
“Hormat hamba Tuan Xia Yun,” ucap Pria Tua itu pada Xia Yun.
“Bangunlah,” balas Xia Yun pada Pria Tua yang sedang menunduk di depannya.
Setelah Xia Yun berkata begitu, Pria Tua tadi langsung berdiri menghadap Xia Yun, tinggi badannya sekitar 190 cm, memang sedikit lebih tinggi dari Xia Yun, jadi Xia Yun sedikit mendongakkan kepalanya keatas.
“Apakah kau Zhuge Liang?” tanya Xia Yun pada pria tua itu dan dibalas anggukan olehnya.
“Benar Tuan, hamba bernama Zhuge Liang,” jelas pria tua itu sembari menganggukkan kepala pelan pada Xia Yun.
‘Uwa... aku tidak menyangka akan memanggil ahli strategi dari game Dinasty Warrior!’ batin Xia Yun dengan wajah yang datar tetapi berbeda dengan perasaannya yang sangat senang saat ini.
“Bagaimana aku memanggil namamu, Kakek Liang? atau langsung memanggil nama?” tanya Xia Yun sembari memiringkan kepalanya berpikir.
“Panggil hamba Zhuge Liang saja Tuan, karena hamba adalah bawahan Tuan,” jawab Zhuge Liang yang membuat Xia Yun berhenti berpikir.
‘Hem... apakah dia tidak mengingat kalau dia adalah ahli strategi Liu Bei? ah sudahlah lebih baik begini saja, aku tidak ingin menjelaskan hal itu pada nya karena aku pasti akan kebingungan mengarang cerita’ batin Xia Yun kebingungan saat ini.
“Aku akan memanggil kau Kakek Liang, dan kau memanggil aku Xia Yun atau apapun itu, jika ada orang lain selain kita, kau tetap harus sopan kepadaku” jelas Xia Yun memberitahu Zhuge Liang.
Dengan cepat, Zhuge Liang menjawab iya seraya menganggukkan kepalanya.
“Terima kasih Tua- Xia Yun,” ucap Zhuge Liang tidak sengaja.
“Baiklah begini lebih baik,” ucap Xia Yun sambil menganggukkan kepalanya pelan.
“Oh iya Kakek Liang, kau berada diranah apa?” tanya Xia Yun dengan nada yang penasaran pada Zhuge Liang.
“Hem? aku berada di ranah Pendekar Alam Langit Dan Bumi Tingkat 8,” jawab Zhuge Liang dengan pelan sambil mengusap jenggotnya pelan.
“Wow... rupanya kau kuat juga ya,” gumam Xia Yun kagum menatap Zhuge Liang.
“Kakek, apakah kau bisa membantuku menjelajahi bangunan ini?” tanya Xia Yun.
“Ha ha ha...tentu saja bisa, aku akan melakukan apapun yang kau inginkan,” jawab Zhuge Liang seraya tersenyum.
“Baiklah, kalau begitu kita akan langsung turun saja kebawah, didalam bangunan ini terdapat 100 lantai yang menuju ke bawah jadi kita harus cepat menyelesaikannya” jelas Xia Yun pada Zhuge Liang dan menganggukkan kepalanya paham.
.
.
Setelah beberapa menit berjalan, akhirnya mereka sampai di lantai 2, dan saat mereka baru saja
sampai.
Tangga yang mereka lewati sebelumnya menghilang, kemudian perlahan muncul banyak mayat hidup, tetapi tubuh mereka berwarna hitam dengan sedikit warna merah.
Xia Yun sedikit terkejut karena jumlah mereka hampir memenuhi area lantai 2, setidaknya jumlah mereka mencapai 1 ribu. Tidak lama, ada seseorang yang menepuk bahu kanan Xia Yun.
Orang yang menepuk bahu Xia Yun adalah Zhuge Liang, setelah menepuk bahu Xia Yun, Zhuge Liang perlahan maju dan berkata....
“Serahkan saja para semut-semut di sana padaku, Hahaha.... sudah lama aku tidak menggerakkan tulang-tulang yang sudah berkarat ini,” ucap Zhuge Liang pada Xia Yun sambil tertawa kecil.
Setelah Zhuge Liang berkata begitu, dirinya langsung mengayunkan kipas yang ada ditangannya dari bawah ke atas.
Para mayat hidup tersebut merasa kesal karena mereka di abaikan oleh kedua manusia didepan nya sehingga segera semuanya langsung berlari kearah Zhuge Liang dan Xia Yun.
