System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 55 - Undangan Makan Malam Dan Mendaftar Ke Asosiasi Prajurit Bayaran


__ADS_3

“Tidak! kau pasti sedang berbohong...” Bantah Miyuki sembari menyipitkan matanya menatap Xia Yun menyelidik.


“Iya-iya...Saat ini mataku memang merasa sakit tapi sebentar lagi akan hilang apabila aku tidak menggunakan kekuatanku lagi. Sudahlah, sebaiknya kita kembali sekarang.” Ucap Xia Yun pasrah mengakuinya.


“Tap-” Ucapan Miyuki terpotong begitu tangan kanan Xia Yun menutupi kedua matanya.


Xia Yun segera mengeluarkan mereka dari dalam cincin dunia begitu dirinya menutup mata Miyuki. Begitu Xia Yun dan Miyuki berada di luar, Xia Yun segera melepaskan tangannya yang menutupi mata Miyuki sembari mengatakan untuk pergi sarapan kemudian Xia Yun dengan cepat pergi meninggalkan Miyuki sendiri di halaman rumah.


Xia Yun yang baru masuk ke dalam rumah setelah membersihkan noda darah yang ada di matanya langsung melihat ada seseorang yang sedang duduk di kursi tamu miliknya, saat Xia Yun memperhatikan sosok itu sekali lagi, akhirnya Xia Yun tau kalau sosok itu adalah Putra Mahkota. Xia Yun pun mendekati Putra Mahkota atau Ming He kemudian menyapa lalu menanyakan alasan dirinya datang ke rumah Xia Yun.


“Putra Mahkota! kenapa anda tau ini adalah rumah saya dan juga ada alasan apa sampai Putra Mahkota sendiri yang datang ke sini?” Tanya Xia Yun sambil duduk di depan kursi Putra Mahkota.


“Begini saudara Xia Yun, ayah dan semuanya ingin mengundangmu makan malam bersama, jadi aku sendiri yang datang langsung untuk mengundang mu dan juga bersikaplah seperti biasanya, tidak usah terlalu formal” Jawab Ming He jujur.


“Memangnya ada apa? kenapa kalian mengundang aku untuk ikut makan malam?” Tanya Xia Yun sekali lagi dengan ekspresi yang kebingungan.


“Ayah dan yang lainnya ingin meminta maaf karena sudah meragukan kemampuan mu sebelumnya sekaligus ingin berterima kasih. Jika kau tidak ada waktu terjadinya penyerangan itu maka sudah di pastikan kami sekeluarga akan mati di bunuh oleh para iblis itu.” Jawab Ming He tersenyum kecut mengingat para iblis yang mengutus orang-orang dengan tingkat kultivasi tinggi untuk membunuh mereka sekeluarga.


“Sudahlah, tidak usah di bahas lagi masalah itu, kan aku memang kebetulan saja berada di sana.” Balas Xia Yun ikut tersenyum pada Ming He.


“Baiklah, nanti malam akan ada kereta yang menjemput kalian, aku pamit undur diri dulu saudara Xia Yun.” Ucap Ming He menangkup dua tangannya pada Xia Yun.


“Tidak usah mengutus kereta kesini Putra Mahkota! aku akan menggunakan kereta kami sendiri saja, jika para warga melihat kereta Kekaisaran berhenti di sini maka takutnya akan heboh hehehe.” Ucap Xia Yun memberitahu Ming He sambil cengegesan sedikit.


“Ah! baiklah, dan juga jangan panggil aku begitu, panggil saja aku Ming He.” Balas Ming He sambil tersenyum kemudian berjalan keluar pintu.

__ADS_1


Setelah melihat Ming He menghilang dari pandangan Xia Yun, Xia Yun kemudian mencari Yong Tao dan Zhuge Liang beserta Xin Mei karena ingin memberitahu kalau mereka akan pergi makan malam di istana bersama. Beberapa menit berjalan, Xia Yun melihat Xin Mei berada di dapur menyimak Yuri yang sedang memasak makanan dengan serius lalu berjalan mendekatinya, Xia Yun langsung memberitahu Xin Mei untuk bersiap nanti malam untuk ikut makan malam bersama dengan Ming He dan keluarganya, sekalian juga Xia Yun meminta Xin Mei untuk memberitahu Miyuki dan yang lainnya. Sesudah memberitahu Xin Mei, Xia Yun memberitahu Yuri dan Xin Mei kalau dirinya mempunyai urusan dan akan pulang malam, mereka berdua pun menganggukan kepala paham lalu dengan cepat Xia Yun menghilang dari pandangan keduanya.


