System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 85 - Skill Pohon Es Terjaga Dan Ancaman


__ADS_3

“Apa yang ingin kalian lakukan pada Tuan ku?” Tiba-tiba terdengar suara seorang pria paruh baya yang berasal dari belakang keduanya sambil merasakan tekanan aura yang sangat kuat di tubuh mereka.


Karena mendengar suara itu, sontak semuanya yang berada di ruangan langsung menolehkan pandangan mereka kearah belakang dan menemukan sosok Zhuge Liang yang saat ini sedang mengipasi dirinya menggunakan kipas bulu yang ada di tangannya sembari memberikan senyuman.


Ya, sosok pria paruh baya sebelumnya adalah Zhuge Liang. Dia yang menghentikan gerakan dari Ketua Sekte Lahar Surgawi bersama dengan seorang pria paruh baya yang bertanding pill melawan Xia Yun menggunakan auranya.


Zhuge Liang mengeluarkan aura Pendekar Alam Semesta Tingkat 8 miliknya sehingga semua orang yang ada di ruangan itu merasakan tekanan yang teramat berat menimpa tubuh mereka, tetapi aura Zhuge Liang tidaklah mempan pada Xia Yun yang saat ini berada di ranah Saint Tingkat 3 sehingga hanya merekalah yang merasa tersiksa akibat aura yang Zhuge Liang lepaskan.


Ketika mereka mengetahui dari mana sumber aura yang sangat kuat ini berasal dari Zhuge Liang, nafas Ketua Sekte Lahar Surgawi dan pria paruh baya itu langsung terhenti karena mereka ingat kalau Zhuge Liang adalah orang yang ada di pihak Xia Yun.


Terlebih lagi kekuatan yang Zhuge Liang tunjukan membuat Ming Hu, Ming Bao, Zhuo Yu, Shao Sheng, Ketua Sekte Es Abadi, Ketua Sekte Lahar Surgawi dan pria paruh baya sebelumnya terkejut sekaligus ngeri.


Mereka tidak pernah mendengar ada seseorang yang memiliki kekuatan di ranah Pendekar Alam Semesta selain Ketua dari ketiga sekte besar selama ini, tetapi sekarang, muncul seseorang yang memiliki kekuatan Pendekar Alam Semesta lainnya tepat di depan mereka.


Bukan hanya itu, bahkan ketiga Ketua sekte besar yang di sebut-sebut sebagai orang terkuat di Benua Langit pun tidak bisa melakukan apa-apa saat ini ketika berhadapan dengan sosok Zhuge Liang.


“Hanya seseorang yang berada di ranah Pendekar Alam semesta Tingkat 1 saja sudah berani sombong di depanku dan Tuan ku!” hina Zhuge Liang sambil memberikan tatapan merendahkan pada Ketua Sekte Lahar Surgawi dan sosok pria sebelumnya.


“Seharusnya aku sudah dari tadi membunuh kalian berdua karena kalian selalu menghina Tuan ku, tetapi mengingat Tuan ku tidak mempermasalahkannya, aku pun diam saja. Tetapi sekarang, kalian bahkan berani mencelakai Tuan... apakah menurut kalian aku akan tetap diam?”


‘Pendekar Alam Semesta Tingkat 8!’ batin Ming Hu, Ming Bao, Zhou Yu dan sosok Ketua Sekte Es Abadi bersamaan dengan para pengawal mereka.


‘Siapa dia? aku tidak pernah mendengar ada seseorang yang sekuat ini di Benua Langit!’ batin Ketua Sekte Lahar Surgawi berpikir keras atas kejadian yang terjadi di depannya ini.


‘Habislah sudah! aku kira Ketua Sekte Lahar Surgawi adalah orang terkuat di sini!’ batin sosok pria yang melawan Xia Yun.


“Sudahlah Kakek Liang, aku tidak apa-apa, seharusnya Kakek Liang tahu kalau hanya ada beberapa orang yang bisa melukai aku, kan?” Terdengar suara Xia Yun menenangkan Zhuge Liang.


Setelah mendengar perkataan Xia Yun, Zhuge Liang kembali menarik auranya sehingga semuanya bisa menarik nafas lega lalu mulai menenangkan pikiran dan hati mereka.


“Sekarang apa kalian sudah percaya?” tanya Xia Yun sambil berjalan mendekati Shao Sheng sembari menatap semuanya santai.


“Jika tidak ada hal lainnya, maka aku akan pergi sekarang... dan juga terima kasih atas jamuan ini.”


Setelah mengatakan itu, tiba-tiba Xia Yun langsung menghilang dari pandangan mereka sambil diiringi dengan Zhuge Liang yang mengikutinya.


