System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 123 - Pertempuran 4


__ADS_3

Tanpa perlu waktu lama, ular tersebut langsung melesat kearah bola api raksasa milik Immortal dan mulai melilitnya.


Karena ular itu adalah air, dan bola api itu adalah api, sontak bola api itu mulai padam secara perlahan ketika ular air Xia Yun mulai melilit habis seluruh permukaannya.


Merasakan jika ular miliknya bisa mengatasi itu, Xia Yun berbalik menatap para beast yang saat ini sedang tenggelam dan juga ada yang terbang di udara.


Meletakkan tangannya ke permukaan air, tiba-tiba ada Sasuke yang muncul ke sebelahnya sambil mengeluarkan pedangnya dan mengatakan, “Akan ku bantu.”


“Chidori : Kaiken!”


Sasuke mengaliri pedangnya dengan Chidori kemudian menusukkan pedangnya ke permukaan air sehingga menimbulkan sambaran petir pada air-air ini.


Xia Yun juga tidak tinggal diam, dirinya ikut mengaliri air ini menggunakan petir merahnya sehingga beast-beast yang menyentuh air langsung mati tersetrum karena arus listrik yang kuat ini.


[>>>>]


[>>>>]


[>>>>]


[>>>>]


(Spam notifikasi karena Xia Yun sudah membunuh para beast)


Kemudian, melihat ada banyak beast-beast yang terbang, Xia Yun menghentakkan kakinya lagi dan membuat 5 ekor ular raksasa seperti sebelumnya yang bertugas untuk membantai habis para beast yang bisa terbang.


Ketika sedang fokus membersihkan para beast, keduanya mendengar teriakan klon nya dan segera mencari tahu penyebabnya.


“Sial!!” teriak Xia Yun Mode Hachimon saat melihat Immortal yang tadinya menghilang tiba-tiba muncul di depannya.


(Kondisi klon Xia Yun dan para peserta saat ini, sedang berada di kapal angin milik Xia Yun Malaikat Angin ya, dan yang berada paling depan adalah Xia Yun Mode Hachimon kemudian pada peserta yang ada di tengah-tengah klon Xia Yun)


Xia Yun Asli dan Sasuke yang melihat hal itu segera bertindak dengan cara Sasuke yang melemparkan pedangnya, dan Xia Yun Asli yang bertukar tempat dengan Xia Yun Mode Hachimon.


!!!


Sudah menduga bahwa Xia Yun Asli yang akan muncul, Immortal itu tersenyum dan segera melancarkan serangan berupa banyak tusukan tombak bercahaya kearah Xia Yun.


Xia Yun bisa saja menghindari tusukan-tusukan ini dengan cara mundur, tetapi jika seperti itu, maka para peserta dan klon nya yang akan terkena tusukan ini. Oleh karena itu, Xia Yun memilih untuk menahan tusukan beruntun yang terarah padanya menggunakan Skill Peniadaan Serangan.


Trang!!! (Suara benturan)


Tombak milik Immortal itu tidak mampu menembus perisa Peniadaan Serangan dan membuatnya terpental kebelakang akibat dari kuatnya serangan miliknya sendiri.


Belum sempat menyeimbangkan diri karena sedang terbang dan terpental kebelakang, Sasuke langsung muncul di belakangnya dan langsung melancarkan Chidori telak kearah jantung Immortal.


“Chidori : Raimei!!!”


Saat Chidori Sasuke mengenai Immortal, terjadi sambaran petir yang sangat besar di sana, sampai-sampai menciptakan suara gemuruh yang membuat telinga kesakitan, bahkan para penonton pun sampai kesakitan telinga ketika suara gemuruh itu terdengar.


Saking cepatnya gerakan Sasuke, Immortal itu bahkan belum sempat bisa bergerak ketika serangan Sasuke mengenai dirinya karena baru saja terpental oleh serangannya sendiri.


“Tidak buruk,” ucap Immortal dengan kondisi tubuh yang tidak terjadi apa-apa kecuali pakaiannya yang hancur akibat serangan besar Sasuke sebelumnya.


Terkejut? ya, semua orang merasa terkejut kecuali Xia Yun, dirinya tidak berharap banyak karena sudah sering kena PHP:v oleh Immortal.


Berbalik, dengan cepat Immortal itu menangkap tangan Sasuke tanpa sempat dirinya untuk bertindak. Sasuke yang sadar bahwa sudah tertangkap pun segera bertukar tempat dengan pedangnya lagi yang saat ini sedang mengambang di permukaan air tepat di sebelah Xia Yun Mode Hachimon.


Sat!! (Suara Sasuke yang sedang berpindah tempat)


“Skill Bertukar Tempat ya... sangat unik!” gumam Immortal itu sembari membuang pedang Sasuke yang ada di tangannya akibat skill Amenotejikara.


