System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 139 - Mendaur Ulang Skill


__ADS_3

“Mata Tuan!” (Yuuna)


“Ini bukanlah apa-apa, aku mendapatkannya baru-baru ini karena menghadapi lawan yang sulit.” (Xia Yun)


Xia Yun yang seakan mengerti, segera menjelaskan tentang keadaan matanya yang di tutupi oleh kain putih tanpa berniat menjelaskan kebenaran bahwa dia sebenarnya bisa melihat.


“Bukankah bagus jika Tuannya sekali-sekali


merasakan apa yang anak buahnya rasakan?” (Xia Yun)


Jelas Xia Yun sambil tersenyum pelan dan mengelus kepala Yuuna yang saat ini mengeluarkan air mata, entah itu air mata kebahagiaan atau apapun, Xia Yun tidak berniat untuk membahasnya.


“Tetapi, ijinkan aku tuk mengatakan ini, Yuuna,” ucap Xia Yun sembari memegang kedua bahu Yuuna.


“Selamat, karena kau sudah bisa melihat seperti orang lain.” (Xia Yun)


Saat suara Xia Yun terdengar, tubuh Yuuna langsung membeku, kemudian dengan cepat terjun ke pelukan Xia Yun sambil menangis bahagia tanpa dirinya sadari.


Xia Yun hanya bisa menggaruk pipinya pelan dan mengusap kepala Yuuna untuk menenangkannya.


................... ...


“Xin Mei! apakah kau melihat Xia Yun?” ucap Yong Tao yang saat ini sedang berjalan masuk dari pintu bersama dengan Yang Kai.


Xin Mei yang sedang duduk dan memakan camilan bersama Miyuki juga Hu Wang di ruang tamu, hanya menoleh sebentar kearah Yong Tao kemudian mengatakan, “Tidak.”


Bruk! (Duduk)


Yong Tao berjalan mendekati Xin Mei kemudian duduk di depannya sambil tersenyum, Yang Kai seolah tidak perduli, hanya terus berjalan meninggalkan mereka dan terus naik ke atas.


“Aku mencintaimu.” (Yong Tao)


Frt!? (Semburan)


*Batuk!


Xin Mei yang sedang mengunyah kue, secara tidak sengaja langsung menyemburkannya lalu ter-batuk ketika mendengar ucapan Yong Tao.


Miyuki spontan menoleh kearah mereka berdua ketika mendengar ucapan Yong Tao sebelumnya, Hu Wang juga begitu, padahal terlihat jelas Harimau Putih itu tertidur, tetapi saat ini, kepalanya terangkat dan melihat kearah duo itu.


“Stop! aku hanya ingin mengatakannya saja!” jelas Yong Tao sambil terkekeh saat melihat Xin Mei memberikan tatapan mematikan padanya.


Mengabaikan Yong Tao, Xin Mei kembali memakan kuenya, tidak ingin memperdulikan Yong Tao yang saat ini sedang menatapnya sembari bersenandung dan menggoyangkan kepalanya.


......................


‘Hem... Lily, kenapa peningkatan versi Sistem sebelumnya langsung naik ke 5.0?’ (Xia Yun)


Saat ini Xia Yun sedang dalam perjalanan menuju kediamannya, di dalam perjalanan Xia Yun memikirkan keanehan sebelumnya ketika dia melakukan proses upgrade versi Sistem.


Untuk urusan di dalam Cincin Dunia, Xia Yun sudah menjelaskan pada Sebas, mengatakan padanya untuk melatih Para Anak Panti Asuhan karena gaya bertarung dialah yang paling cocok.


Itu karena Sebas adalah seorang Kultivator! walau tidak menggunakan tingkatan ranah seperti di sini, tetapi tetap saja Sebas adalah seseorang yang bisa menyerap Ki


Oleh karena itu Xia Yun memutuskan Sebas untuk menjadi pelatihnya Para Anak Panti, juga tidak luka Xia Yun menjelaskan padanya untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

__ADS_1


Anggaplah Sebas bertugas sebagai pengurus, jadi dengan itu, urusan Xia Yun sudah selesai. Untuk keadaan rumah yang di tinggali Anak Panti, Xia Yun akan memberikannya pada Fang Wuyan karena sudah tidak memerlukannya.


Pada peningkatan versi terakhir ketika menggunakan Shop Poin, versi Sistem berada di 3.0. Tetapi setelah proses upgrade menggunakan kesempatan gratis, hasil akhirnya menjadi 5.0, hal inilah yang membuat Xia Yun keheranan.


