System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 121 - Pertempuran 2


__ADS_3

Crack!!!


Roarrr!


Duar!!!


Arg!!!!


Tim 1 juga begitu, ketika mereka semua sadar, serangan tersebut sudah menghancurkan para pasukannya dengan mudah, dan sisa dari serangannya pun ternyata berhasil mengenai para peserta.


Walaupun mereka hanya terkena sedikit dari serangan Immortal itu, tetapi karena tingkat kultivasi mereka yang terkesan rendah, oleh sebab itu para peserta langsung tumbang dan pingsan karena tidak tahan lagi.


Para pasukan Xia Yun yang hancur akibat menahan serangan Sang Immortal itu tidak kembali pulih dan akan menghilang dari bayangan Xia Yun, dengan kata lain, mati sepenuhnya.


Sekarang pasukan yang Xia Yun miliki hanyalah kedua iblis wanita yang sebelumnya, kenapa Xia Yun tidak mengeluarkan mereka? itu karena mereka adalah Ras Iblis, dirinya tidak ingin menimbulkan masalah lainnya, jadi oleh karena itu Xia Yun tidak mengeluarkan mereka.


Xia Yun yang tahu akan hal itu segera memutuskan Xia Yun Mode Malaikat Angin untuk mundur dan fokus melindungi para peserta, sementara dirinya yang lain akan terus bertarung


Xia Yun Asli yang terlambat untuk menggunakan skill perpindahan langsung mendengus dan menatap kesal kearah Sang Immortal yang saat ini sudah memegang senjatanya yang berupa tombak bewarna emas dengan bilah nya yang berwarna biru.


“Dan juga aku ingin menyatakan sesuatu yang baru saja aku putuskan,” ucap Immortal itu membuat Xia Yun menyipitkan matanya.


“Jika kau mati di sini, maka orang-orang yang ada di tempat sebelumnya juga akan ikut terbunuh!”


Hahahaha!!!!!


Para penonton yang ada di Stadion langsung merasa sangat terkejut begitu tahu bahwa nasib kehidupan mereka saat ini ada di tangan Xia Yun setelah mendengar pernyataan Sang Immortal.


Seketika semua orang langsung memberontak marah tetapi tidak bisa karena tubuh mereka sedang di tahan oleh kabut hitam milik Immortal.


“Anak Muda itu tentunya tidak akan bisa membunuh aku dengan tingkat kekuatannya yang rendah, jadi dengan ini kalian sudah pasti akan mati! teruslah berusaha lalu putus asa lah hahaha!!!”


“Berbahagialah kalian, karena kalian tidak akan mati dengan percuma, kekuatan kalian.... akan aku manfaatkan dengan baik!”


Ketika sedang berusaha membebaskan diri, tiba-tiba suara Immortal itu terdengar dan mengatakan hal yang membuat semua orang putus asa dengan nada yang terdengar mengejek.


Setelah mengatakan itu, tiba-tiba sosoknya menghilang dan muncul di belakang Xia Yun Asli sembari membisikkan, “Kau yang asli, kan?”


Xia Yun Asli sangat terkejut begitu mendengar bisikan dari Sang Immortal, malahan bukan hanya itu, kecepatannya juga, tidak sampai 1 tarikan nafas, dirinya bisa sampai di belakang Xia Yun tanpa sempat dirinya bereaksi.


Slash!!


“A-apa....” (Xia Yun)


Belum sempat lagi Xia Yun ingin membalas bisikan Immortal, secara tiba-tiba, Immortal itu segera menusuk perut Xia Yun menggunakan tombaknya dan melemparkannya kearah Xia Yun Malaikat Angin dengan cepat.


Doom!!


Karena mereka memang memiliki perbedaan tingkat kekuatan yang teramat jauh, Xia Yun tidak mampu melakukan perlawanan balik dan hanya pasrah ketika tubuhnya terlempar sampai di tahan oleh Xia Yun Malaikat Angin.


Bug!


“Kau baik-baik saja?” tanya Xia Yuk Malaikat Angin.


“Matamu!!” balas Xia Yun Asli sembari berdiri dan menggunakan Skill Penyembuhan untuk menyembuhkan lukanya dan para peserta yang ada di belakang mereka berdua.


Karena skill penyembuhan Xia Yun, kini luka para peserta sudah sembuh, walaupun luka para peserta saat ini sudah sembuh, tetapi mereka tetap belum sadarkan diri dan masih dalam kondisi pingsan.


Alis Sang Immortal nampak berkedut saat dirinya melihat Xia Yun bisa menyembuhkan luka-luka para peserta dan dirinya sendiri.

__ADS_1


Berpikir bahwa ini tidak akan selesai jika terus seperti ini, Immortal segera melesat kearah Xia Yun asli dan melancarkan serangan lainnya.


Xia Yun Phoenix, Cahaya, Kura-Kura dan Sasuke yang melihat hal itu, langsung muncul di depan Sang Immortal dan menghalangi aksinya.


