System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 163 - Tujuan - Act 1 End!


__ADS_3

“Hei... apa yang kau lakukan?” tanya Xia Yun dengan ekspresi aneh.


Waktu Xia Yun dan Hu Wang masuk ke dalam rumah, hal pertama yang menyambut mereka adalah Yong Tao dengan Batu Komunikasi setinggi 2 meter yang dia temukan di ruang tamu.


“Oh!? kau benar-benar bisa melihat!” seru Yong Tao.


Ketika mendengar suara Xia Yun dari samping, Yong Tao pun menolehkan kepalanya dan menemukan Xia Yun tengah bersama dengan Hu Wang.


Tidak menghiraukannya, Xia Yun lanjut menanyakan apa sebenarnya batu setinggi 2 meter di depan mereka saat ini.


Awalnya Yong Tao merasa aneh karena Xia Yun bertanya apa itu Batu Komunikasi, seharusnya Seorang Kultivator itu tahu apa yang di maksud dengan Batu Komunikasi.


Walaupun cuma sebatas ukuran kecil, tetapi paling tidak mengetahuinya, tapi Xia Yun mengatakan tidak tahu sama sekali.


Setelah Xia Yun meyakinkannya untuk beberapa saat, akhirnya Yong Tao mulai menjelaskan apa yang di maksud oleh Batu Komunikasi secara rinci pada Xia Yun.


‘Lily, apakah kau menjual Batu Komunikasi di Toko Sistem?’ batin Xia Yun bertanya pada Sistem.


[Ya]


“Berapa harganya?” (Xia Yun)


[1.000 Shop Poin/1 ukuran besar]


Xia Yun yang mengetahui bahwa harga dari Batu Komunikasi dari Toko Sistem sangatlah murah langsung merasa kasihan dengan Yong Tao yang baru menemukan satu buah saja sudah sangat senang.


Dengan total Shop Poin yang dia miliki saat ini, Xia Yun bisa membeli Batu Komunikasi Ukuran Besar sebanyak-banyaknya, bahkan untuk membangun sebuah rumah dari Batu Komunikasi pun bisa jika dirinya mau.


“Apakah ini termasuk Batu Komunikasi?” ucap Xia Yun sembari mengeluarkan sebuah Batu Komunikasi Ukuran Besar yang baru saja dia beli dari Toko Sistem.


!!


Mulut Yong Tao terbuka saat Xia Yun menunjukkan Batu Komunikasi seukuran 2 meter lainnya tepat di samping Batu Komunikasi miliknya.


Baru saja Yong Tao ngin bertanya dimana Xia Yun mendapatkannya tetapi sudah Xia Yun hentikan dengan cara mengatakan bahwa dia menemukan Batu itu di dasar sebuah sungai.


Dia tahu bahwa Xia Yun berbohong dan tidak serius dalam menjawab, tapi Yong Tao merasa bodoh amat saat Xia Yun mengatakan bahwa Batu Komunikasi ini di berikan untuknya.


Setelah mengatakan itu pada Yong Tao, Xia Yun segera meninggalkannya dan berjalan terus menuju dapur.


“Em... baiklah kali ini aku yang akan memasak!” gumam Xia Yun sembari melihat keadaan dapur yang kosong.


Xia Yun berpikir bahwa Yang Kai, Zhuge Liang, Miyuki dan Mei Yue tengah bersiap dan menikmati waktunya masing-masing karena jika persiapan semua orang sudah selesai, maka besok mereka akan meninggalkan Ibu Kota Bintang ini besok hari.


Jadi oleh karena itu Xia Yun memutuskan untuk memasak makan malam karena sekarang sudah jam 5 sore dan sebentar lagi matahari akan terbenam.


Terlebih lagi Xia Yun sengaja membeli daging saat dalam perjalanan pulang bersama Hu Wang.


Jika kalian bertanya di mana Hu Wang, kini Harimau Putih Kecil itu tengah duduk di kursi tamu dan memperhatikan apa yang Yong Tao lakukan pada Batu Komunikasi miliknya.


Menggulung lengan bajunya tanpa berniat untuk melepaskan kain putih yang menutupi matanya, Xia Yun pun mulai memasak.


......................


“Apakah persiapan kalian sudah siap?” tanya Xia Yun sambil menatap Yong Tao dan yang lainnya.


Kini semua orang sudah kembali dan tengah makan bersama saat Xia Yun bertanya.


Zhuge Liang, Yong Tao, Yang Kai beserta Miyuki dan Mei Yue menganggukkan kepala dan mengatakan bahwa mereka semua sudah selesai melakukan persiapannya masing-masing.


Mendengar mereka semua menjawab seperti itu, Xia Yun lanjut berbicara dengan mengatakan alasan dari kenapa dia memutuskan untuk pergi Ke Kekaisaran Langit.


Xia Yun menjelaskan bahwa dia ingin pindah ke Alam Setengah Dewa agar bisa menjadi lebih kuat.