......................


Hanya dalam waktu singkat, berita tentang menghilangnya gunung yang ada di dekat Ibu Kota Bintang menjadi bahan pembicaraan yang hangat di seluruh Ibu Kota, di restoran, jalanan, taman dan lain-lain semuanya sibuk membahas berita hangat itu, banyak dari mereka yang menerka-nerka siapa dalang di balik hilangnya gunung yang ada di dekat Ibu Kota Bintang. Tanpa mereka sadari, seseorang yang menghancurkan gunung atau lebih tepatnya formasi ilusi itu sedang memperhatikan mereka semua yang menceritakan sosok penghancur gunung, orang-orang yang sedang berbicara itu sedang duduk di sebuah bar atau lebih tepatnya Asosiasi Prajurit Bayaran.


Setelah mendengarkan cerita-cerita dari para pengunjung bar itu, Xia Yun bangkit dari bangkunya kemudian berjalan ke arah meja resepsionis lalu mengatakan ingin mendaftarkan diri sebagai prajurit bayaran.


“Silakan isi formulir ini dulu Tuan.” Ucap Resepsionis pria yang ada di depan Xia Yun.


Begitu selesai mengisi semua persyaratannya, Xia Yun pun di minta untuk pergi ke ruang bawah tanah, saat tiba di ruang bawah tanah yang di maksud oleh resepsionis pria sebelumnya, Xia Yun melihat seorang Kakek Tua dengan tubuh yang tingginya sama dengan Xia Yun. Xia Yun yang tidak tahu harus apa pun bertanya pada sosok Kakek Tua itu tetapi Kakek Tua itu tidak menjawab tapi langsung memberikan Xia Yun serangan tapak ke arah dada Xia Yun.


Karena tingkat kultivasi Xia Yun yang tinggi, membuat dirinya bisa dengan mudah melihat pergerakan Kakek Tua itu sehingga Xia Yun bisa melancarkan serangan balasan berupa pukulan ke arah tapak Kakek Tua itu sehingga dengan mudah Xia Yun bisa menahan serangan tapak Kakek Tua itu walau keadaan di sekitarnya terjadi ledakan angin kecil akibat benturan sebelumya.


“Elemen Es : Tapak Es!”


Swosh!


Ucap kedua serangan itu pun bertemu sehingga menciptakan gelombang angin kecil di dekatnya, Kakek Tua itu segera mundur menjaga jarak dari Xia Yun saat mengetahui bahwa Xia Yun menahan serangan tapaknya dengan mudah sekaligus membuat tangannya merasa keram. Setelah memperbaiki nafasnya dan merasa tangannya tidak keram lagi, Kakek Tua tadi kembali maju ke arah Xia Yun dengan jurusnya yang sama.


“Elemen Es : Tapak Es!”


Ucap Kakek Tua itu saat berada di depan Xia Yun, baru saja Kakek Tua itu menyebutkan nama skillnya, tiba-tiba terdengar suara Xia Yun yang mengulang apa yang dirinya ucap sebelumnya.


“Elemen Es : Tapak Es!”

__ADS_1


Mata Kakek Tua itu terbelalak waktu melihat Xia Yun dengan jelas menggunakan skill yang sama seperti miliknya, tidak perlu waktu lama begitu kedua skill mereka saling bertemu, akibat benturan dari dua skill yang sama, terjadilah ledakan kecil yang membuat seluruh ruangan bawah tanah itu tertutup kabut.


Boom!


...----------------...


maaf... banget karena aku up nya kali ini pendek banget, alasannya alasan HP aku batrenya udah drop sekaligus mata aku juga batrenya udah mau habis jadi ga bisa up lebih panjang, besok aku bakal nulisnya panjang" sebagai permintaan maaf aku ya.


Cukup sampai disini dulu ya....


Ini novel pertama aku jadi harap maklum apabila ada penuturan kata kata yang tidak tepat .


Karena ini pertama kalinya aku menulis Novel.


Jangan lupa kasi saran di komentar apabila ada yang harus aku perbaiki tentang cara tulis atau apapun ya...


Juga bantu like novel ini yah karena mencet tombol like kan tidak sulit hehe sekalian kasi bintang 5 ya.


Dan juga buat kalian yang pengen liat ilustrasi-ilustrasi nya bisa liat di ig khusus dan akun FB khusus, karena aku udah gak bakal masukin ilustrasi nya di sini ya...


Ig : System_Ultimate_Skill.


Fb : System Ultimate Skill.


Note: Huruf nya harus sama persis ya....

__ADS_1


__ADS_2