System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 67 - Berjalannya Rencana Ras Iblis Dan Teman Biadab


__ADS_3

Boom!!!


“Sial!” teriak Ye Lu kesal karena sudah terkena tendangan telak ke tubuhnya tanpa bisa menghindar.


“Ho ... apakah Sang Tuan Muda kita ini kesal?” ucap seorang Pemuda Berbaju Putih yang ternyata adalah Xia Yun.


Ye Lu yang mendengar ucapan Xia Yun segera berdiri lalu menatap Xia Yun dengan tatapan marah sambil berkata, “Kenapa kau menyerang ku!”


“Ak-”


“Matilah!” Dengan cepat Ye Lu melesatkan telunjuk tangan kanannya yang berlapis dengan api tepat ke tubuh Xia Yun.


“Titik Api Pemecah!” ucap Ye Lu dengan keras.


Xia Yun yang melihat Ye Lu ingin menyerangnya hanya memilih menahannya saja dengan cara menyilang kan kedua tangan karena serangan dari Ye Lu sudah pasti tidak akan melukainya. Begitu serangan telunjuk Ye Lu menyentuh lengan Xia Yun yang sedang menyilang kan tangannya, sontak dirinya melompat mundur seperti menjaga jarak dari Xia Yun.


Baru saja Ye Lu menjauh dari Xia Yun, tiba-tiba terjadilah ledakan yang berasal dari tangan Xia Yun yang di sentuh oleh telunjuk miliknya, ledakan yang tercipta lumayan besar sehingga Ye Lu mengira kalau Xia Yun pasti tidak akan selamat karena seseorang yang berada di ranah Pendekar Jendral tingkat 7 kebawah saja tidak akan bisa menahannya.


Begitulah menurut Ye Lu karena dirinya hanya merasakan tingkat kultivasi milik Xia Yun hanya berada di ranah Pembentukan Qi saja. Tetapi saat ledakannya sudah berhenti, dirinya menunjukan wajah tidak percaya sembari mengatakan sesuatu, “T-tidak mungkin!”


......................


“Hm? Pria Tua, aku sebelumnya merasakan aura Xia Yun itu seperti seseorang yang berada di ranah Pembentukan Qi ...,” gumam Yong Tao yang bisa di dengar oleh Zhuge Liang, Xin Mei, dan Miyuki.


Zhuge Liang yang mendengar gumaman Yong Tao hanya menatap Yong Tao diam lalu kembali menatap proyeksi yang saat ini menampilkan peserta yang lainnya. “Xia Yun memang suka menyembunyikan tingkat kekuatan aslinya ... terakhir kali aku tahu dirinya berada di ranah Pendekar Spritual tingkat 8.”


“Tetapi bila aku meminjam kata suka menyembunyikan ini, maka ada kemungkinan Xia Yun saat itu dan sekarang juga sedang menyembunyikan kekuatannya ...,” ucap Xin Mei yang ikut buka suara.


“Yah ... kita hanya tinggal mempercayainya saja, jika kata Sayang Ku itu benar maka Xia Yun pasti punya alasannya sendiri,” balas Yong Tao sambil menatap Xin Mei sembari tersenyum.


Xin Mei yang melihat senyuman Yong Tao segera memberikan tatapan najis padanya. “B*doh.”

__ADS_1


......................


“Kukira skillnya akan sangat kuat ... tetapi realita tidak semanis ekspetasi memang,” gumam Xia Yun yang saat ini sedang berdiri di tempatnya berdiri sebelumnya tanpa memperlihatkan luka sedikit pun, bahkan pakaiannya masih rapi tanpa noda sedikit pun.


Ye Lu yang melihat Xia Yun tidak terluka akibat serangannya pun langsung ketakutan dan segera menggunakan skill langkahnya tetapi terhenti karena Xia Yun menggunakan elemen es nya untuk mengurung Ye Lu sehingga Ye Lu tidak bisa melarikan diri karena saat ini dirinya sudah seperti berada di dalam tahanan karena Xia Yun.


“Padahal aku hanya mengatakan itu saja, kenapa kau ingin pergi?” tanya Xia Yun sembari berjalan mendekati tahanan yang terbuat dari es.


Ye Lu yang melihat Xia Yun berjalan mendekatinya langsung pucat sembari kakinya berjalan mundur satu langkah tanpa dia sadari. “J-jangan mendekat!”


“Hm? apakah kau mengatakan sesuatu?” Memberikan tatapan sinis pada Ye Lu dan senyuman yang penuh arti padanya.


Xia Yun yang saat ini sudah berada di hadapan Ye Lu segera membuat sedikit celah agar dirinya bisa masuk ke dalam, tetapi baru saja dirinya membuat celah, secara tiba-tiba di sekitar Xia Yun muncul kabut bewarna pink yang membuat pandangannya terhalang.


Xia Yun yang merasa aneh karena ada kabut yang muncul pun sontak mengecek keadaan di sekitarnya dengan cepat tetapi merasakan ada bahaya yang berasal dari arah belakangnya membuat Xia Yun segera membalikkan badan dan begitu terkejutnya Xia Yun saat melihat ada sebuah tameng yang berbentuk bulat dengan duri-duri di setiap sisi tamengnya berputar mengarah tepat ke arah leher Xia Yun.


Refleks Xia Yun menarik kedua pedangnya lalu menahannya dengan cara menyilang kan kedua pedangnya untuk menahan tameng yang mengarah tepat ke lehernya.


