
Flashback off
“Kenapa kalian lama sekali.” Ucap Xia Yun pada Yong Tao dan Zhuge Liang.
“Ha? kita baru berpisah kurang dari setengah jam dan kau bilang lama? apakah kau... ugh.” Balas Yong Tao sambil memberikan tatapan menjijikkan pada Xia Yun.
“Bisakah kau ikuti saja omongan ku! aku bingung ingin bicara apa jadi hanya itu yang bisa aku katakan katak bodoh!!!” Teriak Xia Yun tidak jelas.
“Hehehe bercanda... tenang...” Ucap Yong Tao sambil melambaikan kedua tangannya pelan.
“Hmph!” Balas Xia Yun kemudian menatap pria bertopeng rubah berwarna hitam dan kedua orang yang menggunakan topeng rubah berwarna ungu di dekatnya dengan tajam.
Xia Yun kembali mengaktifkan mata eternal mangekyou sharingan setelah berbicara dengan Yong Tao, Xia Yun menatap ketiga orang itu dengan tatapan yang tajam karena dia sedang ngambek.
Tatapan tajam dari Xia Yun saja sudah membuat mereka bertiga merinding, di tambah dengan mata eternal mangekyou sharingan milik Xia Yun yang terlihat mengerikan karena berwarna merah yang menambah nuansa mengerikan dari Xia Yun.
“Yong Tao, kau silakan lawan mereka, aku hanya ingin melawan ketiga orang ini saja.” Ucap Xia Yun pada Yong Tao.
“Yap! akhirnya giliran aku tampil dengan keren hahaha.” Ucap Yong Tao bersemangat setelah mendengar ucapan dari Xia Yun.
“Hei kalian berempat! lawan kalian adalah aku, merasa senanglah karena tuan muda ini yang akan membunuh kalian.” Ucap Yong Tao sambil menarik kedua pedang yang ada di pinggangnya.
Setelah menarik kedua pedangnya, Yong Tao segera memasang kuda-kuda menyerang, yang awalnya Yong Tao banyak bicara sekarang berubah menjadi pendiam dan serius.
Zhuge Liang yang melihat tuan dan temannya mulai bersiap untuk bertarung juga mulai ikut maju.
“Orang tua ini yang akan melawan kalian berempat.” Ucap Zhuge Liang santai sambil mengipas pelan menggunakan kipasnya.
“Hng! bunuh orang tua bau tanah ini dan segera bantu yang lain!” Ucap seseorang yang menggunakan topeng rubah berwarna ungu memberi tahu pada rekannya.
“Tentu!” Balas rekannya dan mereka berempat mulai melesat ke arah Zhuge Liang yang masih setia mengipas pelan menggunakan kipasnya.
“Kalian bertiga yang akan melawanku.” Ucap Xia Yun dingin pada mereka bertiga.
“Cepat bantu aku membereskan dia.” Perintah pria bertopeng rubah berwarna hitam pada kedua bawahannya.
“Siap!” Balas keduanya serempak mengerti.
Setelah mendapat perintah, kedua orang bertopeng rubah berwarna ungu melesat ke arah Xia Yun dengan cepat bersama pria bertopeng rubah berwarna hitam yang berada di bagian paling depan.
“Langkah kegelapan!” Gumam pria bertopeng rubah berwarna hitam.
Dalam beberapa tarikan nafas, pria bertopeng rubah berwarna hitam sudah muncul di depan Xia Yun dan langsung menebas Xia Yun menggunakan pedangnya seraya menggumamkan skillnya.
“Elemen kegelapan pemisah daratan!”
Gumam pria bertopeng rubah berwarna hitam menebas Xia Yun dari atas ke bawah ketika berada di depan Xia Yun.
Seorang yang menggunakan topeng rubah berwarna ungu yang melihat ketuanya menyerang dari depan akhirnya memutuskan untuk menyerang Xia Yun dari belakang.
__ADS_1
Topeng ungu pun langsung melesat ke belakang Xia Yun dan segera melayangkan skillnya ke arah Xia Yun.
Xia Yun yang sedari tadi memang sudah mengincar situasi seperti sekarang karena bisa membaca pikiran lawannya, jadi Xia Yun memutuskan untuk membiarkan topeng ungu maju terlebih dahulu membelakangi dirinya.
Ketika Xia Yun tau sudah ada satu topeng ungu yang berada di belakangnya, Xia Yun segera menggunakan skill amenotejikara ketika serangan dari pria bertopeng rubah berwarna hitam hampir mengenai dirinya.
Xia Yun segera mengalihkan pandangannya ke arah topeng ungu yang masih melesat ke arah Xia Yun, ketika Xia Yun berhasil melihatnya.
Xia Yun tersenyum kecil dan segera menggumamkan skill miliknya yang bisa di dengar oleh pria bertopeng rubah berwarna hitam dan ungu yang ada d idepan dan belakangnya.
“Amenjotejikara”
Sratt!
Gumam Xia Yun kemudian Xia Yun dengan cepat dia bertukar posisi dengan topeng rubah ungu yang sedang melesat ke arah Xia Yun sebelumnya.
“Uhuk!”
Brukk
“Saudara kesembilan!” Gumam topeng ungu melihat orang yang sudah di anggap saudara sendiri olehnya malah terbunuh di tangannya sendiri.
