
Setelah beberapa saat Xia Yun menutup matanya, cahaya yang sangat terang sebelumnya mulai meredup sehingga Xia Yun bisa membuka matanya.
Waktu Xia Yun membuka matanya, Xia Yun melihat bahwa saat ini dirinya sudah kembali di dalam kamarnya.
“Hoam... akhirnya aku bisa tidur sekarang...,” ucap Xia Yun sambil meregangkan tubuhnya lalu berbaring di atas kasurnya kemudian mulai menutup matanya.
Tok!
Tok!
Tok!
“Tuan Xia Yun, apakah kau ada di dalam?” ucap Zhuge Liang yang ada di depan pintu Xia Yun dengan menggunakan kata (Tuan) karena dirinya
menerima misi dari Xia Yun, jadi dirinya bersikap selayaknya bawahan Xia Yun.
Bruk!
“Mn, ada apa,” balas Xia Yun malas dengan mata yang sipit karena baru saja ingin tidur tetapi tidak jadi karena Zhuge Liang mengetuk pintunya.
“Saya menemukan sesuatu yang Tuan minta sebelumnya,” jelas Zhuge Liang yang membuat mata sipit Xia Yun langsung terbuka.
“Masuklah,” ucap Xia Yun yang kembali fokus membawa Zhuge Liang masuk ke kamarnya.
“Ceritakan apa yang kau temukan di sana.”
Setelah Xia Yun dan Zhuge Liang masuk, Xia Yun langsung duduk di atas tempat tidurnya dan meminta hal yang Zhuge Liang temukan. .
“Hm? kotak ini saja?” tanya Xia Yun sambil memainkan sebuah kotak kayu berukuran kepalan tangan orang dewasa dengan ukiran yang sangat mewah di tangannya.
“Ya Tuan,” jawab Zhuge Liang saat ini berdiri di depan Xia Yun yang duduk di tempat tidurnya.
Setelah puas memperhatikan rupa dari kotak ini, Xia Yun langsung mencoba membukanya berniat untuk mencari tahu. “Mari kita lihat, apa yang sebenarnya ras Iblis cari-cari.”
Saat Xia Yun membuka kotak itu, dirinya dan kebingungan dengan isi dari kotak kecil yang sangat di cari-cari oleh ras Iblis. “1 buah jarum? Kakek Liang, apakah kau tahu jarum apa ini?”
Zhuge Liang yang di tanya oleh Xia Yun pun juga mengerutkan alisnya saat di tanya seperti itu dan menjawab, “Saya juga tidak mengetahuinya Tuan, jarum apa ini, saya tidak tahu.”
Xia Yun yang mendengar jawaban dari Zhuge Liang hanya bisa menghela nafasnya lalu mencoba bertanya pada sistem, “Lily, jarum apa ini?”
[Jarum Pencari Jiwa : Adalah jarum yang mampu menarik kembali jiwa seseorang yang sudah mati kemudian memasukannya kembali pada raga sebelumnya, sehingga bisa di katakan sebagai jarum yang mampu untuk menghidupkan kembali seseorang dari kematian]
[Tetapi efek dari Jarum Pencari Jiwa hanya bisa bertahan selama 43 menit, dengan kata lain, setelah lewat dari 43 menit maka jiwa orang itu akan keluar dari raganya atau kembali mati]
__ADS_1
“Ho... sepertinya ras Iblis ingin membangunkan seseorang yang kuat,” gumam Xia Yun yang membuat Zhuge Liang kebingungan.
“Ya biarlah, sana hus! hus!”
Xia Yun melambai-lambaikan tangannya pelan memberikan kode untuk Zhuge Liang pergi dari sana, Zhuge Liang yang melihat tingkah Xia Yun hanya menggelengkan kepala lalu berjalan keluar.
Bruk!
“Oh iya, Tuan. Kemarin malam ada seorang utusan yang di kirim oleh pihak panitia, mereka mengundang Tuan untuk mengikuti jamuan pagi ini,” ucap Zhuge Liang sesaat setelah dirinya membuka pintu kamar Xia Yun untuk keluar.
“Jamuan? atas dasar apa mereka mengundang ku?” tanya Xia Yun sambil memiringkan kepalanya bingung seraya menyimpan kotak kecil yang berisi Jarum Pencabut Jiwa ke dalam penyimpanan sistemnya.
“Saya tidak tahu tentang itu Tuan,” balas Zhuge Liang sopan.
“Baiklah, Kakek Liang. Kau yang akan menemani aku pergi nanti,” ucap Xia Yun memutuskan.
