
“Hah? dia lagi?” gumam Xia Yun sembari menyipitkan matanya kearah pemuda itu.
Setelah memperhatikan penampilan pemuda itu, akhirnya Xia Yun langsung teringat bahwa pemuda litu adalah pemuda dari panti asuhan yang baru saja dirinya selamatkan tadi pagi.
“Para Plaides, kalian kembalilah lebih dahulu, ada sesuatu yang ingin aku lakukan bersama Yong Tao dan yang lain,” perintah Xia Yun sambil menatap Para Maid Plaides.
Para Plaides yang mendengar perintah Xia Yun langsung saja menundukkan kepalanya pelan dan menjawab dengan patuh lalu berjalan pulang meninggalkan mereka.
“Kalian semua, bantu aku mengatasi para bajing*n di sana, jika ingin membunuh mereka, usahakan agar tidak ada saksi mata dan di saksikan oleh anak-anak panti,” ucap Xia Yun sambil menatap Yong Tao dan yang lainnya.
Mereka semua yang mendengar permintaan Xia Yun langsung tersenyum dan menyetujuinya tanpa pikir
panjang.
.
.
[Normal POV]
“Serahkan emas itu padaku dasar bajing*n!!” seru laki-laki bertopi jerami yang sedang menendang-nendang pemuda yang memeluk satu buah karung di tubuhnya.
“Keras kepala!” ucap salah satu laki-laki lainnya yang ada di sana sambil menonton pemuda itu di tendang-tendang oleh rekannya.
Setelah beberapa saat pemuda itu di sakiti, tiba-tiba laki-laki bertopi jerami itu berhenti menendang-nendang dirinya dan berjalan kearah Kakak Perempuan dari pemuda itu yang saat ini sedang berdiri di depan anak-anak panti asuhan untuk melindunginya.
Ah!
Laki-laki bertopi jerami itu menarik rambut perempuan itu dan menyeretnya kemudian melemparkan perempuan itu ke depan pemuda sebelumnya dengan kasar.
Ketika laki-laki bertopi jerami itu melakukan hal tadi, anak-anak panti asuhan yang melihat itu langsung ketakutan dan menangis keras.
Merasa jengkel, para laki-laki yang ada di sana segera menendangi dan menodongkan senjata mereka kearah anak-anak itu agar mereka semua diam.
“Jika kalian tidak menyerahkan karung emas itu, maka anak-anak ini tidak akan bisa melihat cahaya matahari lagi be-”
Slash!!
__ADS_1
Bruk!
Belum sempat laki-laki bertopi jerami itu menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba dirinya langsung terjatuh ke tanah dengan keadaan sudah tidak bernyawa karena terkena racun, hal itu bisa terlihat dari pipinya terdapat goresan kecil yang mulai membuat kulit pipinya berubah warna.
[Selamat!Tuan berhasil membunuh kultivator ranah pendekar Jendral Tingkat 4]
Para bawahannya yang melihat hal itu belum sempat bereaksi seperti apa, tiba-tiba saja seluruh tubuh mereka langsung membeku dan membekukan seluruh tubuh mereka.
Setelah hal itu, Yong Tao muncul tepat di tengah-tengah mereka dan memberikan tebasan pedang berputar sehingga es itu hancur dan membuat mereka semua mati.
Melihat kematian sekelompok laki-laki yang menganggu mereka tepat di depan matanya langsung, membuat Kakak-Beradik itu kebingungan dan tidak tahu harus berbuat apa sehingga keduanya hanya terdiam.
“Hemp, begini-begini aku juga bisa membunuh tanpa adanya darah kau tahu?” gerutu Xia Yun sembari menoleh kearah Hu Wang yang saat ini ada di pelukan Miyuki.
“Roar~” Hu Wang membalas Xia Yun dengan cara mendengkur lucu kearahnya.
Mendengar dengkuran Hu Wang yang terkesan imut, membuat Miyuki menjadi sangat gemas dan memeluk Hu Wang kuat-kuat hingga membuat wajah dari harimau putih itu menjadi ungu.
