System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 134 - Fitur-Fitur Baru Sistem


__ADS_3

[Proses upgrade berhasil!]


[Versi sistem : 3.0]


Fiuh.... (Siulan)


Xia Yun bersiul senang ketika mengetahui bahwa proses upgrade sistem sudah selesai dan dalam hati mengatakan, ‘Lily, gunakan kesempatan untuk upgrade sistem sekarang.’


[Menggunakan kesempatan upgrade sistem]


[Memulai proses upgrade sistem versi 3.0]


[>>>>]


“Hah? ternyata tadi dia belum mati!” seru Yong Tao sambil menendang-nendang bagian mata Naga Tanah itu.


[Proses upgrade sistem selesai!]


[Versi sistem : 5.0]


[Karena versi sistem sudah meningkat, berhasil membuka fitur-fitur lainnya!]


[1. Penilaian : Memungkinkan Tuan untuk menilai identitas dari seseorang]


[2. Daur Ulang : Tuan bisa mengubah barang-barang/Skill yang tidak diperlukan menjadi Shop Poin pada sistem]


[3. Membuka lebih banyak pilihan pada tingkatan-tingkatan Skill, Pill, Artefak dll]


[Selamat karena sudah meningkatkan versi sistem sampai ke versi 5.0]


[Mendapatkan kesempatan untuk memilih dua hadiah berikut]


[1. Kalung Poseidon : Mampu membangkitkan seseorang yang sudah mati sebanyak 1× tanpa syarat apapun (Tidak tersedia di Toko/Item serupa tidak akan ada di Toko)]


[2. Mendapatkan 50.000.000 Shop Poin dan 1.000.000.000 Poin Pengalaman]


!?


Xia Yun tercengang sekaligus kesenangan akan pemberitahuan saat ini, berusaha menenangkan dirinya, Xia Yun batuk pelan kemudian bergumam, “Tunda pemilihan.”


[Baik]


Mengabaikan hal tersebut, kemudian Xia Yun memutuskan untuk mencoba salah satu fitur baru sistem karena merasa penasaran.


‘Penilaian!’ batin Xia Yun sembari menatap kearah Yong Tao yang saat ini sedang menendang mata Naga Tanah di depan mereka.


[Menilai....]


[>>>>]


...[Nama : Yong Tao]...


...[Ras : Manusia]...


...[Umur : 21 Tahun]...


...[Level : Saint Tingkat 6]...


...[Julukan : -]...


Wow....


Alis Xia Yun terangkat saat melihat ada sebuah monitor bewarna biru sedikit transparan muncul di depannya dengan berisikan informasi-informasi terkait Yong Tao.


Tidak sampai di sana, Xia Yun juga menoleh kearah Yang Kai dan mencoba untuk menggunakan Penilaian padanya.


...[Nama : Yang Kai]...


...[Ras : Naga]...

__ADS_1


...[Umur : 2005 Tahun]...


...[Level : Immortal Tingkat 1]...


...[Julukan : Raja Naga Hitam]...


‘Bah bah! 2005 Tahun!? Sepuh!’ batin Xia Yun terkejut kala mengetahui umur Yang Kai.


Tetapi yang membuatnya bingung adalah, penampilan (Sepuh) di depannya ini, terlihat seperti seorang pemuda berumur 23 Tahunan!


Membuat semua orang yang tidak mengetahui kenyataannya tertipu akan parasnya yang... tampan!


Ingin Xia Yun meragukan sistem, tetapi tidak mungkin sistem memberikan informasi yang salah ataupun Bug, jadi Xia Yun sah sah saja percaya hal ini dan memutuskan untuk berpura-pura tidak tahu.


??


Walaupun tidak sopan baginya untuk menyinggung ini, tapi Yang Kai tahu bahwa Xia Yun itu (Buta), tetapi tetap saja sensasi di tatap oleh Xia Yun itu membuatnya merasa tidak nyaman.


“Ada apa Tuan?” (Yang Kai)


“Hem? tidak apa-apa.” (Xia Yun)


Terlalu fokus pada informasi di depan, Xia Yun bahkan tidak ingat jika sedari tadi dirinya terus menatap Yang Kai, siapapun pasti bakal terganggu jika terus di tatap oleh orang lain (Ga tau untuk orang buta palsu kayak Xia Yun).


