System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 40 - Berkeliling Kota Atau Kencan? Dan Ketiga Orang Misterius


__ADS_3

Xia Yun kembali menutup matanya dan segera tertidur lelap karena masih sedikit lelah akibat baru sadar dari pingsannya langsung di bawa bertarung.


......................


Xia Yun yang akhirnya terbangun dari tidurnya segera bangkit dan membersihkan diri, begitu selesai membersihkan diri, Xia Yun langsung mengenakan pakaiannya tetapi kali ini Xia Yun membeli pakaian yang berwarna hitam dari toko dan membangunkan Hu Wang yang masih nyenyak tertidur.


“Hei...ayo bangun.” Ucap Xia Yun sambil mengelus kepala Hu Wang pelan.


“Rrowr~” Balas Hu Wang seperti seseorang yang meminta untuk di bangunkan selama lima menit lagi.


“Ayo bangun...kita akan sarapan sama-sama.” Jelas Xia Yun pada Hu Wang.


Hu Wang yang mendengar ucapan dari Xia Yun pun segera membuka matanya dan langsung terlihat bersemangat karena mendengar ucapan makan.


“Hahaha ayo kita pergi.” Ucap Xia Yun kemudian menggendong Hu Wang dengan kedua tangannya tepat di depan dada Xia Yun seperti menggendong anak kecil ketika berjalan-jalan lalu berjalan ke keluar.


Xia Yun segera memanggil Zhuge Liang dan Yong Tao untuk makan bersama, Zhuge Liang pertama keluar dari kamarnya dan mereka menunggu Yong Tao yang sedang bersiap. Tidak lama setelah Zhuge Liang keluar, Yong Tao juga keluar dari kamarnya.


Melihat semuanya sudah siap, Xia Yun langsung berjalan duluan di depan di ikuti oleh Zhuge Liang dan Yong Tao. Waktu Xia Yun, Zhuge Liang dan Yong Tao turun dari atas, Lagi-lagi para pelayan merasa takjub dengan pemandangan para lelaki gagah walau sudah sering melihat ketiganya. Tetapi rasa takjub mereka bertambah ketika mereka melihat sesuatu yang berada di gendongan Xia Yun, mereka melihat anak hewan yang sangat imut nan lucu dan mengemaskan itu berada di pelukan Xia Yun. Ya itu adalah Hu Wang si Raja Harimau Putih kita.


Seakan terbius oleh pemandangan itu, mereka semua bahkan berhenti bekerja sesaat dan lupa untuk membukukan kepala mereka ketika rombongan Xia Yun lewat, Xia Yun hanya berpikir kalau mereka seperti itu karena tampilan Hu Wang yang sangat imut dan lebih memilih mengabaikannya saja segera berjalan ke arah luar penginapan.


Xia Yun, Zhuge Liang dan Yong Tao yang baru keluar dari penginapan pun langsung menjadi pusat perhatian para orang-orang karena ketampanan ketiganya dan juga Hu Wang yang terlihat sangat menggemaskan di pelukan Xia Yun.


“Apakah kita akan makan di restoran yang waktu itu saja?” Tanya Xia Yun mengabaikan orang-orang yang menatap mereka sambil berjalan tanpa arah.


“Boleh saja.” Ucap Zhuge Liang mengiyakan.


“Ya.” Ucap Yong Tao ikut.


Mereka bertiga pun langsung pergi ke restoran tempat mereka makan sebelumnya tanpa menghiraukan orang-orang yang melihat mereka. Begitu rombongan Xia Yun sampai, Xia Yun langsung memesan lantai VIP dan segera duduk dan meletakkan Hu Wang di bawah dekat dengannya. Pelayan pun datang menanyakan makanan yang akan di pesan oleh rombongan Xia Yun, mereka memesan makanan yang mereka mau saja dan tidak lupa Xia Yun juga memesankan makanan untuk Hu Wang dengan bahan utama daging.


Hu Wang yang di pesankan makanan oleh Xia Yun pun langsung terlihat bersemangat mengeluskan kepalanya pada kaki Xia Yun sambil mendengkur.


Sambil menunggu makanan tiba, mereka berbicara-bicara kecil mengisi kejenuhan dengan Yong Tao yang memimpin bersama dengan celotehan khasnya.


Ketika sedang asik berbicara, makanan pun datang dan mereka memutuskan segera makan begitu juga dengan Hu Wang yang dengan lahap memakan masakan dagingnya. Pelayan yang melihat itu pun hanya terdiam karena masakan daging mereka yang seharga 50 keping perak di berikan oleh binatang kecil ini.


Setelah makan selama dua puluh menit lebih, mereka bertiga sudah selesai makan dan Xia Yun yang membayarnya. Xia Yun memberitahu kalau dia akan pergi menemui Mei Yue ketika mereka berada di depan restoran.


“Ho....Seperti-” Ucapan Yong Tao terhenti akibat Xia Yun memukul Yong Tao dengan palu anginnya karena saat ini Xia Yun menggendong Hu Wang jadi dia tidak bisa menggunakan tangannya.


