
Xia Yun pun menjelaskan bahwa semua iblis ini menyamar ada yang sebagai pelayan dan prajurit. Mendengar perkataan Xia Yun, kaisar sekarang yaitu Ming Bao menjadi marah karena para prajuritnya tidak becus menjaga mereka, akibat dari kelalaian mereka semua, jika tidak ada Xia Yun dan yang lainnya maka sudah bisa di pastikan kalau dirinya beserta seluruh keluarganya akan binasa hari ini.
Ming Bao yang sedang marah segera di tenangkan oleh Ming Hu karena tidak boleh asal menghukum mereka, pasalnya mereka bukanlah kultivator jadi wajar saja jika para prajurit tidak menyadari ada penyusup yang berhasil masuk ke dalam Istana.
Terlebih para penyusup itu berada di ranah yang tinggi jadi melacak keberadaan mereka terhitung sulit. Xia Yun merasa bahwa lebih baik dirinya pergi segera meminta ijin tetapi di hentikan oleh Ming Hu beserta keluarganya.
“Tunggu dulu Xia Yun! kami belum sempat berterima kasih padamu, kau sudah dua kali menyelamatkan nyawa ku dan juga sudah menyelamatkan nyawa seluruh keluargaku jadi kau berhak mendapatkan imbalan dariku.” Ucap Ming Hu menahan Xia Yun untuk pergi.
“Um...sebenarnya itu tidak perl-” Ucap Xia Yun menolak di beri imbalan karena perbuatannya tetapi mendengar ucapan Ming Bao Xia Yun pasrah menerima imbalan dari mereka.
“Tolong terimalah, kau sudah menyelamatkan kami semua jadi tidak mungkin kami memberi imbalan padamu, jika tidak seperti itu sama saja seperti kami tidak berterima kasih padamu.” Jelas Ming Bao ikut bicara.
“Uh...begini saja, jika kalian memang memaksa aku, aku akan menerima kebaikan kalian, tetapi aku tidak ingin barang, aku hanya ingin kalian membantu aku ketika aku meminta bantuan pada kalian, bagaimana?” Saran Xia Yun dan bisa di terima oleh semua orang.
Sesudah memutuskan itu, Xia Yun kembali mengatakan bahwa ingin segera pergi dan kembali di tahan oleh Qiao Jing yang mengatakan kalau sebaiknya Xia Yun dan yang lain bermalam di istana saja.
Xia Yun yang merasa bahwa ini akan lama segera menggunakan skill telepati miliknya ke Yong Tao, Zhuge Liang, Xin Mei juga Miyuki untuk segera bersiap pergi dengan cepat sebelum Ming Hu keluarganya kembali menghentikan mereka. Mereka semua yang paham pun segera bersiap menunggu aba-aba dari Xia Yun, begitu Qiao Jing selesai menawarkan Xia Yun dan yang lainnya untuk menginap.
Xia Yun membalas tawaran Qiao Jing dengan mengatakan bahwa mereka memiliki urusan yang harus cepat di selesaikan sehingga harus cepat pergi, begitu mengatakan itu Xia Yun segera menggunakan skill langkah cahayanya berlari ke luar istana melewati kadang kuda agar bisa menyimpan kereta mereka sebelumnya yang di parkirkan oleh prajurit istana.
Melihat Xia Yun sudah pergi duluan, semuanya dengan cepat menyusul Xia Yun secepat yang mereka bisa dan berhenti ketika Xia Yun berhenti tepat di depan sebuah bangunan bertingkat lima bernama Toko Tanaman Obat Langit. Xia Yun menunggu yang lainnya sampai kemudian mengajak semuanya masuk, begini rombongan Xia Yun masuk, semua mata mengarah ke rombongan yang baru masuk karena paras-paras dari rombongan itu sangat tidak manusiawi.
Xia Yun dan yang lain mengabaikan pandangan-pandangan yang terarah padanya seolah tidak ada yang memandangi dirinya. Pelayan yang melihat kedatangan Xia Yun pun segera mendekati Xia Yun kemudian bertanya apa yang Xia Yun inginkan.
Xia Yun yang di tanya seperti itupun segera mengeluarkan sebuah token emas dengan lambang tanaman obat di tengahnya, pelayan yang melihat itu pun terkejut lalu kembali menenangkan diri lalu meminta ijin pada Xia Yun pergi dan meminta Xia Yun untuk menunggu sementara dirinya pergi naik ke lantai atas dengan terburu-buru.
