System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 44 - Pasangan Yang Rukun Dan Tidak


__ADS_3

“Xia Yun, apakah kita akan berhenti di desa selanjutnya?” Tanya Zhuge Liang sambil memacu kudanya berdampingan dengan Xia Yun.


“Ya, hari sudah mulai gelap, sebaiknya kita akan menginap saja dulu di pemberhentian berikutnya.” Jawab Xia Yun yang bisa di dengar oleh semuanya.


“Em....Miyuki, maaf jika kau merasa pegal karena kita sudah seharian berkuda dan hanya berhenti satu kali.” Ucap Xia Yun meminta maaf karena merasa tidak enak dengan Miyuki.


“Tidak apa-apa kok, aku juga tidak pernah menaiki kuda jadi aku menikmatinya.” Balas Miyuki sambil melengahkan pandangannya kebelakang dan tersenyum pada Xia Yun karena saat ini Miyuki sedang duduk di depan Xia Yun yang mengendarai kuda.


Berbeda dengan Xia Yun dan Miyuki yang tenang-tenang saja saat menaiki kuda, Yong Tao dan Xin Mei tidak bisa tenang. Yong Tao yang selama perjalanan terus berbicara terus hingga membuat Xia Yun yang jauh pun sedikit jengkel dengan Yong Tao begitu juga Xin Mei yang berada di depan Yong Tao membuat Xin Mei kesal dan menyuruh Yong Tao diam tetapi percuma saja.


“Xia Yun, apakah kita akan segera sampai? apakah di sana ada penginapan? bagaimana jika kita makan setelah memesan kamar?” Begitulah ocehan-ocehan yang di ucapkan oleh Yong Tao.


“Bisakah kau berhenti mengoceh dan fokus berkuda!” Teriak Xin Mei jengkel karena Yong Tao.


“Hm? mengoceh? Xin Mei, aku bukan mengoceh tapi sedang men-.” Jawab Yong Tao kemudian lanjut mengoceh dan itu membuat Xia Yun mengusap wajahnya pelan, Miyuki hanya tersenyum kecut menanggapi pertengkaran dua orang yang terlihat seperti sepasang kekasih itu.


!!


“Oh iya! itu bukan mengoceh tetapi bertanya.” Lanjut Yong Tao dengan lampu bohlam muncul di atas kepalanya.


“Itu sama saja!” Teriak Xin Mei.


“Kenapa kau marah Xin Mei?” Tanya Yong Tao tanpa rasa bersalah sedikit pun dan itu membuat mereka semua menahan tawa yang melihat kelakuan Yong Tao.


“....”


“Xin Mei?” Ulang Yong Tao.


“Yong Ta-” Ucapan Xia Yun yang berniat membicarakan sesuatu terpotong karena Yong Tao.


“Shh....Xin Mei tertidur.” Ucap Yong Tao sambil meletakan jari telunjuk tangan kanannya ke bibir mengisyaratkan untuk tidak berisik.


“Prft, hahaha....” Tawa Xia Yun keras karena tidak tahan menahan tawanya dari tadi begitu juga dengan Miyuki yang ikut tertawa.


“Shh....Sudah kubilang untuk tidak ribut.” Ucap Yong Tao.


"Coba kau lihat dulu dia.” Ucap Xia Yun menghapus air matanya karena tertawa.


Yong Tao yang mendengar ucapan Xia Yun pun mengikutinya dan mengecek Xin Mei, begitu Yong Tao memajukan kepalanya untuk mengintip Xin Mei, Yong Tao melihat mata Xin Mei terbuka dan mengucapkan sesuatu yang membuat Xia Yun kembali tertawa.


“Kau sudah bangun Xin Mei?” Tanya Yong Tao seperti orang bodoh.

__ADS_1


“Prft, hahahaha...” Xia Yun kembali tertawa karena tingkah Yong Tao yang konyol begitu juga Miyuki.


“Ho ho ho....Masa muda memang yang terbaik, kalian terlihat seperti sepasang kekasih, yang satu rukun dan satu tidak.” Ucap Zhuge Liang yang berada di paling belakang mengamati tingkah Xia Yun dan juga Yong Tao.


Miyuki yang awalnya tertawa tiba-tiba wajahnya memerah entah mengapa begitu mendengar ucapan Zhuge Liang, Xia Yun yang sadar kalau dia juga kena ikut merasa sedikit malu takut Miyuki merasa tidak enak karena harus berpasangan dengannya. Xin Mei yang mendengar itu pun sontak langsung membantah Zhuge Liang.


“Hmph jangan harap aku akan bersamanya.” Bantah Xin Mei sambil meletakkan kedua tangannya ke dada dan mendengus kesal.


!!


“Lihat! Desanya sudah terlihat.” Ucap Yong Tao mengabaikan ucapan Zhuge Liang yang seolah-olah masuk kanan dan keluar kiri di telinga Yong Tao.


Xia Yun yang mendengar Yong Tao segera memacu kudanya semakin cepat karena takut Miyuki semakin pegal karena sudah berkuda selama setengah jam hari. Yong Tao dan Zhuge Liang juga ikut memacu kuda mereka menyusul Xia Yun yang sudah melaju duluan di depan mereka.