“Lusa kita akan pergi dari Kota ini, jadi lakukan apapun selama kita ada di sini.” Ucap Xia Yun memberitahu kemudian berjalan menjauh dari keduanya mengarah ke arah Rumah Mei Yue karena Xia Yun tahu Mei Yue akan ada di Rumahnya sekaligus Xia Yun sudah mengetahui Rumah Mei Yue.


Xia Yun berjalan dengan santai sehingga Xia Yun sampai di Rumah Mei Yue memerlukan waktu sekitar dua puluh menit. Xia Yun saat ini sudah berada di depan pintu Rumah Mei Yue segera mengetuk pintu dengan tangan yang terbuat dari angin karena alasan yang sama seperti sebelumnya, Mei Yue menebak kalau yang mengetuk pintunya adalah Xia Yun berdiri di depan pintu terlebih dahulu membenarkan dirinya kemudian membukakan pintu.


Tebakan Mei Yue benar karena Xia Yun lah yang mengetuk pintunya, Xia Yun langsung memuji Mei Yue cantik karena pakaian yang di pakai oleh Mei Yue terkesan cocok dengan rambut pirangnya karena saat ini dia mengenakan pakaian berwarna merah. Mei Yue yang tiba-tiba mendengar pujian dari Xia Yun pun langsung wajahnya memerah, Mei Yue juga ikut mengatakan bahwa penampilan Xia Yun saat ini sangat tampan, tidak terlihat bahwa Xia Yun saat ini baru berumur lima belas tahun akibat aura naga yang Xia Yun keluarkan juga tingginya yang seperti seseorang berumur tujuh belas tahun.


Mei Yue yang tidak bisa menahan rasa penasarannya karena melihat Hu Wang yang berada di dalam pelukan Xia Yun segera bertanya pada Xia Yun.


“Xia Yun, siapa dia?” Tanya Mei Yue sambil menundukkan kepalanya menatap Hu Wang yang juga menatapnya sambil memberikan ekspresi

__ADS_1


menggemaskan membuat orang-orang tidak tahan untuk mencubit pipi dan mengelus Hu Wang.


“Dia adalah Hu Wang, beast harimau putih.” Ucap Xia Yun memperkenalkan Hu Wang pada Mei Yue.


“Harimau putih? Ap-apakah dia adalah beast surgawi harimau putih.” Ucap Mei Yue memastikan dengan suara yang tergagap.


“Ya, Si Kecil ini adalah beast surgawi harimau putih.” Jelas Xia Yun.


Duar!


Jantung Mei Yue seperti tersambar petir ketika mengetahui kalau Si Kecil yang ada di depannya ini adalah salah satu beast surgawi yang melegenda, Mei Yue tidak menyangka bahwa dia akan memiliki kesempatan untuk melihat salah satu dari beast surgawi yang melegenda suatu hari.


“Rrowr~” Dengkur Hu Wang sambil menatap Mei Yue.


“Kenapa dia seperti ini Xia Yun?” Tanya Mei Yue sambil menatap Hu Wang yang mendengkur ke arahnya.


“Sepertinya Hu Wang ingin di gendong oleh mu.” Ucap Xia Yun tersenyum kecut karena tingkah Hu Wang yang seperti ingin di gendong oleh ibunya.


“Hm? kau ingin aku menggendong mu?” Tanya Mei Yue pada Hu Wang.


“Rrowr!” Balas Hu Wang sambil menganggukkan kepalanya seolah mengerti ucapan Mei Yue.


“Xia Yun, boleh aku menggendongnya?” Tanya Mei Yue pada Xia Yun dan dibalas anggukan oleh Xia Yun. Xia Yun yang mengijinkan pun segera memberikan Hu Wang pada Mei Yue, ketika Hu Wang berada di pelukan Mei Yue, harimau putih itu mendengkur seperti menyukai jika di gendong oleh Mei Yue.


“Ayo kita pergi.” Ajak Xia Yun.


“Em.” Balas Mei Yue dengan anggukan kepala.


Mereka berdua pun berjalan ke arah pasar terlebih dahulu karena Mei Yue yang meminta, Ketika Xia Yun dan Mei Yue di jalan, keduanya menjadi pusat perhatian karena rupa keduanya yang terlihat sangat tampan dan juga sangat cantik begitu pula dengan hewan yang ada di pelukan Mei Yue yang terlihat sangat menggemaskan bagi orang-orang.


(Author: Xia Yun terlalu polos apa gimana sih ini?)


Xia Yun yang di kehidupan sebelumnya belum pernah sama sekali yang namanya membangun hubungan dengan sorang wanita karena selalu sibuk bekerja demi hidupnya membuat dia tidak terlalu paham dengan yang namanya kencan atau semacamnya karena dia tidak terlalu tahu tentang itu.


Para pria yang lewat melihat Xia Yun dengan tatapan iri dan para wanita yang memberikan tatapan iri pada Mei Yue karena bisa bersama dengan orang setampan Xia Yun dan juga karena kecantikannya yang dimiliki oleh Mei Yue, tetapi keduanya hanya mengabaikan itu dan fokus dengan salah satu Toko perhiasan yang ada di pasar itu lalu mengajak Xia Yun untuk masuk.