Mereka semua pun langsung berlari ke arah Xia Yun dan Zhuge Liang, Xia Yun bingung karena Zhuge Liang hanya mengibaskan kipasnya saja, setelah itu dia melihat Zhuge Liang tidak melakukan kuda-kuda untuk menyerang atau apapun sehingga dirinya bertanya.
“Kakek, kenapa kau tidak menyerang mereka?” tanya Xia Yun pada Zhuge Liang dengan wajah yang kebingungan.
“Perhatikanlah baik-baik pertunjukan yang akan terjadi nanti, ha ha ha,” Zhuge Liang hanya menjawab singkat pertanyaan Xia Yun kemudian tertawa senang.
Tidak lama setelah Zhuge Liang berkata begitu, para mayat hidup itu sudah lumayan dekat dengan mereka, dan saat jarak para mayat hidup itu sudah pada 100 meter dari Zhuge Liang dan Xia Yun.
Boom!
Boom!
Boom!
Tiba-tiba terjadi banyak ledakan di sekitar para mayat hidup yang berlarian itu, karena ledakan itu jumlah para mayat hidup itu berkurang sekitar 200 dan masih banyak sisanya yang masih berlari ke arah Xia Yun dan Zhuge Liang.
“Rupanya ini yang bernama formasi!” seru Xia Yun saat melihat di bawah kaki para mayat hidup itu ada sesuatu berbentuk lingkaran yang menciptakan ledakan.
Sekali lagi Zhuge Liang mengibaskan kipasnya dan muncul lingkaran formasi tingkat tinggi di sekeliling hingga di lantai para mayat hidup yang tengah berlari.
Setelah itu keluar berbagai macam serangan elemen dari elemen api, air, tanah dan angin, hingga ledakan yang mengenai para mayat hidup itu.
__ADS_1
“Formasi Tingkat Suci : Kubus Ilahi!”
Zhuge Liang juga tidak lupa membuat formasi tembok pembatas tingkat suci untuk mencegah para mayat hidup itu tidak bisa mencapai mereka dan tetap terus terkena serangannya.
Setelah beberapa menit, akhirnya pembantaian itu pun berakhir. Jelas, pemenangnya berada di pihak Xia Yun, karena serangan-serangan gila yang diluncurkan oleh Zhuge Liang.
Merasa sudah tidak ada musuh lagi akhirnya Zhuge Liang menghapus semua formasinya dalam satu kali kibasan tangan.
Xia Yun yang penasaran tentang kekuatan formasi Zhuge Liang pun bertanya pada Zhuge Liang tentang tingkat ahli formasi Zhuge Liang.
“Kakek Liang, kau berada di ahli formasi tingkat berapa sehingga bisa menggambar formasi tingkat tinggi hanya dengan sekali ayunan saja? dan bukan hanya 1 yang berhasil dibuat, melainkan mencapai 100 formasi tingkat tinggi” tanya Xia Yun karena sangat penasaran.
“Hem? Aku adalah Ahli Formasi Tingkat Suci” jawab Zhuge Liang dengan santai.
“Hah? apakah ada tingkat begitu?” gumam Xia Yun bingung.
[Ya, masih ada tingkatan ahli formasi yang ada di atas tingkat kuno]
“Apakah kau tidak mengetahui nya Xia Yun?” tanya Zhuge Liang pada Xia Yun dan dibalas anggukan oleh Xia Yun.
“Baiklah, aku akan menjelaskan tingkatan yang ada pada ahli formasi ke padamu.”
Ahli formasi yang sekarang katanya ada sekitar 9 tingkatan yaitu;
Tingkatan Formasi :
*Tingkat Rendah.
*Tingkat Menengah.
*Tingkat Tinggi.
*Tingkat Bumi.
*Tingkat Langit.
*Tingkat Kuno.
*Tingkat Suci.
*Tingkat Bintang.
“Seperti yang aku beritahu sebelumnya, sekarang aku berada di Tingkat Suci, Itu artinya aku sudah bisa membuat Formasi Tingkat Suci dengan sedikit usaha” jelas Zhuge Liang.
“Orang-orang yang berada di tingkat suci sangatlah sedikit, selama ini, aku tidak pernah mendengar seseorang yang berada di tingkat semesta selama aku hidup.”
“Baiklah, sekarang aku sudah mengerti,” jawab Xia Yun setelah Zhuge Liang selesai berbicara.
