
\=\=\=Dibagian Terdalam Hutan Didekat Kota Angin\=\=\=
Terlihat ada tiga siluet yang melesat dengan sangat cepat kedalam hutan, Ketiga siluet itu bergerak dengan sangat cepat hingga tidak bisa di lihat dengan mata telanjang karena sakin cepat nya pergerakan ketiga siluet itu.
Setelah bergerak selama dua menit dalam kecepatan yang sama, Satu sosok yang dipaling depan berhenti di atas sebuah pohon tepat pada dahan pohon itu.
Kedua sosok yang berada dibelakang nya ikut berhenti mengikuti sosok yang berada di depan mereka.
Ketiga sosok itu berhenti dan menatap sebuah bangunan yang lumayan besar yang berada di bagian terdalam hutan itu.
Bangunan bertingkat dua itu berdiri di bagian terdalam hutan yang didekat Kota Angin, Jadi tidak ada yang mengetahui bahwa terdapat bangunan yang besar berdiri di dalam hutan itu.
\=\=\=Didalam Sebuah Ruangan Dibangunan Bertingkat Dua\=\=\=
Didalam ruangan tersebut terdapat meja kotak yang memanjang di tengah-tengah ruangan itu.
Disana ada sembilan orang yang sedang duduk disisi kanan meja dan kiri meja, Masing-masing ada empat orang di sisi meja menggunakan topeng rubah berwarna ungu dan satu orang yang mengenakan topeng rubah berwarna hitam di bagian ujung meja.
“Apakah kalian tahu mengapa aku mengumpulkan kalian semua?” Tanya orang bertopeng rubah berwarna hitam.
“Tidak!” Jawab mereka serempak.
“Seluruh topeng merah kita sudah dibunuh ketika ingin merebut teratai kehidupan” Ucap pria bertopeng rubah berwarna hitam.
“Apa!” Ucap topeng rubah berwarna merah satu.
“Bagaimana bisa!” Ucap topeng rubah berwarna merah dua.
“Aku mengumpulkan kalian semua bertujuan untuk bersama-sama merebut teratai kehidupan yang gagal di ambil oleh para topeng merah” Tegas pria bertopeng rubah berwarna hitam
“Baik!” Ucap mereka serempak sambil menganggukkan kepala.
“Segera bersiap! Kita akan bergerak nanti malam!” Perintah topeng hitam.
Orang-orang yang mengenakan topeng rubah berwarna ungu langsung bangkit dari duduknya dan mulai segera bersiap.
Tetapi ketika mereka semua baru bangun dari duduknya dan berjalan, Ada sesuatu yang menerobos kedalam ruangan itu lewat bagian atap dan itu membuat mereka semua terkejut.
Akibat dari kejadian itu, Banyak asap yang muncul dan sedikit menghalau pandangan para topeng rubah.
Tetapi mereka bisa melihat bahwa di dalam asap itu terdapat tiga siluet yang diam seperti menunggu sesuatu.
Setelah beberapa saat, Asap yang tebal itupun perlahan menghilang dan menampilkan sesosok pemuda yang mengenakan pakaian berwarna putih.
“Hai...Aku datang berkunjung!” Ucap Xia Yun sambil melambaikan tangannya ke arah topeng rubah berwarna hitam dan ungu yang berada di depannya.
Mereka semua sedikit takut dengan sesosok anak muda yang menyerang mereka saat ini, Habisnya bagaimana cara dia bisa masuk dan menerobosk kedalam ruangan rapat mereka tanpa diketahui oleh para anggota Rubah Malam lainnya.
Satu hal yang ada dipikiran mereka adalah ketiga sosok di depan mereka semua yang pasti bukanlah orang yang lemah.
“Semuanya! Bersiap untuk bertempur!” Perintah Pria bertopeng rubah berwarna hitam.
“Kenapa kalian semua ingin menyerang ku hm?” Tanya Xia Yun seperti orang yang tidak tau apa-apa.
“Serang! Tetap waspada padanya!” Perintah pria bertopeng rubah berwarna hitam.
Setelah mendengar perintah dari ketuanya, Mereka berdelapan serempak langsung menerjang ke arah Xia Yun dengan masing-masing senjata mereka seperti pedang, Tombak, Belati, Shotel dan haladie.
Xia Yun yang melihat banyak orang yang melesat ke arah nya hanya menghembuskan nafas pelan sambil menggelengkan kepalanya pelan dan mengatakan....
__ADS_1
“Haih padahal aku hanya ingin berkunjung tapi malah tidak di sambut dengan baik” Ucap Xia Yun kemudian mengangkat kepalanya dan menatap semuanya.
