System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 95 - Penjelasan Singkat Tentang Turnamen Pemuda


__ADS_3

Tidak perlu lama, mereka melihat Xia Yun yang duduk di salah satu kursi peserta sambil memakan sebuah bakpao panas di tangannya.


Di sebelah kiri Xia Yun, ada Ming He, dan di sebelah kanan Xia Yun, ada Zhang Bing Jie (Pria Setengah Wanita).


Diantara beribu-ribu peserta yang mengikuti ujian pertama, sekarang, peserta yang tersisa hanya berjumlah 400 peserta saja sekarang.


Rupanya bukan hanya rombongan Zhuge Liang saja yang memperhatikan Xia Yun, tetapi ada beberapa penonton juga yang ikut menatap Xia Yun dengan pandangan yang tidak bisa di jelaskan.


Alasan kenapa ada beberapa penonton yang menatap Xia Yun adalah karena rumor yang berasal dari para peserta yang berasal dari keluarga biasa yang merasa kagum padanya, itu terjadi ketika Xia Yun tidak segan untuk membantu bahkan mengobati mereka dengan cara memberikan banyak pill.


Xia Yun yang merasa tidak enak di tatap hanya tetap berusaha tidak terganggu dengan cara memakan bakpaonya dan sesekali melirik ke arah penonton.


Saat Xia Yun melihat di barisan penonton, dirinya melihat rombongan Kekaisaran, Tanaman Obat Langit, Sekte-Sekte Besar hingga kecil, bahkan Shao Sheng pun terlihat duduk bersebelahan dengan Sang Kaisar terdahulu.


Terus menyapu pandangan, akhirnya Xia Yun menemukan tempat duduk Zhuge Liang dan yang lainnya, Xia Yun sempat mengerutkan alisnya saat melihat Duan Feng, Luo Yi dan Huan Ran yang duduk bersama dengan Zhuge Liang dan yang lainnya.


Setelah menemukan tempat duduk mereka, Xia Yun mulai mengedarkan pandangannya lagi sampai dirinya menemukan tempat duduk rombongan Keluarga Xia. Ya, itulah yang Xia Yun cari dari awal karena dirinya berniat memprovokasi Mantan Keluarganya itu.


!!


Pandangan mata Xia Yun dan rombongan Keluarga Xia (Xia Junsu, Xia Wu, dan Tetua Ke-1), Xia Yun menggunjingkan senyuman sinis dengan mata yang sedikit sipit sebagai isyarat bahwa dirinya merendahkan mereka.


Tentu mereka semua paham maksud dari tindakan Xia Yun sebelumnya, wajah ketiganya langsung memerah karena sangat marah akibat perbuatan Xia Yun dan sangat ingin membalasnya.


“Xia Yun, kenapa kau melihat kearah sana?” tanya Ming He yang ada di samping kiri Xia Yun dengan mengangkat sebelah alisnya.


Xia Yun memiringkan kepalanya pelan kearah Ming He tanpa mengalihkan pandangannya dari Keluarga Xia kemudian menjawab, “Tidak, aku hanya berharap, peserta dari mantan keluargaku itu sangat kuat.”


Ming He yang mendengar jawaban Xia Yun langsung mengerti bahwa saat ini Xia Yun sangat tidak menyukai keluarganya dulu sehingga tidak ingin mengungkitnya lagi.


*Tatap....


*Tatap....

__ADS_1


“Hentikan itu,” ucap Xia Yun dengan tatapan menusuk kearah Pria Setengah Wanita karena dirinya merasa kesal akibat terus di tatap olehnya.


Mendengar ucapan Xia Yun, Pria Setengah Wanita itu memalingkan wajahnya dengan cepat tanpa mengatakan apapun.


Lanjut mengedarkan pandangannya, kali ini Xia Yun juga melihat tempat duduk orang-orang yang berasal dari Toko Tanaman Obat Langit, yaitu Mei Yue yang bersama dengan kakeknya.


Saat memperhatikan tempat duduk orang-orang dari Toko Tanaman Obat Langit, pandangan mata antara Xia Yun dan Mei Yue saling bertemu.


