
Boom!
“S*alan! siapa kau!” Teriak Pria Kekar Berwajah Sangar sambil berdiri menyeimbangkan tubuhnya seraya menatap sosok Pemuda Berambut Hitam, berbaju putih dengan kedua pedang di punggungnya.
“Hm? anggap saja orang yang kebetulan lewat.” Jawab Xia Yun enteng sambil menggelengkan kepala pelan dan mengangkat bahunya.
Merasa kesal dengan jawaban Xia Yun yang seperti mempermainkan dirinya, segera Pria Kekar Berwajah Sangar itu melesat ke arah Xia Yun. Xia Yun tetap dalam posisi tegak tanpa bergerak sedikit pun dari tempatnya sehingga membuat Pria Kekar Berwajah Sangar itu merasa bahwa pemuda di depannya memiliki sebuah kartu as di belakang tangannya tetapi segera menghilangkan pemikiran itu dan segera mengayunkan kedua goloknya ke leher Xia segera begitu dia berada di depan Xia Yun.
Xia Yun yang masih berdiam ria tidak memperdulikan dua golok yang melayang ke arah lehernya dan menatap mata Pria Kekar Berwajah Sangar itu sesaat sebelum goloknya mengenai Xia Yun, keduanya bertatap muka dan Pria Kekar Berwajah Sangar itu terkejut sekaligus ngeri begitu dia menatap kedua bola mata Pemuda di depannya sekarang ini. Belum puas dengan satu kali terkejut, Pria Kekar Berwajah Sangar itu kembali terkejut karena waktu kedua goloknya yang ingin menebas leher Xia Yun hanya tersisa beberapa senti dari sasaran, dalam seketika seluruh anggota tubuhnya tidak dapat bergerak sehingga ayunan goloknya berhenti.
!!
Dengan segera Pria Kekar Berwajah Sangar menatap Pemuda yang ada di depannya dan kembali terkejut karena melihat Xia Yun tersenyum begitu gerakannya berhenti kemudian terbesit di pikirannya bahwa hanya ada satu penjelasan dari semua ini yaitu ini adalah perbuatan dari Pemuda yang ada di depannya sekarang. Walaupun Pria Kekar Berwajah Sangar itu tidak mengetahui bagaimana cara Xia Yun melakukannya, tetapi firasatnya mengatakan bahwa itu semua adalah perbuatan dari Xia Yun.
Xia Yun kembali menonaktifkan mata eternal mangekyou sharingannya begitu gerakan dari Pria Kekar Berwajah Sangar di depannya berhenti bergerak sembari memerikan senyuman penuh arti pada Pria Kekar Berwajah Sangar itu sehingga tanpa sadar dirinya mengeluarkan keringat dingin di seluruh tubuhnya, para anak buahnya pun yang melihat senyuman Xia Yun bergidik ngeri, Pemuda Berambut Biru dan seorang Kakek Tua Berjanggut Panjang hingga para pengawal tidak bisa melihat senyuman Xia Yun karena mereka berada di belakang Xia Yun.
“Ah! Karena kau memegang dua pedang dan aku juga memegang dua pedang, bagaimana jika kita melakukan duel.” Ucap Xia Yun sembari masih memberikan senyuman iblis pada mereka semua.
Begitu selesai mengucapkan itu, Xia Yun melepaskan pengaruh genjutsunya dari Pria Kekar Berwajah Sangat sehingga Pria Kekar itu segera melompat mundur menjaga jarak dari Xia Yun saat sadar dirinya sudah bisa bergerak.
“Begini, pedang siapa yang hancur duluan maka dia akan dibunuh, hukumannya akan seperti itu.” jelas Xia Yun.
“Semuanya! cepat serang dia bersama!” Perintah Pria Kekar pada anak buahnya.
Anak buah dari Pria Kekar itu berjumlah 30 orang termasuk dirinya sehingga jumlah semuanya adalah 31 orang yang mengepung kereta Kakek Tua dan Pemuda Rambut Biru sebelumnya. Semua anak buah yang mendengar itu segera maju sambil memegang senjata mereka masing-masing ke arah Xia Yun, Pria Kekar juga tidak tinggal diam, dia juga dengan cepat melesat ke arah Xia Yun.
Xia Yun dengan cepat menancapkan pedang blue rose Sword yang ada di tangan kirinya ke tanah kemudian mengucapkan sesuatu.
“Release recoletion!”
Tiba-tiba seluruh kaki dari semua anak buah dan Pria Kekar itu tertutup oleh bongkahan es lalu tumbuh akar-akar yang melilit seluruh tubuh mereka semua, belum berhenti sampai di sana, akar yang melilit mereka semua di tumbuhi oleh bunga mawar yang secara perlahan mekar dan mengeluarkan aroma mawar yang sangat harum. Mereka semua meronta-ronta berusaha melepaskan diri dari jeratan akar yang melilit mereka karena setiap detuk mereka terjerat, seluruh tenaga mereka berkurang dan mulai merasa lemas.
Tidak sampai sepuluh detik mereka semua terjerat akar-akar itu, mereka semua langsung mati karena energi kehidupan mereka terus di serap sehingga seluruh tubuh mereka mengering.
