
“Di dalam sini, kalian bisa menemukan apapun seperti di luar, pakaian akan terus tersedia, makanan juga, tetapi bedanya, kalian hanya tidak bisa bertemu dengan orang lain,” jelas Xia Yun.
“Adapun masalah membeli barang ataupun dll, kalian bisa mengatakannya pada utusan yang akan datang selama 1 kali seminggu.” (Xia Yun)
Mereka menganggukkan kepala menyimak apa yang Xia Yun jelaskan dengan serius.
“Dan, apabila terjadi sesuatu yang berbahaya, kalian perlu pergi melapor pada penjaga lantai ini, dia berada pada pohon raksasa yang ada di tengah-tengah sungai itu.” (Xia Yun)
“Oh iya, nanti, akan ada orang yang datang untuk melatih kalian bela diri, belajarlah baik-baik darinya!” Xia Yun menambahkan.
“Baik!”
“Baiklah.” (Chao Bersaudara)
Semua Anak Panti Asuhan menjawab dengan patuh, begitu pula dengan Chao Bersaudara.
Mengetahui bahwa Para Anak Panti Asuhan memahami apa yang baru saja dia jelaskan dan tidak ada yang perlu dia jelaskan lagi, segera Xia Yun pergi meninggalkan mereka semua dan menuju ke lantai 6.
.
.
“Hi Yuuna, bagaimana kabarmu?” (Xia Yun)
“Tuan!” (Yuuna)
Yuuna, salah satu Maid Petarung milik Xia Yun, yang memiliki mata buta sekaligus kekuatan yang terkuat di antara Maid lainnya. Kini sedang menyapu dan terkejut ketika dirinya mendengar suara Xia Yun.
“Apakah kau tidak ingin aku bawa seseorang ke sini untuk menemani mu berjaga?” tanya Xia Yun pada Yuuna yang saat ini berhenti menyapu dan menghadap kearah Xia Yun.
Yuuna saat ini tidak mengetahui apakah ada perbedaan dari Xia Yun atau tidak, itu karena dia tidak bisa melihat penampilan Xia Yun sebab matanya yang buta, jadi dirinya tetap bersikap seperti biasanya saja.
“Tidak perlu Tuan, aku sangat suka dengan ketenangan seperti ini, lagipula, jika berisik, maka aku akan kesulitan bergerak karena indra pendengaran ku yang terganggu.” (Yuuna)
“Baiklah! kalau begitu aku akan mengunjungi yang lainnya terlebih dahulu, nikmatilah waktumu,” jelas Xia Yun sembari berbalik dan mulai berjalan menuju lantai 8.
__ADS_1
‘Lily, apakah kau bisa membuat mata Yuuna kembali melihat?’ batin Xia Yun yang saat ini berhenti melangkah.
[Bisa Tuan, karena keadaannya berbeda dari Tuan, makanya Sistem masih memiliki kemungkinan tuk menyembuhkannya]
‘Baguslah! kalau begitu tidak perduli harganya, sembuhkanlah mata Yuuna,’ batin Xia Yun memberikan perintah.
[Baik]
[Harap Tuan menyentuh bagian mata target penyembuhan]
??
Xia Yun yang mendengar pernyataan segera berbalik dan berjalan mendekati Yuuna yang sudah kembali menyapu halaman.
Bush! (Sentuhan)
Bruk! (Sapu terjatuh)
!?
[Target terdeteksi]
[Penyembuhan dimulai]
[Memotong 50.000 Shop Poin]
[>>>>]
Yuuna terkejut saat Xia Yun langsung memegang bahu dan kedua matanya yang tertutup kain saat ini, membuat pegangannya atas sapu terlepas.
Ingin dirinya bergerak, tetapi Xia Yun sudah berkata untuk tenang, oleh karena itu Yuuna hanya bisa diam, mengikuti apa yang Xia Yun katakan.
Berada dalam posisi ini, membuatnya sedikit canggung karena bisa mendengar suara nafas Xia Yun dengan jelas, terlebih lagi aroma tubuhnya yang harum.
Walau tidak bisa melihat sosok Tuannya, tetapi Yuuna yakin bahwa penampilan Xia Yun itu tidak main-main.
__ADS_1
[Proses selesai!]
Huft.... (Hembusan)
Setelah mendengar notifikasi dari Sistem, Xia Yun menghembuskan nafas pelan sembari melangkah mundur lalu melepaskan pegangannya pada Yuuna dan juga kain putih yang menutup matanya.
“Cobalah untuk membuka mata.” (Xia Yun)
Yuuna kebingungan dengan tindakan Xia Yun yang menyuruhnya untuk membuka mata, bukankah dia sudah di ciptakan tanpa mata? tetapi mengapa Xia Yun memintanya untuk membuka mata.
Mengikuti apa yang Xia Yun ucapkan, Yuuna mulai membuka matanya secara perlahan.
*Kedip.
Di mata Yuuna, entah bagaimana, saat dia mencoba membuka mata, dirinya bisa melihat secercah cahaya.
Melihat hal ini, sontak tubuhnya pun bergetar sembari berusaha mengedipkan matanya secara terus menerus.
Di setiap kedipan mata, cahaya yang awalnya hanya secercah, kini semakin terang. Sampai akhirnya, pada kedipan ke 6, pandangan Yuuna mulai terlihat, tetapi masih sedikit kabur.
Karena itu, dia sekali lagi mengedipkan matanya, dan pada kedipan itu, dia melihat sesosok Pemuda berambut hitam-emas yang memakai sebuah kain pada bagian matanya, sedang tersenyum kearah dirinya.
“T-Tuan... aku... bisa melihat!” Seru Yuuna dengan nada yang terkejut dan tidak percaya saat menatap kearah kedua tangannya.
Sungguh tidak pernah Yuuna sangka bahwa akan ada hari dimana dia bisa melihat menggunakan matanya.
Dari awal, Yuuna yang memang diciptakan tanpa mata, sebuah karakter yang memiliki keunikan karena tidak bisa melihat, namun juga yang terkuat di bandingkan dengan yang lain.
Oleh karena itu, Yuuna sangat terkejut saat bisa melihat seperti ini, dari awal dia diciptakan, tidak pernah sekalipun melihat sesuatu, dirinya hidup hanya dengan mengandalkan indra pendengaran dan penciumannya saja.
“Apakah i-” (Yuuna)
Ucapan Yuuna terhenti saat dirinya menatap kearah Xia Yun, itu semua terjadi karena dia melihat ada kain yang terpasang menutupi mata Xia Yun, sama seperti dirinya yang buta.
...****************...
__ADS_1
Kasi pendapat kalian tentang novel ini di komentar ya, jika kalian suka, like dan vote beserta berikanlah bintang 5 ya.