System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 122 - Pertempuran 3


__ADS_3

Jawaban dari Sistem bagaikan air dingin yang di tumpahkan ke tubuhnya, hal ini membuat Xia Yun menggertak kan giginya kesal dan berusaha menahan sekuat tenaga rasa sakit ini.


“Jika terus seperti ini-” ucapan Xia Yun terhenti begitu mendengar suara dari sistem yang membuatnya sangat senang.


[Ding!]


[Selamat! Tuan berhasil naik level!!]


Karena terlalu banyak spam notifikasi dari sistem, akhirnya pengaturan senyap yang Xia Yun atur menjadi terbuka dan menampilkan pemberitahuan tentang naiknya level Xia Yun.


Karena Xia Yun terlalu fokus bertarung, dirinya sampai lupa dengan hal ini dan segera mengecek statusnya sekarang.


.


.


...[*Status]...


...[Nama : Xia Yun]...


...[Umur : 15 tahun]...


...[Kelamin : Laki-Laki]...


...[LV : Holy Monarch Tingkat 5]...


...[Poin pengalaman : 74.132.000/164.000.000]...


...[Pekerjaan : Alchemist Tingkat 3]...


...[Keterampilan/Skill »]...


...[Elemen : Air, api(Api Pembekuan, Api Phoenix), tanah, angin, cahaya, kegelapan, ruang dan waktu,...


...es, racun dan petir merah]...


...[Senjata : Pedang Night Sky Sword, Pedang Blue Rose Sword, Sabit Dewa Kematian, Full Set Armor Dewa Kematian]...


...[Shop poin : 104.970.000]...


...[Mata uang : 99,699,467 koin emas]...


...[Toko »]...


...[Undian »]...


...[Penyimpanan* »]...


.


.


Mulut Xia Yun langsung terbuka lebar dan tidak bisa berkata apa-apa saat melihat Tingkat Kultivasi dan total Shop Poin miliknya.


Karena Xia Yun membunuh para beast milik Immortal, Level serta Shop Poin miliknya bertambah secara terus menerus tanpa dirinya sadari.


Jadi bisa di katakan, selama dirinya terus membunuh para lautan beast itu, maka kekuatannya akan semakin meningkat, tetapi perlu lebih banyak beast lagi jika dirinya ingin menyaingi kekuatan Sang Immortal.


Terlebih lagi, walaupun saat ini Xia Yun berada di ranah Holy Monarch, tetapi kekuatan murninya belum di olah dan kekuatan dasarnya masih tetap berada di ranah Saint, oleh karena itu kekuatannya masih tidak terlalu banyak berubah karena Xia Yun tidak memiliki waktu untuk memurnikannya.


Jika ingin memurnikannya, sistem mengatakan pada Xia Yun untuk dirinya berdiam diri selama 5 menit dan memfokuskan diri untuk menggunakan Skill Aura Bintang agar kekuatannya murninya menjadi sesuai seperti di Status.


Tetapi apakah Immortal akan duduk manis dan menonton Xia Yun meningkatkan kekuatannya? jawabannya tentu saja tidak.


‘Lily, lakukan undian sebanyak 10 kali!’ batin Xia Yun yang saat ini sedang dalam posisi berlutut.

__ADS_1


[Memotong -10.000 Shop Poin]


[Melakukan undian 5×]


[....]


.


.


[Ding!]


[Mendapatkan Skill Pembalik Takdir]


[Sebuah skill yang bisa membalikkan takdir seseorang]


[Ketika Xia Yun menyerang menggunakan skill ini, walaupun hanya menggunakan panah biasa dan bisa orang lain hindari dengan mudah, tetapi jika skill ini di aktifkan, maka takdir orang tersebut akan berubah dengan cara tidak bisa menangkis panah yang terarah padanya]


[Skill ini hanya berlaku pada senjata panah, terlebih lagi, dalam satu hari, Tuan hanya bisa menggunakannya sebanyak 3×]


[Mendapatkan artefak bernama Mahkota Kaisar ]


[Sebuah mahkota milik salah satu Kaisar Baik bernama Ne’rva]


[Pemilik dari Mahkota ini diberikan penyembuhan yang kuat, memungkinkan luka kritis dan fatal disembuhkan dengan cepat. Cedera ringan dapat dipulihkan dengan mudah, dan bahkan kehilangan banyak anggota tubuh dan hancurnya organ-organ vital seperti jantung dapat dengan cepat disembuhkan selama Pemilik belum mati]


[Mendapatkan Skill Author’s Touch!]


[Sebuah keterampilan Telekinesis yang membuat Tuan memiliki kemampuan untuk menggerakkan sesuatu tanpa harus menyentuhnya]


[Mendapatkan Skill Enhance Mode]


[Sebuah skill yang bisa meningkatkan semua atribut elemen spesial dan kemampuan fisik Xia Yun sebanyak 200% dalam waktu 10 menit]


[Memungkinkan Xia Yun untuk bisa menggunakan sihir dengan Ki sebagai energinya]


[Kenapa ada pekerjaan penyihir di sini? inget lo, ini bukan hanya novel kultivasi biasa..., maksudnya cuma Xia Yun yang punya, orang lain kagak. Inilah keistimewaan dari pekerjaan yang bernama Author:v]


.


.


