
“10.000.000 Koin Emas!” (Kepala Asosiasi)
Kepala Asosiasi menaikan harga sekali lagi sembari mengatakan, “Ketua Ye, Asosiasi ku sangat membutuhkan Beast Tingkat 12 ini....”
“Sayangnya aku juga begitu, Kepala Hun Dian... Sekte ku juga perlu Beast ini, jadi aku tidak akan mengalah,” balas Ye Zhang tidak ingin kalah.
Setelah Xia Yun mendengar pembicaraan antara kedua orang itu, akhirnya Xia Yun berhasil mengetahui nama Kepala Asosiasi walaupun itu percuma karena Xia Yun baru saja mengeceknya lewat Penilaian.
“11.000.000!” (Sasuke)
“akan ku peras habis uangmu, dasar sombong!” (Sasuke)
Xia Yun tentu saja tidak akan membiarkan mereka membeli Beast miliknya semudah itu, jadi Xia Yun memutuskan untuk memanaskan keadaan ini sehingga harga dari Naga Tanah akan terus naik.
“11.500.000!!” Zhang Xue ikut menawarkan harga.
“Aku juga akan ikut bersaing disini....” (Zhang Xue)
“12.000.000!” (Zhou Yu)
“12.700.000!” (Shao Sheng)
“13.500.000!!”
“Jika ada yang berani menaikan harga maka aku akan melawan kalian!” ancam Hun Duan sambil mengeluarkan auranya dan berhasil membuat semua orang sedikit tertekan.
Seketika semua orang langsung terdiam ketika Hun Duan melakukan aksi seperti itu, sekarang semua orang harus berpikir dua kali jika ingin menawarkan harga.
Terkecuali Keluarga Kekaisaran, walaupun mereka bisa bersaing, tetapi karena ingin menghindari konflik yang tidak perlu dengan kekuatan besar, jadi mereka menahan diri dan hanya membeli barang-barang sebelumnya.
Di balik kesunyian, awalnya Hun Duan tersenyum puas karena orang lain tidak ada yang bersuara lagi, tetapi senyumannya langsung menghilang ketika ada suara lainnya terdengar.
“14.000.000!!” (Sasuke)
Karena hanya Sasuke yang masih menawarkan harga walaupun sudah tahu keadaannya seperti ini, membuat segala mata tertuju padanya.
“Ini adalah Pelelangan, haruskah menggunakan kekuatan untuk hal sepele seperti ini?” Cibir Sasuke sambil mengedarkan auranya dan memukul mundur aura dari Hun Duan sehingga semua orang bisa bernafas lega.
“Bagus! jika kau berani menawarkan harga lagi maka akan ku buat kau tidak akan bisa melihat matahari lagi besok!” (Hun Duan)
Dengan nada yang terdengar tidak senang, Hun Duan kembali menaikan harga, “15.000.000!”
__ADS_1
‘Baj*ngan ini! jika dia menawarkan harga lebih maka aku terpaksa harus menggunakan uang pribadi ku untuk mencukupinya!’ pikir Hun Duan.
“Waduh ... ini adalah Pelelangan, kau tidak bisa bersikap seenaknya... 17.000.000!”
Xia Yun membalas dengan menaikan harga sebanyak 2 juta Koin Emas untuk terakhir kalinya karena menurutnya ini sudah terlewat banyak.
‘Bocah S*alan!’ kutuk Hun Duan marah ketik Xia Yun menaikan harganya.
“Huft... nominalnya sudah di luar milikku, bisa untukku membelinya, tapi Sekte ku juga memiliki kebutuhan lain, jadi aku akan menyerah dalam hal ini....” (Zhou Yu)
“Sayangnya aku harus melepaskan ini, fiuh....” (Zhang Xue)
“Dua orang gila! berebut hanya demi seekor mayat, huh!” (Ye Zhang)
“Lebih baik aku diam saja membiarkan mereka bertindak,” gumam Shao Sheng tidak berniat tuk menawar.
Dari reaksi mereka semua, sudah bisa di pastikan bahwa mereka sudah tidak ingin ikut menawarkan harga lagi.
“17.500.000!!” (Hun Duan)
....
