
“Siapa yang berikutnya hm?” Ucap Yong Tao sambil menatap para anggota rubah malam lainnya.
“Tidak mungkin itu dia! semuanya serang dia sekarang!” Ucap anggota dua pada semua rekannya yang berada di sana.
Benar saja, ketika anggota kedua baru ingin menyiapkan kuda-kuda untuk menerjang ke arah Yong Tao.
Anggota kedua tiba-tiba berhenti bergerak dan tubuhnya langsung terjatuh ke tanah dengan kepala yang terlepas dari tubuh nya.
“Dua semut beres, siapa yang berikutnya?” Gumam Yong Tao lagi sambil menatap anggota yang lainnya.
“Jangan anggap remeh dia! serang dengan sekuat tenaga” Ucap anggota lima yang sedari awal tidak menganggap remeh Yong Tao.
Setelah mengatakan itu pada rekannya yang lainnya, dia segera melesat ke arah Yong Tao bersama 7 rekannya yang berada disana.
Anggota 5 menebas Yong Tao menggunakan pedangnya secara horizontal tetapi bisa dihentikan oleh Yong Tao dengan satu pedang di tangan kirinya.
Rekan yang lainnya segera mengayunkan belatinya kearah Yong Tao tetapi bisa di hentikan oleh Yong Tao dengan mudah menggunakan pedang yang ada ditangan kanannya.
Kedua anggota yang lainnya segera menyerang Yong Tao dengan senjata mereka dari arah belakang Yong Tao.
Keempat anggota lainnya menyerang Yong Tao dari atas menggunakan segala skill mereka karena sudah tidak meremehkan Yong Tao seperti sebelumnya.
Mereka semua menggumamkan skill mereka ketika menyerang Yong Tao yang sedang menahan serangan rekan mereka.
“Kapak pembelah lautan!”
“Tinju pemecah gunung!”
“Tusukan pelumpuh!”
“Cakar pembunuh!”
Waktu serangan mereka hampir mengenai Yong Tao, semuanya merasa yakin bahwa mereka sudah pasti akan menang karena Yong Tao sedang sibuk menahan serangan dari rekannya.
Ada beberapa yang tersenyum puas dan juga masih tetap fokus pada pertarungan.
Yong Tao yang sedari tadi menunggu akhirnya segera menggunakan skillnya ketika semua serangan hampir mengenai dirinya.
“Elemen api tebasan ombak api”
Gumam Yong Tao kemudian menarik pedang yang ada ditangan kanannya lalu menebas secara horizontal yang berhasil menghalangi serangan dari depan dan belakangnya.
Tidak lupa Yong Tao kemudian kembali menggunakan skillnya sekali lagi ketika sudah berhasil menghentikan serangan dari depan dan belakangnya.
“Elemen api tebasan api peledak”
Gumam Yong Tao menyebutkan skillnya lalu mengayunkan pedang yang ada di tangan kanannya kearah tanah sehingga menyentuh tanah.
ketika pedang Yong Tao menyentuh permukaan tanah, tanah yang tersentuh oleh pedang Yong Tao tiba-tiba meledak sehingga mengenai ke 4 anggota lainnya yang ingin menyerang Yong Tao terpental kebelakang.
Akhirnya semua orang yang berusaha menyerang Yong Tao sebelumnya saat ini sudah terpental kebelakang dan mengeluarkan seteguk darah dari mulut mereka.
Belum sempat mereka bangkit, Yong Tao segera melesat kearah 2 orang yang menyerang Yong Tao dari belakang.
Dalam sekejap Yong Tao sudah berada di belakang ke 2 orang yang menyerangnya dari belakang dan berkata sesuatu pada ke 2 nya.
__ADS_1
“Begini rasanya disergap dari belakang” Ucap Yong Tao yang sudah berada di belakang mereka kemudian mengayunkan pedang yang ada di tangan kirinya kearah 2 orang sebelumnya.
“4 semut beres” Gumam Yong Tao kemudian ke 2 orang yang ada di depan Yong Tao langsung terbaring dari duduknya karena sudah dibunuh oleh Yong Tao dalam sekejap.
“Si-sial!” Ucap anggota 4 kemudian berbalik melarikan diri tetapi Yong Tao tiba-tiba muncul didepannya.
Yong Tao yang melihat ada yang ingin pergi pun segera menggunakan skill langkahnya menghentikan dengan muncul didepannya.
“Ba” Ucap Yong Tao kemudian menebas leher anggota ke 4 dengan pedangnya.
“5 semut beres” Gumam Yong Tao sambil tersenyum penuh arti pada 3 orang yang berada di depannya sekarang.
“Kalian selanjutnya” Ucap Yong Tao sambil menunjuk kearah 3 orang yang masih hidup di depannya seraya menunjukan senyuman mengerikan pada mereka.
Ke 3 orang yang melihat senyuman Yong Tao menarik nafas pelan dan bergidik ngeri karena senyuman iblis itu.
“Begini saja, jika kalian ber 3 bisa menahan 1 serangan ku maka aku berjanji akan membiarkan kalian hidup” Ucap Yong Tao pada mereka semua.
Setelah mengatakan itu tanpa mendengar balasan, Yong Tao segera melesat kearah 4 orang yang ada di depannya dengan cepat.
Yong Tao yang berada di depan ke 3 orang itu segera mengayunkan pedang yang ada di tangan kanannya secara horizontal dengan cepat sekaligus menggunakan skillnya.
“Elemen Inti tebasan ruang!”