“Sudah cukup main-mainnya, waktunya sudah habis.”

__ADS_1


Jelas Sang Immortal sembari mengeluarkan sebuah pedang berwarna emas yang dari ganggang sampai bilah nya full warna emas.


Di tangan kirinya, dia memegang pedang yang baru saja dia keluarkan, lalu pada tangan kanannya, dia memegang tombak yang sebelumnya. Dan juga, begitu dirinya mengatakan hal tadi, entah bagaimana, menurut Xia Yun, aura di sekitarnya berubah.


Di mata Xia Yun, Immortal itu terlihat mengeluarkan aura bewarna hitam pekat, yang membuat dirinya sedikit merasa tertekan walau sudah melawan menggunakan auranya.


....


Slash!! (Suara tebasan)


Baru saja Xia Yun berkedip, Immortal itu langsung menghilang dan muncul di belakangnya kemudian memberikan serangan menggunakan tombak miliknya kearah Ming He yang sedang pingsan.


Beruntung, Xia Yun Malaikat Tanah bergerak cepat dan menghalangi tusukan tombak itu menggunakan tubuhnya sebagai penghalang kemudian menggunakan kedua tangannya menahan tombak itu agar immortal tidak bisa menariknya dari tubuhnya dan memberikan waktu bagi klon lain untuk membawa pergi para peserta kearah sasuke.


Xia Yun asli juga begitu, dengan cepat membawa Ming He dan Zhou Fei menjauh, meninggalkan Xia Yun Malaikat Tanah yang saat ini sedang menahan Immortal.


Cih!! (Suara Immortal mendecih kesal)


Tidak ingin membuang waktu, segera Immortal mengayunkan pedang yang ada di tangan kirinya kearah Xia Yun Malaikat Tanah, membuat tubuhnya terbelah dua dengan cepat dan juga membuat Xia Yun merasa kesakitan kembali karena salah satu klon nya mati.


Menoleh kearah Xia Yun Malaikat Air, Immortal itu segera menghilang kemudian muncul kembali kearah belakang Xia Yun Malaikat Air yang saat ini baru saja ingin bersiap menyerangnya menggunakan banyak pedang air.


(Semuanya sedang berdiri di atas air, termasuk para peserta yang pingsan pun dibaringkan di atas air)


Slash!!! (Suara tebasan)


Dalam satu tebasan pedang, kepala Xia Yun Malaikat Air langsung terpisah dari tubuhnya, membuatnya langsung mati dalam sekejap.


Tidak berhenti sampai di sana, sebelum Xia Yun Asli bergerak, Immortal segera muncul ke depan Xia Yun Malaikat Angin dan langsung memberikan serangan berupa tebasan pedang, yang membuatnya tidak bisa berbuat apa-apa dan mati.


Xia Yun Mode Hachimon yang melihat ada kesempatan, dengan cepat bergerak kearah belakang Immortal dan langsung memberikan sebuah tendangan.


Task!! (Suara tusukan)


Tas! (Suara darah yang menetes)


Karena juga sedang melancarkan serangan, Xia Yun Mode Hachimon tidak bisa berhenti dan dengan pasrah ketika tusukan tombak itu langsung menembus tubuhnya.


Boom!!! (Suara ledakan)


!!!


Tubuh Xia Yun Mode Hachimon meledak saat tertusuk oleh tombak milik Immortal, membuat Xia Yun terkejut.


“Bertarung di tempat seperti ini membuat ku tidak nyaman,” ucap Immortal sembari menjentikkan tangannya.


Tap! (Suara menjentikkan tangan)


Seketika, setelah Immortal menjentikkan tangannya, tiba-tiba Xia Yun dan yang lain segera berpindah tempat dan berada di tempat lain.


Tempat Xia Yun berdiri saat ini, mirip seperti berada di hamparan rumput yang luas, tetapi yang beda adalah adalah rumput disini bewarna hitam, seperti sudah layu.


Mengabaikan hal itu, Xia Yun dan Sasuke segera mundur, lalu berkumpul mendekati para peserta yang sedang pingsan, karena hanya tersisa mereka berdua saja saat ini.


Semua klon Xia Yun sudah habis terbunuh kecuali Sasuke, oleh karena itu Xia Yun menjadi lebih waspada.


“Tenang saja, aku adalah laki-laki sejati, aku hanya akan membunuh dirimu terlebih dahulu, kemudian barulah membunuh para peserta itu,” jelas Immortal itu jujur kemudian lanjut berkata, “Ini sebagai penghormatan ku atas tekad mu yang berjuang sekuat tenaga untuk melawan ku, walaupun itu hal yang sia-sia.”