Suasana menjadi sepi untuk sesaat setelah Hun Duan tetap menaikan harga, sampai Xia Yun mengatakan, “Karena kau sepertinya memang sangat menginginkan (Mayat) Naga Tanah ini... maka dengan berat hati aku melepaskannya.”
‘Huh, rasakan itu, siapa suruh kau mencari masalah dengan ku!’ batin Xia Yun puas setelah membuat Hun Duan membayar mahal untuk Mayat Naga Tanah itu.
Semua orang begitu, mereka bukanlah orang yang bodoh, oleh karena itu mereka semua pasti sadar jika Xia Yun memang mempermainkannya.
“Aish... padahal aku lumayan suka dengan caranya, tetapi sayang sekali dia akan menjadi sasaran dari Kepala Asosiasi Prajurit Bayaran.” (Penawar 1)
“Ya, kau benar, sayang sekali.” (Penawar 2)
“Kamu pulang lewat jalan mana Dek?”
Mungkin jika Hun Duan bisa, dirinya ingin bertanya seperti itu pada Xia Yun, tetapi dirinya menahan diri dan mengatakan, “Wakil Kepala, ikuti Baj*ngan ini, kemudian langsung bunuh saja dia.”
“Baik!” Orang Tua itu langsung dengan patuh menjawab perintah dari Hun Duan.
“17.500.000 Koin Emas satu!”
“17.500.000 Koin Emas dua!”
__ADS_1
“17.500.000 Koin Emas tiga!”
“Selamat! Mayat Beast Tingkat 12 jenis Naga Tanah sudah terjual pada Ruangan VIP 3!” Jelas Mei Yue mengumumkan hasilnya.
“Dengan begini Pelelangan sudah resmi selesai” (Mei Yue)
“Silahkan bagi orang yang membeli untuk datang ke belakang panggung untuk mengambil barang dan melakukan pembayaran,” Mei Yue menambahkan.
Mendengar bahwa Pelelangan ini sudah berakhir, semua orang yang berada di lantai bawah, langsung secepat mungkin untuk keluar karena mereka tahu bahwa Kepala Asosiasi akan bergerak mencari Xia Yun, oleh karena itu mereka tidak ingin terlibat dengan hal ini.
“Yang Kai, kau dan Hu Wang pergilah ke belakang panggung, kemudian katakan padanya bahwa Xia Yun memintamu untuk mengambil bayarannya.”
“Ada banyak sampah yang ingin aku bereskan.” (Sasuke)
Setelah memberikan perintah pada Yang Kai dan Hu Wang, Xia Yun yang masih dalam wujud Sasuke pun bergegas meninggalkan mereka dan berjalan meninggal Pelelangan dan melesat kearah hutan di dekatnya.
.
.
Merasa sudah cukup jauh dari banyak orang, Xia Yun pun menghentikan langkahnya dan segera menoleh kebelakang, “Keluarlah Pak Tua!”
Tidak lama setelah Xia Yun mengatakan hal itu, dari arah samping Xia Yun, muncul sosok Pria Paruh Baya yang dia temui Di Asosiasi Prajurit Bayaran sebelumnya.
“Baguslah kau mengarah ke tempat yang sepi, jika begini aku akan lebih leluasa,” ucap Pria Paruh Baya sambil meregangkan tangannya.
“Apakah kau tidak salah?” balas Xia Yun menyipitkan matanya.
Baru saja ingin membalas perkataan Xia Yun, secara tiba-tiba ada banyak jarum kecil yang terbuat dari petir menghujaninya dari langit-langit.
“Chidori : Senbon!”
Pria Paruh Baya dengan cepat bergerak ke samping dan memutari Xia Yun guna menghindari hujan jarum petir itu.
Tetapi baru saja ingin melangkah, Xia Yun langsung muncul di depannya dan menusuk dada Pria Paruh Baya itu dengan cepat sembari mengatakan, “Kusanagi no Tsurugi: Chidori Katana!”
Bret!! (Suara aliran listrik)
Arg!!
Suara aliran listrik terdengar jelas mengalir dari balik pedang Xia Yun, dan diikuti dengan erangan dari Pria Paruh Baya itu.
__ADS_1
...****************...
★Kasi pendapat kalian tentang novel ini di komentar ya, jika kalian suka, like dan vote beserta berikanlah bintang 5 ya.