
“Kau sudah kalah,” jelas Xia Yun tanpa menarik kembali Pedang Night Sky Sword yang saat ini masih berbenturan dengan kedua golok Poo Poo.
Poo Poo dan para penonton yang mendengar ucapan Xia Yun tampak keheranan akan penjelasan dari Xia Yun.
Setelah mengatakan itu, segera Xia Yun menancapkan Pedang Blue Rose Sword yang ada di tangan kirinya ke lantai sembari mengucapkan, “Enhance Armament!”
Beberapa saat setelah Xia Yun mengatakan itu, tiba-tiba muncul sebuah lingkaran berwarna biru dengan mengeluarkan cahaya yang lumayan terang di bawah kaki Xia Yun dan Poo Poo dengan tulisan yang acak.
.
.
Munculnya lingkaran bewarna biru itu, berhasil membuat semua yang ada di tempat turnamen mengalihkan perhatian mereka dan langsung menoleh kearah Grup 1 saat ini karena penasaran dari mana asal cahaya tersebut berasal.
“L-lingkaran itu!” teriak Tetua Ke-1 Keluarga Xia dengan terkejut begitu melihat lingkaran berwarna biru di arena.
“Ya... tidak salah lagi, itu adalah lingkaran asing yang mampu menekan kita waktu itu!” jelas Xia Junsu dengan nada dan wajah yang tidak sedap di pandang.
.
.
“Itu...?” gumam Ming Hu sembari menyipitkan matanya seolah sedang mengingat sesuatu.
“Ada apa Ayahanda?” tanya Ming Bao/Kaisar saat ini ketika melihat ayahnya bertingkah seperti itu.
“Jika aku tidak salah ingat... lingkaran itu akan memunculkan es yang selanjutnya membekukan lawan Xia Yun,” jelas Ming Hu sambil menatap Ming Bao.
“Hah? bukankah itu berarti saat ini dia sedang menggunakan skill elemen?” tanya Shao Sheng yang duduk bersebelahan dengan keduanya.
“Hem... tapi Xia Yun tahu bahwa di larang menggunakan skill yang tidak berhubungan dengan senjatanya, jadi aku yakin ini-”
“Tidak berhubungan dengan elemennya.”
Ming Chan ikut membuka suara dengan melanjutkan ucapan Ming Hu sembari memperhatikan Xia Yun.
Plak!
“Sayang... tidak sopan jika kau memotong ucapan seseorang, kau tahu?” Qiao Jing menjentikkan tangannya ke lengan Ming Chan pelan sembari memberitahu Putrinya ini.
Ming Chan yang di ingatkan oleh ibunya langsung tersadar dan terkekeh kecil sembari menggaruk kepalanya pelan.
“Hehehe... maafkan aku ya, Bu”
.
.
Setelah kemunculan lingkaran itu, tiba-tiba terciptalah es yang berasal dari bawah kaki mereka, yang di mana, es itu membekukan setengah tubuh Poo Poo dalam hitungan nafas dan membuat pergerakan Poo Poo terhenti.
Melihat Poo Poo sudah tidak bisa bergerak lagi, Xia Yun menarik Pedang Night Sky Sword dan juga Blue Rose Sword dari lantai kemudian mundur beberapa langkah untuk menjaga jarak dari Poo Poo.
Karena kejadian yang begitu tiba-tiba ini, Poo Poo nampak kebingungan dan akhirnya tersadar akan sesuatu dan mulai meneriaki Xia Yun.
“Curang!! kita di larang menggunakan serangan elemen!”
Saat para penonton dan laki-laki yang menjadi Pengawas itu mendengar protes Poo Poo, mereka juga mulai meneriaki Xia Yun bahwa Xia Yun melanggar peraturan dan layak untuk di diskualifikasi.
__ADS_1
“Yah! dia sudah menggunakan serangan elemen!” Penonton 1.
“Dia melanggar peraturan!” Penonton 2.
“Diskualifikasi peserta itu!” Penonton 3.
“Dia sudah melakukan kecurangan nyata!” Penonton 4
Ada banyak teriakan-teriakan protes dari para penonton itu ketika mereka mendengar ucapan Poo Poo.
.
.
“Hem... kenapa Teman Kalian malah menggunakan skill elemen?” gumam Duan Feng dengan penuh tanda tanya sambil menonton pertarungan Xia Yun.
“Apakah kalian yakin itu skill elemen? menurut ku itu bukanlah skill elemen, karena Xia Yun berani menggunakan itu, maka bisa di pastikan bahwa itu bukanlah skill elemen,” jelas Yong Tao sembari memegang dagunya dan menjawab pertanyaan Duan Feng.
Miyuki dan Zhuge Liang beserta para maid yang mendengar jawaban Yong Tao menganggukkan kepalanya setuju dengan jawaban dari Yong Tao.
Saat ini rombongan mereka lumayan sedikit menarik perhatian karena orang-orang yang duduk di sana rata-rata sangatlah cantik dan tampan, bahkan beberapa penonton yang ada di samping tempat duduk mereka juga sempat curi-curi pandangan kearah para maid ataupun yang lainnya.
Sedari awal, pada maid sudah bersiap ingin membunuh para penonton-penonton itu tetapi di halangi oleh Miyuki dengan berkata bahwa itu akan membuat Xia Yun kerepotan sehingga semuanya langsung patuh walau sedikit kecewa.
Mereka memang sangat membenci manusia dan menganggap mereka itu adalah ras paling menjijikkan di dunia ini, tetapi Yong Tao, Zhuge Liang dan yang lain, tidak seperti itu di pandangan para maid karena mereka adalah teman dari Tuan mereka.
.
.
“Apakah kau lihat aku menggunakan skill elemen?” tanya Xia Yun dengan menatap mata Poo Poo tanpa ekspresi.