Setelah menjelaskan tingkatan tentang ahli formasi, mereka pun lanjut pergi ke lantai berikutnya. Dalam 2 jam saja, sampai mereka sudah sampai di lantai ke 10.
Di sana, luas ruangannya berbeda dengan ruangan-ruangan yang ada sebelumnya, kali ini luas ruangan nya sekitar 70×70 meter, tampilan ruangannya pun penuh dengan batu Adamantium dimana-mana.
Ketika mereka sudah sampai di tengah-tengah ruangan, tiba-tiba terdengar suara seperti batu-batu yang bergetar sehingga sontak mereka pun menoleh ke sana kemari untuk melihat keadaan.
Selagi mereka mengamati keadaan yang terjadi sekarang, tiba-tiba pandangan mereka menyatu kepada para pasukan golem Adamantium yang terlihat sudah siap untuk berperang dengan mereka dan juga terlihat 1 golem yang berukuran setinggi 15 meter.
Kekuatan golem kecilnya adalah Sage Tingkat 1 sampai 3, dan yang paling besar berada di ranah Alam Bumi Tingkat 9.
Setelah melihat pasukan yang akan mereka hadapi, Zhuge Liang sedikit merasa kengerian, sebenarnya dirinya bisa saja mengalahkan mereka semua dengan kekuatan penuh, dan dalam kondisi prima.
Tetapi sekarang dia sudah merasakan sedikit lelah dan juga dia bersama dengan Xia Yun, dirinya tidak akan bisa bertarung sambil melindungi Xia Yun.
Ketika Zhuge Liang larut dalam pikirannya, Xia Yun pun menyadarkannya dengan berkata bahwa dia akan menghadapi golem-golem kecil itu dan 2 golem yang besar.
Zhuge Liang pun terkejut karena perkataan Xia Yun, Dia melihat Xia Yun berada di tahapan Lembentukan Tulang Awal saja.
“Hehe... mungkin kau berpikir aku berada di ranah
Pembentukan Tulang Awal, kan?” ucap Xia Yun sambil mengeluarkan aura ranah Pendekar Tingkat Spritual miliknya sehingga membuat Zhuge Liang terkejut.
“Kakek Liang, kau tidak usah memperdulikan aku, aku mempunyai caraku sendiri untuk membantai mereka semuanya” jelas Xia Yun dengan percaya diri.
Zhuge Liang yang melihat kepercayaan diri di mata Xia Yun pun akhirnya memilih untuk mempercayai Xia Yun.
Setelah berkata begitu, Xia Yun pun langsung menarik Pedang Blue Rose Sword dari punggungnya, kemudian menancapkan nya ke lantai sembari mengatakan.
“Enhance Armament!”
Dalam sekejap seluruh tubuh para golem-golem kecil itu dibekukan oleh es yang muncul secara tiba-tiba dari bawah tanah, setelah itu muncul retakan dari es tersebut dan terdengar suara retakan yang keras.
__ADS_1
Crack!
Crack!
Tiba-tiba es tersebut langsung hancur berkeping-keping yang membuat para golem tersebut langsung hancur sehingga yang tersisa hanyalah 2 golem raksasa sebelum nya.
Ke-2 golem raksasa tersebut yang melihat kematian bawahannya langsung berjalan ke arah Xia Yun dan Zhuge Liang dengan cepat.
“Kakek, apakah kau bisa melawan 1 golem itu?” tanya Xia Yun pada Zhuge Liang sambil menatapnya.
’’Tentu saja bisa, jika orang tua ini hanya menghadapi 1 golem itu” jawab Zhuge Liang dengan percaya diri.
“Baiklah, kalau begitu aku serahkan yang sebelah kanan itu padamu,” jelas Xia Yun pada Zhuge Liang kemudian bersiap untuk maju.
Setelah mengucapkan itu Xia Yun langsung menghilang menggunakan Skill Langkah Cahaya miliknya untuk mendekati golem besar tersebut sambil memegang kedua pedangnya.
Zhuge Liang sempat terkejut karena gerakan Xia Yun sangatlah cepat, setelah menghilangkan rasa terkejutnya, dirinya pun melawan golem yang menghampiri nya menggunakan formasi lainnya.
“Formasi Tingkat Kuno : Diagram Cahaya Penembus!”
Setelah berkata begitu tiba-tiba muncul diagram bewarna putih keemasan di bawah golem itu.
Tidak lama setelah munculnya diagram itu, tiba-tiba diagram itu menembakan cahaya berwarna ke-emasan tepat di bawah kaki golem tersebut sehingga tubuh golem tersebut berlubang dari bawah kaki hingga ke tubuhnya dan membuat tubuhnya hancur.