Setelah memacu kuda mereka sekitar 20 menit, akhirnya rombongan Xia Yun sudah sampai di pintu masuk Desa yang mereka datangi. Di depan pintu masuk Desa itu terdapat plang nama Desa ini yang bertuliskan Desa Teratai. Xia Yun dan yang lain turun dari kudanya memilih untuk berjalan kaki saja, Xia Yun, Zhuge Liang dan Yong Tao menarik kuda mereka berjalan masuk ke Desa.


Waktu rombongan Xia Yun masuk, banyak tatapan yang mengarah ke pada mereka, Xia Yun yang melihat sepasang orang tua yang sedang melihatnya balik menatap keduanya kemudian menundukan sedikit kepala lalu memberikan senyumnya dan lanjut berjalan ke depan. Alasan kenapa rombongan Xia Yun menjadi tatapan dari para penduduk desa hingga pengembara adalah karena penampilan mereka yang bisa di katakan tampan dan cantik, jangan lupa pakai kata sangat untuk melengkapi ketampanan dan kecantikan mereka.


Xia Yun yang tidak tau apakah terdapat penginapan di Desa ini segera bertanya pada System selagi dia berjalan tanpa arah.


“Lily, apakah di Desa ini ada penginapan?” Tanya Xia Yun dalam hati.


Xia Yun pun mengikuti arahan dari System berjalan lurus ke depan dengan Miyuki di samping kanannya dan Zhuge Liang juga Yong Tao bersama Xin Mei ada di belakang.


“Ah! itu dia.” Ucap Xia Yun yang bisa di dengar oleh semuanya kemudian segera berjalan mendekati penginapan yang di maksud oleh System di ikuti oleh Zhuge Liang dan Yong Tao juga Xin Mei dan Miyuki. Pelayan yang melihat rombongan Xia Yun pun mendekati mereka dan menawarkan diri untuk mengantarkan kuda-kuda yang di bawa oleh Xia Yun, Zhuge Liang dan yong Tao. Xia Yun dan yang lain dengan senang hati memberikan pelayan pria yang terlihat baru berumur 12 tahun itu.


Xia Yun segera masuk ke dalam penginapan yang termasuk lumayan bagus walaupun berada di Desa tapi penginapan ini tidak kalah dengan yang ada di Kota. Xia Yun menghampiri meja resepsionis Pria kemudian segera mengatakan mereka memesan lima kamar.


“Saya ingin memesan lima kama-.” Ucapan Xia Yun terpotong karena Miyuki tiba-tiba mengatakan bahwa dia akan satu kamar dengan Xin Mei dan Xin Mei pun menganggukkan kepalanya setuju.


“Xia Yun, Aku dan Xin Mei akan tidur satu kamar karena tidak enak tidur sendirian.” Jelas Miyuki pada Xia Yun.


“Baiklah. Saya ingin memesan empat kamar selama satu malam.” Ucap Xia Yun pada resepsionis kemudian resepsionis itu dengan cepat memilih empat kunci kamar dan menyerahkannya pada Xia Yun


“45 koin perak Tuan Muda.” Jelas resepsionis itu.


Xia Yun yang tidak punya koin lain selain emas hanya bisa memberikan satu koin emas dan itu membuat resepsionis itu terkejut, Xia Yun memberitahu untuk mengambil sisanya karena ingin cepat-cepat istirahat. Xia Yun pun segera membagikan kunci ruangan pada semuanya dan berjalan naik ke lantai dua bukan lantai tiga karena Xia Yun hanya memesan kamar yang biasa saja.


Waktu sudah membagikan kunci kamar, Xia Yun dan yang lain segera naik ke lantai dua, ketika Xia Yun ingin masuk ke kamarnya, Hu Wang yang sedari tadi bersama dengan Zhuge Liang selama perjalanan pun berlari ke arah Xia Yun seolah ingin tidur bersama, Xia Yun pun membuka pintu kamarnya lalu menggendong Hu Wang masuk ke dalam kamarnya.


Zhuge Liang, Yong Tao dan Xin Mei juga Miyuki segera masuk ke kamar mereka masing-masing begitu melihat Xia Yun masuk terlebih dahulu ke kamarnya. Xia Yun meletakan Hu Wang di atas kasur, Xia Yun berniat membersihkan diri terlebih dahulu sebelum keluar mencari makan malam karena waktu sudah menunjukkan jam tujuh malam. Sebelumnya Xia Yun juga sudah memberitahu semuanya untuk makan malam bersama setelah selesai membersihkan diri terlebih dahulu.

__ADS_1


Setelah membersihkan diri, Xia Yun kembali mengenakan pakaiannya yang berwarna putih dan berjalan keluar meninggalkan Hu Wang yang sudah tertidur di atas kasur duluan. Xia Yun mengetuk pintu Zhuge Liang terlebih dahulu kemudian Yong Tao dan para perempuan karena kamar mereka berlima bersebelahan.


