System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 119 - Pertempuran Dimulai!


__ADS_3

(Ingat ya, kelompok Xia Yun tidak sadar bahwa mereka saat ini sedang di tonton)


[Ding]


[Mendapatkan Misi Misterius ]


[Selamat Dari Krisis]


[Hadiah : ???? ]


[Hukuman : ???? ]


.


.


.


[Ding]


[Mendapatkan Misi Utama]


[Bunuh Sang Immortal]


[Hadiah : ??? ]


[Hukuman : Mata Sharingan menghilang dan mata Tuan menjadi mata normal bersamaan dengan hilangnya secara acak 10 skill yang Tuan miliki]


Melihat ada banyak tanda tanya pada salah satu misi yang dia terima, Xia Yun merasa sedikit tertarik sekaligus mengutuk karena dia di minta untuk mengalahkan Sang Immortal yang kenyataannya mustahil.


Tetapi berhenti memikirkan hal itu, dirinya sedikit tersenyum sambil mengatakan.


“Aku juga harus bertarung dengan seluruh kekuatanku,” jelas Xia Yun sembari menggunakan elemen kegelapan dan menutupi dirinya menggunakan kabut.


Saat ini Xia Yun tidak bisa dilihat oleh orang-orang Di Stadion karena tertutupi oleh kabut miliknya, tetapi tidak dengan suara misterius, saat ini dirinya terus memantau aksi Xia Yun dan membiarkannya saja karena menurut suara misterius itu mau usaha seperti apapun tetap tidak bisa.


Saat dirinya tertutup oleh kabut yang dia buat, Xia Yun dengan cepat membuat 9 klon dan membuat masing-masing dari mereka menggunakan Skill Mode perubahan Malaikat Elemen Air, Tanah, Api, Angin dan Cahaya.


Di tambah Mode Phoenix, Mode Raja Kura-Kura, Penyamaran Sempurna dengan menyamar sebagai Sasuke dan klon terakhir menggunakan Skill Gerbang Hachimon Tingkat Akhir.


Saat ini ada total 10 Xia Yun yang siap bertarung, dengan Xia Yun asli yang tidak menggunakan skill perubahan apapun, jadi penampilannya tetap, dengan sedikit perubahan karena Xia Yun menggunakan Armor Dewa Kematian sebagai pelindungnya.


(Xia Yun tidak menggunakan Sabit Dewa Kematian dan masih menggunakan kedua pedangnya ya)


Melihat persiapannya sudah selesai, segera Xia Yun menghilangkan kabut hitam itu sehingga terlihat jelas ada 9 sosok Xia Yun membuat semua orang yang ada Di Stadion beserta para peserta pun terkejut.


“Semoga saja kau bisa menghadapinya, Xia Yun!” gumam Yong Tao berharap sambil menonton aksi Xia Yun dengan tangan yang berdarah akibat geram karena ingin membantu Xia Yun.


Di tambah munculnya sosok Sasuke membuat semua orang terkejut sekaligus lega karena orang yang mereka anggap kuat juga ikut membantu pertarungan ini.


Walaupun mereka tidak tahu mengapa Sasuke bisa ada di sana, tetapi yang jelas mereka sangat bersyukur ada bantuan lainnya di sana.


“Apakah kalian sudah siap?” tanya Xia Yun Asli yang saat ini sedang menggunakan Armor Dewa Kematian.


Semua peserta sudah mengeluarkan senjata terbaik mereka karena ini adalah pertarungan hidup dan mati, jadi tidak heran ketika semuanya sudah mengeluarkan kekuatan andalannya masing-masing saat ini.


“Yah yah... karena aku lihat kalian sudah siap, maka sekarang waktunya Sang Immortal ini ikut tampil.” (Suara misterius)


Suara misterius itu terdengar lagi diiringi dengan munculnya seorang Pria Paruh Baya tanpa rambut yang mengenakan pakaian bewarna emas dan jubah kehitaman tepat dari kekosongan lalu berdiri tidak jauh dari tempat Xia Yun berada


Walau di sebut Pria Paruh Baya, tampilan fisik dari orang tua itu bukan main-main, walau mengenakan pakaian, tetap saja bisa terlihat otot-ototnya yang


menandakan kekuatan fisik orang tua itu menjadi poin plus.


