System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 62 - Perasaan Tidak Enak Dan Rencana Ras Iblis


__ADS_3

“Hoam..., aih, padahal aku masih ingin tidur...,” gumam Xia Yun sembari mengencangkan otot-otot tubuhnya kemudian segera bangun perlahan agar Hu Wang tidak terbangun lalu Xia Yun langsung membersihkan dirinya. Xia Yun yang sudah membersihkan diri segera mengenakan pakaian khasnya yang bewarna putih lalu berjalan keluar kamar.


Sebas yang melihat Xia Yun keluar dari kamarnya pun segera mendekati Xia Yun kemudian memberitahu kalau sarapan sudah siap, “Tuan, makanan sudah siap, Tuan makanlah terlebih dahulu.”


“Ya, sekali lagi ingatkan lah pada semuanya, aku tidak memaksakan kalian untuk terus bekerja.”


“Baik, saya ingin melanjutkan pekerjaan saya terlebih dahulu,” jawab Sebas kemudian berbalik lalu turun ke lantai satu meninggalkan Xia Yun.


Xia Yun yang melihat Sebas turun ke lantai satu pun juga ikut turun ke lantai satu karena ingin mengisi perut terlebih dahulu sebelum pergi ke turnamen pemuda, saat Xia Yun sampai di ruang makan, Xia Yun sudah melihat semuanya duduk di ruang makan menunggu dirinya, melihat itu, Xia Yun segera mempercepat langkahnya lalu ikut duduk kemudian mengajar semuanya untuk mulai makan karena turnamen pemuda akan di lakukan jam 10 sementara saat ini jam 9 yang dengan kata lain, waktunya hanya tersisa satu jam saja.


Saat semuanya sedang makan bersama, Miyuki bertanya pada Xia Yun apakah dia akan pergi ke tempat turnamen sekarang apa tidak, “Xia Yun, apakah setelah makan kau akan langsung pergi ke tempat turnamen?”


“Ya, memang kenapa?”


“Kalau begitu bisakah kita pergi bersama? aku ingin menonton pertandingan mu,”


“Hm? boleh.”


Setelah semuanya selesai makan, Xia Yun langsung pergi bersama yang lainnya karena mereka juga ingin menonton turnamen pemuda itu lagian semuanya tidak memiliki kegiatan apapun jadi lebih memilih untuk menonton turnamen saja.


Selama perjalanan...Seperti biasanya, ke-lima sosok itu menjadi perhatian orang-orang yang melihat mereka karena paras ke-limanya yang tidak manusiawi, Xia Yun dan yang lainnya berjalan menuju bagian barat Kota yang di gunakan sebagai tempat berjalannya turnamen setelah bertanya pada seorang pedagang makanan, berjalan selama 20 menit sambil berhenti untuk membeli camilan saat menonton turnamen, akhirnya mereka semua sampai di bangunan yang terlihat seperti (Stadion) ya anggap aja kayak Stadion buat nonton bola yang banyak kursi terus ada lapangan luas tapi lapangan itu lantainya batu bukan tanah dengan sedikit naikan kek panggung gitu deh.


Xia Yun dan yang lainnya berpisah dengan Xia Yun menuju pintu masuk khusus peserta lalu rombongan Yong Tao, Zhuge Liang, Miyuki dan Xin Mei masuk lewat pintu bagian penonton, Xia Yun yang melihat mereka semua sudah masuk kemudian segera masuk juga ke arah pintu masuk khusus untuk peserta.


Tetapi baru saja dirinya ingin berjalan, terdengar suara seseorang yang seperti memanggilnya jadi wajar saja Xia Yun menolehkan pandangannya dan melihat ada seorang Pemuda yang memakai pakaian bewarna pink dengan kipas yang senada dengan pakaiannya berlari kecil ke arah Xia Yun sembari melambaikan tangannya, di belakang Pemuda itu terlihat ada rombongan yang memakai pakaian yang sama yaitu pakaian yang bewarna biru muda dengan lambang gunung bewarna putih di bagian dada dan punggung mereka tetapi ada beberapa di rombongan itu yang memakai pakaian yang sama tetapi memiliki warna biru tua sebanyak tiga orang.


“Hei! Xia Yun! tunggu.”


‘Kenapa Lelaki Setengah Wanita ini tahu namaku? lalu kenapa dia mendekatiku?’ Batin Xia Yun kebingungan tetapi wajahnya tetap tenang.


“Kenapa kau tahu namaku?”