Tidak lama setelah pelayan itu pergi, pelayan itu kembali datang bersama seorang Pemuda Tampan Rambut Coklat, pemuda itu mempunyai tubuh yang tidak terlalu berotot tetapi berisi, poin itu semakin menambah ketampanan yang di milikinya walau di depan rombongan Xia Yun dia itu masih tidak sebanding.
“Maaf Tuan, silahkan ikuti saya terlebih dahulu karena di sini banyak orang yang memperhatikan kita.” Ucap Pemuda itu mengajak Xia Yun dan yang lain naik ke lantai atas terlebih dahulu.
Sebenarnya Pemuda itu terkejut kala melihat ketampanan dan kecantikan yang di miliki oleh rombongan Xia Yun, awalnya dia berfikir bahwa dia adalah Pemuda yang tampan tetapi pikiran itu segera menghilang begitu dirinya bertemu Xia Yun, Yong Tao juga Zhuge Liang. Walau Zhuge Liang sudah tidak muda lagi tapi ketampanannya masih tetap muda tidak kalah saing dengan Yong Tao dan Xia Yun. Xia Yun yang mengerti pun menganggukkan kepalanya setuju lalu mengikuti Pemuda tadi naik ke lantai atas.
Xia Yun dan yang lain di bawa masuk ke ruangan bertuliskan Manager, semuanya di minta duduk oleh Pemuda tadi. Pelayan yang mengikuti semuanya pun sehabis menyeduhkan teh segera keluar dari ruangan yang menyisakan Pemuda tadi dan juga rombongan Xia Yun di dalam ruangan.
“Begini, siapa di antara Tuan-tuan yang memberikan tokek ini?” Tanya Pemuda itu.
“Saya.” Jawab Xia Yun.
__ADS_1
“Ah! baiklah, sekarang apa yang Tuan Muda inginkan silakan katakan saja, selama itu ada di toko kami maka akan kami jual pada Tuan Muda.” Ucap Pemuda itu ramah.
“Saya sebenarnya...” Jelas Xia Yun.
......................
Di Sebuah Ruangan Makan terdapat lima orang berdiri menghadapi tumpukan mayat jela depan mereka saat ini. Sesaat setelah Xia Yun dan yang lainnya menghilang dari pandangan mereka.
“Ayah, awalnya aku meragukan apa yang kalian berdua katakan, tetapi setelah melihat kekuatannya secara langsung akhirnya aku mempercayai ucapan kalian.” Ucap Ming Bao menatap putra dan ayahnya.
“Ya, tapi sepertinya dia masih menyembunyikan kekuatan miliknya jelas Ming Hu pada mereka semua karena menurutnya Xia Yun hanya menggunakan kepalan tangan saja tetapi tidak dengan pedangnya sehingga membuat Ming Hu berpikir seperti itu. Bukan cuma Ming Hu yang berpikir seperti itu, tetapi juga Ming He.
“Katanya Xia Yun ingin berpartisipasi dalam acara turnamen pemuda ayah.” Jelas Ming He.
......................
“Tuan Xia Yun, ini adalah kediaman yang terakhir.” Ucap Pemuda Rambut Coklat pada Xia Yun.
“Hm? kediaman ini memang luas dan bagus, berapa harganya?” Tanya Xia Yun sembari melihat kediaman yang ada di depannya sekarang bersama dengan Yong Tao, Zhuge Liang, Xin Mei dan Miyuki.
“8.000 koin emas Tuan.” Jawab Pemuda tadi menatap Xia Yun.
“Baik Tuan, di kediaman ini semua peralatan yang di perlukan sudah tersedia sehingga kalian tidak perlu membeli lagi, tetapi untuk bahan makanan tidak.” Jelas Pemuda tadi menjelaskan.
“Em.” Balas Xia Yun menganggukkan kepala mengerti.
“Baiklah, saya undur diri dulu Tuan, jika ada sesuatu maka silahkan cari saya si Toko Tanaman Obat Langit.” Ucap Pemuda tadi memberitahu Xia Yun sembari berjalan pergi setelah menyimpan koin emas yang di keluarkan oleh Xia Yun.
Begitu Pemuda tadi sudah tidak terlihat, Xia Yun mengajak yang lainnya untuk masuk ke dalam kediaman yang menurut Xia Yun sangat luas sekaligus indah. Xia Yun membuka gerbangnya lalu berjalan masuk hingga berada di depan pintu masuk kediamannya yang bertingkat dua tersebut.