‘Perbarui status saat ini!’ batin Xia Yun dengan cepat karena dia melihat Immortal akan segera bergerak.


[Mempelajari semua skill]


[Menambahkan pekerjaan]


[....]


[Berhasil memperbarui status!]


Sesaat setelah suara sistem terdengar, Immortal itu langsung menghilang dari pandangan Xia Yun dan tiba-tiba muncul di hadapan Xia Yun Malaikat Api yang berada tidak jauh di depannya.


Slash!! (Suara tebasan)


Buk! (Tubuh yang terjatuh)


Tubuh Xia Yun Malaikat Api terjatuh keatas permukaan pasir dengan sebuah lubang besar yang ada pada bagian tubuhnya, membuat Xia Yun dan yang lain langsung terkejut.


Dengan mudahnya, Immortal itu berhasil membunuh salah satu klon milik Xia Yun lagi dan membuat rasa sakit yang dia alami menjadi semakin menyakitinya.


Arg! (Erangan Xia Yun)


Karena salah satu klon nya terbunuh lagi, Xia Yun sekali lagi merasa sakit tetapi berusaha dirinya tahan sekuat tenaga karena posisi Immortal saat ini masih menghilang dari pandangannya.

__ADS_1


“Kenapa kau berlagak seperti sedang tidak terjadi apa-apa? bukankah kau saat ini merasa kesakitan?” Suara Immortal itu terdengar seperti sedang merasa senang ketika melihat Xia Yun merasa kesakitan.


Xia Yun dan para klon mengabaikan perkataan Immortal dan tetap fokus mencari keberadaannya yang masih tidak di ketahui saat ini.


“Cobalah untuk menghadapi ini sambil melindungi para beban itu, hahaha!!” jelas Immortal itu sembari menciptakan satu buah bola api besar yang besarnya sama persis seperti skill kombinasi milik Xia Yun Api dan Tanah.


Xia Yun Asli dengan cepat meminta Xia Yun Malaikat Angin untuk membawa semua orang terbang menjauh dan setinggi mungkin karena dirinya ingin mencoba menggunakan pekerjaan Penyihir Hitamnya.


Xia Yun Malaikat Angin hanya menganggukkan kepalanya mengerti dan segera menciptakan arus angin berbentuk kapal yang membawa semua klon dan para peserta lalu meninggalkannya sendirian sesuai seperti yang dia minta.


Xia Yun yang melihat Xia Yun Malaikat Angin sudah menjauh, mulai menatap bola api raksasa yang saat ini sedang jatuh mengarah kearahnya dengan tatapan datar tanpa ekspresi.


Mengangkat jari telunjuk tangan kanannya ke depan, perlahan Xia Yun mulai menggerakkan jarinya seperti seseorang yang sedang menulis sembari mengatakan, “Kutuliskan!”


“Semua dimulai dari air.”


“Semua akan kembali menjadi air.”


“Karena air adalah sumber kehidupan dan kematian.”


Xia Yun terus menulis apa yang dirinya sebutkan, terlihat di depannya ada semacam kalimat yang melayang di udara, hasil dari tulisannya.


Immortal dan para penonton menjadi kebingungan ketika melihat aksi Xia Yun saat ini, mereka penasaran, apa yang sebenarnya Xia Yun lakukan di saat bola api raksasa itu masih terus jatuh kearahnya.


“Ibu melahirkan bayi di saat ular menelan bumi.”


“Semuanya mengalir tanpa henti, tanpa terkecuali.”


“Bagaikan perahu yang mengapung di sungai yang mengamuk, dan akhirnya tenggelam.”


"Wahai takdir, begitu kejam dan fana.”


“Namun akan ku pendam sedalam mungkin kekejaman dan ke-fana’an itu.”


“Aku telah lama melupakan wajah ibuku.”


“Tubuhku akan menjadi ular dengan mulut terbuka dan menelan segalanya.”


“Tak kenal puas dan kekosongan kekal.”


“Tak pernah tergenang, kebahagiaan abadi.”


“Segalanya diharuskan untuk kembali mengalir, kembali ke dalam perutku.”


“Ouroboros!!”


Setelah mengucapkan hal terakhir itu, Xia Yun segera memukul permukaan pasir dengan sekuat tenaga dan semakin membuat semua orang kebingungan.


Crack!!!


Wus!!!


Secara mengejutkan, tiba-tiba dari permukaan pasir yang Xia Yun pukul tadi, muncul semburan air yang sangat deras tanpa henti.


Air tersebut terus menyembur sampai-sampai tempat ini yang awalnya adalah lautan pasir, menjadi lautan air dalam waktu kurang dari 1 menit.


Sontak, baik para penonton maupun Immortal, menjadi sangat terkejut ketika melihat sihir Xia Yun yang ini.


Saat ini, Xia Yun sedang berdiri di atas lautan air, menatap kearah bola api raksasa di depannya dengan tatapan yang tenang seperti air.


Tik! (Suara hentakan kaki Xia Yun pada air)


Xia Yun perlahan menghentakkan kakinya satu kali pada permukaan air yang tenang ini, dan tidak lama, air-air ini mulai naik dan berkumpul lalu membentuk diri menyerupai seekor ular raksasa yang besarnya sebanding dengan bola api raksasa milik Immortal itu.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2