“Seharusnya kau tau latar belakangku kan...Jadi tidak usah banyak tanya dan ayo kita masuk!” Jawab Pemuda itu santai kemudian menarik tangan Xia Yun menuju pintu masuk khusus peserta mengabaikan tatapan orang-orang sekitar yang menatap mereka berdua.


Rombongan Pemuda tadi pun ikut menatap keduanya pergi lalu terlihat seorang Pria Paruh Baya berambut biru muda yang menggunakan pakaian yang sama seperti rombongan itu tetapi dengan warna yang berbeda yaitu biru tua, Pria Paruh Baya itu menghela nafas berat sambil menggelengkan kepalanya menatap Pemuda Baju Pink yang bersama Xia Yun tadi sembari mengatakan sesuatu kemudian di balas oleh kedua orang Pria Paruh Baya berambut hitam di belakangnya, “Haih....Kapan kelakuannya bisa berubah, hanya dialah satu-satunya harapanku nanti untuk meneruskan posisiku.”


“Bersabarlah Ketua, saya yakin dikemudian hari sikap Tuan Muda pasti akan berubah.”


“Itu benar Ketua, saat ini Tuan Muda masih anak-anak, jadi sikapnya yang seperti ini memang wajar.”


“Wajar dari mananya...Apakah wajar bagi seorang Lelaki yang gagah menyukai warna merah muda? kemudian tingkahnya yang modis itu apakah normal bagi seorang lelaki untuk seusianya?”


Balas Sosok Lelaki Rambut Biru yang diketahui sebagai Kepala Sekte Es Abadi, mendengar balasan dari Ketua mereka, keduanya hanya terdiam tidak menjawab karena balasan dari Ketua mereka itu membuat mereka merasa (K.O) sehingga tidak bisa menjawabnya dan mulai mengikuti Ketua mereka ke arah tempat duduk khusus penonton setelah meminta tiga orang pemuda dari sekte mereka masuk ke pintu khusus peserta.


Setelah masuknya rombongan Sekte Es Abadi, terlihat rombongan orang-orang yang mengenakan pakaian bewarna ungu dengan selendang pada masing-masing orang, dan yang paling penting, isi dari rombongan yang berjumlah tujuh orang itu semuanya adalah perempuan! pakaian yang mereka kenakan bewarna ungu dengan lambang seorang perempuan di punggung mereka dan juga mereka memakai selendang, ada empat perempuan yang mengenakan selendang bewarna putih, lalu dua perempuan bewarna ungu, dan satu bewarna merah muda. Dan salah satu dari empat perempuan yang mengenakan selendang bewarna putih itu adalah Si Loli yang Xia Yun lihat! rata-rata

__ADS_1


tiga orang perempuan yang mengenakan selendang putih itu bisa di perkirakan berumur 17 tahunan dan ada yang 18 tahun, dan Si Loli itulah yang berbeda, yaitu berumur 14 tahun! (tinggi Si Loli itu sekitar 110 cm).


Si Loli tadi (penampilan Si Loli itu rambutnya bewarna coklat biasa, panjang rambutnya sampai sepinggang ) berhenti kemudian mengatakan sesuatu pada perempuan yang mengenakan selendang bewarna merah muda lalu perempuan itu membalasnya sambil mengelus rambutnya pelan, “Bu, aku akan pergi duluan saja.”


“Pergilah duluan, ibu sangat menantikan penampilanmu...”


Setelah mendengar jawaban dari perempuan yang di sebut ibu olehnya, Si Loli itu pergi menuju pintu masuk khusus peserta di ikuti oleh ketiga perempuan dengan selendang putih di belakangnya. Perempuan dengan selendang bewarna merah muda setelah menatap anaknya yang merupakan Si Loli itu menjauh segera berkata pada dua perempuan yang ada di belakangnya dan membuat kedua perempuan yang ada di belakangnya menjadi serius, “Tidak tahu mengapa, aku memilki perasaan yang tidak baik hari ini, segera kirim beberapa anggota sekte kita untuk mengawasi para peserta sekte kita yang ikut.”


“Baik Ketua!” Jawab kedua perempuan yang ada di belakangnya lalu salah satu perempuan itu menghilang dan hanya menyisakan Sang Ketua Sekte bersama Tetua Sekte, kemudian segera keduanya masuk ke arah pintu masuk penonton.


