
\=\=\= Dikediaman ketua klan Jia \=\=\=
Setelah acara lelang berakhir dan Xia Yun memberikan Apel Bulan pada mereka, Jia Li dan Tetua ke 2 langsung kembali ke klan nya segera pergi menuju ke kediaman kepala keluarga klan Jia.
“Ayah” Panggil Jia Li ketika Ayah nya sedang mengerjakan sesuatu di ruang kerja nya.
“Oh, Putri ku kemarilah” Panggil ayah Jia Li yang merupakan kepala keluarga klan Jia saat ini.
“Ayah, Kami punya hadiah untuk mu” Ucap Jia Li Sambil tersenyum pada Ayah nya.
“Hm? Apa itu?” Tanya Ayah Jia Li.
“Paman Que, Berikan Hadiahnya pada ayah” Ucap Jia Li menatap tetua kedua yang bernama Jia Que.
“Kakak, Ini hadiah dari Jia Li untuk mu” Ucap Jia Que pada Jia Hua yang merupakan kakak nya sambil menyerahkan 1 kotak berukuran sedang.
“Hm?” Ucap Jia Hua dengan bingung sambil menerima kotak itu.
“Bukalah ayah” Pinta Jia Li sambil tersenyum.
Jia Hua pun mengikuti perkataan Jia Li membuka kotak berukuran sedang yang diberikan oleh putri nya, Ketika Jia Hua melihat isi kotak tersebut, Dia terkejut karena isi nya.
“A-Apel Bulan!” Ucap Jia Hua dengan kaget lalu refleks menoleh ke arah Jia Li tanda meminta penjelasan.
“Aku membeli nya dari lelang tadi bersama dengan Paman Que menggunakan uang tabungan ku dan paman Que sendiri loh” Ucap Jia Li sambil menaruh kedua tangannya ke arah dada nya dan membusungkan dada.
“Terima kasih putri ku... Que... Dengan begini, Kekuatan ku yang dulu akan kembali” Ucap Jia Hua dengan terharu.
“Jangan percaya dengan omongan nya Jia Li kak, Kami sebenarnya tidak berhasil membeli ini karena dihalangi oleh tuan muda Rong” Jelas Jia Que tetapi terpotong karena ucapan Jia Hua dengan geram.
“Apa maksud si sombong Rong itu mengganggu kalian! mentang-mentang klan dia yang paling kuat bersikap berkuasa di dalam kota angin ini, Lalu, Jika kalian gagal membeli nya kenapa sekarang Apel Bulan ini ada pada kalian?” Ucap Jia Hua.
“Aku ingin menjelaskan itu tadi tapi ucapan ku terpotong karena kau kak, Kami memang gagal mendapatkan Apel Bulan ini karena tuan muda Rong menawarkan harga yang tinggi, Tetapi tiba-tiba ada seorang pemuda yang menawarkan harga yang lebih tinggi hingga tuan muda Rong tidak bisa membeli nya dan pemuda itulah yang mendapatkan nya” Sambung Jia Que menggunakan menjelaskan.
“Lalu ken-” Ucap Jia Hua terpotong oleh Jia Que.
__ADS_1
“Tunggu dulu!, Aku masih belum menjelaskan semuanya, Awalnya kami sangat putus asa karena tidak bisa mendapatkan Apel Bulan itu untuk kakak, Tetapi ketika acara lelang selesai, Ada seseorang yang mengetuk pintu ruangan kami, Waktu aku membukakan pintu aku terkejut karena pemuda yang membeli Apel Bulan tadi memberikan kami Apel Bulan yang dia beli dengan memaksakan nya, Ketika sudah memberikan Apel Bulan nya, Dia langsung pergi tanpa mengucapkan nama atau apapun lagi” Ucap Jia Que.
“Apakah kalian tau alasannya dia memberikan Apel Bulan ini pada kalian?” Tanya Jia Hua.
“Awalnya Jia Li juga curiga juga akan alasan dia memberikan Apel Bulan ini pada kami, Tetapi dia cuma mengatakan kalau dia hanya tidak menyukai sikap tuan muda Rong yang sombong itu, Lalu ketika dia mendapatkan Apel Bulan ini dia memutuskan untuk memberikan ini pada kami karena dia tau kalau kakak membutuhkan Apel Bulan ini” Jawab Jia Que.
“Kalian mengetahui siapa nama pemuda yang memberikan Apel Bulan ini?” Tanya Jia Hua.
“Tidak” Jawab Jia Que.
“Ya sudahlah, Kita harus mencari dia karena aku ingin mengucapkan terima kasih padanya walaupun masih tidak mengetahui apa alasan dia memberikan Apel Bulan ini pada kita” Ucap Jia Hua memutuskan lalu diiringi oleh anggukan Jia Que tetapi berbeda dengan Jia Li yang mendengar perkataan ayah nya.
“Kenapa ayah ingin mengucapkan terima kasih pada nya! Kita tidak tau apakah dia memilki niat yang baik atau buruk pada kita!” Bantah Jia Li.
“Ayah hanya ingin melihat dia secara langsung Li'er... Apabila dia memilki niat buruk pada kita maka ayah akan memberikan dia pelajaran walaupun dia sudah memberikan Apel Bulan ini pada kita sekalipun” Ucap Jia Hua sambil mengusap kepala Putri nya yang sedang kesal.
