api berwarna merah kehitaman seukuran bola kasti di atas kepala Yong Tao. Berikutnya Yong Tao menunjuk keempat orang topeng ungu yang ada di depannya dengan jari telunjuk tangan kanannya.
Seolah mengerti tanda dari Yong Tao, keempat api kecil tersebut langsung maju mengarah keempat orang topeng ungu yang di tunjuk oleh Yong Tao dengan cepat. Keempat orang topeng ungu itu menertawakan Yong Tao yang menyerang mereka dengan api kecil itu.
“Hahahaha dia menganggap remeh kita semua.” Ucap topeng ungu satu.
“Hahaha bagaimana bisa api mungil itu bisa membunuh kita.” Sambung topeng ungu dua.
“Lihat bagaimana aku menghilangkan api mungil itu dengan mudah.” Ucap topeng ungu tiga yang terdengar sombong.
“Tidak mungkin api mungil itu bisa membunuh kita yang berada di ranah pendekar spritual tingkat 1.” Ucap topeng ungu empat.
Setelah berkata begitu, topeng ungu tiga maju ke depan dan bersiap untuk menebas satu bola api yang mengarah pada dirinya. Topeng ungu tiga tidak menggunakan Qinya melainkan hanya menggunakan tenaga fisiknya semata waktu ingin menebas bola api Yong Tao.
Topeng ungu tiga segera menebas bola api Yong Tao yang mendekat padanya tetapi gagal karena pedang yang dia gunakan hancur berkeping-keping dan langsung melesat telak ke arah tubuh topeng ungu tiga yang tidak siap.
Cringg!
Terdengar suara besi dari pedang topeng ungu tiga hancur karena mencoba menebas bola api Yong Tao. Tidak lama terdengar suara topeng ungu tiga yang sangat memilukan karena dirinya terbakar oleh bola api Yong Tao yang mengenai dirinya ketika sedang tidak siap.
“Argg!!” Erang topeng ungu tiga sambil berguling-guling di lantai karena tubuhnya dengan cepat di lahap oleh api Yong Tao yang diremehkan oleh dirinya bukan cuma topeng ungu tiga yang terkejut, tetapi para topeng ungu yang meremehkan api Yong Tao sebelumnya juga tak kalah terkejut dan mata mereka terbelalak melihat itu.
Ketiga topeng ungu yang melihat rekan mereka terluka karena bola api kecil yang mereka ejek sebelum segera serius untuk menghadapi Yong Tao. Topeng ungu satu yang melihat bola api Yong Tao melesat ke arahnya dengan cepat segera melompat ke atas memilih untuk menghindarinya daripada menahan seperti rekannya tadi.
Na'asnya ketika dia melompat ke atas tetap bukan jawaban dari masalahnya, bola api yang di keluarkan oleh Yong Tao segera berputar arah dan kembali mengejar topeng ungu satu yang melompati dirinya dengan cepat.
Topeng ungu satu terkejut karena dia tidak menyangka bahwa bola api itu akan tetap mengejarnya, topeng ungu satu yang berada di udara tidak bisa menghindari bola api Yong Tao yang mengarah ke tubuhnya dengan cepat sehingga dirinya juga ikut di bakar oleh api yang di ejek oleh dirinya sebelumnya.
__ADS_1
Topeng ungu dua dan empat yang melihat kedua rekannya telah terkena bola api Yong Tao pun segera saling bertatapan dan menganggukan kepala seperti sedang merencanakan sesuatu dan Yong Tao menyadarinya tetapi tetap diam. Betul saja tebakan Yong Tao kalau mereka merencanakan sesuatu karena keduanya segera saling mendekat dan bergegas menyiapkan kuda-kuda mereka sambil menatap kedua bola api Yong Tao yang melesat ke arah mereka berdua dengan cepat.
Merasakan jarak bola api Yong Tao sudah dekat, kedua topeng ungu segera sama-sama maju mengarah ke arah bola api yang datang pada mereka, keduanya mengucapkan skill mereka berusaha untuk melawan bola api Yong Tao.
“Skill gabungan!”
“Elemen api pukulan aura api suci!”
“Elemen angin tendangan angin penyapu!”
Pukulan dan tendangan keduanya bertemu dengan kedua bola api kecil Yong Tao dan terjadi ledakan kecil, mata mereka terbelalak karena skill gabungan dari kedua orang pendekar spiritual tidak bisa menghentikan bola api kecil di depan.
Karena skill mereka tidak bisa mengalahkan bola api Yong Tao akhirnya kaki dan tangan mereka terbakar karena tersentuh bola api Yong Tao kemudian apinya dengan cepat menyebar ke seluruh tubuh mereka dan membakar mereka habis.
Dengan begitu keempat topeng ungu langsung mati karena di bakar dengan bola api kecil Yong Tao yang katanya itu adalah skill yang digunakan olehnya ketika masih anak-anak.