Orang-orang yang melihat rombongan dari Sekte Selendang Dewi merasa terkejut begitu mendengar dua Tetua tadi menyebutkan kata Ketua pada Perempuan Selendang Merah Muda, mereka semua yang ada di sana tahu kalau Kepala Sekte atau Ketua Sekte dari tiga sekte besar termasuk Sekte Selendang Dewi itu adalah sosok-sosok yang sudah berusia tua, tetapi apa yang baru saja mereka lihat? sosok yang mereka tahu sebagai seorang Ketua Sekte dari Sekte Selendang Dewi seharusnya adalah perempuan yang sudah tua, tapi sekarang yang ada di depan mata mereka sekarang? bukannya tua tapi sosok Ketua Sekte yang seharusnya (tua) itu terlihat sangat cantik, bisa di lihat kalau penampilannya seperti seorang perempuan yang berumur 20 tahunan!


Setelah Kedatangan rombongan dari Sekte Selendang Dewi, akhirnya datang rombongan Sekte Lahar Surgawi yang semuanya mengenakan pakaian serba merah terang dan tua dengan warna merah terang di bagian badan dan kakinya, lalu warna merah tua di bagian lengannya, di bagian punggung dan dada pakaian mereka, terlihat ada garis yang seperti arus air sebanyak satu garis hingga tiga garis, tiga orang pemuda yang berada di bagian paling belakang memiliki satu garis di pakaian mereka, lalu dua orang pria yang terlihat berumur 20 hingga 30 tahunan memiliki dua garis pada pakaian mereka, lalu ada juga seorang Pria Paruh Baya bertubuh kekar tetapi tertutup oleh pakaiannya tetapi gambaran tubuhnya yang kekar tidak bisa di tutupi oleh pakaiannya sehingga orang lain bisa melihat bentuk otot yang ada di balik pakaian itu dengan jelas walau tertutup oleh pakaiannya.


Sosok Pria itu terlihat memiliki tiga garis pada punggung dan dadanya yang berarti sosok itu memiliki tingkatan yang paling tinggi di antara semuanya atau tepatnya sosok itu adalah Ketua Sekte dari Sekte Lahar Surgawi! sosok Pria Paruh Baya itu berhenti berjalan kemudian berbalik ke belakang lalu mengatakan sesuatu pada tiga orang pemuda yang sontak membuat semuanya merasa bersemangat, “Dengarkan ini, jika kalian bisa menjadi juara satu pada turnamen kali ini maka apapun hal yang kalian inginkan selama itu ada di sekte maka akan aku kabulkan kecuali perempuan! dan juga kalian akan mendapatkan bonus lainnya.”


“Yes!!!


“Ketua memang yang terbaik!!”


“Hmph! tentu saja aku akan memenangkan turnamen yang tidak menyenangkan ini, ah! maksudnya sedikit menyenangkan ini....Hehehe” Jawab Pemuda Berambut Merah dengan ikat kepala warna merah di dahinya sambil menyatukan tinjunya seraya memperlihatkan senyuman licik (ini adalah Pemuda Sombong yang ada di chapter sebelumnya)


Setelah mendengar ucapan dari Ketua Sekte mereka, dengan sangat bersemangat, semuanya berlari memasuki tempat peserta kecuali Pemuda Sombong sebelumnya yang berjalan dengan santai. Setelah melihat para pemuda tadi pergi, Ketua Sekte Lahar Surgawi juga mengajak para Tetua yang ada di belakangnya masuk (jumlah rombongan mereka ada enam orang).


......................


“Apakah informasi itu memang benar?”


“Ya, itu tidak di ragukan lagi Nyonya!”


“Tapi hari ini adalah hari terakhir untuk mengambil (itu) sebelum bulan purnama, dan hari ini kebetulan sekali di Ibu Kota sedang berlangsung turnamen pemuda yang tempat ujian pertamanya adalah....”


“Hutan tempat (itu) berada bukan?”


“Benar sekali Nyonya!”


“Kita tidak bisa menunggu sampai malam hari atau sore hari, karena untuk mencari (itu) memerlukan waktu yang sangat lama.”


“Kita harus mencarinya sekarang, kumpulkan semua ras kita lalu suruh beberapa orang untuk membangun formasi pengunci untuk mengunci seisi hutan agar para orang-orang tua di sana tidak menganggu kita, untuk para peserta yang mengikuti turnamen bunuh saja! tingkat kultivasi mereka tentunya rendah jadi menghabisi semuanya sangat mudah bukan?”


“Siap Nyonya! hamba undur diri!” Jawab Pria Muda itu kemudian berdiri lalu menghilang begitu saja dari dalam ruangan itu.


