
“Ying’er, bagaimana kabar Yang Mulia Raja?” tanya seorang pria paruh baya berambut merah tua diikat yang saat ini sedang menatap sosok perempuan berambut merah cerah panjang sepinggang yang bernama Ying.
Ying yang di tanya oleh pria paruh baya itu segera berbalik menatap sosok pria paruh baya itu setelah dirinya selesai menatap kolam ikan di halaman yang sangat luas di sana kemudian mengatakan, “Dia baik-baik saja Ayah....”
“Saat i-”
“Tuan Yue dan Nona Yue! Gerbang Utara di serang oleh orang-orang Phoenix Es!” ucap seorang prajurit dengan nafas yang tidak beraturan memotong ucapan pria paruh baya berambut merah yang di sebut oleh Ying sebagai ayahnya.
“Apa!? Ying’er, Ayah akan pergi ke sana sekarang,”
“Tunggu Ayah! aku akan pergi bersamamu,” ucap Ying melesat dengan cepat bersama ayahnya menuju Gerbang Utara.
Tanpa mereka sadari, keduanya melupakan sosok prajurit sebelumnya yang masih terdiam dengan menampilkan wajah datar tanpa ekspresi du tambah tatapan matanya yang kosong.
“Beginilah kehidupan seorang tokoh yang numpang lewat....”
.
.
.
.
.
.
Saat ini di depan Gerbang Utara, terlihat ada puluhan orang bersenjata lengkap dengan seorang pemuda berambut biru dan berpakaian warna biru mewah berdiri di depan gerbang seperti menunggu sesuatu.
“Yue Ying! keluarlah dari sarang mu!” teriak pemuda berambut biru itu memanggil seseorang yang bernama Yue Ying.
“Jika kau tidak keluar maka akan aku bunuh para penjaga-penjaga yang ada di sini!”
Tidak lama setelah pemuda itu berteriak, Ying dan ayahnya bersama dengan 5 orang pria paruh baya berambut merah lainnya sudah sampai di atas gerbang, pemuda berambut biru itu yang melihat Ying muncul langsung tersenyum puas lalu berkata, “Ternyata Ayah Mertua juga datang menyambut aku ya....”
“Ku Lian! apa maksudmu dengan menyerang kami!” ucap ayah Ying marah pada pemuda berambut biru yang bernama Ku Lian itu.
“Menyerang? hahaha aku tidak bermaksud melawan kalian... awalnya aku ingin mengunjungi Yue Ying...,” ucap Ku Lian berhenti kemudian menatap ke arah Ying lalu melanjutkan ucapannya.
“Tetapi para penjaga kalian tidaklah ramah, jadi para pengawal ku hanya melakukan tugasnya saja.”
Para paruh baya yang datang bersama Yue Ying dan ayahnya langsung mengepalkan tangan saat mendengar penjelasan dari Ku Lian, tentu saja mereka tahu kalau penjelasan itu hanyalah kebohongan Ku Lian semata, hanya orang bodoh yang tidak mengerti itu.
Yue Ying yang sedari tadi diam ingin melesat ke arah Ku Lian tetapi di tahan oleh ayahnya. “Tahan Ying’er, jangan sampai terjebak olehnya.”
Jika bukan karena identitas dari Ku Lian yang rumit, tentu saja mereka semua sudah membunuh Ku Lian dari tadi. Tetapi, Ku Lian adalah anak kedua dari kepala suku Phoenix Es, oleh karena itulah mereka tidak bisa membunuh Ku Lian.
“Tch! pergilah, kami tidak menerima tamu!” ucap Yue Ying sambil memberikan tatapan mata yang tajam pada Ku Lian.
“Aku akan langsung ke intinya saja, kami Ras Phoenix Es menyatakan bahwa Ras Phoenix Api harus tunduk pada kami! jika kalian menolak maka kami akan memerangi kalian!” ucap Ku Lian.
!!
!!
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
“Bisakah di percepat? aku sangat ingin istirahat...,” gerutu Xia Yun jengkel karena sedari tadi tidak bisa beristirahat.
“Baiklah, sebelum itu, ada hal yang ingin aku tanyakan padamu,” ucap Raja Kura-Kura dengan wajah yang serius menatap Xia Yun yang saat ini sedang menguap.
“Silahkan,” Xia Yun mempersilahkan.
“Pertama, siapa namamu? juga apakah kau adalah Raja Phoenix?” tanya Raja Kura-Kura penasaran.
“Namaku adalah Xia Yun, dan apakah aku Raja Phoenix atau bukan? entahlah. Aku juga tidak tahu,” jawab Xia Yun sambil mengangkat bahunya dan menggelengkan kepala pelan.
“Kedua, kenapa kau memilki aura dari Kaisar Raja Naga?” lanjut Raja Kura-Kura bertanya hal lainnya.
“Hm kalau masalah bagaimana bisa aku memilki nya aku tidak tahu, tetapi aku memang mempunyai nya,” jawab Xia Yun dengan sedikit bumbu kebohongan.
‘Tentu saja aku tidak bisa mengatakan bahwa aku memiliki sistem dan membeli tubuh Kaisar Raja Naga dari toko sistem,” batin Xia Yun.
