
“Tunggu sebentar.” (Xia Yun)
Setelah Xia Yun mengatakan itu pada Mei Yue yang sedang menggendong Hu Wang, dia pergi menjauh dan berjalan mendekati sebuah gang sempit di dekat mereka.
Di sana, Mei Yue melihat Xia Yun tampak memberikan beberapa koin emas kepada seorang Pria Paruh Baya yang sudah pasti pengemis di dalam gang tersebut.
Pakaiannya yang rusak, keadaan yang buruk, semuanya langsung tahu hanya dalam sekali lihat bahwa Pria Paruh Baya itu adalah Pengemis.
Tampak Pria Paruh Baya itu terkejut waktu Xia Yun memberikan Koin Emas itu, tetapi setelah mendengar beberapa kata darinya, Pria Paruh Baya itu kembali mendapatkan ketenangannya.
Tidak lama, akhirnya Xia Yun pergi dan bergabung dengan Mei Yue lagi.
Hal ini sudah Xia Yun lakukan kurang lebih 3×, tidak semua Pengemis Xia Yun berlakukan seperti itu, Mei Yue hanya diam menyaksikan aksinya.
Karena merasa penasaran, Mei Yue bertanya apa alasan Xia Yun memberikan beberapa Koin Emas itu pada Para Pengemis, seharusnya 1 saja cukup menurutnya, terlebih lagi, Xia Yun terlihat memilih dalam memberikannya.
“Aku memiliki janji... bahwa aku akan membantu orang-orang yang layak untuk dibantu.” (Xia Yun)
“Dan aku tidak akan pernah berusaha menutup mata jika ada orang yang kesusahan di depanku. Selama orang itu layak, maka aku pasti akan berusaha membantunya, aku tidak ingin menyesal lagi....” (Xia Yun)
Xia Yun menengadahkan kepalanya dan mengingat kejadian ketika dia tertabrak mobil dan berakhir mati.
Xia Yun mengatakan hal tersebut dengan nada suara yang sendu, seolah memiliki penyesalan tentang hal ini yang membuat Mei Yue dan Hu Wang terdiam.
Itu semua terjadi karena dia ragu-ragu dalam bertindak, jika saja Xia Yun tidak segan untuk membantu perempuan sebelumnya, maka dia tidak akan berakhir disini.
Setelah mendengar jawaban dari Xia Yun, akhirnya Mei Yue paham maksud dari tindakan Xia Yun yang terus menolong orang lain, bahkan ketika terjadi Kejadian Immortal sebelumnya.
“Apakah kau yakin uang itu akan aman dengan mereka? bagaimana jika ada seseorang yang merampasnya?” tanya Mei Yue tentang Xia Yun yang memberikan uang pada Pengemis sebelumnya.
Xia Yun tersenyum saat di tanya oleh Mei Yue seperti itu, “Tenang saja, tidak akan ada yang bisa merampas uang itu dari mereka jika aku sudah memberikannya.”
Mendengar Xia Yun menjawab dengan rasa kepercayaan diri yang tinggi, Mei Yue pun memilih untuk mempercayai perkataannya.
“Baiklah, mari kita lanjut?” (Mei Yue)
“Tidak, ini sudah jam 5 sore, sebentar lagi matahari akan terbenam, aku akan kembali saja...,” balas Xia Yun dengan nada datar saat menolak ajakan Mei Yue.
Mei Yue mengangkat alisnya saat Xia Yun membalas perkataannya seperti itu, dengan sigap, dia pun menurunkan Hu Wang dan menarik tangan Xia Yun lalu membawanya berjalan menuju taman kosong tempat orang-orang bersantai.
Xia Yun yang di bawa-bawa oleh Mei Yue seperti ini hanya diam saja tampa mengatakan apapun dan menunggu apa yang ingin dia lakukan padanya.
Setelah itu, Mei Yue mendudukkan dia di bangku yang ada di dekat mereka saat ini kemudian duduk di sebelah Xia Yun dengan Hu Wang di pelukannya.
Suasananya sunyi tanpa ada yang berbicara untuk beberapa saat, Hu Wang yang ada di antara keduanya kini menjadi berkeringat dingin dan ingin pergi namun tidak bisa.
“Hei... apa sebenarnya alasanmu pergi menuju Kekaisaran Langit?” tanya Mei Yue dengan nada yang terdengar galau.
★Kenapa Anda galau?
__ADS_1
Mei Yue yang pertama kali membuka pembicaraan dengan bertanya alasan Xia Yun yang ingin pergi menuju Kekaisaran Langit.
......................
Xia Yun berada di Benua Langit, didalamnya terdapat 5 Kekaisaran yang memimpin di setiap wilayah;
*Wilayah Utara terdapat Kekaisaran Bintang.
*Wilayah Barat terdapat Kekaisaran Laut.
*Wilayah Timur terdapat Kekaisaran Kabut.
*Wilayah Selatan terdapat Kekaisaran Salju.
*Wilayah Tengah terdapat Kekaisaran Langit.
......................
Sudah 1 menit berlalu dan pertanyaannya belum Xia Yun jawab, sontak Mei Yue menjadi jengkel dan menoleh kearah Xia Yun.
“Aku membutuhkan sesuatu... dan yang aku butuhkan itu ada di sana. Jadi bagaimanapun caranya aku harus pergi,” jawab Xia Yun dengan ekspresi dan nada yang rumit.
Mei Yue yang mendengar perkataan dan melihat Xia Yun, menyipitkan matanya dan berkata, “Apakah kau berbohong?”
