System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 153 - Sasuke


__ADS_3

“Baiklah, silahkan Tabib Tua.” (Xia Yun)


Tanpa banyak bicara lagi, Xia Yun pun memberikan ijin pada Tabib Tua untuk memeriksa keadaan matanya sebagai tanda bahwa dia menghormatinya.


Tabib Tua segera bangkit dan berjalan mendekati tempat duduk Xia Yun sebelum memeriksanya.


Mei Yue yang duduk di sebelah Xia Yun juga mengerti dan pindah tempat duduk terlebih dahulu untuk memberikan ruang agar memudahkan Tabib Tua memeriksa Xia Yun.


Xia Yun di minta untuk tetap diam di tempat duduk sementara Tabib Tua berjongkok di depannya dan memeriksa mata Xia Yun dengan menyentuh-nyentuh matanya sembari mengamati secara perlahan.


Setelah selesai mengamatinya, Tabib Tua meminta Xia Yun tuk membuka matanya dan membuat Xia Yun sedikit ragu, tetapi sehabis beberapa saat berpikir, Xia Yun pun memutuskan untuk membuka matanya.


★Kain yang menutupi mata Xia Yun di lepas ya.


So far, bisa dilihat bahwa semua orang tertegun begitu kelopak mata Xia Yun di buka.


★Disini Xia Yun akting kayak orang yang ga bisa melihat ya, pandangan matanya lurus aja, ga noleh-noleh sama sekali biar kayak orang yang ga bisa melihat beneran.


Hal yang membuat mereka semua tertegun adalah karena tampilan dari bola mata Xia Yun yang belum pernah mereka dengar ataupun lihat selama ini.


Iris mata biru laut, pupil mata bewarna kuning keemasan, belum pernah sekalipun mereka mendengar tentang hal ini sehingga membuat mereka semua terkejut begitu melihat mata Xia Yun.


“Xia Yun... matamu berbeda dari seperti sebelumnya....” (Mei Yue)

__ADS_1


Ketika mendengar ucapan Mei Yue, Tabib Tua menoleh dan bertanya apakah sebelumnya seperti ini apa tidak, “Maksudmu sebelumnya tidak seperti ini?”


“Ya, ketika mata dia bisa melihat, bola matanya sama seperti kita, tidak ada bedanya. Tetapi sekarang berubah,” jelas Mei Yue mengingat jelas tampilan bola mata Xia Yun.


Alis Tabib Tua terangkat lalu menggelengkan kepalanya dan menghembuskan nafasnya pelan sambil perlahan bangkit, “Maaf, kemampuan Orang Tua ini tampaknya tidak cukup untuk membantumu.”


Seketika semua orang terkejut saat Tabib Tua mengatakan hal tersebut dengan nada yang terkesan pasrah.


Shao Sheng juga terkejut begitu mendengar perkataannya, tidak mereka semua sangka, Tabib Tua yang terkenal akan kemampuan Tabib Tingkat Guru miliknya. Secara jelas mengatakan bahwa dia tidak bisa membantu Xia Yun menyembuhkan matanya.


Tetapi hal tidak terduga pun terjadi begitu Tabib Tua baru menjauh dari Xia Yun dan ingin kembali duduk ke tempat duduknya.


Entah dari mana asalnya, tiba-tiba di seluruh ruangan ini muncul asap hitam tebal yang menutupi pandangan semua orang dan membuat mereka semua terkejut.


!!!


Bruk! (Hancur)


Belum selesai dengan kejadian tadi, kali ini tanpa mereka sangka ada seseorang yang menerobos masuk ke dalam ruangan lewat atap bangunan dan menghancurkan bagian atas bangunan tempat dia datang.


“Jangan sentuh murid ku, aku bisa melakukannya sendiri.” (Sasuke)


Rahang semua orang kecuali Mei Yue dan Tabib Tua terjatuh saat melihat kedatangan Sasuke yang mengejutkan.

__ADS_1


Bruk! (Dobrakan)


Karena mendengar suara keras berasal dari dalam ruangan, sontak Utusan tadi dan Wakil Kepala Kesatria Ah Tong yang sedang berjaga di luar ruangan langsung menerobos masuk untuk mengecek situasi.


Ketika mereka melihat Sasuke berada di tengah-tengah ruangan, segera mereka semua langsung waspada dan mengacungkan senjatanya karena mereka tidak ingat bahwa Sasuke ada di dalam sini sebelumnya.


“Mengganggu... keluar sana!” (Sasuke)


Setelah Sasuke berkata seperti itu, dia pun menggunakan Genjutsu pada Wakil Kepala Kesatria dan Utusan sebelumnya bersama para prajurit.


Seketika begitu Xia Yun mengatakan itu, pandangan mata Wakil Kepala Kesatria dan Utusan beserta pada prajurit langsung menjadi kosong dan menurunkan senjatanya.


Lalu berjalan keluar dengan paruh tanpa mengatakan apapun lagi sesuai perkataan Sasuke. Semua orang di ruangan yang melihat hal tersebut sudah pasti tahu bahwa penyebab utamanya adalah Sasuke dan menatap ngeri kearahnya.


Selesai melakukan itu, Sasuke berbalik dan menyuruh Xia Yun berdiri kemudian memegang pundaknya.


Dalam satu kedipan mata, sosok Guru dan Murid tersebut sudah menghilang dari pandangan semua orang.


Tidak lama menghilang dari hadapan semua orang, suara Sasuke kembali terdengar, “Biar aku sendiri yang merawat murid ku, kalian tidak perlu ikut campur!” (Sasuke)


...****************...


★Kasi pendapat kalian tentang novel ini di komentar ya, jika kalian suka, like dan vote beserta berikanlah bintang 5 ya.

__ADS_1


__ADS_2