Melihat munculnya Pria Paruh Baya itu, semua orang sudah mengetahui bahwa penyebab dari semua ini adalah sosok yang menyebut namanya sebagai Sang Immortal.


Begitu munculnya Sang Immortal ini, Xia Yun Asli langsung mengaktifkan Mata Mangekyou Sharingan dan memegang kedua pedangnya diiringi dengan Xia Yun mode lain dan para peserta lainnya.


“Aku tahu kalian ingin mengatakan sesuatu tetapi simpanlah hal itu sampai ini selesai,” jelas Xia Yun Asli dan di balas anggukkan oleh semuanya.


“Bagaimana dengan rencananya?” Ming He


bertanya pada Xia Yun.


Memang benar apa yang di tanyakan oleh Ming He, jika ingin melawan seseorang yang lebih kuat dari kita, memang seharusnya kita menyiapkan sebuah rencana.


Xia Yun Asli langsung saja mengatakan pada mereka semua untuk terus menyerangnya saja tetapi jangan melupakan posisi bertahan sementara dirinya akan mencari celah lalu menyerangnya dengan sekuat tenaga.


Mendengar penjelasan Xia Yun, membuat semua orang merasa kebingungan akan perkataannya.


Ingin menyerangnya sendirian? memangnya serangan mu sendiri akan mampu melukainya?


Hal itulah yang ada di benak semua orang setelah mendengar penjelasan dari Xia Yun, tetapi rasa kebingungan semua orang langsung menghilang di detik berikutnya.

__ADS_1


Boom!!!


Terjadi ledakan kecil begitu Xia Yun Asli bersama para klon mengeluarkan aura seseorang yang berada di ranah Saint Tingkat 3 dan Holy Saint Tingkat 3, di tambah dengan Aura Raja Naga yang di mana membuat tekanannya semakin kuat.


Para peserta yang berada di dekat Xia Yun bahkan sedikit mundur beberapa langkah kebelakang karena tidak tahan berdiri di dekat Xia Yun karena auranya yang sangat mendominasi.


Berbeda dengan Xia Yun, sosok Sasuke hanya bisa mengeluarkan Hawa Membunuhnya yang sangat kuat sebagai senjata, tetapi walau hanya aura membunuhnya saja, itu sudah lebih dari cukup untuk menyaingi aura ke-9 Xia Yun dan membuat yang lain tertekan.


Menunjukkan auranya sebentar, Xia Yun langsung menariknya kembali agar semua orang tidak tertekan.


.


.


.


Bruk!!


“A-aura ini!!” Duan Feng langsung tidak bisa berkata apa-apa begitu dirinya merasakan aura dari 9 Xia Yun.


Menoleh kearah Lou Yui dan Huan Ran, Duan Feng juga bisa melihat wajah terkejut mereka yang sama seperti dirinya.


“Tidak!!!! aku harus menolong Yang Mulia!!!”


Setelah merasakan aura Xia Yun, Duan Feng sekarang memberontak sekuat tenaga sembari mengatakan hal yang tidak di mengerti oleh orang lain.


.


.


Selesai berdiskusi, Xia Yun Asli tampak melukai tangannya agar mengeluarkan darah dan melumuri bilah kedua pedangnya dengan darah miliknya.


Hal yang Xia Yun lakukan menjadi pertanyaan di benak semua orang tetapi bukan saatnya untuk membahas hal itu disini, jadi semuanya mengabaikan aksi Xia Yun.


Mengapa Xia Yun melakukan hal itu? jawaban mudah, itu karena Xia Yun memiliki Tubuh Dewa Racun, yang dimana darahnya bisa menjadi penawar segala racun sekaligus racun yang paling mematikan.


Jadi oleh karena itu Xia Yun berniat memanfaatkan darahnya secara penuh dengan cara melakukan hal seperti ini.


Selesai melakukan persiapannya, Xia Yun langsung menatap Sang Immortal sembari menyiapkan kuda-kudanya Masing-masing diiringi dengan para peserta dan klon-klon nya.


