System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 183 - Desa Kecil


__ADS_3

Di sebuah Desa Kecil yang berada di dalam wilayah Ngarai Elemen, ada banyak orang-orang yang sedang melakukan aktivitasnya masing-masing seperti menangkap ikan, anak-anak yang bermain dan ada orang-orang yang saling berbicara.


Penampilan orang-orang Desa ini berbeda dengan orang pada umumnya, rata-rata penduduknya hanya menggunakan dedaunan dan kulit hewan saja sebagai pakaian.


Tetapi ada satu orang yang berbeda, yaitu perempuan berambut putih sepinggang, perempuan ini memakai pakaian yang terbuat dari kain dan bila di lihat cukup normal, tidak seperti penduduk desa lainnya.


Fitur wajahnya pun berbeda jauh di bandingkan orang-orang yang ada di sekitarnya, perempuan ini memiliki kulit yang putih mulus, bibir yang halus di sertai dengan sedikit warna merah ceri dan mata yang berwarna putih.


Saat sedang asik berbicara dengan beberapa orang wanita yang mengenakan kulit hewan sebagai pakaiannya, sontak semua pandangan semua penduduk Desa itu terpusat kearah burung-burung yang berterbangan menjauhi suatu tempat secara bersamaan sehingga sebagian langit mulai tertutup karena saking banyaknya burung itu.


Melihat hal ini, semuanya saling pandang satu sama lain kemudian tampa ada satupun yang berbicara, semua penduduk Desa langsung berpisah dan bergerak masuk ke dalam rumahnya masing-masing.


Anak-anak yang sedang bermain langsung di angkat dan di bawa masuk oleh Ibunya ke dalam rumah sementara laki-laki yang sedang menangkap ikan di samping sungai juga segera mendekat kearah Desa kemudian mengambil senjatanya masing-masing dan mulai berkumpul di alun-alun.


Tidak mengikuti tindakan perempuan yang lain, Perempuan berambut putih sebelumnya malah ikut berkumpul di alun-alun bersama para laki-laki dengan ekspresi yang aneh.


Dari tadi pandangannya terus mengarah kearah burung-burung itu melarikan diri, bukan hanya dia sendiri melainkan laki-laki lainnya juga begitu.


Insting mereka mengatakan bahwa di sana sedang terjadi pertarungan yang luar biasa besar sehingga membuat para burung-burung pun berlarian ketakutan tidak berani mendekat.


“Cepat ambil senjata kalian dan terus bersiaga! kita harus siap jikalau ada monster yang datang! prioritas kita adalah melindungi para Perempuan dan Anak-anak!”


Yang berbicara adalah seorang laki-laki yang berusia sekitar 40 tahunan, mengenakan pakaian dari kulit dengan sebuah topi yang terbuat dari kulit hewan dengan 3 buah bulu ayam di sekelilingnya.


“Baik!!” (Penduduk Desa)


Segera para laki-laki itu berpencar ke setiap sisi Desa untuk berjaga-jaga sesuai seperti apa yang di katakan oleh laki-laki bulu ayam sebelumnya.


Karena para laki-laki sudah pergi menuju tempatnya masing-masing, sekarang yang tersisa hanyalah perempuan rambut putih tadi dan Laki-laki Bulu Ayam.


“Kau masuk la-” (Laki-laki Bulu Ayam)


“Ayah! aku akan pergi ke sana!” Perempuan rambut putih memotong ucapan laki-laki itu.


“Ling Rhu!” Bentak Laki-laki Bulu Ayam dengan keras saat mendengar perempuan berambut putih mengatakan bahwa dirinya akan pergi.


“Jangan pernah untuk pergi ke sana! sekarang kau masuk ke dalam rumah dan tunggulah situasi ini kembali tenang bersama Ibu mu!” jelas Laki-laki Bulu Ayam yang rupanya adalah Ayah dari perempuan bernama Ling Rhu.


!!

__ADS_1


“A-a!” (Ling Rhu)


Tidak berkata apa-apa lagi, Ling Rhu langsung membanting tombak batu yang ada di tangannya kemudian berlari menuju rumahnya.


Melihat tingkah Ling Rhu, Laki-laki Bulu Ayam menghela nafas berat sembari menggelengkan kepalanya pelan.


......................


!!


Saat Xia Yun melayang di udara, hal pertama yang dia temukan adalah banyaknya gerombolan Beast sedang menerjang kearahnya sesaat setelah dia menggunakan Skill Hate Reaction/Reaksi Emosi untuk memancingnya.


Diantara gerombolan Beast itu, hanya ada beberapa saja yang Non Elemen selain itu semuanya rata-rata adalah Beast tipe Elemen yang tentunya jauh jauh lebih kuat di bandingkan Beast Non Elemen.


Beast Tingkat 10, 11 dan bahkan 12 semuanya dengan gila melesat menuju Xia Yun tanpa perduli walaupun elemen mereka itu bertentangan dan seharusnya saling bermusuhan.


Seolah-olah di kepala mereka itu hanya ada satu hal yang harus di lakukan yaitu, Bunuh Manusia Itu!


Jika orang lain yang berada di posisi Xia Yun saat ini, maka bisa di pastikan bahwa semuanya akan menarik ludah dengan berat dan berpikir mereka tidak akan selamat lagi.


Tetapi Xia Yun dengan sigap segera merentangkan kedua tangannya kemudian mengatakan, “Elemen Kegelapan : Pengorbanan!”


Gelombang energi itu terus menyebar dan bersentuhan dengan para Beast yang mendekati Xia Yun sampai suatu waktu, gelombang energi itu berhenti ketika mencapai jarak 700 meter.


Bruk!!


Bruk!!


Dump!!


Entah bagaimana ketika gelombang energi tadi berhenti menyebar, semua Beast yang berada di jarak 700 meter didekat Xia Yun, semuanya langsung terjatuh dengan mulut yang mengeluarkan busa.


[Selamat! Tuan membunuh Beast Tingkat 10! 98×]


[Mendapatkan 200.000 Poin Pengalaman! 98×]


[Mendapatkan 100.000 Shop Poin! 98×]


.

__ADS_1


.


[Selamat! Tuan membunuh Beast Tingkat 11! 143×]


[Mendapatkan 220.000 Poin Pengalaman! 143×]


[Mendapatkan 110.000 Shop Poin! 143×]


.


.


[Selamat! Tuan membunuh Beast Tingkat 12! 34×]


[Mendapatkan 240.000 Poin Pengalaman! 34×]


[Mendapatkan 120.000 Shop Poin! 34×]


.


!?


Saat melihat para Beast tingkat tinggi itu mati dalam beberapa tarikan nafas oleh Xia Yun, Beast-beast yang ada di luar jarak 700 meter dengan Xia Yun langsung menghentikan gerakannya dan berbalik kemudian melarikan diri tanpa melihat kebelakang sedikit pun.


Xia Yun yang melihat para Beast itu ingin melarikan diri langsung mengeluarkan Busur Dewa Babilonia dan menarik talinya berniat untuk membabat habis Poin Pengalaman yang ada di depan dia.


Tetapi baru saja hendak melepaskan tali busurnya, pendengaran Xia Yun menangkap suatu suara.


Crack! (Ranting kayu)


!!


Wish!! (Anak Panah)


Dengan cepat Xia Yun banting arah dan melepaskan satu buah anak panah yang dia ciptakan dari elemen Api Pembekuan tepat kearah suara itu.


...****************...


★Kasi pendapat kalian tentang novel ini di komentar ya, jika kalian suka, like dan vote beserta berikanlah bintang 5 ya.

__ADS_1


__ADS_2