Suara tameng itu berbenturan dengan pedang Xia Yun kemudian tameng itu berputar kembali menuju ke arah atas pohon dengan cepat. Xia Yun yang melihat itu pun memperhatikan arah tempat tameng itu kembali kemudian mata Xia Yun tertuju pada sekelompok orang-orang yang sedang berdiri di atas pepohonan sambil menatap dirinya dari atas.


“Ho ... aku terlalu asik bermain dengan Ye Lu sampai-sampai aku tidak menyadari keberadaan kalian ya ...,” ucap Xia Yun tetapi dalam hati dia mengutuk kelalaiannya karena tidak menyadari kedatangan dari kelompok di depannya sembari mengaktifkan Mata Mangekyou Sharingan miliknya.


Setelah Xia Yun berkata begitu, Xia Yun menolehkan pandangannya ke belakang dan sudah tidak melihat ada Ye Lu lagi di sana. Xia Yun yang melihat itu terlihat bahwa alisnya berkedut karena dia sudah melakukan dua kelalaian di saat yang bersamaan.


Xia Yun kembali lagi menatap sekelompok orang-orang yang memiliki dua tanduk di kepala mereka, tetapi baru saja Xia Yun ingin mengatakan sesuatu sudah di dahului oleh seorang perempuan yang berada di barisan paling depan kelompok itu. “Kalian semua segera bergerak mencari benda yang aku maksudkan sebelumnya, jika kalian menemukan para peserta maka langsung bunuh saja!”


“Baik Nyonya!” Orang-orang yang ada di belakang perempuan itu bergerak ke sana-kemari


Xia Yun hanya diam saja memerhatikan orang-orang itu bergerak ke sana-kemari dan tanpa butuh waktu yang lama hingga di sekitarnya hanya ada dirinya bersama dengan perempuan dari kelompok sebelumnya dan juga satu orang perempuan di sampingnya.


Xia Yun yang sedari tadi berdiam pun akhirnya buka suara sambil memijat pelipis matanya dan mengatakan, “Hadeh ... iman ku seperti di uji kalau harus melihat kalian berdua.”

__ADS_1


Dua perempuan yang memiliki tanduk di kepala mereka langsung saling memandang satu sama lain kemudian kembali menatap Xia Yun dengan senyuman aneh di mulutnya dan berkata, “Duh Adik Kecil ini sangat lihai memuji ya.”


“Adik Kecil ini ... kalau boleh tahu bernama siapa?” tanya perempuan berambut hitam dengan dua tanduk pada kepalanya sambil mengedipkan sebelah matanya dan memperlihatkan pakaiannya sedikit pada Xia Yun.


“Ak-” baru saja Xia Yun ingin membalas perkataannya, Xia Yun langsung berpindah ke tempat yang di mana ada banyak sekali perempuan yang menggoda imannya sedang mengelilinginya.


“Tuan ....”


“Aku akan membuat Tuan-”


“Diam lah! aku yang akan-”


Xia Yun yang sadar kalau saat ini dirinya sudah terkena skill ilusi segera menutup matanya dengan cepat. “Tch! merepotkan.”


Xia Yun kembali membuka matanya dengan cepat kemudian Xia Yun kembali sadar dari skill ilusi yang menyerangnya dan itu membuat kedua perempuan bertanduk di depannya terkejut.


“Trik murahan,” ucap Xia Yun singkat kemudian balik menggunakan skill Genjutsu miliknya pada kedua perempuan di depannya.


“Genjutsu!”


Setelah Xia Yun mengatakan itu, sontak kedua perempuan itu langsung menunduk dengan satu kaki menyentuh tanah sambil menutup mulut mereka masing-masing. Xia Yun yang melihat itu pun segera menghentikan skill Genjutsu miliknya kemudian berjalan mendekati kedua perempuan itu sembari bertanya sesuatu, “Bagaimana rasanya melihat langsung kisah cinta seorang Gay eh maksudnya terlarang.”


Begitu Xia Yun menanyakan hal itu, sontak dua perempuan itu langsung muntah mengeluarkan isi makanan mereka saat Xia Yun menanyakan hal tadi. Kenapa mereka langsung muntah saat Xia Sinaga mengatakan itu? jawabannya adalah karena waktu mereka terkena skill Genjutsu Xia Yun, Xia Yun sengaja membuat mereka menonton adegan Reinhard Sinaga waktu melakukan bisnis dengan rekan prianya.


Kenapa Xia Yun sengaja membuat mereka melihat hal itu? itu mudah, itu karena Xia Yun tidak ingin dirinya sendiri yang sudah melihat hal mengerikan itu sendirian jadi dirinya memutuskan untuk membagikan pengalamannya menontonnya pada kedua perempuan itu. Karena Xia Yun dulunya tahu mengenai berita itu, otomatis dirinya merasa penasaran dan kebetulan Teman Biadab nya memiliki video itu dan membagikannya pada Xia Yun sehingga Xia Yun juga tidak sengaja ikut menontonnya.


...----------------...


Buat kalian yang baca jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya....+ jangan lupa kasi bintang lima karena semua itu kan gampang hehehe.


Kalau ada yang salah tentang penulisan tanda baca, atau apapun bisa kalian kasi saran ke aku di komentar, pasti aku balas ko...Tenang aja tapi aku tidak tau kalian nya komen di chapter berapa tapi aku pasti balas kok.

__ADS_1


Juga kalau kalian punya saran kekuatan seperti jenis tubuh,skill atau penggunaan skill combo dan penggunaan skill yang Xia Yun punya maka kalian bisa komentar di bawah aja ko nanti aku bakal masukin saran kalian.


__ADS_2