Xia Yun hanya mengikuti Mei Yue karena ini adalah janji Xia Yun akan mengabulkan permintaan Mei Yue, Mei Yue meminta Xia Yun untuk memilihkan perhiasan yang ada di sana untuk dirinya.


“Xia Yun, pilihkan perhiasan yang menurutmu cocok dengan ku.” Ucap Mei Yue meminta Xia Yun memilihkan untuk dirinya.


“Em, Tunggu sebentar.” Balas Xia Yun kemudian mengarahkan pandangannya pada perhiasan-perhiasan yang ada di depannya.


Ketika sedang menyapukan pandangannya pada perhiasan-perhiasan yang ada di meja. Pandangan Xia Yun tiba-tiba tertuju pada sebuah kalung dengan bentuk hati berwana merah dan cincin yang berbentuk hati berwana merah juga, Xia Yun pun segera mengambil kalung dan cincin itu lalu menunjukkannya pada Mei Yue.


“Bagaimana?” Tanya Xia Yun pada Mei Yue.


!!


Mei Yue yang melihat itu menganggukkan kepala sambil tersenyum pada Xia Yun, Mei Yue menurunkan Hu Wang kemudian meminta Xia Yun memasangkan kedua perhiasan itu padanya sekarang. Xia Yun yang mendengar permintaan Mei Yue segera meminta tangan kanan Mei Yue kemudian memasangkan cincin itu di jari manis Mei Yue yang sedang memerah sambil tunduk dengan satu kaki yang menyentuh lantai, lalu Xia Yun berdiri dan berjalan kebelakang Mei Yue memasangkan kalung sebelumnya di leher Mei Yue.


Setelah selesai Xia Yun memasangkan kalung dan cincinnya, Mei Yue meminta Xia Yun menilai kalung dan cincin yang di kenakan oleh dirinya.

__ADS_1


“Hum, kau terlihat sangat cantik dengan keduanya.” Ucap Xia Yun sambil menyilangkan kedua tangannya di dada kemudian tersenyum bangga tanpa memerhatikan wajah seorang gadis yang ada di depannya saat ini seperti kepiting rebus.


“Berapa harga keduanya?” Tanya Xia Yun pada pelayan yang menjual perhiasan.


“7 koin emas tuan.” Jawab pelayan itu dengan sopan.


Xia Yun pun segera membayarnya dan bertanya pada Mei Yue kemana mereka sekarang.


“Kita akan pergi ke....” Ucap Mei Yue.


.....................


Bruk!


“Huft....akhirnya aku bisa pulang.” Gumam Xia Yun yang baru saja berbaring di atas kasurnya di ikuti oleh Hu Wang karena baru kembali menemani Mei Yue berkeliling Kota yang seharusnya itu adalah kencan bagi orang-orang normal tetapi tidak bagi Xia Yun yang tidak paham akan hal seperti itu.


“Lebih baik aku segera tidur karena besok aku harus menemani Feng Niu.” Gumam Xia Yun kemudian menutup matanya dan tidak lama segera tertidur lelap karena lelah.


......................


Terlihat seorang Pemuda dan dua orang Wanita berdiri di depan sebuah portal teleportasi yang tidak tau menuju ke mana tujuannya.


“Apakah kalian siap untuk menemui tuan?” Tanya Pemuda itu pada dua orang Wanita di kanannya.


“Tentu saja!” Jawab Wanita berambut hitam ikat kuda dengan antusias.


“Ya.” Jawab Wanita berambut merah.


“Kalau begitu ayo berangkat!” Ucap sang Pemuda memimpin.


“Tunggu kami tuan, kami hanya akan menerima tuan sebagai satu-satunya orang yang layak menjadi tuan kami semua.” Gumam Pemuda itu.


“Semoga kalian bisa menemukan Tuan dengan cepat lalu membawanya kemari!” Ucap orang-orang yang mengantarkan ketiga orang tadi.


“Em!” Angguk Pemuda itu kemudian berjalan memasuki portal di ikuti kedua Wanita sebelumnya.


...----------------...


Cukup sampai disini dulu ya....


Ini Novel pertama aku jadi harap maklum apabila ada penuturan kata kata yang tidak tepat .


Karna ini pertama kalinya aku menulis Novel.


Jangan lupa kasi saran di komentar apabila ada yang harus aku perbaiki tentang cara tulis atau apapun ya...


Juga bantu like Novel ini yah karena mencet tombol like kan tidak sulit hehe.....dadah...


Dan juga Buat kalian yang pengen liat ilustrasi-ilustrasi nya bisa liat di IG khusus dan Akun FB Khusus, Karena aku udah gak bakal masukin ilustrasi nya di sini ya...


IG : System_Ultimate_Skill

__ADS_1


FB : System Ultimate Skill


Note: Huruf nya harus sama persis ya....


__ADS_2