Setelah mengatakan itu, Xia Yun mengarahkan tangannya kearah Naga Tanah tersebut kemudian menyimpannya ke dalam Cincin Cermin Dunia miliknya sembari mengatakan, “Aku akan minta mayatnya.”


Tidak menunggu balasan, Xia Yun langsung meninggalkan keduanya dengan menggunakan Skill Teleportasi.


“Hei! kenapa kau ambil!” teriak Yong Tao saat melihat Xia Yun mengambil mayat Naga Tanah miliknya dan pergi begitu saja.


.


.


.


Tap! (Tapak kaki)


Huft....


“Karena Skill Aliran Aura Bintang Tak Terbatas Sudah tidak ada, aku jadi harus berpikir 2× untuk menggunakan Skill, apalagi Skill Teleportasi, baru beberapa kali di gunakan, aku sudah merasa sedikit terbebani,” gumam Xia Yun sambil berpikir.


Ting!! (Lonceng pintu masuk berbunyi)


Saat lonceng tersebut berbunyi, sontak orang-orang yang ada di dalam sana menoleh kearah pintu masuk dan melihat Xia Yun yang berjalan masuk dengan mata tertutup kain bewarna putih.


“Orang cacat dari mana dia?” (Pengunjung 1)


“Hei Nak! disini bukan tempat untuk mengemis!” (Pengunjung 2)


Mengabaikan ucapan- ucapan semua orang, Xia Yun pun memutuskan untuk berjalan lurus menuju resepsionis.


!!


Tetapi hal yang tidak dia pikirkan pun terjadi, sedikit jauh di depan Xia Yun, ada sekelompok laki-laki berjumlah 6 orang sedang berdiri menghalangi jalannya.


Xia Yun yang bisa melihat dari balik kain, hanya menggelengkan kepalanya pelan sambil berhenti di depan sekelompok laki-laki yang menghalangi jalannya.


“Habis sudah Anak Muda itu.” (Pengunjung 3)


“Nak! apa maksudmu menggelengkan kepala setelah melihat kami!?” tanya laki-laki berambut kuning yang berdiri tepat berhadapan dengan Xia Yun.


“Bos! dia kan buta, apakah kata-kata itu cocok untuk dia? hahaha!” (Laki-laki 1)


“Mengemis lah ke tempat lain Nak! ini bukan tempat orang cacat seperti mu berada.” (Laki-laki 2)


“Bisakah kalian minggir?” tanya Xia Yun sambil tersenyum ramah, mengabaikan hinaan yang di lontarkan padanya.


“Sudah buta, kau juga orang yang b*d-!” (Laki-laki berambut kuning)

__ADS_1


Perkataan Laki-laki berambut kuning itu terpotong saat dirinya menyadari ada sebuah belati yang sedang melayang dan menusuk sedikit lehernya.


*Menarik air liur....


“Kenapa Anda tidak bisa menghindar dari serangan aku yang lemah ini?” ucap Xia Yun dengan nada yang mengejek kearah sekelompok laki-laki di depannya.


Saat ini Xia Yun tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya berdiri dan hanya menggunakan Skill Touch Of Authority kemudian menggerakkan belati yang ada di pinggang laki-laki berambut kuning di depannya sebagai senjata.


Fiuh.... (Siulan)


Xia Yun bersiul dan menggunakan Aura Raja Naga nya pada sekelompok laki-laki di depannya sehingga tidak perlu waktu lama, 6 laki-laki itu langsung terjatuh dalam posisi terduduk tanpa bisa menggerakkan tubuhnya sebab Aura Raja Naga.


“Dari luar terlihat keras, tapi di dalamnya kertas!” (Xia Yun)


Jelas Xia Yun dengan nada dingin sembari berjalan melewati 6 laki-laki tersebut tanpa melepaskan Aura Raja Naga yang menahan mereka.


Aksi dari Xia Yun, berhasil membuat semua orang yang hadir di sana merasa terkejut sekaligus kagum karena di balik penampilannya yang seperti orang buta, ternyata Xia Yun sekuat itu karena mampu mendominasi sekelompok Prajurit Bayaran Tingkat 5, walau kenyatannya Xia Yun itu adalah Prajurit Bayaran Tingkat 3.