Xia Yun langsung mengaktifkan mata Eternal Mangekyou Sharingan nya ketika menatap orang-orang yang sedang mengarah kearahnya, Sontak pandangan mereka semua langsung bertemu.
Kedelapan orang yang ingin menyerang Xia Yun menatap langsung mata Xia Yun yang sangat aneh dan mengerikan menurut mereka semua.
Tetapi setelah beberapa saat mereka menatap mata Xia Yun, Mereka semuanya seketika tidak dapat bergerak dan langsung diam berdiri seperti patung.
Mereka semua tidak dapat bergerak dan berbicara, Pria bertopeng rubah berwarna hitam yang melihat bawahan nya diam saja seperti patung langsung berteriak menanyai mereka.
"Hei!? Mengapa kalian diam saja!” Tanya pria bertopeng rubah berwarna hitam.
"....”
Melihat bawahan nya hanya diam dan tidak menjawab pernyataan nya, Pria bertopeng rubah berwarna hitam itu hanya terbesit satu hal di pikiran nya bahwa penyebab dari bawahan seperti ini adalah karena pemuda yang berdiri di depannya sekarang.
“Mengapa kalian hanya diam saja? Bukannya dia sedang bertanya pada kalian hm?” Ucap Xia Yun seolah-olah bukan dia penyebab nya tetapi itu terlihat jelas seperti sedang mengejek mereka semua.
“Sial!” Ucap pria bertopeng rubah berwarna hitam langsung melesat ke arah Xia Yun dengan cepat karena jarak antara mereka bedua yang lumayan dekat dan tingkat kultivasi juga jadinya dia bisa dengan cepat muncul di belakang Xia Yun.
Lalu pria bertopeng rubah berwarna hitam itu segera mengayunkan pedang yang ada ditangan kanannya secara horizontal sambil menggumamkan sesuatu...
“Elemen kegelapan tebasan kegelapan!”
Gumam pria bertopeng rubah berwarna hitam itu tapi dapat didengar oleh Xia Yun karena dia tepat berada di belakang Xia Yun.
Ketika tebasan itu hendak mengenai Xia Yun, Xia Yun sedari tadi hanya diam tidak bergerak bahkan untuk mengeluarkan pedangnya saja tidak.
Pria bertopeng rubah berwarna hitam bukannya senang ketika skillnya hampir mengenai Xia Yun tetapi malah menjadi resah.
Perasaan resah pria bertopeng rubah berwarna hitam itu tepat karena waktu tebasan nya hampir mengenai Xia Yun, Xia Yun tiba-tiba menghilang dan muncul dibelakang nya dengan jarak yang sangat dekat.
Xia Yun menggunakan skill langka cahaya nya dengan gesit langsung muncul dibelakang pria bertopeng rubah berwarna hitam itu lalu mengikuti semua gerakan yang dilakukan oleh pria bertopeng rubah berwarna hitam sebelumnya pada Xia Yun.
Tidak lupa Xia Yun menggumamkan sesuatu yang bisa didengar oleh pria bertopeng rubah berwarna hitam di depan nya.....
“Elemen kegelapan tebasan kegelapan!”
Gumam Xia Yun yang berhasil membuat pria bertopeng rubah berwarna hitam itu terkejut dan langsung menghindari serangan itu dengan cara menggunakan skill langkah kegelapan nya dan berhasil menghindari serangan Xia Yun walau tangan kanannya terluka lumayan dalam.
“Wow Kau bisa menghindarinya ternyata!” Ucap Xia Yun kagum sambil mulutnya membentuk huruf O.
Memang Xia Yun pantas untuk kagum karena bagi kebanyakan orang yang memiliki refleks lembat maka sudah dipastikan tubuhnya akan terbelah menjadi dua.
Jadi walau Pria bertopeng rubah berwarna hitam itu masih terluka lumayan dalam di bagian lengan kanannya tapi itu sudah mengesankan karena masih bisa menghindar dari serangan Xia Yun karena refleks nya yang kuat.
“Baiklah! Kalau kau yang menyerang sendiri itu tidak akan asik! Bagaimana jika kalian menyerang ku secara bersamaan!” Ucap Xia Yun lalu kedelapan orang bertopeng rubah berwarna ungu langsung bisa bergerak.
“Ketua! Jangan pandang matanya!” Peringatan dari orang bertopeng rubah berwarna ungu satu.
“Ya ketua! Seperti nya penyebab kami tidak bisa bergerak karena kami bertatap mata denganya” Jelas orang bertopeng rubah berwarna ungu dua membenarkan ucapan temannya.
