
Setelah menyatakan hal itu, Xia Yun kemudian menciptakan sebuah tombak panjang di tangan kanannya dan satu lagi yang berukuran pendek di tangan kirinya, keduanya berwarna hitam karena terbuat dari elemen Xia Yun.
Semua orang mempertanyakan atas aksi Xia Yun, mereka tidak pernah melihat gaya bertarung yang seperti Xia Yun lakukan saat ini, termasuk Immortal.
Melangkahkan kaki kanannya kebelakang, sesaat setelahnya, Xia Yun langsung menghilang dari tempatnya berdiri saat ini dalam sekejap mata dan muncul di belakang Immortal.
Task!! (Tusukan)
Arg!!
Immortal terlambat satu langkah dari Xia Yun dan mengakibatkan bahu kirinya tertusuk oleh tombak pendek milik Xia Yun.
Penyebab utama dari berkurangnya kecepatan Immortal adalah Ki, seperti Xia Yun, pada awal pertarungan, Immortal menggunakan Teknik Langkahnya + menambahkan Ki pada seluruh tubuhnya agar mengalami peningkatan yang membuat kecepatannya meningkat.
Tetapi sekarang, Ki miliknya sudah habis, tidak bisa menggunakan Teknik Langkah maupun Skill lainnya, itulah yang membuat jarak antara Immortal dan Xia Yun semakin mengecil.
Slash!!
Di saat Immortal berhasil mendaratkan sebuah tebasan pedang pada Xia Yun, entah mengapa, tubuh Xia Yun langsung berubah menjadi kumpulan asap dan terbang menjauh kemudian kembali berwujud semula, tanpa ada sedikit pun luka.
Cetak! (Menjentikkan tangan)
Tanpa aba-aba, dari jarak 200 meter, muncul banyak asap hitam dari bawah tanah milik Xia Yun yang menutupi lingkungan di sekitar Xia Yun dan Immortal berdiri saat ini, membuat para peserta dan penonton tidak bisa melihat apa yang ada di dalam asap hitam itu.
Immortal segera memutar kepalanya ke kiri dan kanan, berusaha mengetahui apa yang terjadi di sekitarnya saat ini.
Di mata Immortal, semuanya hanya ada kegelapan, bahkan ketika dirinya menciptakan api, tetapi tetap tidak ada cahaya apapun yang muncul dari balik asap hitam ini.
Task!!! (Tusukan)
Tas!! (Darah yang menetes)
Immortal terkejut begitu merasakan ada sesuatu yang menancap di pahanya, mencoba tuk merabanya, seketika tubuh Immortal membeku dan langsung memasang kuda-kuda bertahan menggunakan pedangnya.
“Kau bilang tidak akan menggunakan busur itu S*alan!” teriak Immortal dengan emosi yang meluap.
Setelah berteriak dengan keras, tidak ada balasan apapun dari balik asap hitam ini, membuat perasaan Immortal menjadi tidak karuan, sampai ketika, ada suara Xia Yun yang mengatakan, “Apakah kau b*doh? dalam pertarungan... jangan pernah tuk mempercayai kata-kata musuh mu!”
Ada suaranya tetapi tidak ada sosoknya, membuat Immortal menjadi semakin siaga dan mengutuk Xia Yun sekeras-kerasnya.
Merasakan tidak ada gerak gerik lainnya dari Xia Yun, Immortal dengan cepat mengeluarkan sebuah pill bewarna hijau muda dari cincin penyimpanan dan membuka mulutnya, berniat untuk memakan pill tersebut.
Tusk!!!
Tusk!!!
Tusk!!!
Dari balik asap, muncul 3 buah anak panah bewarna hitam pekat yang mengarah kearah pada mulut, perut dan tangan kiri Immortal yang sedang memegang pill asing tersebut.
Instingnya berkata akan ada serangan yang datang, Immortal langsung melompat kesamping guna menghindari ketiga anak panah Xia Yun.
Wish!!
Ketiga anak panah Xia Yun melesat melewatinya dengan mulus, membuat Immortal sadar bahwa serangan Xia Yun saat ini sudah berhasil di hindari olehnya.
(Kondisi Immortal saat ini mirip seperti orang yang tidak bisa melihat sama sekali ya, itu karena asap hitam ini menutupi pandangannya + mata kiri Immortal juga sudah pecah oleh Xia Yun)
Task!!! (Tusukan)
Arg!!!
Immortal padahal sudah bisa memastikan bahwa dirinya sudah melompat ke samping dan menghindari serangan Immortal sebelumnya.
Tetapi sekarang, secara tiba-tiba ada sebuah anak panah yang menembus mulutnya, membuat ada banyak darah yang menyembur dari balik leher dan mulut Immortal.
Dengan rasa kesakitan yang tiada tara, Immortal segera mencabut anak panah tersebut dari mulutnya.
Serat!! (Panah yang merobek kulit Immortal)
Baru saja Immortal mencabut panah yang mengenai mulutnya, secara tiba-tiba, ada dua anak panah lagi yang melesat dan menembus tangan kiri dan perutnya.
__ADS_1
Belum sempat Immortal mengeluarkan suara, secara tiba-tiba muncul Xia Yun di depannya dan secara langsung menusuk kepala Immortal menggunakan tombak panjangnya tanpa ampun.
Tusk!!!