“Apakah kau b*doh?”
“Nyatanya es-es ini berasal dari senjataku, dan juga aku tidak menggunakan skill elemen, melainkan skill persenjataan.”
Xia Yun menjelaskan dengan jelas bahwa dirinya tidak menggunakan skill elemen, melainkan skill bersenjata, yang di mana ini adalah termasuk dalam keahlian bersenjata.
“Skill Bersenjata mana yang mampu mengeluarkan es seperti ini! aku tidak pernah mendengarnya!” bantah Poo Poo dengan kesal.
“Memang wajar jika kau tidak pernah mendengar atau mengetahuinya, karena skill ini adalah ciptaan dari guruku sendiri!” Xia Yun berbohong dengan wajah yang teramat lurus sehingga ada banyak orang yang terkejut dan mulai mempercayai kebenarannya.
Banyak diskusi yang terjadi begitu mereka mengetahui bahwa serangan yang Xia Yun gunakan adalah sebuah skill bersenjata dan bukan skill elemen.
Ada yang tidak percaya, ada juga yang percaya dan berpikir bahwa guru dari Xia Yun adalah sosok yang sangat kuat karena mampu menciptakan sebuah skill yang sangat unik dan kuat seperti ini.
“Skill ini adalah skill bersenjata yang mampu mengeluarkan seluruh potensi dari senjata yang seseorang miliki, oleh karena itu, ketika aku menggunakan skill ini, ada es yang tercipta karena pedang yang aku gunakan tercipta dari sebuah es yang tidak akan pernah meleleh.”
“Jika ingin menggunakan skill ini, tidak mudah persyaratannya, kalian harus memahami betul-betul seperti apa senjata kalian, karakteristiknya dan asal-usul senjata kalian itu sendiri,” jelas Xia Yun sembari mengedarkan pandangan.
.
.
“Guru? hei Pria Tua, apakah kau tau bahwa Xia Yun memiliki guru?” tanya Yong Tao kebingungan dan menatap Zhuge Liang.
“Aku juga tidak tahu bahwa Xia Yun memiliki seorang guru,” jawab Zhuge Liang dengan kebingungan.
__ADS_1
“Hem... sepertinya Xia Yun berbohong?” Yong Tao menduga-duga sehingga hanya hal itulah yang terbesit di kepalanya dan memilih kembali memperhatikan aksi Xia Yun.
.
.
Semua orang yang mendengar penjelasan Xia Yun menganggukkan kepalanya paham dan mulai mengerti akan skill ini, sehingga tidak ada lagi yang mengatakan bahwa Xia Yun melanggar aturan turnamen ini karena mereka sudah mengerti bahwa skill ini tidak ada hubungannya dengan skill elemen.
“Pembohong! jika kau jujur, maka tunjukan padaku di mana guru mu itu!” Poo Poo tidak terima akan penjelasan Xia Yun sehingga dirinya meminta bukti nyata dengan nada emosi.
Para penonton, Keluarga Kekaisaran, Mei Yue, Shao Sheng dan para Ketua Sekte Besar yang mendengar bantahan Poo Poo mulai menjadi penasaran akan sosok guru Xia Yun yang mampu menciptakan skill seperti itu.
Dan juga mereka memperkirakan bahwa Sang Guru itu adalah orang yang kuat, sehingga terbesit di pikiran mereka untuk menjalin hubungan dengan guru Xia Yun.
.
.
“Jika yang di ucapkan bocah itu benar, maka aku akan paham kenapa Tuan Zhuge Liang bisa menjadi bawahannya,” gumam Shao Sheng sembari mengelus janggutnya.
“Belum lagi bakatnya dalam Alchemist, jika gurunya seperti yang Xia Yun jelaskan, maka aku yakin bahwa pasangan guru dan murid ini adalah seorang jenius tiada tanding!” Sambung Ming Bao dengan nada bergetar ketika memikirkan kebenarannya.
.
.
Xia Yun yang mendengar ucapan Poo Poo langsung tersenyum mengerikan dan berkata, “Apakah kau serius? tempramen guruku itu....”
“Hei Xia Yun! ada apa dengan tempramen ku, hah?”
Belum sempat Xia Yun menghabiskan perkataannya, tiba-tiba terdengar sebuah suara yang memotong ucapan Xia Yun yang berasal dari arah atas tempat turnamen.
Mendengar suara yang asing memenuhi tempat turnamen, sontak semuanya langsung waspada dan menolehkan pandangannya ke langit.
!!
Ketika semuanya menoleh keatas, mereka melihat seorang laki-laki berjubah dengan rambut hitam yang dimana rambut bagian depannya menutupi mata sebelah kiri laki-laki itu.
Tidak lupa, mereka melihat sosok laki-laki itu menaiki suatu hewan seperti elang yang seluruh tubuhnya bewarna hitam.
“Siapa kau!” teriak Ming Bao dengan rasa penasaran yang memenuhi hatinya ketika laki-laki itu berani menyusup kedalam tempat turnamen ini.
Melihat kedatangan laki-laki itu, sontak semuanya langsung waspada dan bersiap untuk bertarung, tetapi hal itu langsung mereka hilangkan ketika mendengar kata-kata Xia Yun berikutnya.
“Guru? sedang apa kau disini!?” ucap Xia Yun sembari menatap sosok laki-laki berjubah hitam itu.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Buat kalian yang baca jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya... dan jangan lupa kasi bintang lima karena semua itu gampang hehehe biar aku semangat nulisnya.
Kalau kalian punya saran seperti jenis tubuh, skill atau penggunaan skill combo dan penggunaan skill yang Xia Yun punya maka kalian bisa komentar di bawah aja kok nanti aku bakal masukin saran kalian.