
“Hei, ada apa dengan mu?” Terdengar suara Yong Tao sehingga sontak membuat Xia Yun terkejut karena dirinya melupakan keberadaan Yong Tao.
“Ah! bukan apa-apa, kenapa kau ada di sini?” tanya Xia Yun berusaha mengalihkan pembicaraan.
“Tentu saja gara-gara aku merasakan sebuah energi asing yang sangat kuat di atas atap, makanya aku memutuskan untuk pergi mengeceknya dan berakhir menemukan dirimu,” jawab Yong Tao.
Xia Yun yang mendengar jawaban Yong Tao langsung mengedarkan pandangannya dan menemukan Miyuki, Zhuge Liang beserta Xin Mei dan yang lainnya sedang berdiri di bawah menunggu.
“Hem... baiklah, lebih baik kita kembali saja,” ajak Xia Yun seraya melompat turun dari atas atap kearah Zhuge Liang dan yang lainnya bersamaan dengan Yong Tao.
“Xia Yun,” ucap Zhuge Liang.
“Kakek Liang, buatlah formasi untuk melindungi kediaman ini.”
“Sebas, kau dan yang lain pergi mengamati keadaan di sekitar dan segera beritahu ketika ada orang yang akan menuju ke sini.”
Xia Yun memberikan perintah sambil menatap mereka dengan ekspresi tegas dan kedua tangan berada di belakang punggungnya.
“Baik Tuan!” ucap semuanya serentak dan menundukkan kepala kemudian bergegas melakukan perintah yang di berikan oleh Xia Yun.
“Pembentukan Inti Tingkat Menengah! luar biasa Miyuki!” Xia Yun merasa kagum dengan kecepatan kultivasi Miyuki dan tidak bisa tidak memujinya.
Miyuki yang di puji oleh Xia Yun hanya membalasnya dengan senyuman dan kemudian masuk ke dalam kediaman karena Xia Yun mengajak semuanya yang ada di sana.
“Xia Yun, sebenarnya energi asing apa yang aku rasakan sebelumnya?” tanya Yong Tao sambil berjalan di samping Xia Yun dengan penasaran.
“Itu adalah energi bintang, sebuah energi yang sangat berbeda dengan Ki,” jawab Xia Yun menjelaskan.
“Aku baru pertama kali mendengarnya... hem... aku mencium bau-bau berbohong disini...,” ucap Yong Tao sembari bergaya seperti R*y K*yoshi.
“Kalau kau tidak percaya ya s-”
“Roar....”
!!
Xia Yun yang ingin membalas ucapan Yong Tao langsung terpotong karena ada Hu Wang yang melompat kearahnya dari depan, melihat ada Harimau Putih kecil yang melompat kearahnya, sontak Xia Yun langsung menyambut hewan kecil itu ke pelukannya.
“Apakah kau sudah puas bermain, hem?” tanya Xia Yun sembari menggendong Hu Wang dengan kedua tangannya dan terus berjalan masuk ke dalam kediamannya.
Seolah mengerti ucapan Xia Yun, Hu Wang langsung membalas dengan cara menganggukkan kepala cepat-cepat sebagai jawaban.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
Di saat munculnya pilar cahaya bewarna biru keperakan yang menjulang ke langit itu muncul, seluruh orang yang ada di sana merasakan sebuah energi asing yang sangat kuat berasal dari arah pilar cahaya itu, walau mereka tidak mengetahui energi apa itu, tetapi semuanya tahu bahwa energi itu sangat kuat.
“Energi apa ini!?” teriak Shao Sheng yang saat ini berada di kediamannya langsung beranjak keluar untuk melihat asal dari energi asing yang dia rasakan.
!!
“A-apakah ada seseorang yang menerobos?” ucap Shao Sheng sambil melihat kearah cahaya pilar putih keperakan yang menjulang keatas langit dengan tatapan mata ketakutan dan kebingungan.
“Aku harus pergi ke sana!”
Setelah memutuskan hal yang dia inginkan, Shao Sheng langsung menggunakan skill langkahnya untuk pergi menuju kearah cahaya pilar itu.
.
.
.
.
.
.
Crack!
Terdengar suara gelas terjatuh dan pecah di sebuah ruangan yang mirip seperti ruang tamu.