Xia Yun membuka pintu kediaman itu lalu lumayan terkejut karena kediaman yang di belinya sangatlah luas, Xia Yun dan yang lain masuk lalu berjalan-jalan ke sekeliling untuk mengamati kediaman yang akan mereka tinggali sekarang. Di dalam kediaman itu terdapat 15 kamar sehingga Xia Yun merasa lega karena takut kamar yang di ada di kediaman ini sedikit. Sesudah berkeliling, mereka semua bertemu di ruang tamu lalu Xia Yun meminta para gadis membeli bahan makanan sambil di temani oleh Yong Tao dan Zhuge Liang agar kedua gadis itu tidak mendapatkan masalah ketika berbelanja akibat wajah mereka yang tidak manusiawi.
Para gadis menganggukkan kepala mereka lalu Xia Yun memberikan sekantung koin emas pada mereka, setelah mendapat uang dari Xia Yun, mereka berempat langsung pergi membeli bahan makanan untuk mereka malam ini. Saat semuanya sudah tidak terlihat, Xia Yun segera memanggil sistem.
“Lily, cepat panggil Delapan Maid Petarung Nazarick.” Ucap Xia Yun.
[Memanggil Delapan Maid Petarung Nazarick]
__ADS_1
[....]
[Pemanggilan Karakter sukses!]
Setelah sistem mengucapkan itu, Tiba-tiba muncul sebuah lubang hitam yang lumayan lebar di depan Xia Yun lalu muncullah delapan orang yang berpakaian seperti pelayan di masa depan menundukkan kepala di depan Xia Yun sembari mengucapkan.
“Hormat kami pada mahluk agung terkuat.” Xia Yun yang tiba-tiba melihat kelakuan mereka hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
“Bangunlah, panggil saja aku tuan.” Ucap Xia Yun pada mereka.
Mendengar perintah Xia Yun, semuanya bangkit dari hormat mereka yang dengan satu kaki menyentuh tanah. begitu semua berdiri menghadap Xia Yun, Xia Yun memperhatikan kedelapan maid petarung nazarick yang katanya sangat kuat itu. Xia Yun melihat ada seorang pria tua berambut putih dan berjenggot putih juga, lalu setelah itu sisanya adalah wanita.
Xia Yun tanpa basa basi meminta mereka memanggil dirinya tuan saja karena merasa tidak nyaman di panggil sebagai mahluk agung atau yang lainnya. Semuanya hanya menerima ucapan Xia Yun lalu mulai memanggil Xia Yun dengan sebutan tuan saja walau mereka terbiasa mengucapkan kata mahluk agung atau sebagainya.
Xia Yun pun meminta mereka semua untuk membersihkan kediaman ini lalu memberikan satu kantung berisi bahan makanan pada seorang pelayan yang mengenakan kacamata di matanya. Xia Yun meminta pelayan yang bernama Yuri itu memasak makanan sementara yang lainnya membersihkan kediaman mereka yang sedikit berdebu.
“Yah...Jika mereka bertanya tentang si sebastian dan yang lain aku tinggal berbohong saja karena tidak mungkin aku menjawab jujur pertanyaan mereka.” Gumam Xia Yun sembari mengangkat bahunya dan menggelengkan kepalanya pelan.
Sebenarnya alasan Xia Yun meminta mereka keluar membeli bahan makanan adalah supaya dirinya bisa memanggil Sebastian dan yang lainnya sekaligus memang ingin membeli bahan makanan juga. Selagi menunggu Yong Tao dan yang lain pulang, Xia Yun juga ikut membantu membersihkan beberapa barang atau membenarkan letaknya walau terkadang di hentikan oleh pelayannya.
...----------------...
Cukup sampai disini dulu ya....
Ini novel pertama aku jadi harap maklum apabila ada penuturan kata kata yang tidak tepat .
Karena ini pertama kalinya aku menulis Novel.
Jangan lupa kasi saran di komentar apabila ada yang harus aku perbaiki tentang cara tulis atau apapun ya...
Juga bantu like novel ini yah karena mencet tombol like kan tidak sulit hehe sekalian kasi bintang 5 ya.
Dan juga buat kalian yang pengen liat ilustrasi-ilustrasi nya bisa liat di ig khusus dan akun FB khusus, karena aku udah gak bakal masukin ilustrasi nya di sini ya...
Ig : System_Ultimate_Skill.
Fb : System Ultimate Skill.
__ADS_1
Note: Huruf nya harus sama persis ya....