Sang Immortal pun tertawa kecil yang membuat Xia Yun berniat untuk membaca pikirannya tetapi tidak berguna dan membuat Xia Yun mendengus kesal


Tik....


Tik....


Semua orang yang ada Di Stadion pun menjadi semakin berdebar saat menyaksikan detik-detik akan di mulainya pertarungan yang mendebarkan ini, bahkan tidak aneh jika mereka sampai lupa bernafas.


Tas! (Darah Xia Yun menetes dan jatuh ke pasir)


Sat!!!


Begitu setetes darah Xia Yun jatuh ke atas pasir, dengan cepat Xia Yun Mode Malaikat Cahaya bergerak kearah Sang Immortal yang saat ini masih berdiam diri santai.


Hanya dalam waktu 1 tarikan nafas, Xia Yun Mode Cahaya sudah berada di belakang Sang Immortal dengan gerakan lainnya yang terlihat ingin melancarkan sebuah serangan.


“Sekarang!!”


“Amenotejikara!”


Xia Yun Asli dan Sasuke mengucapkan hal itu secara bersamaan yang membuat keduanya menghilang dan dengan cepat muncul di sisi kiri dan kanan Sang Immortal sembari sembari memberikan serangannya masing-masing.


“Kusanagi No Tsurugi! Chidori Katana!!”


“Enhance Armament!”


“Cahaya Pemusnah!”


Di tangan kanan Sasuke, memegang katana yang dialiri oleh arus listrik besar yang saling berlawanan sampai-sampai mengeluarkan suara seperti siulan burung.


Xia Yun Asli, mengarahkan Pedang Blue Rose kearah Sang Immortal sembari menggunakan Skill Pengendalian Senjata Penuh.


Melihat gerakannya, semua orang yang berada Di Stadion terkejut kala melihat betapa cepatnya aksi Xia Yun dan Sasuke, bahkan para Ketua Sekte Besar pun tidak yakin bisa bergerak secepat mereka berdua.


Melihat aksi Guru dan Murid ini, membuat harapan semua orang menjadi semakin kuat akan kemungkinan selamatnya para peserta.


Tetapi baru saja serangan mereka akan mengenai tubuh Sang Immortal, secara tiba-tiba mereka bertiga terlempar mundur dan membuat serangan mereka batal dan tidak mengenainya.


Tidak berhenti sampai di sana, kali ini Xia Yun Tanah yang bergerak dengan cara menutupi sebagian tubuh Sang Immortal kemudian Xia Yun Mode Kura-Kura muncul di belakangnya dan mengunci pergerakan Sang Immortal.


Seorang peserta wanita bernama Lie Lin juga tidak tinggal diam, dirinya ikut membantu dengan cara melilitkan seluruh bagian tubuh Sang Immortal menggunakan akar-akar tanamannya.


“Elemen Es : Kupu-Kupu Peledak!”

__ADS_1


Lalu Xia Yun Malaikat Api + Mode Phoenix dan Angin diikuti dengan Pria Setengah Wanita bersama-sama membuat angin topan api yang mengelilingi Sang Immortal, Xia Yun Asli juga tidak tinggal diam, dirinya juga ikut menyerang menggunakan Elemen Petir Merah dari bagian atas angin topan.


Boom!!


Karena terjadi ledakan yang sangat kuat akibat skill gabungan mereka, pasir-pasir yang ada menjadi berterbangan dan menutupi jarak pandang semua orang.


Berharap bahwa serangan tadi berhasil melukai Sang immortal, ternyata kenyataannya berbeda, Sang Immortal itu ternyata masih berdiri dengan tegap tanpa terluka sedikit pun, bahkan Xia Yun Mode Raja Kura-Kura sudah terlempar mundur dan di tangkap oleh Xia Yun Asli.


“Sekarang, aku yakin bahwa ramalan itu salah... bukan 9 anak yang akan menjadi seorang Dewa, melainkan hanya 1 orang a-”


Boom!!


Ketika Sang Immortal itu sedang berbicara, tiba-tiba ada sebuah tombak berbentuk merah darah yang melesat kearahnya dan membuat ledakan lainnya.