__ADS_1
[Selamat! Tuan berhasil membunuh kultivator ranah pendekar raja tingkat 5]
[Selamat! Tuan berhasil membunuh kultivator ranah pendekar jendral tingkat 5]
[Selamat! Tuan berhasil membunuh kultivator ranah pendekar jendral tingkat 6]
[Selamat! Tuan berhasil membunuh kultivator ranah pendekar jendral tingkat 8]
[Selamat! Tuan berhasil membunuh kultivator ranah pendekar jendral tingkat 4]
“Kalian hanyalah orang-orang sesat yang walaupun kalian hidup atau tidak itu tidak akan mempengaruhi apapun.” Gumam Xia Yun kemudian menyarungkan pedang blue rose sword dan berbalik ke belakang mendekati rombongan sebelumnya. Mereka hanya terdiam tidak bergerak karena perbuatan Xia Yun sebelumnya yang dengan mudah menghabisi ke 31 anggota bandit dengan tingkat kultivasi di atas pendekar jendral tingkat 5 bahkan pendekar raja tingkat 5.
Xia Yun hanya mengabaikan tindakan mereka semua dan mengarahkan tangan kanannya ke atas dan mengucapkan sesuatu.
“Heal.“ Ucap Xia Yun kemudian muncul lingkaran berwarna hijau dengan pola yang aneh di bawah kaki mereka semua yang membuat mereka semua terkejut tetapi Xia Yun menjelaskan bahwa tetap diam saja dulu dan semuanya hanya diam mengikuti ucapan Xia Yun walau mereka ingin melawan pun tidak bisa karena Xia Yun sangat kuat bagi mereka. Ketika beberapa saat mereka berada di dalam lingkaran itu mereka merasakan segala luka mereka perlahan sembuh dan perasaan mereka perlahan menjadi segar kembali.
Xia Yun yang merasa sudah selesai menyembuhkan mereka pun berniat pergi tetapi di hentikan oleh Kakek Tua tadi dan Pemuda Berambut Biru.
“Tunggu dulu senior!” Ucap Pemuda Berambut Biru ketika Xia Yun ingin pergi.
“Jika senior berkenan, tolong sebutkan nama senior karena saya ingin mengingat nama penyelamat hidup saya.” Jelas Pemuda Berambut Biru menatap Xia Yun.
“Namaku Xia Yun.” Ucap Xia Yun memberitahu.
“Terima kasih sen” Ucap Pemuda Berambut Biru terhenti karena Xia Yun memberitahu sesuatu yang membuat mereka semua terkejut.
“Jangan panggil aku senior, aku baru berumur 15 tahun jadi aku tidak suka di panggil senior.” Jelas Xia Yun karena merasa risih dengan sebutan senior yang tanpa sadar membuat semua yang mendengar ucapan Xia Yun secara tidak sadar menyebut Xia Yun sebagai monster kecil.
Begitu Xia Yun memberitahu mereka tentang umurnya, tiba-tiba semuanya terdiam dan suasana menjadi hening sesaat dengan suara jangkrik yang tak mau ketinggalan karena scene di mana dirinya bisa masuk sudah sangat dia nantikan dengan cara membuat rumah author di masuki olehnya tadi malam sehingga author terkejut dan mengancam author untuk memasukan dirinya malam ini.
Xia Yun yang melihat semuanya terdiam lebih memilih untuk pergi tetapi di halangi oleh Kakek Tua Berjanggut Panjang sebelumnya.
“Xia Yun, kau akan pergi ke mana?” Tanya Kakek Tua itu pada Xia Yun yang harus membuatnya berbalik.
__ADS_1
“Aku ingin pergi ke Ibu Kota Bintang.” Jawab Xia Yun.
“Kebetulan, kami juga dalam perjalanan ke sana. jika kau berkenan, bisakah kau berangkat bersama kami sekaligus menjaga kami, untuk biaya tenang saja.” Jelas Kakek Tua itu menjelaskan niatnya pada Xia Yun.
“Maaf kakek, aku tidak punya banyak waktu karena ingin menyelesaikan sesuatu terlebih dahulu.” Balas Xia Yun menolak pergi bersama.
Setelah mengatakan itu Xia Yun berniat segera pergi tetapi ada sebuah kereta yang terlihat sangat mewah datang dari arah belakang mereka semua. Kereta itu terus bergerak dengan pelan dan berhenti begitu berada di samping Xia Yun.
“Hm? kenapa kalian sangat cepat sekali datangnya?” Tanya Xia Yun kebingungan.
“Tidak kok, mungkin itu perasaan mu saja.” Jelas Zhuge Liang pada Xia Yun.
Xia Yun mengabaikan itu segera membuka pintu kereta tetapi kembali di hentikan oleh Pemuda Berambut Biru dan Kakek Tua Berjanggut Panjang sehingga Xia Yun dengan terpaksa menarik nafas pelan menyetujui permintaan dari keduanya. Begitu Xia Yun mengatakan iya, mereka semua akhirnya merasa senang dan memberi perintah pada pengawal yang tersisa untuk menguburkan pengawal yang tewas dengan layak kemudian bersiap di kereta lalu melakukan perjalanan bersama dengan rombongan Xia Yun.
...----------------...
[Besok pagi aku bakal up ya....karena besok hari minggu jadi aku gabut dan punya waktu buat up dan juga aku minta maaf karena chapter inin endek ya..]
Cukup sampai disini dulu ya....
Ini novel pertama aku jadi harap maklum apabila ada penuturan kata kata yang tidak tepat .
Karena ini pertama kalinya aku menulis Novel.
Jangan lupa kasi saran di komentar apabila ada yang harus aku perbaiki tentang cara tulis atau apapun ya...
Juga bantu like novel ini yah karena mencet tombol like kan tidak sulit hehe sekalian kasi bintang 5 ya.
Dan juga buat kalian yang pengen liat ilustrasi-ilustrasi nya bisa liat di ig khusus dan akun FB khusus, karena aku udah gak bakal masukin ilustrasi nya di sini ya...
Ig : System_Ultimate_Skill.
Fb : System Ultimate Skill.
__ADS_1
Note: Huruf nya harus sama persis ya....