Begitu melihat kepergian Xia Yun bersama Zhuge Liang, Ketua Sekte Lahar Surgawi dan sosok pria sebelumnya langsung menghela nafas kesal kemudian bersumpah akan membalas tindakan mereka karena sudah berani mempermalukan harga dirinya sebagai Ketua Sekte.


“Aku lupa mengatakan ini pada kalian semua, aku tidak akan melakukan apapun pada kalian jika kalian tidak macam-macam padaku. Tetapi bila kalian berani mengganggu ku, maka aku tidak akan segan membalasnya!” Secara mengejutkan, suara Xia Yun langsung menggema di pikiran mereka setelah dirinya dan Zhuge Liang menghilang dengan memberikan peringatan pada semuanya bahwa Xia Yun bukanlah orang yang pengecut.


“Terlalu mendominasi....” gumam Shao Sheng bersama dengan Ming Hu dan Ming Bao tanpa sadar.


“B*jingan kecil itu!” kutuk Ketua Sekte Lahar Surgawi marah.


“Bakat, kekuatan, pembawaan yang dewasa dan tegas... dia adalah seorang jenius!” gumam Zhao Yu sambil memikirkan Xia Yun.


.


.


.


.


.


.


.


“Xia Yun, apakah kau tidak ingin mengambil pill-pill tingkat 3 dan 4 yang ada pada Shao Sheng?” tanya Zhuge Liang yang saat ini sedang mengendalikan kereta kuda dengan Xia Yun yang ada di dalam kereta.


“Tidak perlu, hanya pill tingkat 4, bagiku itu hanyalah permen...,” jawab Xia Yun dengan santai.


“Kakek Liang, langsung kembali ke kediaman saja, aku ingin pergi dulu.”


Dengan cepat Xia Yun menggunakan Skill Teleportasi miliknya ke arah kediaman miliknya sehingga dalam waktu yang singkat Xia Yun sudah berada di dalam kamarnya.


“Aku akan membuat Miyuki bisa berkultivasi juga, jika dirinya hanya mengandalkan sihir, maka kekuatannya tidak akan terlalu banyak bertambah,” gumam Xia Yun memutuskan kemudian berjalan ke luar kamar dan mulai mencari Miyuki.


Tidak perlu waktu lama bagi Xia Yun untuk menemukan Miyuki karena Xia Yun bertanya pada salah satu Maid Plaides miliknya dan tahu kalau Miyuki berada di dalam kamarnya.


Tok!


Tok!


Tok!


“Miyuki, apakah kau ada di dalam?” tanya Xia Yun sembari mengetuk pintu kamar Miyuki.


“Ya, tunggu sebentar Xia Yun,” jawab Miyuki yang ada di dalam kamar.


Bruk!


Hanya beberapa waktu saat Miyuki menjawab pertanyaan Xia Yun, pintu kamarnya pun terbuka dan menampilkan sosok Miyuki yang saat ini tersenyum pada Xia Yun sambil menanyakan apa yang Xia Yun butuhkan.


“Jika kau tidak sibuk, aku ingin mengajarimu berkultivasi, aku sudah memikirkannya. Apabila kau tidak mencoba untuk berkultivasi dan tetap mengandalkan sihir mu, maka kekuatan mu akan sangat sulit untuk berkembang.”


“Jadi oleh karena itu aku ingin mengajari mu cara berkultivasi apabila kau tidak keberatan,” jelas Xia Yun sambil menatap Miyuki.


“Baiklah, aku akan mencoba berkultivasi, tidak ada salahnya untuk mencoba hal baru,” Miyuki tidak menolak ajakan Xia Yun dan langsung mengiyakannya untuk berkultivasi.


Setelah mendengar Miyuki setuju akan ajakannya, Xia Yun segera membawanya ke halaman kediamannya dan meminta Miyuki untuk duduk bersila sambil menutup matanya di bawah salah satu pohon yang tumbuh di halaman.


‘Lily, beli sebuah teknik kultivasi yang cocok untuk perempuan yang memiliki elemen es,’ batin Xia Yun memerintah sistem sambil menatap Miyuki yang saat ini baru ingin duduk bersila.


[Mencari teknik kultivasi....]


[....]

__ADS_1


[Membeli teknik kultivasi bernama Pohon Es Terjaga (Tingkat Tertinggi)]


[Pohon Es Terjaga : Sebuah teknik kultivasi yang cocok bagi seseorang yang memiliki atribut es dalam tubuhnya, selain meningkatkan kultivasi, teknik ini juga sekaligus meningkatan kekuatan atribut es milik pengguna]


[Memotong -300.000 shop poin]


[....]


[Berhasil membeli]


[Apakah ingin mempelajari skill?]


‘Harganya mahal sekali!’