Xia Yun yang menonton dan mendengarkan dari tadi pertarungan Yong Tao hanya tersenyum kecut melihat pertarungan Yong Tao yang tidak bisa disebut sebagai pertarungan.
“Cepat kita selesaikan dan bantu yang lain!” Ucap pria bertopeng rubah berwarna ungu 6 pada rekannya yang lain.
Topeng ungu yang berada di depan Zhuge Liang dengan cepat menusuk-nusukan tombak yang ada di tangannya ke arah Zhuge Liang tetapi bisa di tingkis oleh Zhuge Liang hanya dengan kipas bulunya dengan mudah.
Rekannya yang lain pun tidak tinggal diam, topeng ungu lainnya segera menebas Zhuge Liang dari samping menggunakan shotel yang ada di tangannya. Zhuge Liang yang melihat itu segera menggunakan skill langkahnya untuk mundur dan mengibaskan kipasnya satu kali ke arah para topeng ungu yang maju ke arahnya.
Semua topeng ungu mengabaikan apa yang dilakukan oleh Zhuge Liang dan tetap maju berniat menyelesaikan ini dengan cepat agar bisa membantu rekan dan ketuanya walau mereka tidak menyadari bahwa orang yang ingin mereka bantu sudah pergi menghadap petugas kematian.
Zhuge Liang dengan cepat mengambar formasi untuk menghadapi mereka semua, mereka semua tidak sadar kalau Zhuge Liang sudah mengambar banyak formasi di depan mereka saat ini yang sedang melesat ke arah Zhuge Liang.
Mereka baru menyadarinya ketika salah satu di antara mereka sudah terkena formasi paku es milik Zhuge Liang, Topeng ungu itu tidak bisa menghindari paku-paku es yang muncul dari lantai sehingga tubuhnya penuh akan tusukan-tusukan paku es akibat dari formasi Zhuge Liang.
Ketiga topeng ungu yang melihat pun juga terkena formasi milik Zhuge Liang, topeng ungu enam berusaha untuk melelehkan paku es yang melaju ke arahnya tetapi paku es itu tidak meleleh dan tetap menebus hembusan api milik topeng ungu enam dan melubangi seluruh tubuhnya dan kemudian mati.
Kedua topeng ungu lainnya juga tidak berbeda, mereka juga mati karena terkena paku es Zhuge Liang yang muncul dari segala arah dan tidak bisa menghindarinya.
Melihat Zhuge Liang juga sudah selesai akhirnya Xia Yun san Yong Tao berjalan mendekati Zhuge Liang kemudian berkata.
__ADS_1
“Apakah kalian sudah mengecek segala sesuatu yang ada disini?” Tanya Xia Yun pada keduanya.
“Belum.” Jawab Zhuge Liang dan Yong Tao bersamaan karena keduanya hanya langsung pergi menyusul Xia Yun setelah membantai anggota Rubah Malam yang mereka temui.
“Hm? Apakah kalian langsung kesini setelah menghabiskan anggota Rubah Malam yang kalian temukan?” Tanya Xia Yun sekali lagi.
“Ya.” Jawab Zhuge Liang begitu juga dengan Yong Tao, Yong Tao hanya menggaruk kepalanya ketika menjawab pernyataan Xia Yun.
“Baiklah kalau begitu, sebaiknya kita mencari tahu tentang bangunan ini terlebih dahulu.” Saran Xia Yun kemudian di balas anggukan oleh Yong Tao dan Zhuge Liang.
Setelah memutuskan, ketiganya segera turun dari lantai mereka saat ini menuju lantai bawah, ketika sampai di lantai satu, Xia Yun tidak sengaja melihat bahwa ada lantai bawah tanah. Xia Yun yang penasaran pun segera memberitahu Zhuge Liang dan Yong Tao kemudian ketiga turun.
Waktu Xia Yun dan Yong Tao juga Zhuge Liang sampai di lantai bawah tanah, ketiganya terkejut karena melihat sesuatu yang terlihat seperti tahanan dan di dalamnya terdapat orang-orang baik itu tua, muda, pria atau wanita.
“Perdagangan manusia” Gumam Xia Yun tanpa sengaja karena melihat hal yang ada di depannya, dia berpikir bahwa para orang-orang yang ada didalam tahanan ini pasti akan di jual dan dijadikan budak.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Cukup sampai disini dulu ya....
Ini Novel pertama aku jadi harap maklum apabila ada penuturan kata kata yang tidak tepat .
Karna ini pertama kalinya aku menulis Novel.
Jangan lupa kasi saran di komentar apabila ada yang harus aku perbaiki tentang cara tulis atau apapun ya...
Juga bantu like Novel ini yah karena mencet tombol like kan tidak sulit hehe.....dadah...
Dan juga Buat kalian yang pengen liat ilustrasi-ilustrasi nya bisa liat di IG khusus dan Akun FB Khusus, Karena aku udah gak bakal masukin ilustrasi nya di sini ya...
IG : System_Ultimate_Skill
FB : System Ultimate Skill
Note: Huruf nya harus sama persis ya....
__ADS_1