“Apakah ada misi yang berhubungan dengan Naga?” tanya Xia Yun pada salah seorang Resepsionis Laki-laki.


??


“Halo?” (Xia Yun)


Ah!


“Ya Tuan, kami memiliki dua buah misi yang berhubungan dengan itu, tapi kenapa Anda bertanya?” Resepsionis itu melayani Xia Yun dengan baik setelah mengetahui kekuatan Xia Yun yang tidak bisa di remehkan.


“Apakah ada misi yang meminta untuk membunuh Naga? atau mengambil beberapa bagiannya?” tanya Xia Yun memastikan.


“Ya... kami memang memiliki misi untuk membunuh Naga dan mengambil beberapa bagian tubuhnya, tetapi sayangnya sampai sekarang belum ada Prajurit Bayaran yang sanggup mengambil misi itu.” (Resepsionis)


‘Yes! kena!’ batin Xia Yun senang saat mendengar penjelasan dari Resepsionis itu.


“Kalau begitu apakah aku bisa menerima misinya?” tanya Xia Yun sembari mengeluarkan Token Prajurit Bayarannya dan membuat Resepsionis beserta orang-orang yang ada di sana terkejut.


!!


“Tunggu sebentar Tuan, akan aku ambilkan.” (Resepsionis)


Resepsionis itu langsung pergi dan memenuhi permintaan Xia Yun ketika melihat token miliknya.


Sebelumnya, sempat Xia Yun lihat bahwa di matanya, ada sedikit kilatan rasa terkejut saat dirinya baru saja menunjukkan token miliknya, bukan hanya Resepsionis itu, tetapi para Prajurit Bayaran di sekitarnya pun begitu.


Prajurit Bayaran Tingkat 3, yang hanya ada 22 orang di sini, dan salah satu di antara 22 orang tersebut, kini berada di hadapan mereka semua, bahkan sempat mereka hina.


Wajah kelompok 6 laki-laki yang mengganggu Xia Yun sebelumnya langsung menjadi pucat saat melihat hal tersebut, ingin mereka lari, tetapi masih tidak bisa bergerak karena sedang di tahan oleh Xia Yun, jadi sekarang mereka hanya bisa pasrah.


“Ini Tuan,” ucap Resepsionis itu sembari memberikan sebuah kertas yang bertuliskan misi membunuh Naga berjenis apapun pada Xia Yun.


“Karena aku sudah menerima misi ini, maka aku akan langsung menyelesaikannya.” (Xia Yun)


Awalnya Resepsionis itu menganggukkan kepalanya, mengiyakan perkataan Xia Yun, tetapi hal berikutnya yang Xia Yun lakukan, membuat seluruh tubuhnya membeku.


“Pemilik dari Asosiasi Prajurit Bayaran ini, cepatlah keluar, jika tidak. Maka akan ku bunuh Resepsionis ini,” jelas Xia Yun sembari menciptakan sebuah pedang es dan mengarahkannya pada leher Resepsionis laki-laki sebelumnya.


Tindakan Xia Yun, membuat semua orang yang ada di dalam bangunan ini terkejut setengah mati saat melihat Xia Yun dengan terang-terangan memanggil Pemilik dari Asosiasi Prajurit Bayaran dengan kasar.


“Yo... Anak Muda, ada masalah apa ini?”


Dari arah tangga bawah tanah, muncul sesosok laki-laki bersambut hijau dengan bentuk telinga yang sedikit lebih panjang dari biasanya.


Di belakang sosok itu, ada juga Kakek Tua yang sempat menjadi orang yang menguji kekuatannya saat mendaftarkan diri menjadi Prajurit Bayaran.


...****************...


“Thor, Naga Tanahnya aku kurbanin aja ya? boleh ga? sekali" ikut kurban Naga, biar keren gitu!”


“....”

__ADS_1


Kasi pendapat kalian tentang novel ini di komentar ya, jika kalian suka, like dan vote beserta berikanlah bintang 5 ya.


__ADS_2