[Itu wajar, karena kesempatan upgrade gratis sebelumnya, membuat peningkatan Sistem sebanyak 2×]


Oh....


Xia Yun hanya mengatakan oh saat mendengar balasan sistem, tetapi ada satu hal yang membuatnya risih saat ini.


Karena dalam perjalanan menuju kediamannya, Xia Yun harus melewati pasar, oleh karena itu, saat ini Xia Yun sedang di perhatikan oleh orang-orang yang berlalu lalang dengannya karena penampilannya yang tampan, namun mengenakan penutup mata.


Xia Yun yakin, jika dirinya duduk, dan menunggu. Mungkin akan ada uang yang datang sendiri padanya, Xia Yun sangat yakin akan hal itu.


‘Lily, tampilan semua Skill ku saat ini.’ (Xia Yun)


[Menampilkan Skill]


[Keterampilan/ Skill]


[-Skill Pencaharian]


[-Skill Gluttony]


[-Skill Pedang Ganda]


[-Skill Regenerasi Super]


[-Skill Klon]


[-Skill Pengendalian Senjata Penuh]


[-Skill Pembangkitan]


[-Skill Penyamaran Sempurna]


[-Skill Restorasi]


[-Skill Reaksi Emosi]


[-Skill Valhala Gate]


[-Skill Peniadaan Serangan]


[-Skill Penyembuhan]


[-Skill Teleportasi]


[-Skill Penyerapan Instan]


[-Skill Mode Phoenix]


[-Skill Perubahan Malaikat]


[-Skill Gerbang Hachimon]

__ADS_1


[-Skill Naga Penghancur]


[-Skill Pukulan Api membara]


[-Skill Ia Shub Niggurath]


[-Skill Kultivasi Aura Bintang]


[-Skill Enhance Mode]


[-Skill Author’s Touch]


[-Skill Pembalik Takdir]


‘Hem... Lily, coba tuk Daur Ulang Skill Naga Penghancur, Pukulan Api Membara dan Gerbang Hachimon,’ batin Xia Yun.


[Mendaur Ulang Skill yang di pilih]


[>>>>]


[Berhasil Mendaur Ulang]


[Mendapatkan 40.000 Shop Poin hasil dari Mendaur Ulang]


Alis Xia Yun terangkat saat mengetahui bahwa dia juga bisa mendapatkan Shop Poin dari hasil Mendaur Ulang Skill yang dia miliki.


Karena memikirkan hal ini, Xia Yun kembali teringat tentang Skill-Skill andalannya yang menghilang karena hukuman dari Sistem sebelumnya.


Ada sedikit rasa sesak dan tidak rela dihatinya saat mengetahui bahwa Skill Raja Kura-Kura, yang dimana baru saja dia dapatkan, menghilang.


Menggelengkan kepalanya, Xia Yun berusaha untuk mengalihkan pikirannya.


Bruk! (Pintu terbuka)


“Xia Yun, akhirnya kau datang!” Yong Tao yang pertama kalo berbicara ketika Xia Yun baru saja membuka pintu.


Xia Yun memandang kearah Yong Tao, kemudian kepalanya pelan dan berjalan mendekati mereka yang saat ini sedang duduk bersama, kecuali Yang Kai dan Zhuge Liang yang tidak dirinya ketahui ada di mana.


Bruk! (Duduk)


“Xia Yun, kenapa kau masih bisa bersikap tenang dan bertindak seperti seseorang yang bisa melihat?” (Yong Tao)


Yong Tao berbicara ketika Xia Yun sudah duduk di sampingnya, Xia Yun yang di tanya oleh Yong Tao hanya tersenyum kemudian mengatakan, “Apakah menurutmu telinga dan hidung ku ini pajangan semata?”


Mendengar balasan dari Xia Yun, Yong Tao langsung membuka mulutnya paham.


“Xia Yun, apakah kau memang sudah sembuh? ini baru sehari sejak pertempuran itu berakhir,” Miyuki bertanya pada Xia Yun dengan sedikit khawatir karena memikirkan keadaan Xia Yun.


“Tidak apa-apa, semuanya sudah baik-baik saja, kecuali... kalian paham maksudku,” balas Xia Yun tidak ingin melanjutkan ucapannya.


“Abaikan masalah ini, Yong Tao, ceritakan apa saja yang kau temukan sebelumnya terkait apa yang aku minta.”


...****************...


Kasi pendapat kalian tentang novel ini di komentar ya, jika kalian suka, like dan vote beserta berikanlah bintang 5 ya.

__ADS_1


__ADS_2