[Disisi Xia Yun]
Ketika jarak antara Xia Yun dan golem tersebut tersisa berapa meter saja lagi, Xia Yun menggunakan Skill Pengendalian Elemen Ruang Dan Waktu miliknya pada pedangnya kemudian dengan cepat memberikan serangan berupa tebasan ke tangan tangan kanan lalu tangan kiri golem itu.
Xia Yun tidak memerlukan kekuatan yang besar untuk memotong tangan nya karena menggunakan Skill Ruang Dan Waktu untuk memotong ruang tepat di bagian tangan yang ditebas oleh Xia Yun.
Setelah menebas kedua tangan golem, Xia Yun langsung menyimpan kedua pedangnya dan memberikan pukulan telak ke arah tengah tubuh golem itu menggunakan Skill Pukulan Api Membara dengan api tulang dinginnya hingga golem tersebut meleleh karena suhu api tulang dingin yang sangat panas.
“Fiuh... akhirnya selesai juga, aku tidak ingin menggunakan Skill Sentuhan Kematian karena skill itu terlalu kuat, jika aku menggunakan itu maka bisa menang dengan 1 gerakan, aku jadi tidak bisa menikmati pertarungan yang sebenarnya jika begitu,” gumam Xia Yun sembari menepuk tangannya pelan membersihkan debu yang ada di tangannya.
Setelah itu Xia Yun pun langsung kembali ke arah Zhuge Liang yang sedang menontonnya dari tadi dan memberikan tepuk tangan pada Xia Yun.
Plak!
Plak!
“Xia Yun, aku tidak menyangka bahwa kau sangat kuat, padahal kau hanya berada di ranah Pendekar Spritual Tingkat 1,” ucap Zhuge Liang sambil memberikan tepuk tangan padanya.
“Hehehe itulah sebabnya aku sangat percaya diri tadi” balas Xia Yun sambil terkekeh pelan dan menggaruk kepalanya.
“Bagaimana, apakah kita akan langsung pergi ke lantai berikutnya?” tanya Zhuge Liang setelah dirinya selesai.
“Tunggu sebentar, ada yang ingin aku lakukan,” ucap Xia Yun sambil mengarahkan tangannya ke arah bekas pertarungan tadi dan mengucapkan.
“Bangkitlah Kalian wahai anak buah ku yang setia!”
Selang beberapa saat Xia Yun mengatakan itu, M
tiba-tiba muncullah para golem-golem yang mereka lawan sebelumnya dari bawah tanah, baik jumlah hingga kekuatan, tidak ada perubahan, kecuali pada penampilan mereka yang berwarna hitam dengan sedikit warna ungu.
Setelah mereka muncul, mereka langsung berlutut di hadapan Xia Yun dan mengucapkan, “Hormat kami kepada Tuan Xia Yun!”
“Baiklah, sekarang kalian akan menjadi pasukanku, aku akan mengeluarkan kalian jika aku
membutuhkan bantuan. Jadi, kalian akan masuk ke
dalam bayangan untuk bersembunyi, apakah kalian paham?” jelas Xia Yun sambil menatap sekelompok golem itu.
“Baik! kami mengerti!” jawab mereka serentak.
Zhuge Liang yang sedang beristirahat pun merasa kagum dengan Xia Yun karena dirinya memiliki skill seperti itu, setelah Xia Yun selesai dengan golem-golem itu diapun memasukkan mereka ke bayangannya. Kemudian pergi ke arah Zhuge Liang untuk beristirahat juga, walaupun dia mempunyai energi yang tak terbatas, Tetapi tidak dengan Jiwa nya, jadi dirinya perlu istirahat dari tekanan yang dia alami.
.
.
.
.
Buat kalian yang baca jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya... dan jangan lupa kasi bintang lima karena semua itu gampang hehehe biar aku semangat nulisnya.
Kalau ada yang salah tentang penulisan tanda baca, atau apapun bisa kalian kasi saran ke aku di komentar, pasti aku balas kok...tenang aja tapi aku tidak tau kalian nya komen di chapter berapa tapi aku pasti balas kok.
Juga kalau kalian punya saran kekuatan seperti jenis tubuh, skill atau penggunaan skill combo dan penggunaan skill yang Xia Yun punya maka kalian bisa komentar di bawah aja kok nanti aku bakal masukin saran kalian.
__ADS_1