“Tentu saja tidak!” (Xia Yun)
Portal Antar Alam yang di maksud adalah sebuah Portal yang bisa memindahkan seseorang dari satu Alam ke Alam yang lain.
Seperti Alam Fana, menuju Alam Setengah Dewa, itulah fungsi dari Portal Antar Alam.
Portal ini hanya berada di tengah-tengah benua, dengan kata lain, itu berada di Kekaisaran Langit. Oleh karena itu Xia Yun berniat untuk pergi ke sana.
Apakah Sistem tidak bisa melakukan sesuatu seperti teleportasi antar Alam? jawabannya sudah tentu tidak.
Jika Sistem bisa melakukannya, maka Xia Yun tidak perlu repot-repot untuk melakukan perjalanan ke Kekaisaran Langit dan mencari Portal Antar Alam.
Waktu Xia Yun bertanya pada Sistem tentang hal ini, Sistem mengatakan bahwa tidak bisa melakukannya karena Versi Sistem dan kekuatan Xia Yun masih belum mencukupi.
Malahan Sistem sendiri yang meminta Xia Yun untuk mencari Portal Antar Alam jika memang ingin melakukan Perpindahan Alam menuju Alam lain.
Selama Xia Yun bisa menemukan Portalnya, maka Sistem bisa melakukan sesuatu, itulah yang Sistem katakan.
Oleh karena itu, kini tujuan Xia Yun adalah menuju Kekaisaran Langit dan menemukan Portal Antar Alam yang tidak di ketahui keberadaannya.
Merasakan tatapan Mei Yue membuat dia tidak nyaman, Xia Yun mencoba untuk mengalihkan topik pembicaraan, “Ada sesuatu yang inginku berikan padamu.”
??
‘Lily, beli 3 Senjata Tingkat Suci berbentuk jarum kecil.’ (Xia Yun)
__ADS_1
[Memotong -300.000 Shop Poin]
[Berhasil membeli Jarum Pembius]
Saat notifikasi itu terdengar, Xia Yun mengeluarkan sebuah kotak kayu dari Penyimpanan Sistemnya.
Mulai membuka kotak kayu itu, di dalamnya berisi 3 buah jarum kecil seukuran jari kelingking orang dewasa.
3 Jarum kecil itu terlihat normal, seperti jarum pada umumnya, tidak ada yang spesial. Itulah yang Mei Yue lihat, tetapi kenyataannya itu adalah Senjata Tingkat Suci yang tidak akan mudah hancur!
Xia Yun perlahan mengambil satu jarum, kemudian menusukan ujungnya ke jari Xia Yun dan membuat tangannya berdarah dan membuat Mei Yue dan Hu Wang terkejut.
!!
Darah dari tangan Xia Yun mulai menetes dan melumuri ujung dari jarum kecil itu, bukannya menutup lukanya, Xia Yun malah mengulangi hal yang sama sampai ujung ketiga jarum kecil itu sudah berlumur darahnya.
Waktu Mei Yue ingin menghentikannya, Xia Yun hanya memintanya untuk tetap diam dan menyaksikan saja, itupun jika dia kuat, karena tidak tahan melihat aksi Xia Yun, Mei Yue memilih untuk menutup matanya saja.
“Ini,” ucap Xia Yun sembari menyerahkan kotak kayu yang di dalamnya berisi 3 jarum kecil yang Xia Yun lumuri dengan darahnya.
“Ketiga jarum itu memiliki racun terkuat, selama musuh mu terkena ini, bahkan jika itu hanya goresan kecil, maka dia akan tetap mati karena racunnya.” (Xia Yun)
Xia Yun menjelaskannya sambil memberikan kotak kayu kecil itu ke tangan Mei Yue.
Mei Yue yang saat ini sedang memeluk Hu Wang,
harus meletakkan Harimau Putih Kecil itu terlebih dahulu sebelum menyambut kotak kayu pemberian Xia Yun.
“Tiga racun terkuat di dunia? bukannya tadi itu hanya ada darahmu saja?” Mei Yue berkata dengan suara yang ragu.
Xia Yun menganggukkan kepalanya sebagai jawaban kemudian mengatakan, “Jarum ini bisa menyelamatkan nyawamu, jadi gunakanlah jika kau benar-benar terdesak.”
“Jika kau percaya padaku, maka berjanjilah untuk melakukannya, ya?” Xia Yun berbicara sambil mengulurkan kepalan tangan kanannya.
“Em!” (Mei Yue)
Walaupun tidak mengerti sepenuhnya apa yang Xia Yun maksud, tetapi yang Xia Yun lakukan itu terlihat seperti dia sedang memberikan sesuatu untuk melindungi dirinya.
Oleh karena itu, Mei Yue memajukan kepalan tangan kanannya dan mengarahkannya ke kepalan tangan Xia Yun, “Ya, aku berjanji.”
Setelah melakukan itu, Xia Yun dan Mei Yue berpisah lalu kembali ke tempatnya masing-masing karena hari sudah mulai gelap.
“Roar! (aku ingin makan itu!)” (Hu Wang)
Waktu dalam perjalanan pulang, Hu Wang melihat sebuah Toko Daging dan mengatakan pada Xia Yun bahwa dia ingin memakan itu.
...****************...
★Kasi pendapat kalian tentang novel ini di komentar ya, jika kalian suka, like dan vote beserta berikanlah bintang 5 ya.
__ADS_1