Raja Kura-Kura terlihat sangat serius saat Xia Yun menjawab pertanyaannya, tidak ada sedikit pun kecurigaan karena dirinya melihat raut wajah Xia Yun terlihat menyakinkan. “Baiklah, sudah cukup.”
‘Dia sudah memiliki kekuatan dari Raja Phoenix saja sudah membuat aku terkejut, tapi bahkan dirinya memiliki aura dari Kaisar Raja Naga, kebetulan macam apa ini?’ batin Raja Kura-Kura yang bisa di dengar oleh Xia Yun.
“Huft kau ini...,” ucap Raja Kura-Kura menghela nafas karena ulah Xia Yun.
Buk!
Bag!
Raja Kura-Kura menghentakkan kakinya yang membuat keadaan di sekeliling mereka bergetar kecil. “Sekarang pergilah, tugasku sudah selesai.”
“Hah? sudah selesai? bukankah seharu-” Awalnya Xia Yun kebingungan dan ingin bertanya pada Raja Kura-Kura tetapi tidak jadi saat mendengar pemberitahuan dari sistem.
[Selamat Tuan sudah menyelesaikan ujian Raja Kura-Kura]
[Mendapatkan Skill Mode Raja Kura-Kura
(Skill yang sama seperti Mode Phoenix tetapi Mode Raja Kura-Kura lebih berfokus pada pertahanan dan tidak meningkatkan kekuatan ataupun tingkat kultivasi)]
[Mengalami peningkatan pada fisik Tuan sebanyak 70%]
[Meningkatkan sifat malas Tuan sebanyak 60%]
‘Hah? meningkatkan sifat malas? apa maksudnya,’ batin Xia Yun kebingungan.
‘Lily, apa maksudnya?’
[....]
‘Uh... sudahlah, yang penting aku mendapatkan harta karun!’ batin Xia Yun mengabaikan hal itu dan matanya berbinar saat mendapatkan peningkatan dalam fisik juga mendapat skill baru.
__ADS_1
“Tunggu apa lagi, pergilah! hus hus,” usir Raja Kura-Kura pada Xia Yun.
“Tunggu dulu! ada yang ingin aku lakukan,” ucap Xia Yun terburu-buru kemudian mengeluarkan mayat wyvern sebelumnya dari Cincin Cermin Dunia.
!!
Raja Kura-Kura yang melihat hal itu mengangkat sebelah alisnya kebingungan dan lebih memilih menonton apa yang Xia Yun lakukan.
Setelah Xia Yun mengeluarkan mayat wyvern itu, segera Xia Yun menggunakan Skill Pembangkitan sehingga wyvern di depan Xia Yun kembali bergerak lalu membungkuk ke arah Xia Yun sembari mengucapkan, “Hormat bawahan pada Tuan.”
[Ding]
[Menyelesaikan misi sampingan]
[Jadikan wyvern yang ada di sekitar formasi ilusi sebelumnya sebagai pasukan Tuan]
[Mendapatkan skill Ia Shub Niggurath.
Ia Shub Niggurath adalah skill yang melepaskan gelombang energi kegelapan dalam area tertentu yang membuat semua mahluk hidup dalam area itu akan langsung mati dan muncul cairan hitam yang membentuk lingkaran lalu menyerap mayat-mayat yang mati akibat gelombang hitam sebelumnya yang menciptakan Iblis Kambing Hitam]
“Masuklah ke dalam bayangan ku,” perintah Xia Yun pada wyvern itu, dengan patuhnya wyvern itu masuk ke dalam bayangan Xia Yun tanpa mengucapkan apapun.
‘Yes! akhirnya aku mendapatkan skill pembasmian besar besaran lainnya!’ batin Xia Yun sangat senang setelah menyelesaikan misi.
‘Skill macam apa lagi yang bocah itu miliki?’ batin Raja Kura-Kura sambil menatap Xia Yun.
“Uhuk! mana emas dan pusaka ku?” tanya Xia Yun sambil memberikan ekspresi datar dan memajukan tangan kanannya seperti meminta.
“A- dasar bocah tak tahu malu! sepertinya cuma kau saja yang bisa bersikap seperti ini padaku hmph!” teriak Raja Kura-Kura geram karena Xia Yun masih meminta hal lainnya.
Buk!
Buk!
Buk!
Raja Kura-Kura menghentakkan kakinya ke tanah kemudian di sekitar tubuh Xia Yun di selimuti oleh cahaya bewarna putih yang memaksa Xia Yun menutup matanya karena silau.
.
.
.
.
.
.
Ini aku sempatin buat up, untuk proses revisi masih berlangsung, tetapi aku emang sengaja up chapter baru karena aku punya waktu lebih.
Buat kalian yang baca jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya... dan jangan lupa kasi bintang lima karena semua itu gampang hehehe biar aku semangat nulisnya.
Kalau ada yang salah tentang penulisan tanda baca, atau apapun bisa kalian kasi saran ke aku di komentar, pasti aku balas kok...tenang aja tapi aku tidak tau kalian nya komen di chapter berapa tapi aku pasti balas kok.
Juga kalau kalian punya saran kekuatan seperti jenis tubuh, skill atau penggunaan skill combo dan penggunaan skill yang Xia Yun punya maka kalian bisa komentar di bawah aja kok nanti aku bakal masukin saran kalian.
__ADS_1