System Ultimate Skill

System Ultimate Skill
Chapter 145 - Kami Salah Menghadapi Lawan


__ADS_3

Arg!! (Erangan)


Bruk! (Jatuh)


Tubuh Pria Tua Itu jatuh keatas tanah, karena Xia Yun mengelakkan bagian vitalnya, membuat Pria Tua itu masih hidup tetapi tidak bisa menggerakkan tubuhnya lagi sebab sudah Xia Yun lumpuhkan pergerakannya melalui aliran listrik tadi.


Saat ini Pria Tua itu terjatuh telentang di atas tanah, dengan berusaha, dia menolehkan pandangannya kearah Sasuke yang tepat berada di depannya sambil menyimpan pedang.


Awalnya dia merasa terkejut, tetapi setelah Xia Yun menghilangkan Skill Penyamaran Sempurna dan menampilkan sosok aslinya, Pria Tua langsung jadi sangat sangat terkejut karena merasa tidak percaya.


“Tidak percaya?”


“Sayang sekali aku bukanlah (Orang Buta) seperti yang kalian sebutkan....” (Xia Yun)


Setelah mengatakan itu, Xia Yun melepaskan kain yang menutupi matanya.


!!


Ketika kain putih yang menutupi matanya di lepas, pemandangan yang terlihat adalah sepasang mata bewarna emas menawan, mampu membuat Pria Tua tenggelam dalam rasa menawannya.


“Ada banyak Naga Tersembunyi Dan Harimau Duduk, seharusnya kau mengerti akan kata-kata ini, kan?” ucap Xia Yun sembari memberikan tatapan sinis pada Pria Tua yang tergeletak lemah depannya.


“Inilah akibatnya jika kalian selalu bersikap seenaknya, Pak Tua Ou.” (Xia Yun)


Tentu saja Pria Tua di depan Xia Yun paham akan maksudnya, ingin dia membalas, tetapi tidak bisa menggerakkan mulutnya karena seluruh tubuhnya masih tidak bisa bergerak.


Seluruh tubuh Pria Tua tiba-tiba saja merinding ketika melihat Xia Yun menatapnya dengan tatapan dingin sembari menciptakan sebuah pedang dari es dan berjalan mendekatinya.


Slash! (Tebasan)


Arg!! (Erangan)


Pria Tua mengerang kesakitan karena secara tiba-tiba Xia Yun langsung memotong tangan kanannya dengan cepat, “Jangan coba-coba untuk mengatakan bahwa sosok tadi itu adalah aku!”

__ADS_1


Selesai memotong tangan kanan Pria Tua itu, Xia Yun pun berjalan mendekati potongan tangan kanannya kemudian membakar itu menggunakan Api Pembekuan tepat di depan pemiliknya langsung.


“Jika potongan ini ku biarkan, aku takut kau bisa kembali menyembuhkannya, jadi akan ku bakar saja sampah ini,” jelas Xia Yun sambil menonton Api Pembekuannya tengah melahap lengan Pria Tua.


Pria Tua yang melihat Xia Yun tanpa ampun membakar lengannya hanya karena pemikiran yang aneh, hanya bisa terdiam dan merasa takut jika dirinya akan di bunuh.


Tidak berhenti sampai di sana saja, Xia Yun juga menciptakan sebuah jarum kecil menggunakan Elemen Racun miliknya dan melemparkannya kearah mata kiri Pria Tua.


Tusk! (Tusukan)


Sekali lagi Pria Tua merasa kesakitan, tidak hanya rasa sakit saja, dia merasa bahwa dalam satu tusukan tadi, pandangan mata kirinya mulai memudar dan menjadi gelap diikuti dengan tidak bisanya dia mengendalikan mata kirinya.


Setelah melakukan hal itu, Xia Yun pun pergi meninggalkannya tanpa mengatakan apapun lagi.


.


.


Hal pertama yang dia lakukan adalah dengan cepat menghentikan pendarahan yang keluar dari tangan kanannya menggunakan Ki dan memakan beberapa Pill Penyembuhan.


Bertahan selama 10 menit, akhirnya dia berhasil menutup pendarahan pada tangan kanannya dan bisa menghembuskan nafas lega.


Tetapi satu hal yang tidak bisa dia lakukan, bahkan setelah memakan Pill Penyembuhan.


Mata kirinya, ya. Saat ini dia tidak bisa melihat menggunakan mata kirinya lagi setelah Xia Yun tusuk menggunakan jarum kecil sebelumnya.


Pria Tua sudah memeriksanya selama beberapa kali dengan teliti, bahwa pada bagian bola matanya tidak ada sedikit pun luka, dengan kata lain masih utuh.


Tapi hal yang aneh adalah walaupun keadaannya tidak terdapat luka apapun, saat ini mata kirinya tidak bisa di kendalikan + melihat, tentu saja ini adalah keanehan yang dia maksud.


Merasa bahwa sudah bisa bergerak dengan cepat untuk pergi dari sini, Pria Tua segera melesat meninggalkan daerah hutan ini dan menuju ke tempat Asosiasi Prajurit Bayaran secepat mungkin.


.

__ADS_1


.


Bruk! (Pintu terbuka dengan keras)


“Siapa itu!?” (Kepala Asosiasi)


Kepala Asosiasi yang kini berada di meja kerjanya setelah kembali dari Pelelangan, tengah menunggu kedatangan dari Wakil Kepala yang dia minta untuk mengejar Xia Yun


Awalnya dia marah karena ada orang yang membuka pintunya dengan keras tanpa mengatakan apapun, tetapi Kepala Asosiasi menghentikan perkataannya saat melihat bahwa orang yang membuka pintunya adalah Wakil kepala yang dalam keadaan menyedihkan.


“Tuan! ternyata orang yang aku ikuti tadi sebenarnya ada-” (Pria Tua)


Perkataan Pak Tua itu terhenti karena secara tiba-tiba seluruh tubuhnya langsung merasakan rasa sakit yang teramat sakit, melebihi ketika tangannya di potong.


Dan juga tidak hanya itu, tepat di balik bangunan seberang dia berdiri saat ini, terlihat sosok Xia Yun yang tengah berdiri menghadap kearah Pria Tua.


★Kebetulan ada jendela tepat di belakang Kepala Asosiasi duduk, jadi di sanalah Pria Tua bisa melihat Xia Yun.


Seketika seluruh tubuhnya berkeringat dingin waktu Pria Tua melihat sosok Xia Yun tengah berdiri di atas atap bangunan di depannya.


Melihat bahwa Pria Tua terdiam untuk beberapa saat ketika melihat kearah belakangnya, Kepala Asosiasi pun mencoba menoleh kebelakang dan tidak menemukan apa-apa di balik jendela itu.


Sekarang Pria Tua sudah mengerti, padahal baru saja dia akan mengatakan bahwa sebenarnya Sasuke adalah Xia Yun, tetapi karena suatu hal, dia menjadi tidak bisa mengatakannya.


‘Monster!’ (Pria Tua)


Padahal nyatanya dia mengetahui bahwa Xia Yun itu masih muda, tetapi sudah memiliki kekuatan yang besar seperti ini membuat dia tidak bisa memikirkan penjelasan yang cocok selain berpikiran bahwa Xia Yun itu adalah monster.


‘Kami sudah salah menghadapi seseorang....’ pikir Pria Tua.


...****************...


★Kasi pendapat kalian tentang novel ini di komentar ya, jika kalian suka, like dan vote beserta berikanlah bintang 5 ya.

__ADS_1


__ADS_2