Sudah berkumpul semuanya, Xia Yun dan yang lain turun dari lantai dua terus berjalan keluar. Seperti biasa, Xia Yun pasti menanyakan tentang di mana letak restoran yang paling enak di Desa ini pada System yang sudah Xia Yun anggap sebagai google yang serba guna. Xia Yun yang sudah mengetahui di mana restoran yang makanannya enak segera memimpin semuanya ke arah restoran itu.


Kelimanya masuk ke restoran yang di maksud oleh Xia Yun atau lebih tepatnya System dan langsung di sambut oleh Pelayan restoran itu, Pelayan Wanita yang menyambut rombongan Xia Yun terkejut kala melihat wajah-wajah dari tamu yang dia sambut sekarang ini bak dewa dan dewi yang turun dari langit. Pelayan wanita itu segera bersikap profesional mengantarkan rombongan Xia Yun ke meja dan kembali melayani pelanggan yang lain.


Tidak lama, ada Pelayan Wanita lain yang datang menanyakan makanan apa yang akan di pesan oleh rombongan Xia Yun, Pelayan Wanita itu juga terkejut karena melihat rupa dari rombongan Xia Yun, tetapi keterkejutannya bertambah lagi karena Xia Yun memesan semua menu yang ada di restoran ini yang membuat Pelayan Wanita itu terkejut kembali dan segera undur diri untuk memberitahu pesanan rombongan Xia Yun.


Selagi menunggu makanan datang, Yong Tao kembali berulah dengan asik berbicara hingga makanan yang mereka pesan telah datang. Yong Tao yang awalnya asik mengoceh langsung menghentikan ocehannya lalu segera memakan makanan yang datang. Setelah mereka semua selesai makanan, Xia Yun memanggil pelayan sebelumnya dan membayar makanan yang mereka makanan dan langsung keluar dari restoran itu menuju penginapan untuk beristirahat karena besok mereka masih ingin melanjutkan perjalanan.


Keesokan harinya, Xia Yun pun terbangun dari tidurnya langsung beranjak dari kasur lalu membersihkan diri karena akan melanjutkan perjalanan di pagi hari tepat setelah mereka selesai mengisi perut terlebih dahulu. Selesai membersihkan diri, Xia Yun mengenakan pakaiannya yang berwarna putih seperti biasa karena hanya memiliki pakaian itu yang nyaman di pakai oleh Xia Yun.


Xia Yun pun mengumpulkan Zhuge Liang, Yong Tao, Miyuki dan Xin Mei, mereka semua ternyata ini sudah bersiap dari pagi karena waktu Xia Yun mengetuk pintu kamar mereka, mereka langsung keluar tanpa harus Xia Yun menunggu seperti sebelumnya.


Xia Yun kembali mengajak semuanya untuk sarapan di restoran yang mereka kunjungi kemarin karena masakan yang mereka makan enak-enak semua. Seperti biasa, rombongan Xia Yun menjadi pandangan para penduduk desa hingga pengembara tetapi Xia Yun dan yang lain hanya mengabaikannya saja dan tetap fokus.


Beberapa menit berjalan dari penginapan, rombongan Xia Yun sampai di restoran yang mereka datangi kemarin, pelayan wanita yang mengantarkan Xia Yun kemarin melihat rombongan Xia Yun datang segera mengantarkan mereka ke meja. Xia Yun pun kembali memesan semua makanan yang ada dan begitu makanannya sampai, Xia Yun dan yang lain segera mengisi perut mereka.


Setelah selesai mengisi perut, Xia Yun dan yang lain kembali ke penginapan untuk mengembalikan kunci kamar karena mereka lupa sebelumnya sekaligus mengambil ketiga kuda yang mereka titipkan sebelumnya. Xia Yun dan yang lainnya tidak langsung menaiki kuda karena mereka masih ada di dalam Desa, mereka menunggu ketika sudah ada di luar Desa maka mereka menaikinya.


Waktu Zhuge Liang dan Yong Tao ingin menaiki kudanya masing-masing, Xia Yun menghentikan mereka karena ingin melakukan sesuatu terlebih dahulu. Keduanya pun diam mengikuti ucapan Xia Yun. Xia Yun mengeluarkan satu kereta kuda tepat di depan mereka semua dan itu membuat mereka semua terkejut karena kemarin Xia Yun tidak menggunakan kereta itu. Yong Tao yang penasaran pun bertanya tentang pada Xia Yun tetapi dan Xia Yun hanya menjawab kalau dia baru saja membelinya kemarin.


...----------------...


Cukup sampai disini dulu ya....


Ini novel pertama aku jadi harap maklum apabila ada penuturan kata kata yang tidak tepat .


Karena ini pertama kalinya aku menulis Novel.


Jangan lupa kasi saran di komentar apabila ada yang harus aku perbaiki tentang cara tulis atau apapun ya...


Juga bantu like novel ini yah karena mencet tombol like kan tidak sulit hehe


Dan juga buat kalian yang pengen liat ilustrasi-ilustrasi nya bisa liat di ig khusus dan akun FB khusus, karena aku udah gak bakal masukin ilustrasi nya di sini ya...


Ig : System_Ultimate_Skill.


Fb : System Ultimate Skill.


Note: Huruf nya harus sama persis ya....

__ADS_1


__ADS_2