Setelah sosok Pria Muda itu menghilang, batu hitam yang awalnya terlihat biasa saja itu, tiba-tiba mengeluarkan cahaya dan kembali meredup dan dari batu itu memperlihatkan sosok Pria Berambut Putih Sebahu, Perempuan Rambut Hitam sebelumnya segera melaporkan tentang (itu) pada sosok Pria pada batu itu, “Lapor Tuan, (itu) yang Tuan cari berada di hutan di dekat Ibu Kota dan saya saat ini sedang bersiap untuk mengambilnya.”


“Bagus! aku akan meminta Xue Rui untuk membantumu, kalian harus mendapatkan (itu), jika kalian bisa mendapatkannya maka bisa di pastikan ras iblis akan menjadi ras yang paling mendominasi di Benua Langit ini!” ucap Pria Rambut Putih itu senang.

__ADS_1


Setelah mengatakan itu, batu yang digunakan untuk mereka berbicara kembali meredup dan terlihat seperti semula, perempuan rambut hitam sebelumnya segera pergi dari ruangan itu untuk menyiapkan rencananya.


......................


Di pegunungan yang menjulang tinggi ada tiga sosok yaitu satu orang pemuda dan dua orang perempuan saling berbicara sembari menatap pemandangan yang ada di depan mereka saat ini, pemuda tadi bertanya pada dua perempuan yang ada di samping kirinya saat ini lalu di jawab oleh keduanya, “Apakah kalian merasakan aura Tuan?”


“Tidak...”


“Tidak sama sekali, waktu kita berada di depan gerbang teleportasi masih ada tapi sekarang auranya sudah menghilang.”


“Jika begini maka bagaimana cara kita mencari keberadaan Tuan?” Tanya Pemuda itu kembali pada dua orang perempuan di sampingnya.


“Mana aku tahu.”


“Sebaiknya kita tetap mencari sembari terus memantau aura Tuan.”


Setelah mendengar jawaban dari dua temannya, sosok pemuda itu segera terjun dari gunung saat ini kemudian di ikuti oleh kedua perempuan tadi.


......................


“Semuanya! para peserta di harap untuk berkumpul di tengah-tengah lapangan!” Terdengar suara dari seorang Pria Paruh Baya yang meminta semua peserta untuk berkumpul.


Xia Yun yang mendengar kalau seluruh peserta di minta untuk berkumpul segera berjalan ke lapangan di ikuti oleh Pria Setengah Wanita sebelumnya, saat Xia Yun berjalan, Xia Yun mengedarkan pandangannya dan berhasil menemukan posisi duduk rombongan Yong Tao, dan juga satu rombongan yang Xia Yun cari, yaitu rombongan klan Xia! Xia Yun ada melihat sosok Xia Junsu atau kepala Keluarga Klan Xia yang juga melihat Xia Yun sedang berjalan naik ke lapangan, Xia Yun juga tidak menyangka karena Xia Yun masih melihat sosok Xia Wu duduk di samping Xia Junsu, kenapa Xia Yun terkejut? itu karena saat ini Xia Wu bukanlah seorang pendekar tetapi dirinya masih menjadi salah satu Tetua, setelah itu Xia Yun juga melihat sosok Tetua yang lain tetapi tidak memperdulikannya dan terus berjalan lurus.


Xia Wu sangat marah karena sikap Xia Yun yang sangat sombong pada mereka hanya bisa mengepalkan tangannya sembari mengucapkan sesuatu, “Dasar b*jingan kecil!”


...----------------...


Gimana? dah panjang apa belum?....Dan juga kalo kalian punya saran nama Si Loli, Si Pemuda Sombong, dan Si Pemuda Setengah Wanita, aku tunggu sampai besok jam 8 malam ya....


Cukup sampai disini dulu ya....


Ini novel pertama aku jadi harap maklum apabila ada penuturan kata kata yang tidak tepat .


Karena ini pertama kalinya aku menulis Novel.


Jangan lupa kasi saran di komentar apabila ada yang harus aku perbaiki tentang cara tulis atau apapun ya...


Juga bantu like novel ini yah karena mencet tombol like kan tidak sulit hehe sekalian kasi bintang 5 ya.


Dan juga buat kalian yang pengen liat ilustrasi-ilustrasi nya bisa liat di ig khusus dan akun FB khusus, karena aku udah gak bakal masukin ilustrasi nya di sini ya...


Ig : System_Ultimate_Skill.


Fb : System Ultimate Skill.

__ADS_1


Note: Huruf nya harus sama persis ya....


__ADS_2