Sebuah tusukan telak, telah mendarat kearah kepala Immortal tanpa sempat dirinya tuk menghindar, serangan yang seharusnya mampu untuk membunuh Immortal dalam sekejap mata.
“Aku berubah pikiran... jika ku terus bermain, takutnya terjadi sesuatu yang tidak perlu.” (Xia Yun)
Serat!!!
Melihat tubuh Immortal ingin terjatuh, Xia Yun segera menusuk dadanya menggunakan tombak pendek kearah jantungnya lalu membuat Immortal dalam posisi terduduk dengan tombaknya yang masih menyatu pada tubuh Immortal.
!!
“Dasar Monster... matilah dengan tenang!” (Xia Yun)
Xia Yun berkata dengan nada yang kesal ketika melihat bahwa tangan Immortal masih terlihat bergerak, awalnya Xia Yun ingin menghancurkan Immortal menjadi berkeping-keping, tetapi niatnya terhenti dan di ganti dengan seringai yang aneh.
“Daripada mati dengan begitu saja, lebih baik kau menjadi anak bu-” (Xia Yun)
Boom!!!
Baru saja Xia Yun berniat mengubah Immortal menjadi salah satu anak buahnya, tetapi entah bagaimana caranya, tubuh Immortal langsung meledak dan menciptakan sebuah ledakan besar sejauh 500 meter, bahkan menghancurkan asap hitam pelindung milik Xia Yun.
Yang Kai yang melihat ada sebuah ledakan besar dan dampaknya akan mengenai kelompok para peserta dan dirinya, segera melindungi mereka semua menggunakan elemen kegelapan dengan cara menyelimuti semua orang.
Doom!!!
Xia Yun terlempar dengan kuat akibat dampak dari ledakan tersebut, tetapi Xia Yun sempat melindungi dirinya menggunakan Skill Mode Raja Kura-Kura, agar dampak ledakan tersebut tidak mampu melukainya.
“Auh...,” (Xia Yun)
Xia Yun bangkit sembari menghilangkan mode perubahannya dan mulai melihat keadaan sekitar setelah ledakan itu terjadi.
Menoleh kearah kelompok Yang Kai, Xia Yun menemukan bahwa kondisi mereka saat ini aman dan tidak terkena dampak ledakan besar tersebut.
Hah??
[Ini hanyalah belahan dari diriku yang asli, jangan senang terlebih dahulu! semua ini belum berakhir sampai kau mati!]
Itulah yang tertulis dari susunan kobaran api tersebut, hanya dengan membacanya saja, berhasil membuat Xia Yun menjadi memegang kepalanya kepusingan.
Tidak lama, perlahan di dalam dimensi itu mulai memunculkan cahaya yang sangat terang, membuat Xia Yun dan yang lain menutup mata akibat silaunya cahaya tersebut.
[Ding]
[Selamat karena telah berhasil menyelesaikan Misi Misterius]
[Selamat Dari Krisis]
[Hadiah : Mendapat kesempatan untuk meningkatkan versi sistem secara gratis]
[Ding]
[Gagal menyelesaikan Misi Utama]
[Bunuh Sang Immortal]
[Hukuman : Mata Sharingan menghilang dan mata Tuan akan berubah menjadi mata biasa bersamaan dengan hilangnya 10 skill Tuan secara acak]
...****************...
Nah, begini, aku punya sebuah permintaan? bukan sih, tapi ini terserah bagi kalian aja. Kan 10 skill Xia Yun bakal hilang secara acak nih, nah... kalian sebagai pembaca, boleh memilih 1 skill yang ingin kalian hilangin dari Xia Yun.
Jadi kan acak tuh, soalnya bukan aku yang milih, adil jadinya, kalian ga perlu canggung, atau apapun lah, intinya komen aja kok, aku pasti bakal respon.
Batas waktu buat kalian menyampaikan pendapat adalah jam 7 malam ya, setelah itu aku bakal liat skill-skill apa aja yang bakal menghilang kemudian langsung menulis cerita.
[keterampilan/ Skill]
[-Skill Pencaharian]
__ADS_1
[-Skill Gluttony]
[-Skill Langkah Cahaya]
[-Skill Pedang Ganda]
[-Skill Regenerasi Super]
[-Skill Klon]
[-Skill Pembaca Pikiran]
[-Skill Telepati]
[-Skill Energi Bintang Terbatas]
[-Skill Pengendalian Senjata Penuh]
[-Skill Sentuhan Kematian]
[-Skill Pembangkitan]
[-Skill Penyamaran Sempurna]
[-Skill Mata Mangekyou Sharingan]
[-Skill Dekomposisi]
[-Skill Restorasi]
[-Skill Reaksi Emosi]
[-Skill Valhala Gate]
[-Skill Peniadaan Serangan]
[-Skill Penyembuhan]
[-Skill Penguasaan Instan]
[-Skill Pemberhentian Waktu]
[-Skill Teleportasi]
[-Skill Penyerapan Instan]
[-Skill Mode Phoenix]
[-Skill Perubahan Malaikat]
[-Skill Gerbang Hachimon]
[-Skill Naga Penghancur]
[-Skill Pukulan Api membara]
[-Skill Tebasan Bilah Angin]
[-Skill Tapak Es]
[-Skill Ia Shub Niggurath]
[-Skill Kultivasi Aura Bintang]
[-Skill Mode Raja Kura-Kura]
[-Skill Enhance Mode]
[-Skill Author’s Touch]
[-Skill Pembalik Takdir]
__ADS_1