Gumam Yong Tao sambil menebas secara horizontal, ke 3 orang itu segera bersama-sama menahan pedang Yong Tao tetapi pedang Yong Tao dengan mudahnya menghancurkan senjata mereka.
Tidak bisa menahannya lagi karena senjata mereka habis dan tidak memiliki kesempatan untuk menghindari tebasan Yong Tao.
Pada akhirnya mereka ber 3 tertebas oleh Yong Tao sehingga tubuh mereka terbelah menjadi dua yang membagi antara bagian perut dan dada.
Ketika Yong Tao menggunakan skill tebasan ruang, tebasan ruang bisa menebas sesuatu dengan mudah karena dia hanya menebas ruang yang di tebas oleh Yong Tao sehingga apapun yang menahannya pasti akan hancur.
“Haih mereka bahkan tidak bisa menahan 1 serangan ku” Gerutu Yong Tao sambil mendang mayat yang ada di depannya karena kesal.
“Lebih baik aku masuk lebih dalam saja, siapa tau aku akan bertemu dengan orang yang menarik hehehe” Gumam Yong Tao kemudian melesat kearah bangunan yang ada di depannya.
BOOM!!!
Terdengar suara ledakan yang berasal dari bagian belakang bangunan sehingga membuat keributan para anggota rubah malam yang ada disekitar sana.
Semuanya yang mendengar itu segera Melesat dengan cepat kearah sumber suara ledakan itu.
Ketika mereka sampai, mereka hanya melihat seorang pria tua yang menggunakan kipas berjalan masuk kedalam markas mereka.
Semuanya tau bahwa pria tua di sana bukan bagian dari mereka segera menarik senjata mereka lalu langsung menyerang bersama.
Ketika serangan mereka hampir mengenai Zhuge Liang, tiba-tiba ada serangan bola api dan sambaran petir dari kiri dan kanan mereka sehingga terpaksa membuat mereka semua mundur.
Ketika mereka semua mundur dan berniat kembali menyerang, ada pisau es yang menembus tubuh mereka dari belakang tanpa di sadari oleh mereka semua.
Sratt!!
“Ugh!”
“Akh!”
__ADS_1
Brukkk
Bruk
Mereka semua yang terkena pisau es itu langsung terjatuh ke tanah karena semua pisau es yang mengenai mereka mengarah ke bagian vital titik tubuh mereka sehingga membuat mereka semua mati.
Zhuge Liang hanya mengabaikan itu semua karena Zhuge Liang sudah menggambar banyak formasi di mana-mana jadi dia bisa tenang tanpa perlu khawatir.
Zhuge Liang dengan santainya berjalan masuk kedalam bangunan itu, ketika berada di dalam, Zhuge Liang bertemu dengan Yong Tao yang bajunya sudah berlumuran oleh darah begitu juga dengan kedua pedangnya.
Yong Tao terlihat mengerikan karena berada ditengah-tengah mayat dengan ekspresi yang tersenyum lalu bermandikan darah seperti malaikat pencabut nyawa yang sedang melakukan tugas hariannya dengan senang hati.
“Yong Tao, berhentilah tersenyum ketika sedang membunuh, itu membuat banyak orang risih ketika melihat mu” Ucap Zhuge Liang berjalan mendekat.
“Hm? apakah aku tersenyum ketika membunuh mereka?” Tanya Yong Tao tidak sadar dengan kelakuannya sendiri.
“Ya, itu terlihat mengerikan bagi orang lain” Balas Zhuge Liang sambil menganggukkan kepala pelan.
“Mmm baiklah” Balas Yong Tao singkat.
“Sebaiknya kita Segera menyusul Xia Yun” Ucap Zhuge Liang.
“Bukannya para semut disini belum habis?” Tanya Yong Tao keheranan.
“Aku sudah menanam ratusan formasi disini, mereka pasti akan mati terkena formasi tinggi bumi dan langit ku” Ucap Zhuge Liang santai kemudian naik kearah tangga yang berada di dekat mereka.
Yong Tao hanya mengikuti Zhuge Liang dari belakang dengan tenang sambil memikirkan tentang kelakuannya saat sedang membunuh.
“Memangnya aku selalu tertawa ketika membunuh?” Gumam Yong Tao sambil menyentuh dagunya seraya memikirkannya.
Begitu mereka naik, Zhuge Liang dan Yong Tao segera berjalan kearah sebuah ruangan yang di dalamnya terdapat energi Xia Yun dan berhenti di depan pintunya.
“Sepertinya Xia Yun ada di dalam” Ucap Zhuge Liang memberi tahu Yong Tao.
“Ya, tunggu apa lagi, sebaiknya kita masuk!” Balas Yong Tao bersemangat kemudian mendaratkan tendang kearah pintu ruangan yang ada di depannya.
BOOM!!!
Suara Yong Tao menendang pintu ruangan itu dengan keras sehingga membuat suara yang nyaring.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Cukup sampai disini dulu ya....
Ini Novel pertama aku jadi harap maklum apabila ada penuturan kata kata yang tidak tepat .
Karna ini pertama kalinya aku menulis Novel.
Jangan lupa kasi saran di komentar apabila ada yang harus aku perbaiki tentang cara tulis atau apapun ya...
Juga bantu like Novel ini yah karena mencet tombol like kan tidak sulit hehe.....dadah...
Dan juga Buat kalian yang pengen liat ilustrasi-ilustrasi nya bisa liat di IG khusus dan Akun FB Khusus, Karena aku udah gak bakal masukin ilustrasi nya di sini ya...
IG : System_Ultimate_Skill
__ADS_1
FB : System Ultimate Skill
Note: Huruf nya harus sama persis ya....