“Nanti?” Ulang Zhuge Liang bingung.
“Ya, nanti. Memangnya kenapa?” tanya Xia Yun mengangkat alisnya.
“Jika Tuan akan pergi nanti maka kita akan terlambat,” jawab Zhuge Liang menatap Xia Yun.
“Hah? Kakek Liang, sekarang siang atau malam?” tanya Xia Yun dengan raut wajah yang serius.
Zhuge Liang yang melihat wajah serius Xia Yun langsung menjawab dengan spontan. “Siang Tuan!”
“A-apa! ah... rupanya aku terlalu banyak memakan waktu ketika melakukan ujian...,” gumam Xia Yun seraya mengusap wajahnya pelan.
“Ya baiklah, siap-siaplah terlebih dahulu, setelah itu kita pergi.”
Setelah mengatakan itu, Xia Yun langsung bangkit dari atas kasurnya kemudian menuju ke arah jendela lalu membuka jendela dengan Zhuge Liang yang sedari tadi sudah pergi bersiap. Xia Yun dengan cepat menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah itu Xia Yun menggunakan pakaiannya yang berwarna hitam yang biasa dia gunakan untuk pergi ke pertemuan atau acara-acara formal.
“Huft... dasar adik-kakak yang tidak bisa di pisahkan,” gumam Xia Yun sambil menghela nafas saat dirinya melihat ke arah jendela dan menemukan Miyuki sedang menatap tumpukan bunga-bunga yang sangat indah dengan tatapan mata yang sendu.
Penyebab dari tatapan sendu Miyuki tentu saja Xia Yun mengetahuinya, itu karena Miyuki pasti sedang merindukan sosok Shiba Tatsuya atau yang di sebut Kakaknya walau Miyuki masih belum tahu kalau mereka berdua tidak memiliki hubungan darah sehingga hubungan mereka berdua bukanlah kakak-beradik.
“Lily, apakah aku bisa memanggil Shiba Tatsuya ke sini?” tanya Xia Yun pada sistem sambil melihat ke arah Miyuki.
[Bisa Tuan, tetapi hal ini akan mengkonsumsi poin shop yang sangat banyak. Mengingat Tuan yang hanya ingin memanggil karakter pilihan]
“Sebutkan harganya.”
[10.000.000 shop poin]
__ADS_1
“Uhuk uhuk! mahal sekali!” ucap Xia Yun yang tersedak air liurnya sendiri begitu mendengar suara sistem.
“Kalau begitu, maaf Miyuki, kau harus menunggu sedikit lebih lama agar bisa bertemu kekasih mu itu.”
‘Status!’ batin Xia Yun membuka statusnya.
[Status]
[Nama : Xia Yun]
[Umur : 15 tahun]
[Kelamin : Laki-Laki]
[LV : Saint Tingkat 3]
[Poin pengalaman : 16.132.000/54.000.000]
[Pekerjaan »]
[Keterampilan/Skill »]
[Elemen »]
[Senjata »]
[Shop poin : 30.325.000]
[Mata uang : 99,699,568 koin emas]
[Toko »]
[Undian »]
[Penyimpanan »]
“Lily, berapa shop poin yang aku perlukan untuk meningkatan mata ku menjadi Mata Rinnegan?”
[50.000.000 shop poin, 30.000.000 untuk membeli Mata Mangekyou Sharingan dan 20.000.000 untuk membeli garis darah Hagoromo agar bisa mengaktifkan Mata Rinnegan]
Mendengar jawaban sistem, Xia Yun hanya bisa tersenyum kecut karena mahalnya harga untuk meningkatkan kekuatannya. Xia Yun memutuskan untuk meningkatkan matanya terlebih dahulu kemudian memanggil Shiba Tatsuya, setelah selesai berpikir, Xia Yun segera berjalan keluar kamar berniat untuk pergi ke perjamuan.
Buat kalian yang baca jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya... dan jangan lupa kasi bintang lima karena semua itu gampang hehehe biar aku semangat nulisnya.
__ADS_1
Kalau ada yang salah tentang penulisan tanda baca, atau apapun bisa kalian kasi saran ke aku di komentar, pasti aku balas kok...tenang aja tapi aku tidak tau kalian nya komen di chapter berapa tapi aku pasti balas kok.
Juga kalau kalian punya saran kekuatan seperti jenis tubuh, skill atau penggunaan skill combo dan penggunaan skill yang Xia Yun punya maka kalian bisa komentar di bawah aja kok nanti aku bakal masukin saran kalian.