Dan tempat berpindahnya berada di Wilayah Kekaisaran Langit, oleh karena itu dia bertujuan untuk pergi ke sana secepatnya.


Mengingat kata-kata Immortal, Xia Yun yakin bahwa dia pasti akan kembali berhadapan dengannya lagi entah kapan waktunya, makanya Xia Yun saat ini memutuskan untuk mengambil langkah ini agar bisa menjadi kuat secepat mungkin.


★Flashback....


Awalnya saat Xia Yun memperhatikan kobaran api di depannya hanyalah kobaran api yang secara kebetulan tercipta karena ledakan tadi, tetapi ketika dirinya perhatikan lebih teliti, kobaran api tersebut memanjang dan membentuk sebuah kalimat yang bisa Xia Yun baca.


[Ini hanyalah belahan dari diriku yang asli, jangan senang terlebih dahulu! semua ini belum berakhir sampai kau mati!]

__ADS_1


Itulah yang tertulis dari susunan kobaran api tersebut, hanya dengan membacanya saja, berhasil membuat Xia Yun menjadi memegang kepalanya kepusingan.


......................


Mereka semua yang mendengar penjelasan dari Xia Yun menganggukkan kepalanya dan membenarkan hal tersebut.


Jika di pikir-pikir lagi menurut kata-kata yang di tinggalkan oleh Immortal, maka besar kemungkinan ini tidak akan berakhir begitu saja.


Dengan ini, mereka semua pun memahami alasan dari Xia Yun bertindak seperti ini dan memutuskan untuk mendukungnya.


Setelah membahas masalah itu, mereka semua akhirnya fokus memakan makanan yang Xia Yun masak.


Waktu semua orang melihat sepotong daging ukuran sedang di piring mereka, semuanya tampak kebingungan.


Berbeda dengan reaksi mereka, Miyuki yang melihat masakan Xia Yun segera bertanya, “Apakah ini Steak?”


“Ya, kau benar.” (Xia Yun)


“Tunggu, apa itu Steak?” tanya Zhuge Liang yang kebingungan.


“Itu adalah sepotong daging yang ada di piring kalian semua saat ini,” jawab Miyuki menjelaskan.


“Tapi bagaimana kau memasaknya?” (Miyuki)


“Aku memiliki bahan-bahannya, jika kau ingin, maka akan ku berikan semuanya.” (Xia Yun)


Saat keduanya tengah berbicara, Yong Tao pun mencoba masakan Steak Xia Yun.


Tapi setelah Yong Tao menelannya, dengan cepat dia menoleh kearah Xia Yun dan berseru, “Apakah ini benar-benar kau yang memasak!?”


Semuanya yang melihat ekspresi Yong Tao, sontak saling pandang satu sama lain kemudian mulai mencoba Steak Sapi buatan Xia Yun.


!!!


Begitu mereka mencoba satu gigitan Steak, pergerakan mereka semua langsung terhenti sambil mengatakan, “Enak!!”


“Rasa pedas yang tidak terlalu pedas namun menggoda ini....” (Xin Mei)


“Lemak yang tidak terlalu berat....” (Yang Kai)


“Dan kekenyalan daging ini luar biasa!” (Yong Tao)


Menyaksikan ekspresi semua orang yang memakan Steak Xia Yun, Miyuki akhirnya mencoba untuk memakannya dengan cara memotong kecil menggunakan pisau kemudian memakannya.


Ekspresi yang dia tunjukan juga tidak jauh berbeda dari Yong Tao dan yang lainnya begitu mencoba masakan Steak Xia Yun.


Melihat bahwa ada masakan lainnya yang bertemakan daging lagi, sontak semuanya langsung mengambil dan mencoba rasanya.


!!


“Enak juga!” (Semua orang)


Saat mereka semua mencoba tuk memakan Oseng Daging Xia Yun, pujian serupa juga mereka ucapkan karena rasanya yang enak.


“Aku tidak tahu bahwa kau bisa memasak, Xia Yun!” ucap Yong Tao dengan mulut yang penuh akan makanan.


“Benar, terlebih lagi rasanya sangat enak. Jujur saja, aku jadi tidak yakin masakan ku akan mampu bersaing denganmu,” Miyuki membenarkan perkataan Yong Tao.


“Apakah kau suka pedas?” (Xin Mei)


Xin Mei yang biasanya diam kini ikut buka suara dengan bertanya hal tersebut.


Alasan dari Xin Mei yang menanyakan hal itu, karena semua masakan yang Xia Yun buat, rata-rata memiliki rasa yang pedas namun tidak sampai pada tahap yang menyakitkan, melainkan membuat ***** makan mereka bertambah.


Saat di tanya oleh Xin Mei, Xia Yun langsung saja menjawab iya karena memang dirinya menyukai makanan yang pedas.


Melihat semua orang makan dengan lahap hasil masakannya, Xia Yun menjadi senang karena mereka semua menyukai masakannya.