‘Lily, apakah aku bisa memberikan skill ini pada Miyuki?’ Xia Yun.


[Bisa Tuan, Tuan cukup mentransfer skill ini pada Miyuki maka otomatis dia akan mendapatkan skillnya, tetapi skill yang Tuan beri akan menghilang pada diri Tuan]


‘Lily, pelajari Teknik Pohon Es Terjaga.’ Xia Yun.


[Mempelajari skill....]


[....]


[Berhasil mempelajari skill]


.


.


.


.


.


.


[Status]


[Nama : Xia Yun]


[Umur : 15 tahun]


[Kelamin : Laki-Laki]


[LV : Saint Tingkat 3]


[Poin pengalaman : 16.132.000/54.000.000]


[Pekerjaan : Alchemist Tingkat 3]


[Keterampilan/Skill »]


[Senjata »]


[Shop poin : 29.950.000]


[Mata uang : 99,699,568 koin emas]


[Toko »]


[Undian »]


[Penyimpanan »]


.


.


.


.


.


.


[Keterampilan/skill]


[-Skill Pencaharian]


[-Skill Gluttony]


[-Skill Langkah Cahaya]


[-Skill Pedang 2 Tangan]


[-Skill Regenerasi Super]


[-Skill Cocytus]


[-Skill Klon]


[-Skill Pembaca Pikiran]


[-Skill Telepati]


[-Skill Aliran Energi Ki Tak Terbatas]

__ADS_1


[-Skill Pengendalian Senjata Penuh]


[-Skill Sentuhan Kematian]


[-Skill Pembangkitan]


[-Skill Penyamaran Sempurna]


[-Skill Mata Mangekyou Sharingan


[-Skill Dekomposisi]


[-Skill Restorasi]


[-Skill Reaksi Emosi]


[-Skill Valhala Gate]


[-Skill Peniadaan Serangan]


[-Skill Penyembuhan]


[-Skill Penguasaan Instan]


[-Skill Pemberhentian Waktu]


[-Skill Teleportasi]


[-Skill Penyerapan Instan]


[-Skill Mode Phoenix]


[-Skill Perubahan Malaikat]


[-Skill Gerbang Hachimon]


[-Skill Disturbance Taijutsu]


[-Skill Naga Penghancur]


[-Skill Pukulan Api membara]


[-Skill Tebasan Bilah Angin]


[-Skill Tapak Es]


[-Skill Hujan ledakan]


[-Skill Laser Pemusnah]


[-Skill Ia Shub Niggurath]


[Skill Pohon Es Terjaga]


.


.


.


.


.


.


‘Lily, bagaimana cara mentransfer skill ini?’ tanya Xia Yun bingung setelah mempelajari skillnya.


[Sentuh lah kening sang penerima kemudian katakan transfer maka sistem akan melakukan prosesnya]


Begitu sistem selesai menjelaskan, Xia Yun langsung berjalan ke arah Miyuki lalu menyentuh keningnya menggunakan jari telunjuk tangan kanannya sembari mengucapkan, “Transfer!”


[Mentransfer Skill Pohon Es Terjaga....]


[....]


[Proses berhasil]


[Skill Pohon Es Terjaga Tuan menghilang karena telah di transfer]


Saat Xia Yun mengatakan itu, muncul cahaya bewarna biru dari telunjuk Xia Yun yang saat ini menyentuh kening Miyuki. Cahaya itu bersinar selama beberapa detik hingga perlahan mulai memudar, setelah cahaya itu memudar, Xia Yun segera meminta Miyuki untuk mengikuti tatacara berkultivasi yang ada di kepalanya.


Miyuki yang mendengar arahan hanya menganggukkan kepala lalu fokus menjelajahi pikirannya, sedangkan Xia Yun yang melihat Miyuki ikut kepikiran untuk mencoba berkultivasi secara manual yaitu dengan cara menyerap energi secara langsung tanpa harus membunuh untuk menaikkan level.


‘Lily, tampilkan teknik-teknik kultivasi yang cocok untukku,’ Xia Yun.


.


.


.


.


.


.


Buat kalian yang baca jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya... dan jangan lupa kasi bintang lima karena semua itu gampang hehehe biar aku semangat nulisnya.

__ADS_1


Kalau ada yang salah tentang penulisan tanda baca, atau apapun bisa kalian kasi saran ke aku di komentar, pasti aku balas kok...tenang aja tapi aku tidak tau kalian nya komen di chapter berapa tapi aku pasti balas kok.


Juga kalau kalian punya saran kekuatan seperti jenis tubuh, skill atau penggunaan skill combo dan penggunaan skill yang Xia Yun punya maka kalian bisa komentar di bawah aja kok nanti aku bakal masukin saran kalian.


__ADS_2