“Mengganggu!”


Dengan suara yang terdengar sudah sangat marah, Sang Immortal itu menghentakkan kakinya satu kali yang membuat semua orang menjadi waspada.


Seluruh Xia Yun juga dengan cepat bergerak dan berkumpul di dekat para peserta lainnya karena mereka semua tidak tahu apa yang di lakukan oleh Sang Immortal.


Tok!!


Tidak lama setelah itu, tiba-tiba muncul banyak riak di udara kosong yang mengeluarkan satu persatu Beast Tingkat 1 sampai Tingkat 12.


Para peserta, bahkan orang-orang Di Stadion pun terkejut begitu melihat para beast itu yang terus-menerus muncul tanpa henti, bukan hanya itu, tetapi dengan tingkatannya juga, yang dimana beast setingkat seorang di ranah Pendekar Alam Semesta pun banyak bermunculan.


Harapan semua orang mulai padam ketika melihat hampir seluruh padang pasir tempat Xia Yun berada, di penuhi oleh para beast yang di perkirakan berjumlah 10.000.000 dengan kekuatan yang beragam.


Saat ini, para peserta kembali terjatuh lemas melihat kenyataan yang ada di depan mata mereka saat ini.


Untuk Xia Yun, dirinya hanya mendengus kesal begitu melihat pasukan beast yang di keluarkan oleh Sang Immortal, berpikir bahwa pertarungan kali ini akan lebih sulit.


Xia Yun pernah berpikir untuk mengeluarkan para maid, ataupun memasukan para peserta ke dalam Cincin Dunia, tetapi dirinya menolak ide tersebut karena alasan lainnya.


“Ini akan menjadi lebih sulit...,” gumam Xia Yun yang bisa di dengar oleh semua orang terkecuali para peserta.


“Para golem dan T-Rex, keluarlah dan fokus lindungi para peserta!” perintah Xia Yun pada prajurit bayangannya.


Para golem dan T-Rex yang mendengar perintah dari Tuannya langsung merasa sangat bersemangat dan keluar dari bayangan Xia Yun lalu berjejer rapi di depan para peserta sebagai pelindung.


Saat ini semua orang terkejut saat melihat sejumlah golem besar dan kecil muncul secara tiba-tiba, terlebih lagi, kekuatan dari para golem itu jauh lebih kuat dari para peserta.


(Kekuatan golem besar dan kecil Xia Yun adalah : Pendekar Sage 1-3 & Pendekar Alam Bumi Tingkat 9)


Belum cukup dengan kejutan itu, kali ini muncul seekor T-Rex yang memiliki kekuatan seperti seseorang yang berada di ranah Pendekar Alam Langit Tingkat 1.


Para peserta yang di keliling oleh para anak buah Xia Yun langsung terkejut dan juga takut, tetapi Xia Yun meminta mereka untuk tenang karena para anak buahnya akan melindungi mereka semua.


Mendengar perkataan Xia Yun, mereka semua merasa bingung, akan melindungi kami semua? kata-kata itu seperti mengatakan bahwa dirinya akan tetap bertarung.


“Bagi menjadi dua grup!” jelas Xia Yun pada para klon.


Karena awalnya mereka adalah satu, jadi semuanya langsung mengerti dan membentuk tim sebanyak 5 orang pada masing-masing nya.


[Tim 1]


[Sasuke]


[Xia Yun Asli]


[Xia Yun Mode Raja Kura-Kura]


[Xia Yun Mode Phoenix]


[Xia Yun Mode Malaikat Cahaya]


[Tim 2]


[Xia Yun Mode Malaikat Air]


[Xia Yun Mode Malaikat Api]


[Xia Yun Mode Malaikat Angin]


[Xia Yun Mode Malaikat Tanah]


[Xia Yun Mode Gerbang Hachimon]


Saling menganggukkan kepalanya, langsung saja Tim 1 bergerak kearah Sang Immortal sementara Tim 2 berpencar dan mulai menyerang para lautan beast yang ada di depan mereka.


Sat!!


Doom!!!

__ADS_1


...****************...


__ADS_2