Sang Immortal tersenyum mengejek kearah Xia Yun lalu segera menghadapi ketiga klon Xia Yun dan Sasuke terlebih dahulu karena dirinya berniat untuk bermain-main.


Ketiga klon Xia Yun dan Sasuke segera bergerak dan saling bertukar serangan bersama Sang Immortal dengan sengit, bahkan saking sengitnya, pertarungan kelimanya saat ini tidak bisa di tonton oleh orang lain akibat begitu cepatnya gerakannya.


Saat ini para penonton hanya bisa menonton sambil ternganga ketika melihat pertandingan sengit Xia Yun dan Sasuke melawan Immortal.


[Tim 2]


“Elemen Angin : Pusaran Angin Pelindung!”


Xia Yun Malaikat Angin menggunakan kekuatannya untuk membuat sebuah pelindung bagi para peserta yang saat ini sedang pingsan sembari menembakan banyak peluru angin dari jarak jauh untuk membantu Xia Yun yang berada di Tim 2.


Xia Yun Asli yang melihat bahwa Tim 1 sedang berhadapan dengan Immortal langsung memanfaatkan kesempatan ini untuk menghabisi para beast yang di lawan oleh Tim 2 secepat mungkin kemudian membuat semua klon melawan Sang Immortal.


“Elemen Es : Cocytus!”


Setelah memutuskan hal tersebut, segera Xia Yun melancarkan serangan berupa naga es yang besar dari elemen es miliknya, naga es tersebut kemudian terjun ke tengah-tengah lautan beast lalu meledak dan membekukan semua beast yang ada di sekitarnya.


Tidak berhenti sampai di sana, Xia Yun Asli juga menggunakan Susano’o dan ikut terjun ke medan pertempuran dengan cara menebas habis para beast-beast yang ada dengan sosok Susano’o raksasanya.


Sekali ayunan dari Susanoo’o Xia Yun, bisa membunuh lebih dari ribuan beast tingkat 1 hingga 12, belum lagi, celurit Xia Yun di lapisi oleh Api Pembekuan miliknya yang dimana adalah gabungan dari Api Tulang Beku dan Amaterasu.


Jadi walaupun tidak terkena secara langsung, asal terkena sedikit percikan apinya, maka beast itu akan langsung mati.


Waktu Xia Yun sedang asik membantai para beast, tanpa sengaja dirinya mendengar seruan dari Xia Yun Malaikat Api dan Tanah saat keduanya sedang melakukan skill kombinasi.


“Elemen Tanah : Tumpukan Tanah Raksasa!”


“Skill Kombinasi : Meteorit Raksasa!”


Beberapa saat setelah keduanya melakukan skill kombinasi, tiba-tiba ada sebuah meteorit raksasa yang di bungkus oleh kobaran api besar muncul dari langit dan terus turun kearah para beast.


Ukuran dari meteorit itu 100× lebih besar dari pada Susanoo’o Xia Yun saat ini, yang dimana membuat para beast dan penonton menjadi merinding untuk sesaat ketika mereka melihat meteorit itu.


Doom!!!


Ledakan besar terjadi begitu meteorit itu menghantam tanah dan menggeprek habis para beast yang ada di bawahnya, akibat dari benturan itu, tercipta sebuah gelombang angin panas yang sangat kuat menerpa seluruh ruang itu saat ini.


Xia Yun Asli segera mundur dan berkumpul bersama kelima klon Tim 2 yang saat ini sedang bersama-sama menahan dan melindungi para peserta dari gelombang serangan.


Saat dirinya tiba, Xia Yun segera memasang badan menggunakan Susano’o agar bisa melindungi para klon dan peserta.


Beberapa saat setelah hilangnya gelombang panas tersebut, akhirnya Xia Yun menghilangkan wujud Susano’o miliknya dan langsung merasa terkejut ketika melihat jumlah dari para beast yang ada saat ini sudah berjumlah sekitar 4 juta saja dari yang awalnya berjumlah 10 juta.


“Sepertinya ini akan....”


Doom!!


Belum sempat Xia Yun menyelesaikan kata-katanya, Sasuke secara tiba-tiba terlempar jauh kearah mereka dengan seluruh tubuh yang terluka.


Xia Yun Hachimon segera membantu Sasuke berdiri sementara Xia Yun Asli langsung menyembuhkan luka-luka nya.


Saat mereka sedang menolong Sasuke, kali ini Xia Yun Mode Raja Kura-Kura yang terjatuh dari langit tidak jauh dari depan mereka, melihat hal itu, langsung saja Xia Yun Malaikat Api bangkit dan ingin membantunya, tetapi gerakannya segera berhenti.


Doom!!!

__ADS_1


Arg!!


Xia Yun Raja Kura-Kura langsung batuk darah ketika Sang Immortal terbang dari langit dan menginjak tubuhnya dengan kuat, bahkan bisa terdengar suara tulangnya yang patah akibat injakan itu.