“B-Bagaimana bisa!!” Ucap pria bertopeng rubah berwarna hitam kaget karena Xia Yun menghilang dari hadapannya dan malah bawahannya yang tiba-tiba muncul di depannya sehingga dirinya yang terkena serangan dari mereka berdua.
Pria bertopeng rubah berwarna hitam segera sadar dari keterkejutannya dan segera menyadarkan bawahannya kemudian kembali menyerang Xia Yun.
Setelah menggumamkan skillnya, Tiba-tiba ada banyak bilah yang berwarna hitam melaju mengarah ke arah Xia Yun dengan cepat.
Xia Yun yang melihat itu hanya terseyum kecil dan mengarahkan tangan kanannya ke arah bilah-bilah yang menuju pada dirinya dengan cepat.
“Gluttony”
Gumam Xia Yun kemudian ada asap yang berwarna hitam ke unguan muncul dari telapak tangan Xia Yun, asap itu berubah bentuk seperti mulut yang besar dan melahap bilah-bilah kegelapan yang mengarah ke Xia Yun dengan mudah dalam sekali gigit.
Xia Yun yang fokus menelan bilah-bilah kegelapan yang mengarah padanya tidak sadar jika di depannya ada satu topeng ungu yang melesat dengan cepat ke arah Xia Yun.
“Elemen ledakan pukulan peledak!”
Ucap topeng ungu ketika Xia Yun sudah berada di depan matanya lalu segera melayangkan sebuah pukulan tangan kanannya ke arah perut Xia Yun.
Ketika pukulannya hampir mengenai Xia Yun, Topeng ungu segera menambah kekuatan dan kecepatannya berniat mengakhiri Xia Yun dengan satu serangan mematikan.
Tetapi hal yang lain terjadi, Pukulan topeng ungu hanya menembus tubuh Xia Yun yang masih berdiri di depannya dengan santai dan tenang.
Topeng ungu terkejut karena pukulannya hanya menembus Xia Yun, bukan hanya dia tetapi pria bertopeng rubah berwarna hitam juga ikut terkejut dengan kejadian ini.
Baik topeng ungu dan pria bertopeng rubah berwarna hitam tidak pernah melihat seseorang yang memiliki skill seperti itu sebelumnya.
“Sudah?” Gumam Xia Yun kemudian menghilang dan muncul di belakang topeng ungu dengan cepat.
__ADS_1
“Ini yang namanya pukulan! dasar bodoh.” Ucap Xia Yun kemudian melayangkan pukulan tangan kanannya ke arah belakang tubuh topeng ungu dengan segala kekuatannya.
Krakk
Boom!!!
Sempat terdengar suara patahan tulang sebelum topeng ungu melayang karena pukulan Xia Yun yang terkena telak di tubuhnya juga dengan kekuatan penuh Xia Yun.
Dalam satu pukulan, Xia Yun berhasil membunuh seseorang yang berada di ranah pendekar kaisar tingkat 9 dengan mudah.
“Sialan! aku harus cepat pergi.” Gumam pria bertopeng rubah berwarna hitam karena takut dengan kekuatan milik Xia Yun.
Pria bertopeng rubah berwarna hitam merasakan Xia Yun berada di ranah pendekar jendral tingkat 4 tetapi dia merasa bahwa Xia Yun tidaklah semudah itu karena bisa mengalahkan seseorang yang berada di ranah pendekar kaisar tingkat 9 dengan satu serangan saja.
“Mau kemana hm?” Gumam Xia Yun yang masih berdiri menatap pria bertopeng rubah berwarna hitam yang berusaha lari darinya.
“Amaterasu!”
Gumam Xia Yun kemudian tiba-tiba muncul api berwarna hitam pada pakaian pria bertopeng rubah berwarna hitam itu.
Karena tau bahwa dia terbakar oleh sesuatu, pria bertopeng rubah berwarna hitam dengan sigap melepaskan pakaiannya tetapi dia tidak sengaja menyentuh sedikit api amaterasu milik Xia Yun.
Pria bertopeng rubah berwarna hitam terkejut karena api hitam tadi tiba-tiba ikut menjalar lewat ke tangannya dan segera merambat ke bagian tubuh yang lain.
Karena apinya sudah menjalar di bagian bajunya, pria bertopeng rubah berwarna hitam segera melepaskan diri dari pakaiannya tetapi percuma karena api amaterasu masih membakar dirinya dengan cepat.
Merasa kesakitan, dia langsung berguling-guling di lantai sambil berteriak-teriak kesakitan karena terbakar oleh api amaterasu milik Xia Yun.
Setelah beberapa saat akhirnya pria bertopeng rubah berwarna hitam mati dengan jasad yang sudah di kremasi oleh api amaterasu milik Xia Yun.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Cukup sampai disini dulu ya....
Ini Novel pertama aku jadi harap maklum apabila ada penuturan kata kata yang tidak tepat .
Karna ini pertama kalinya aku menulis Novel.
Jangan lupa kasi saran di komentar apabila ada yang harus aku perbaiki tentang cara tulis atau apapun ya...
Juga bantu like Novel ini yah karena mencet tombol like kan tidak sulit hehe.....dadah...
Dan juga Buat kalian yang pengen liat ilustrasi-ilustrasi nya bisa liat di IG khusus dan Akun FB Khusus, Karena aku udah gak bakal masukin ilustrasi nya di sini ya...
IG : System_Ultimate_Skill
FB : System Ultimate Skill
Note: Huruf nya harus sama persis ya....
__ADS_1