System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 93 - Keluarga Hun Dan Kekuatan Elemen Kegelapan


__ADS_3

“Aku memilki dendam kesumat dengan Mantan Keluarga aku dulunya, jadi aku sengaja ikut turnamen ini sekalian mendapatkan hadiahnya walau aku tidak tahu hadiah apa itu,” Jelas Xia Yun sembari bangkit dari tempat duduknya.


“Aku akan pergi duluan.”


Setelah mengatakan itu, Xia Yun segera pergi meninggalkan semuanya yang ada di meja makan, tetapi Xia Yun menghentikan langkahnya dan menatap Sosok Perempuan Berambut Hitam (Na’be) mengatakan, “Na’be, katakanlah pada para maid lainnya bahwa hari ini mereka bebas ingin melakukan apapun.”


“Baik Tuan Xia Yun!” Sahut Na’be sembari menganggukkan kepalanya paham.


!!


Baru saja Xia Yun hendak menggunakan Skill Langkah Cahayanya, tiba-tiba Yong Tao masuk melewati pintu depan dan berpapasan dengannya sambil bersenandung ria, tidak lupa dengan senyuman aneh di wajahnya.


Xia Yun kebingungan melihat tingkah Yong Tao hanya menggelengkan kepalanya pelan dan segera melesat menggunakan Skill Langkah Cahayanya karena menurut Xia Yun tidak akan seru jika dirinya menggunakan Skill Teleportasi.


Selama perjalanan, Xia Yun terus-menerus melompati atap-atap rumah para warga sembari menikmati suasananya ramainya kota hari ini karena akan mulainya Turnamen Pemuda yang sempat tertunda.


Di saat Xia Yun bergerak, kebetulan pandangannya teralihkan pada rombongan Keluarga Xia yang baru saja keluar dari sebuah penginapan, segera Xia Yun melesat dan berhenti di depan mereka semua.


!!


Rombongan Keluarga Xia yang terkejut melihat ada seseorang yang muncul di depan mereka sontak langsung bersiap untuk bertarung, tetapi begitu melihat bahwa orang yang muncul di depan adalah Xia Yun, Xia Junsu (Kepala Keluarga Keluarga Xia) langsung mengangkat tangannya sebagai tanda untuk baik-baik saja.


“Ada apa kau datang kemari?” tanya Xia Junsu pada Xia Yun dengan nada normal.


“Aku hanya ingin menyapa Tetua Ke-2...” jelas Xia Yun sembari memberikan senyuman dan tatapan sinis pada Xia Wu yang saat ini memiliki penampilan yang suram karena seluruh kultivasinya hancur bahkan tidak bisa berkultivasi lagi karena Xia Yun.


“Dasar Baj*ngan!!” teriak Xia Wu emosi dan segera berlari ke arah Xia Yun, berusaha untuk menyerangnya tetapi di tahan oleh Xia Junsu dan Tetua Ke-1.


“Cukup!! Xia Yun, apa maksudmu dengan melakukan ini!” bentak Xia Junsu tersulut emosi karena salah satu anggota keluarganya di hina.


“Tidak ada apa-apa, aku cuma ingin mengingatkan kalian bahwa jangan lupa untuk menonton detik-detik kemenangan aku nanti,” ucap Xia Yun dengan ekspresi menghina pada rombongan Keluarga Xia yang terdapat Xia Junsu, Tetua Ke-1, Xia Wu dan ketiga perwakilannya.


“Tenang saja, setiap aku melawan anggota Keluarga Xia, aku hanya akan menggunakan elemen es saja sebagai bentuk kemudahan dariku....”


“K-kau!”


Belum sempat Xia Junsu melanjutkan ucapannya, Xia Yun segera melompat ke atap rumah warga dan meninggalkan mereka semuanya yang masih marah terhadap dirinya.


“Akan aku buat kalian menyesal karena sudah membuatku keluar dari keluarga....”


Xia Yun terus melesat dan kembali berhenti ketika dirinya melihat ada sekelompok pria yang berjumlah sekitar 13 orang sedang berdiri di depan sebuah bangunan bobrok sembari memukuli seorang pemuda, ada juga yang terlihat sedang menahan seorang perempuan yang berusaha menolong si pemuda itu, tidak luput juga dari pandangan Xia Yun ada banyak anak-anak kecil menangis sambil memandang kejadian di depannya.

__ADS_1


Melihat hal itu, Xia Yun langsung merasa ada yang tidak beres dan segera turun untuk melerai kejadian itu.


Doom!


“Ada apa ini?” ucap Xia Yun dengan nada dingin yang muncul di depan pemuda yang di pukuli oleh sekelompok pria sebelumya.


“Nak, cepat pergi, ini bukan urusanmu!” bentak sosok pria berbadan normal tetapi berotot yang memegang sebuah pedang besar di tangannya pada Xia Yun.


Merasa pertanyaannya tidak di jawab oleh mereka, Xia Yun berbalik dan menatap pemuda itu kemudian bertanya lagi, Sang Pemuda yang di tanya oleh Xia Yun, walau babak belur, dirinya tetap menjawab pertanyaan Xia Yun walau merasa sakit.


“Mereka adalah mantan orang-orang dari Keluarga Hun, karena keluarga Hun sudah tidak ada, otomatis sudah tidak ada yang menampung mereka. Hingga sekarang, mereka sedang berusaha merampas semua uang yang kami miliki.”