Tidak berniat mendengarkan ucapan dari Immortal, Sasuke dan Xia Yun langsung maju bersama kearah Immortal dengan cepat, setelah Xia Yun menciptakan satu buah klon lagi yang bertugas menjaga para peserta.


Trang!! (Suara benturan)


Xia Yun melompat kearah Immortal dan Sabit Dewa Kematian milik Xia Yun berbenturan dengan pedang milik Immortal itu, membuat kedua senjata mereka saling bertemu dan beradu.

__ADS_1


“Chidori : Raimei!!”


Sasuke muncul di belakang Immortal sambil berusaha melancarkan Chidori seperti sebelumnya, tetapi sayang, Immortal sudah menyadarinya dan langsung memiringkan tubuhnya kemudian memberikan serangan berupa tusukan kearah Sasuke.


Wus!!


Saat tusukan itu mengenai Sasuke, tiba-tiba tubuhnya berubah menjadi asap dan membuat Immortal itu terkejut.


‘Tipuan!?’ batin Immortal.


“Kau lengah!!” seru Xia Yun sembari melepaskan pegangannya pada Sabit Dewa Kematian dan memutar tubuhnya, membuat Immortal sedikit maju kearah depan karena gerakan tidak siap akan gerakan Xia Yun.


Dengan cepat Xia Yun Pedang Night Sky dan Blue Rose kemudian memberikan serangan kearah Immortal.


Trang!!


Crack!!


Xia Yun berhasil melancarkan serangan kearah Immortal, tetapi bukannya terluka, malahan kedua pedang Xia Yun langsung retak dan hancur karena begitu kuatnya tubuh Immortal itu.


Tidak ingin memberikan Xia Yun kesempatan lagi, Immortal langsung saja melepaskan pedangnya dan segera menangkap Xia Yun yang saat ini tidak bisa bergerak karena baru saja selesai menyerangnya.


Tap!


Tetapi begitu dirinya berhasil menangkap Xia Yun, secara tiba-tiba Sasuke bertukar posisi dengan Xia Yun bertukar sehingga saat ini dirinya lah yang di tangkap oleh Immortal, bukan Xia Yun.


Untuk Xia Yun sendiri, dirinya muncul tidak jauh dari para peserta yang sedang pingsan dan dengan nafas yang tidak beraturan karena terkejut dan panik akibat serangannya gagal.


“Chidori : Nagashi!!”


Karena tidak bisa banyak bergerak akibat lehernya di cekik oleh Immortal, Sasuke hanya bisa menyerang dengan cara melapisi seluruh tubuhnya menggunakan Chidori agar Immortal terkena arus listriknya.


(Mungkin diantara kalian ada yang kepikiran kenapa Sasuke nggak make Susano’o dan Amatersu, jawabannya gampang, itu karena kekuatannya saat ini hanyalah 20% dari yang asli, jadi wajar ada beberapa kemampuan yang tidak bisa di gunakan)


Crack!!


Merasa kesal dengan aksi Sasuke, Sang Immortal langsung saja membunuhnya dengan cara mematahkan lehernya. Kali ini, tubuh Sasuke tidak menjadi debu seperti para klon-klon sebelumnya yang di bunuh oleh Immortal, oleh karena itu, tubuhnya di lemparkan oleh Immortal jauh-jauh karena sudah mati, seolah itu adalah sampah.


Karena Sasuke baru saja terbunuh, otomatis, Xia Yun kembali merasa sakit, oleh karena itu, pandangannya sedikit kabur untuk sesaat.


Task!!!


Doom!!!


Ketika Xia Yun berkedip untuk sesaat, tanpa dirinya sangka, tiba-tiba ada sebuah tombak yang terbang menembus dadanya dan tepat mengenai jantungnya.


Arg!!!


Bruk!!


Terduduk dengan mulut yang mengeluarkan banyak darah, pandangan mata Xia Yun mulai tidak jelas, tetapi walaupun begitu, dirinya sadar betul bahwa Sang Immortal berada di depannya saat ini sembari mengangkat tangan kirinya yang memegang pedang ke arah atas.


“Sayang sekali kau harus mati di sini, kau punya bakat yang mengerikan, ku akui itu,” gumam Immortal dengan nada yang datar sambil menatap Xia Yun yang saat ini sedang berlutut lemah.


Setelah berbicara, Immortal mulai mengayunkan pedangnya kearah Xia Yun yang saat ini pandangan matanya sudah tertutup dan terdiam lemas tanpa mampu tuk melakukan apapun.


.


.


.


Di saat pedang Immortal itu hampir membelah dua tubuh Xia Yun, tiba-tiba ada sebuah pedang yang menghalanginya sehingga kedua senjata itu saling berbenturan.

__ADS_1


Trang!!!


“Sepertinya aku terlambat....”


__ADS_2