
“Walaupun tidak jelas, tetapi aku bisa merasakan jejak aura dari Tuan mengarah kearah Utara,” jawab Duan Feng.
Mendengar jawaban Duan Feng, Lou Yui dan Huan Ran menganggukkan kepala membenarkan, memang benar jika mereka merasakan ada sedikit aura Xia Yun, tetapi hanya sedikit saja.
“Kita akan pergi menyusulnya secepat mungkin!” (Duan Feng)
Setelah mengatakan itu, Duan Feng pun segera melesat menggunakan Teknik Langkahnya mengikuti jejak aura Xia Yun bersama dengan Lou Yui dan Huan Ran di belakangnya.
Karena sudah selesai melakukan persiapannya hanya dalam waktu beberapa jam, mereka benar-benar tidak ingin tertinggal hingga begitu selesai melakukan persiapan langsung pergi melesat tidak ingin membuang banyak waktu.
Ketiganya tidak melakukan perjalanan dengan menggunakan Kereta Kuda, menurut mereka dengan kecepatan yang sekarang mereka miliki tidak ada tunggangan yang bisa melebihi kecepatan ketiganya.
Daripada waktu yang di perlukan lebih lama ketika menggunakan tunggangan, ketiganya lebih memilih untuk berlari menggunakan Teknik Langkah mereka masing-masing karena akan lebih cepat.
Jalan yang ketiganya ikuti memang benar, sama persis seperti yang rombongan Xia Yun lalui.
Jika seperti yang Duan Feng pikirkan, apabila Xia Yun menggunakan Kereta Kuda maka dengan kecepatan mereka yang seperti ini, maka akan bisa menyusul dalam waktu beberapa jam atau mungkin 1 hari paling lambat.
__ADS_1
Tetapi mungkin saja rombongan Xia Yun memilih untuk berlari seperti mereka, jika seperti ini maka sudah bisa di pastikan bahwa mereka harus berusaha keras untuk menyusulnya.
Duan Feng tahu bahwa Raja Naga Hitam itu sangat kuat, terlebih lagi Xia Yun dan teman-temannya. Walaupun dia tidak bisa memeriksa tingkat kekuatan asli Yong Tao dan Zhuge Liang, tapi satu hal yang dia sadari bahwa mereka berdua itu kuat!
Makanya tidak heran jika kecepatan kedua orang ini (Xia Yun & Yang Kai) lebih cepat dari ketiganya bila harus saling beradu kecepatan.
Apapun itu, Duan Feng lebih fokus untuk terus bergerak secepat mungkin untuk menyusulnya.
Tujuan mereka saat ini tengah berada tepat di depannya, tidak mungkin untuk melepaskannya, oleh karena itu dia harus bisa menyusul Xia Yun dan memintanya untuk kembali ke Tempat Tinggal Ras Naga.
Berbekal Teknik Langkah dan Kultivasinya, mereka terus melesat di sebuah jalan setapak yang mengarah lurus selama beberapa jam tanpa istirahat.
Sekarang satu kemungkinan yang ada di pikiran ketiganya, yaitu rombongan Xia Yun pergi dengan cara yang sama seperti ketiganya yaitu mengandalkan Teknik Langkah.
Bila seperti ini, maka sepertinya akan sulit untuk bisa menyusul mereka jika kedua rombongan ini saling bergerak.
Kecuali rombongan Xia Yun berhenti dan Duan Feng masih bergerak maka barulah dia bisa mengejar ketertinggalannya.
__ADS_1
Saling pandang satu sama lain, tampaknya pemikiran ketiganya sama sehingga menganggukkan kepala kemudian menambah kecepatan secepat yang mereka bisa.
“Kita akan beristirahat dulu untuk beberapa waktu, jangan terlalu memaksakan diri,” ingat Duan Feng sembari menghentikan langkahnya dan menoleh kearah Lou Yui dan Huan Ran.
Setelah berlari selama beberapa jam lagi, sekarang Matahari sudah mulai terbenam dan Sang Rembulan mulai menggantikan tugasnya, perlahan kegelapan mulai muncul dengan sedikit cahaya bulan.
“Ya, Senior benar, tidak aman bila bergerak ketika malam hari.” (Lou Yui)
Lou Yui membenarkan ucapan Duan Feng dan segera ketiganya membuat api ungun sementara mengisi perutnya setelah setengah hari lebih berjalan tanpa henti.
Mereka tidak berniat untuk melanjutkan perjalanan ketika malam hari sehingga memutuskan untuk mendirikan tenda sederhana saja malam ini.
Keesokannya, ketika cahaya Matahari baru mulai menerangi seluruh penjuru benua, Duan Feng, Lou Yui dan Huan Ran sudah kembali melanjutkan perjalanan.
Sama seperti hari sebelumnya, ketiganya juga terus berlari tanpa berhenti selama beberapa jam dan ketika mengambil istirahat hanya beberapa menit sebelum kembali bergerak.
Jalan yang mereka lalui mulus saja tanpa ada halangan sampai suatu waktu, ketika hari sudah ingin malam, ketiganya berhenti di sebuah desa tempat pertama kali rombongan Xia Yun menginap.
__ADS_1
......................
★Kasi pendapat kalian tentang novel ini di komentar ya, jika kalian suka, like dan vote beserta berikanlah bintang 5 ya.