‘Energi yang sangat mengerikan!’ batin Zhao Yu yang saat ini sedang duduk di bangku ruang tamu kediamannya.
Merasakan ada sebuah energi asing yang muncul, Zhou Yu segera bangkit dan langsung menghilang lalu muncul di atap kediamannya untuk mencari tahu di mana asal energi asing itu.
!!
Ketika Zhou Yu tiba di atap kediamannya, dirinya terkejut begitu melihat sebuah pilar cahaya putih keperakan yang menjulang ke langit malam.
“Ketua!” Muncul dua orang perempuan yang memakai selendang bewarna ungu di belakang Zhou Yu.
“Kita harus pergi mencari tahu asal dari energi dan pilar itu!”
Keduanya memberikan saran pada Zhou Yu dan di balas anggukkan olehnya sehingga langsung saja mereka bergerak menggunakan skill langkahnya masing-masing menuju sumber dari pilar cahaya itu.
__ADS_1
Baru saja mereka mulai bergerak menuju arah pilar cahaya itu, pilar cahayanya sudah mulai menghilang tetapi mereka masih mengingat letak dimana pilar itu berada sehingga tidak mengurangi kecepatan langkah mereka.
.
.
.
.
.
.
!!
“Tuan Shao Sheng!” Zhao Yu terkejut saat dirinya menemukan ada banyak orang seperti Shao Sheng, Ketua Sekte Lahar Surgawi, Ketua Sekte Es Abadi, Mei Yue dan Kakeknya pun bahkan para Kepala Keluarga dari keluarga besar yang ada di Ibu Kota pun juga terlihat sedang berdiri di depan sebuah kediaman seseorang.
“Ketua Zhao Yu juga datang rupanya,” sapa Shao Sheng sembari jenggotnya yang sudah bewarna putih.
Doom!
Shao Sheng baru saja menyapa Zhao Yu langsung terkejut saat dirinya mendengar suara dentuman yang berasal dari belakang mereka sehingga sontak Shao Sheng dan Zhao Yu beserta kedua perempuan yang ada di belakangnya langsung mengalihkan pandangan kearah dentuman itu dan menemukan sosok Ketua Sekte Lahar Surgawi yang sedang memegang tangan kanannya yang terlihat mengeluarkan darah.
“Formasi Tingkat Kuno! terlebih lagi ada 10 lapis!” Terdengar suara Ketua Sekte Lahar Surgawi yang terdengar bergetar karena ngeri.
!!
Semua orang yang hadir di sana langsung ricuh begitu kata-kata Ketua Sekte Lahar Surgawi terdengar, hal ini berhasil membuat mereka merasa ngeri mengingat ada 10 formasi tingkat kuno yang terpasang untuk melindungi kediaman yang ada di depan mereka.
Plak!
Plak!
Plak!
Terdengar suara tepukan tangan di belakang mereka semua sehingga membuat mereka semua menolehkan kepala dan menemukan sosok pria paruh baya yang berambut, jenggot dan kumis bewarna putih dengan pakaian seorang pembantu yang bagi mereka semua itu jenis pakaian yang aneh.
“Siapa kau?” tanya Ketua Sekte Lahar Surgawi dengan nada tinggi.
“Bukankah aku yang seharusnya bertanya? apa alasan kalian datang ke kediaman Tuan ku malam-malam seperti ini bahkan sampai melancarkan serangan?” tanya sosok pria paruh baya itu yang ternyata adalah Sebas yang sedari tadi mengamati keadaan dan memberikan laporan kalau ada banyak orang yang datang ke arah kediamannya.
“Aku sedari tadi memang diam, tetapi sekarang aku tidak bisa diam kalau kalian berniat macam-macam kesini.”
Sebas mengancam mereka semua sembari mengeluarkan aura membunuhnya sampai-sampai membuat semua yang ada di sana berkeringat dingin karena aura membunuh yang di keluarkan oleh Sebas sangat pekat.
‘Kenapa aku tidak bisa merasakan kehadirannya?’ Hal itulah yang ada di benak semua orang saat ini sambil menatap Sebas yang terlihat sedang marah.
__ADS_1
“Mati!” teriak Ketua Sekte Lahar Surgawi yang tiba-tiba muncul di depan Sebas sembari melancarkan sebuah pukulan yang berlapis dengan Ki miliknya sehingga pukulan terlihat berlapis dengan lahar.
Boom!