“Aku dan Kakakku hanyalah Pengurus Panti Asuhan kecil, jadi, dari mana aku bisa mendapatkan uang yang banyak? oleh karena itu aku tidak bisa memberikan mereka uang. Mereka tersulut emosi dan hendak membawa Kakakku tetapi aku berusaha menghentikannya lalu berakhir seperti ini....”


Pemuda berambut coklat pendek itu menjelaskan kejadian lengkapnya yang membuat alis Xia Yun berkerut.


“Keluarga Hun sudah tidak ada?” ulang Xia Yun kebingungan.


“Iya, hanya dalam waktu semalam, Keluarga Hun hancur karena di bantai oleh seseorang yang sangat kuat,” jelas pemuda itu.


“Adik!” teriak perempuan berambut coklat pendek yang saat ini di tahan oleh dua orang pria dari kelompok sebelumnya.


“Aku harus menolong Kakakku! terima kasih karena sebelumnya sudah membantu aku Tuan Muda!” ucap pemuda itu berusaha berdiri dan menundukkan kepala pada Xia Yun berterima kasih.


“Hey bocah! apakah kau ingin main menjadi pahlawan? hahaha!” ucap salah satu pria yang ada di sana.


“Di lihat dari pakaiannya, sepertinya dia adalah seorang Tuan Muda, lebih baik kita rampok saja dia Ketua!” ucap pria lainnya yang memperhatikan Xia Yun menggunakan setelan warna putih seperti biasanya serta kedua pedang yang ada di punggung Xia Yun nampak berharga langsung mengusulkan pada sosok pria yang membawa pedang besar sebelumnya yang di sebut ketua olehnya.


“Baiklah! cepat hajar mereka berdua! ambil semua barangnya dan bawa semua anak-anak untuk kita jual menjadi budak!” perintah Sang Ketua kemudian menatap perempuan sebelumnya.


“Untuk kau, kau ikut denganku! hehehe,”


“Berhenti! kau istirahat saja. Biar aku yang mengatasi hal sepele seperti ini,” ucap Xia Yun menyentuh bahu pemuda itu sembari berjalan maju ke depan pemuda itu.


“Aku tidak akan memberikan belas kasihan pada hewan-hewan seperti kalian!”


Begitu Xia Yun mengatakan itu, Xia Yun mengaktifkan Mata Mangekyou Sharingan miliknya dan menggunakan Skill Genjutsu pada sosok perempuan berambut coklat sebelumnya. Setelah melakukan itu, tiba-tiba di telapak tangan kanan Xia Yun langsung mengeluarkan asap bewarna hitam pekat dengan aura kematian yang mengerikan, bahkan para kelompok pria yang ada di depannya merinding seketika saat melihat asap itu.


!!


“Berhati-”

__ADS_1


“Terlambat!” potong Xia Yun sembari menghentakkan kaki kirinya satu kali ke tanah.


Belum sempat Sang Ketua itu memperingatkan para anak buahnya, langsung saja muncul tembok tanah yang menerjang naik ke atas langit kemudian membungkus seperti kepompong agar sekelompok pria itu tidak bisa keluar.


Xia Yun yang berhasil mengurung mereka, segera melesat ke arah kepompong itu kemudian meletakan telapak tangannya ke dinding kepompong itu.


Baru saja Xia Yun menyentuh dinding kepompong itu, terdengar suara teriakan kesakitan dari dalam yang membuat telinga menjadi sakit.


Mencegah para anak-anak ketakutan mendengar suara itu, Xia Yun melambaikan tangan kirinya pelan dan tiba-tiba suara teriakan itu tidak terdengar lagi karena Xia Yun menggunakan elemen anginnya untuk menutupi suara itu.


Setelah beberapa menit, Xia Yun menghilangkan kepompong tanah itu dan begitu terkejutnya pemuda berambut coklat itu saat melihat ketiga belas pria yang menganggu mereka sudah terbaring di atas tanah dengan seluruh tubuhnya muncul seperti tato bewarna hitam yang menjalar dari kaki hingga kepala.


[Selamat! Tuan berhasil membunuh kultivator ranah Pendekar Jendral Tingkat 2]×9


[Selamat! Tuan berhasil membunuh kultivator ranah Pendekar Jendral Tingkat 4]×1


[Selamat! Tuan berhasil membunuh kultivator ranah Pendekar Jendral Tingkat 1]×2


[Selamat! Tuan berhasil membunuh kultivator ranah Pembentukan Ki Akhir]×1


.


.


.


.


.


.


.


Aku ucapkan terima kasih untuk kalian para pembacaku yang sudah memberikan saran ya... jujur aja, berkat saran kalian, aku kadang-kadang sadar akan suatu ide dan itu sangat membuat aku senang.


Buat kalian yang baca jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya... dan jangan lupa kasi bintang lima karena semua itu gampang hehehe biar aku semangat nulisnya.


Kalau ada yang salah tentang penulisan tanda baca, atau apapun bisa kalian kasi saran ke aku di komentar, pasti aku balas kok...tenang aja tapi aku tidak tau kalian nya komen di chapter berapa tapi aku pasti balas kok.


Juga kalau kalian punya saran kekuatan seperti jenis tubuh, skill atau penggunaan skill combo dan penggunaan skill yang Xia Yun punya maka kalian bisa komentar di bawah aja kok nanti aku bakal masukin saran kalian.

__ADS_1


__ADS_2