Menengok ke bawah meja, Xia Yun menemukan Hu Wang yang masih memakan Steak masakannya dengan lahap.


Sehabis makan, mereka semua mulai membersihkan piring-piring dan yang lain sebelum mulai beristirahat ke kamarnya masing-masing karena besok semuanya sudah sepakat akan pergi pagi-pagi.


Saat tiba di kamarnya, Xia Yun tidak berniat untuk berlatih dan memutuskan untuk berbaring lalu tidur saja untuk malam ini karena besok dia akan melakukan perjalanan yang panjang.

__ADS_1


......................


Petok!!


Petok!!


“Arg....” (Xia Yun)


Mendengar suara ayam yang berkokok, Xia Yun pun terbangun dan melihat bahwa sudah jam (05.00), melihat jam sudah seperti itu, dia segera bangun dan membersihkan dirinya, tidak lupa juga membawa Hu Wang sekalian.


Bruk! (Buka pintu)


Selesai bersiap, Xia Yun berjalan menuju dapur dan menemukan Miyuki bersama dengan Xin Mei tengah serius memasak.


Melihat mereka berdua yang sudah memasak duluan di pagi-pagi seperti ini, Xia Yun memutuskan untuk bergabung dan membantu mereka memasak sarapan sebelum melakukan perjalanan.


Dengan bantuan Xia Yun, akhirnya sarapan selesai dalam waktu singkat.


Karena sarapannya sudah selesai, Xia Yun berniat untuk membangunkan Yong Tao, Zhuge Liang dan Yang Kai.


Tetapi saat dirinya ingin meninggalkan dapur, Xia Yun terkejut saat melihat ketiga orang itu tengah menontonnya.


......................


“Kita akan menggunakan ini,” ucap Xia Yun sembari mengayunkan tangannya.


Saat Xia Yun melambaikan tangannya, secara tiba-tiba muncul kereta berwarna putih dengan sedikit hiasan bewarna keemasan pada badan kereta.


Bukan hanya keretanya saja yang berwarna putih, bahkan dua ekor kuda yang menariknya juga bewarna putih.


Kelebihan dari kereta ini tidaklah main-main karena bisa membuat orang yang ada di dalam kereta merasa sejuk walau di luar sedang sangat panas.


Kegunaan yang paling gilanya lagi adalah kereta ini bisa menahan serangan penuh dari orang yang ada di ranah Pendekar Alam Langit Dan Bumi.


Kenapa di sebut gila? itu karena orang-orang yang ada di Alam Fana hanya beberapa orang saja yang berada di ranah Pendekar Alam Langit Dan Bumi.


Saat ini semua orang tengah berada di halaman Kediaman Xia Yun dan sudah ingin melakukan perjalanan.


Tetapi sebelum itu, Xia Yun mengatakan bahwa mereka akan pergi menggunakan kereta, dan inilah kereta yang dia maksud.


Semua orang yang mendengar penjelasan dari kelebihan kereta ini menjadi terbuka mulutnya akibat tercengang.


“Biar aku yang duduk di depan.” (Yang Kai)


“Kalau begitu aku akan bersamamu.” (Zhuge Liang)


“Baiklah, kami akan masuk ke dalam kereta dan kalian yang akan membawanya,” ucap Xia Yun memutuskan.


Setelah mengatakan itu, Xia Yun meminta semuanya untuk masuk ke dalam kereta dan berniat untuk pergi.


Tanpa menunggu lebih lama lagi, Yang Kai dan Zhuge Liang pun langsung memacu kereta kuda ini saat semua orang sudah masuk ke dalamnya.


“Tujuan kita adalah, Kekaisaran Langit....” (Xia Yun)


...****************...


★Yah... akhirnya sekarang kalian tau kenapa Xia Yun nggak langsung pindah Alam setelah baca episode kemarin, kan?


★Pada Act kedua nanti, Xia Yun akan berfokus untuk meningkatkan kekuatannya sebanyak mungkin agar bisa menghadapi Immortal.


★Tentunya itu semua tidak akan berjalan mulus, akan banyak hal yang terjadi nantinya.


★Dan juga pada Act kedua, aku akan tambahin sedikit bumbu-bumbu romantis sebagai hiburan ya....


★Sedikit spoiler, akan ada karakter yang mati pada Act kedua nanti. Dia adalah sosok yang dekat dengan Xia Yun, (Bukan berarti cewek loh!)


★Akan ada banyak siksaan dan rintangan yang terus menimpa Xia Yun dalam perjalanannya menuju puncak.


★Tidak hanya itu, akan banyak hal-hal yang mengejutkan akan terjadi nanti, oleh karena itu nantikan Act kedua dari Sistem Ultimate Skill ya!


★Aku ucapkan terima kasih untuk kalian semua Para Pembacaku yang sudah memberikan banyak saran dan dukungan dalam perkembangan Novel ini.


★Kalian semua adalah yang terbaik👍💯

__ADS_1


From Author : Xia Yun’er.


__ADS_2