“Baiklah! Juga kalian berhati-hati lah, Dia seperti nya bisa menggunakan dua elemen cahaya dan kegelapan!” Ucap pria bertopeng rubah berwarna hitam itu yang membuat para bawahan nya terkejut karena penjelasan dari ketua mereka.
“Apa!” Ucap mereka semua serempak karena terkejut.
“Seharusnya kalian melihat ketika dia menghindar dari serangan ku, Dia meninggalkan jejak cahaya ketika dia menghilang, Aku yakin itu adalah skill langkah elemen cahaya, Dan waktu dia menyerang ku, Dia menggunakan elemen kegelapan” Jelas pria bertopeng rubah berwarna hitam itu.
“Sial! Bagaimana bisa dia datang kesini!” Gerutu salah satu dari mereka.
__ADS_1
“Sudahlah! Lebih baik bersiap! Kita akan menyerang dia bersama!” Perintah dari pria bertopeng rubah berwarna hitam.
Mereka semua pun langsung bersiap untuk menyerang Xia Yun dan menunggu aba-aba dari ketua mereka.
“Serang!” Ucap pria bertopeng rubah berwarna hitam dengan keras.
Mendengar ucapan ketua mereka, Semuanya langsung menyerang Xia Yun dengan segala kekuatan yang mereka miliki.
“Hm? Bagaimanapun jika kucoba skill itu?” Gumam Xia Yun.
Mereka semua mengabaikan gumaman Xia Yun dan tetap melesat dengan cepat.
Ketika senjata mereka semua hampir mengenai tubuh Xia Yun dari segala sisi, Xia Yun menggumamkan sesuatu....
“Peniadaan serangan!”
Ketika Xia Yun mengucapkan itu, Terlihat sesuatu yang seperti tembok transparan berwarna sedikit keemasan yang mengelilingi Xia Yun, Segala serangan yang hampir mengenai Xia Yun langsung terpental akibat tembok itu.
Karena tidak bisa menahan nya, Mereka semua ikut terpental dan menghantam dinding ruangan dan mengeluarkan seteguk darah dari mulut mereka.
“Hm? Skill ini rupanya sangat bagus” Gumam Xia Yun sambil menyentuh dagu dengan tangan kanannya seraya menganggukkan kepala tanpa memperhatikan keadaan musuh nya saat ini.
Dengan cepat Mereka semua segera bersiap kembali untuk menyerang Xia Yun.
“Ungu satu! Kami akan menahan dia! Kau segera panggil semuanya kesini!” Perintah pria bertopeng rubah berwarna hitam.
“Baik!” Balas seorang pria yang mengenakan topeng rubah berwarna ungu.
Baru saja dia menyuruh untuk meminta bantuan dan si topeng ungu ingin pergi, Terjadi ledakan dari arah pintu ruangan yang mengejutkan mereka semua.
BOOM!!!
Terdengar suara ledakan dari belakang mereka yang membuat mereka terkejut, Belum puas dengan itu, Ternyata mereka mengetahui orang yang datang dari pintu bukanlah teman mereka melainkan musuh lainnya yang harus mereka hadapi karena mendengar percakapan antara mereka.
“Hei! Kawan! Kami sudah selesai, Biarkan aku bermain lagi, Mereka yang ada disana tidak bisa menerima satupun serangan ku” Gerutu Yong Tao pada Xia Yun karena lawan nya lemah semua.
“Hohoho Aku bahkan belum berkeringat Xia Yun” Ucap Zhuge Liang.
Flashback On
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Cukup sampai disini dulu ya....
Aku gak tau kenapa dalam dua hari ini proses review nya lama, Tapi aku tetap lanjut nulis walau gak tau kapan baru lolos review dari MT nya ya maaf kalau kalian yang nungguin up, Aku udh nulis tapi belum selesai di review aja kok, Aku bakal usahakan up tiap hari kok. Bye semua
dan satu lagi maaf kalo ada typonya di chapter ini karena aku gak sempat baca dulu karena kecapean banget dan pengen langsung tidur.
Ini Novel pertama aku jadi harap maklum apabila ada penuturan kata kata yang tidak tepat .
Karna ini pertama kalinya aku menulis Novel.
Jangan lupa kasi saran di komentar apabila ada yang harus aku perbaiki tentang cara tulis atau apapun ya...
Juga bantu like Novel ini yah karena mencet tombol like kan tidak sulit hehe.....dadah...
Dan juga Buat kalian yang pengen liat ilustrasi-ilustrasi nya bisa liat di IG khusus dan Akun FB Khusus, Karena aku udah gak bakal masukin ilustrasi nya di sini ya...
IG : System_Ultimate_Skill
__ADS_1
FB : System Ultimate Skill
Note: Huruf nya harus sama persis ya....