.
.
Begitu mendengar suara Xia Yun, sontak Kakak-Beradik itu menoleh kearah belakang mereka dan menemukan Xia Yun yang sedang saat ini berjalan kearah mereka.
“Tuan Muda! sekali lagi, terima kasih karena sudah menolong kami!” ucap Kakak-Beradik itu sembari menundukkan kepalanya kearah Xia Yun.
Xia Yun hanya melambaikan tangannya pelan sebagai balasan dan bertanya pada pemuda itu kenapa mereka bisa berakhir seperti ini.
Sementara Miyuki dan Xin Mei yang melihat para anak-anak panti yang menangis segera berjalan kearah mereka semua dan mulai menenangkannya bersama dengan Hu Wang.
Mereka berdua yang di tanya seperti itu, segera berdiri dan menunjukkan isi dari karung yang dirinya lindungi sebelumnya kearah Xia Yun.
“Emas?” gumam Xia Yun sambil memiringkan kepalanya.
“Ya,” jelas Pemuda itu sembari menganggukkan kepalanya mengiyakan Xia Yun.
.
__ADS_1
.
Setelah itu Pemuda itu mulai menjelaskan bahwa tadi pagi setelah Xia Yun membantu mereka, tiba-tiba ketika dirinya berserta anak panti lainnya masuk ke dalam panti asuhan, mereka semua merasa aneh kala melihat satu buah karung yang bersandar pada tembok ruang tamu mereka.
Merasa penasaran, pemuda itu bersama dengan anak panti asuhan, segera membuka isi dari karung itu, ketika pemuda itu melihat isinya, seluruh tubuh pemuda itu langsung bergetar hebat dan segera memanggil kakaknya.
Reaksi kakaknya juga tidak jauh berbeda ketika melihat tumpukan emas yang ada di balik karung itu, segera Sang Kakak menutupi karung itu dan mengingatkan pada adiknya agar menyimpan emas ini karena mereka tidak tahu dari mana asalnya.
Setelah beberapa waktu kembali berlalu, tiba-tiba para kelompok laki-laki lainnya kembali datang ke panti asuhan itu dengan anggota yang lebih banyak.
Semuanya langsung menyeret para penghuni panti asuhan ke luar tanpa perduli mereka itu anak kecil ataupun perempuan, bahkan para pejalan kaki di sekitar pun tidak ada yang berani untuk mengusik mereka.
Setelah itu mereka semuanya langsung menerobos masuk ke dalam panti asuhan dan mengobrak-abrik isinya dengan menggila, ketika sedang mengacak isi panti asuhan itu, salah satu dari mereka menemukan karung emas itu dan langsung saja menyerahkannya ke laki-laki bertopi jerami dan berhasil membuat mereka semua kehebohan.
Melihat bahwa mereka semua menemukan karung emas itu, pemuda tadi segera berlari kearah nya dan merebut karung emas itu tanpa laki-laki bertopi jerami itu sempat menghindar.
Karena aksinya yang begitu tiba-tiba, wajar saja laki-laki bertopi jerami itu tidak sempat merespon.
.
.
“Itu adalah emas ku, aku memberikannya pada kalian terakhir kali,” jelas Xia Yun sembari mengeluarkan tumpukan karung emas lainnya di depan mereka berdua.
!?
.
.
.
.
.
Eh kali ini emang pendek ya, maafin, aku sekarang lagi mikirin nama pasukan yang akan di bangun oleh Xia Yun, jika kalian ada saran maka boleh komen di bawah ya.
__ADS_1
Buat kalian yang baca jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya... dan jangan lupa kasi bintang lima karena semua itu gampang hehehe biar aku semangat nulisnya.
Kalau kalian punya saran seperti jenis tubuh, skill atau penggunaan skill combo dan penggunaan skill yang Xia Yun punya maka kalian bisa komentar di bawah aja kok nanti aku bakal masukin saran kalian.