Kesal karena perkataan ayahnya, Jia Li pun berjalan keluar meninggalkan ayah dan paman nya.
“Que, Cari tau lah tentang pemuda yang memberikan Apel Bulan ini secepatnya, Aku ingin menyerap Apel Bulan ini terlebih dahulu” Ucap Jia Hua pada adiknya.
“Ya kak, Setelah mendapat informasi nya aku akan melaporkan nya pada kakak” Balas Jia Que lalu beranjak pergi dari ruangan kerja Jia Hua, Jia Hua yang sendiri pun langsung kembali ke kamar nya dan lebih memilih menyerap Apel Bulan secepatnya.
“Hoam....” Xia Yun menguap karena tidur sangat nyenyak langsung beranjak dari kasur nya dan segera membersihkan dirinya untuk pergi mencari sarapan lalu pergi ke pelelangan lagi.
Setelah selesai memberikan diri, Xia Yun langsung menggunakan pakaiannya yang biasa lalu keluar dari kamarnya.
Ketika Xia Yun membuka pintu, Xia Yun melihat Zhuge Liang dan Yong Tao sudah menunggu dia di depan pintu.
Waktu Xia Yun sedang membersihkan dirinya, Dia memberi tahu pada Zhuge Liang dan Yong Tao lewat telepati untuk bersiap karena mereka akan pergi mencari sarapan lalu ke pelelangan lagi siang ini.
“Apakah kalian sudah siap?” Tanya Xia Yun pada Zhuge Liang dan Yong Tao.
“Ya” Ucap mereka serempak.
Setelah mendengar jawaban Zhuge Liang dan Yong Tao, Xia Yun langsung berjalan duluan lalu di ikuti oleh Zhuge Liang dan Yong Tao.
__ADS_1
Ketika Xia Yun dan Zhuge Liang maupun Yong Tao turun dari atas, Para pelayan membungkukkan kepala mereka sedikit, Ada pula pelayan yang terdiam dari pekerjaan nya karena terkesima dengan pemandangan pria-pria tampan yang ada di depannya ini walaupun sudah beberapa hari ini melihat nya.
Xia Yun pergi ke restoran yang pernah mereka kunjungi sebelumnya, Setelah selesai mencari sarapan, Mereka bertiga langsung pergi ke bangunan toko tanaman obat langit mengikuti acara lelang yang terakhir.
Ketika Xia Yun dan Rombongan nya berada di depan pintu masuk, Ada 2 penjaga yang kemarin menghentikan Xia Yun, Mereka meminta kartu Tanda peserta lelang pada Xia Yun.
Xia Yun yang teringat dengan perkataan Mei Yue pun mengeluarkan kartu VIP memberikan nya pada kedua penjaga yang berjaga menjadi terkejut, Setelah melihat kartu VIP dari Xia Yun, Mereka memperbolehkan Xia Yun masuk dan ada pelayan yang mengantarkan nya ke ruangan VIP nomor 5 sama seperti kemarin.
Xia Yun, Zhuge Liang dan juga Yong Tao datang sebelum acara lelang dimulai karena ingin menunggu, Yong Tao membeli banyak camilan-camilan dari pedagang-pedagang yang dia temui untuk dimakan ketika sedang menunggu acara lelang dimulai.
Setelah 30 menit menunggu, Akhirnya perlahan para peserta lelang pun akhirnya mulai berdatangan dan memenuhi ruangan lelang, Para tamu VIP yang kemarin pun lengkap seperti yang hadir ketika acara lelang sebelum nya.
“Apakah pemuda yang berada di ruangan VIP nomor 5 itu yang memberikan Apel Bulan itu pada kalian?” Tanya Jia Hua yang ternyata mengikuti lelang hari ini.
“Ya kak” Jawab Jia Que.
“Pemuda yang mana?” Tanya Jia Hua memastikan karena melihat ada dua pemuda yang memakai pakaian berwarna putih dan juga merah.
“Yang mengenakan pakaian berwarna putih kak” Jawab Jia Que.
“Baiklah, Ketika lelang ini selesai, Ikuti aku untuk berterima kasih sekalian mencari tau apa alasan dia memberikan Apel Bulan pada kita” Ucap Jia Hua dan Jia Que mengangguk, Jia Li yang melihat pun hanya mengerucut kan bibirnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Cukup sampai disini dulu ya....🤗
Ini Novel pertama aku jadi harap maklum apabila ada penuturan kata kata yang tidak tepat .
Karna ini pertama kalinya aku menulis Novel.
Jangan lupa kasi saran di komentar apabila ada yang harus aku perbaiki tentang cara tulis atau apapun ya...👋
Juga bantu like Novel ini yah karena mencet tombol like kan tidak sulit hehe.....👋 dadah...
Dan juga Buat kalian yang pengen liat ilustrasi-ilustrasi nya bisa liat di IG khusus dan Akun FB Khusus, Karena aku udah gak bakal masukin ilustrasi nya di sini ya...
__ADS_1
IG : System_Ultimate_Skill
FB : System Ultimate Skill