“Sangat lemah...,” ucap Immortal dengan tangan kiri dan kanannya yang mencekik leher Xia Yun Phoenix dan Cahaya.


Keduanya kini terlihat sedang berusaha untuk membebaskan diri dari cekikan Immortal dengan cara terus menerus menyerangnya, tetapi sayang, semua usaha keduanya gagal dan malah membangkitkan kemarahan Immortal.


“Bisakah kau diam!?” bentak Immortal sambil menoleh kearah Xia Yun Malaikat Cahaya.


“Apakah kau pikir aku akan di-” (Xia Yun Malaikat Cahaya)


Crack!!!!!


Belum sempat Xia Yun Malaikat Cahaya membalas bentakan Immortal, tanpa ampun, Sang Immortal langsung membunuhnya dengan cara mematahkan leher Xia Yun Malaikat Cahaya.


!!


Xia Yun dan juga para penonton langsung terkejut begitu melihat Sang Immortal itu dengan mudahnya membunuh Xia Yun Malaikat Cahaya.


Seluruh tubuh Xia Yun Malaikat Cahaya langsung melemas dan matanya mulai tertutup, sembari perlahan seluruh tubuhnya mulai berubah menjadi debu lalu menghilang di tiup angin.


“Arg!!!!!!” Xia Yun Asli langsung berteriak kesakitan sembari tertunduk dengan satu kaki menyentuh tanah begitu Xia Yun Malaikat Cahaya terbunuh.


Bisa terlihat dengan jelas bahwa saat ini Xia Yun sedang merasa tersiksa dan juga kesakitan saat salah satu klon nya terbunuh.


Yang Xia Yun rasakan saat ini adalah salah satu kelemahan dari Skill Klon, apabila dirinya membuat banyak klon ataupun klon nya mati, maka rasa sakit yang dirinya akan terima akan lebih sakit.


Hal itu cuma terjadi pada Xia Yun Asli, untuk para klon nya, mereka tidak merasakan apa-apa seolah memang tidak terjadi apapun pada tubuh mereka.


Ketika menyaksikan hal itu, kini para penonton sadar bahwa Xia Yun yang sedang berteriak kesakitan saat ini ialah sosok sebenarnya dari ke-9 Xia Yun yang ada.


Eits! kenapa di katakan 9 sosok? itu karena 1 orang lagi menyamar jadi Sasuke, jadi orang lain tahunya Xia Yun itu ada 9. Padahal yang sebenarnya itu ada 10 Xia Yun, karena salah satu darinya menyamar, jadi dikatakan lah ada 9 Xia Yun.


Melihat Xia Yun berteriak dengan sangat keras karena kesakitan, membuat Yong Tao, Zhuge Liang dan grup Duan Feng menjadi sangat geram dan memberontak sekuat tenaga untuk membantu Xia Yun.


“Jika kalian tidak ingin mati, maka berusahalah sekuat tenaga untuk bebas dari kabut terkutuk ini dan cari cara untuk membantu Xia Yun supaya diri kalian tidak terbunuh!” Yong Tao berteriak dan membangkitkan semangat semua orang untuk tetap berjuang mencari cara untuk membantu para peserta agar bisa selamat.


Akibat perkataan Yong Tao, semua orang langsung bekerja keras untuk membebaskan diri dari kabut hitam ini dan di balas dengan tawa’an dingin oleh Immortal.


Setelah membunuh Xia Yun Malaikat Cahaya, Immortal itu langsung menoleh kearah Xia Yun Mode Phoenix sembari tersenyum mengerikan.


Xia Yun Asli dan para klon yang sadar, langsung melesat secepat mungkin kearah Immortal karena mereka tahu maksud dari senyuman itu.


Crack!!


Lagi-lagi, baru saja bergerak setengah langkah, Xia Yun Mode Phoenix langsung di bunuh oleh Immortal itu dengan cara yang sama, bahkan kali ini terlihat jelas pada aksinya yang nampak santai seolah sedang meremas kertas ketika mencekik leher Xia Yun Mode Phoenix.


Belum puas dengan hal itu, segera Sang Immortal mengambil tombaknya dan menusuk berkali-kali kearah jantungnya Xia Yun Mode Raja Kura-Kura, membuat dirinya langsung mati seketika.


Karena 2 klon Xia Yun mati, kali ini rasa sakit yang Xia Yun rasakan menjadi semakin menjadi sampai-sampai membuatnya sampai tertunduk lemas di atas permukaan pasir dengan matanya yang memerah.


‘Lily, cepat beli obat Penghilang Rasa Sakit!’


Xia Yun sudah tidak tahan lagi sampai berniat membeli sesuatu dari sistem dan jawaban dari sistem langsung membuatnya sangat kecewa.


[Percuma jika Tuan membeli obat itu karena hanya akan berguna pada luka fisik]


...****************...

__ADS_1


Oke sip, dahan dulu ya, ngantuk. Besok lanjut lagi.


__ADS_2