Xia Yun yang merasa kepergok memperhatikan Mei Yue langsung tersenyum kearahnya dan di balas oleh senyuman Mei Yue, padahal Xia Yun tidak bermaksud untuk melihatnya, tetapi tetap saja Xia Yun melakukan hal ini.


Melihat Mei Yue tersenyum kearah salah satu kursi peserta, ada banyak penggemar Mei Yue yang langsung mengedarkan pandangannya demi mencari sosok yang sudah membuat dewi mereka itu tersenyum.


Tetapi hasilnya nihil, karena kebanyakan para peserta semuanya tersenyum sehingga mereka tidak bisa memastikan orang yang telah membuat Mei Yue tersenyum manis.


Gong!!


Suara gong terdengar keras memenuhi seluruh tempat turnamen, bahkan suaranya terdengar jelas sampai keluar dari tempat turnamen sebagai pertanda bahwa turnamen akan segera dimulai.


Wish!!


muncul ketika Turnamen Pemuda sebelumnya.


“Selamat datang! untuk para penonton, peserta, Keluarga Kekaisaran, para sekte-sekte besar sampai kecil dan perwakilan dari Toko Tanaman Obat Langit!”


Ucap pria paruh baya itu mengunakan Ki untuk memperkeras suaranya agar bisa di dengar oleh semua orang.


“Karena kejadian sebelumnya, turnamen terpaksa di tunda terlebih dahulu, oleh karena itu kami meminta maaf yang sebesar-besarnya pada semua pihak yang hadir di sini.”


“Tidak perlu basa-basi lagi, aku akan mulai menjelaskan tentang berjalannya turnamen pada hari ini.”


Jelas pria paruh baya itu sembari membungkukkan tubuhnya sedikit, menunjukkan bahwa dia serius dalam perkataannya barusan.


Setelah melanjutkan beberapa perkataan lainnya, akhirnya pria paruh baya itu mulai menjelaskan tentang turnamen ini.

__ADS_1


Turnamen pada kali ini hanya akan berlangsung selama 2 hari saja, yaitu dari pagi sampai terbenamnya matahari, itu di lakukan untuk berjaga-jaga jikalau terjadi situasi yang sama seperti sebelumnya.


Kemudian, jumlah peserta yang ada tersisa 400 orang saja sekarang. Jadi, akan di bangun 10 arena kecil.


Turnamen akan di bagi menjadi 4 babak, babak pertama, 400 peserta akan di pisahkan sebanyak 40 peserta pada masing-masing arena dari 10 arena yang ada.


Pada babak pertama ini, satu arena akan di isi oleh 40 orang peserta, 40 peserta yang ada, akan saling bertarung secara bergantian sampai jumlah peserta yang ada hanya tersisa 20 orang saja.


“Pada masing-masing arena, akan di beri nama untuk memudahkan penyebutannya, misalnya Grup 1 untuk arena 1, Grup 2 untuk arena 2, dan seterusnya,” tambah pria paruh baya itu menatap para peserta yang sedang duduk di bangku khusus untuk para peserta.


Setelah menambahkan hal itu, pria paruh baya yang ada di tengah arena, langsung menyudahinya dengan berkata bahwa ketentuan selanjutnya akan di jelaskan ketika sudah masuk pada babak kedua.


“Kalau begitu, mari kita mulai turnamen ini!” teriak pria paruh baya itu dengan semangat dan di balas teriakan meriah dari para penonton.


Setelah berkata itu, tiba-tiba saja. Perlahan tercipta 10 buah arena kecil di tengah-tengah tempat turnamen itu, sesuai dengan penjelasan dari pria paruh baya tadi.


.


.


.


.


.


.


.


Buat kalian yang baca jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya... dan jangan lupa kasi bintang lima karena semua itu gampang hehehe biar aku semangat nulisnya.


Kalau ada yang salah tentang penulisan tanda baca, atau apapun bisa kalian kasi saran ke aku di komentar, pasti aku balas kok...tenang aja tapi aku tidak tau kalian nya komen di chapter berapa tapi aku pasti balas kok.

__ADS_1


Juga kalau kalian punya saran kekuatan seperti jenis tubuh, skill atau penggunaan skill combo dan penggunaan skill yang Xia Yun punya maka kalian bisa komentar di bawah aja kok nanti aku bakal masukin saran kalian.


__ADS_2