Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
112.ALAM.


__ADS_3

SELAMAT SIANG.


MAAF KALAU SEDANG MENUNGGU


UP HARI INI SEPERTI BIASA KESIBUKAN DUNIA NYATA.


TETAP AKU USAHAKAN SETIAP HARI SATU BAB KALAU LEBIH SISANYA BONUS BUAT KALIAN YANG SELALU SETIA MEMBACA NOVELKU DAN SUKA DENGAN ISI CERITANYA.


Kalau Author senang nya sich! kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tinggalkan jejak 👣👣👣 setiap Bab.


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


" Waah serius bang sudah ada calonnya kok Mom ketinggalan beritanya tanya Berliana.


" Heemm, belum Mom, nanti kalau sudah pasti tau kok siapa? sekarang fokus Bintang dulu saja Mom, si Angkasa " menoyor adiknya.


" Waah Abang sangat baik, memang betul Bintang kita dahulukan, dia selama ini tidak pernah bahagia, sekarang pun, juga begitu Mom dan Dad juga mencari jalan keluar dari semua masalah ini bang "ucap berliana.


" Mom dan Dad, Bintang kangen kalian, Bintang kesepian di mansion loh, saat Bintang pulang kalian, asik bulan madu nya " omel Bintang, dan merajuk.


Sang Dad segera mendekat dan memeluk putri tercintanya.


" Oh my sweetie , my princess sedang sedih kangen sama Daddy hmm kesini dong Dad peluk yang biar amarahnya hilang" rayu AL pada putrinya.


" Dasar sudah tua masih saja gombal " Celetuk Devita pada AL.


" Haha Jagan cemburu my Wife" ucap AL.


" Hiss ingat umur cemburu, memangnya Daddy pencemburu Akut alia bucin " jawab Berliana.


Setelah Acara ini dan Bintang sekarang di kampus sudah tidak ada yang merendahkan lagi, karena Monik sudah tidak mau menganggu nya.


Karena dia tau, perkataan sepupunya ternyata hanya Fitnah tentang Bintang, nyatanya Bintang tidak seperti yang selalu di ceritakan oleh sepupunya itu, dan Bintang juga orangnya pemaaf.


" Bintang, kamu yakin mau ikut ke Lembang besok apakah di izinkan sama mereka" tanya Senja.


" Iya di izinkan kok, aku ingin menikmati udara bebas, suasana peternakan, sungai dll, mumpung Ada acara kampus ya ikut saja, kalian juga ikut kan! tanya ? " Bintang pada Nana dan Senja.

__ADS_1


" Iya kita ikut Bintang, tetapi ingat ya gak boleh jauh jauh dari kita ya tetap waspada " ucap Senja pada Bintang dan di iyakan oleh Nana.


Hari yang di tunggu mereka datang juga, Bintang berangkat dengan Naik Bus dengan rombongan, di belakang Bus banyak pengawal dari Angkasa Awan masih banyak lagi, ada juga yang ikut di rombongan Bus tanpa Bintang dan yang lainnya tau.


" Seru ya Bin, 4 Bus ini kita berangkatnya, memang tidak jauh, tetapi ini sangat menyenangkan ya " ucap Senja.


" Apalagi aku, menikmati udara bebas, uuuh segar dan sangat merindukan " ucap Bintang.


Terakhir aku datang ke Lembang sama Mas Langit, apakah bisa di sana? aku bertemu denganmu lagi mas, apakah ada keajaiban, kamu di sana " Batin Bintang sangat berharap.


" Kenapa? Bestie kok melamun" sindir Nana pada calon Adik iparnya.


" Gpp ngantuk aja, kayaknya masih lama Aku mau tidur saja" lalu memejamkan matanya supaya tidak ketahuan kalau sudah mau menangis, Bintang takut merusak suasana bahagia mereka.


" Oke Kamu tidur saja, kalau sudah aku kasih tau oke " ucap Senja.


Akhirnya mereka sampai juga di Lembang, mereka menginap di sebuah Vila yang sudah di siapkan oleh pihak kampus ada 5 bangunan Vila yang berjajar. Setelah mereka meletakan bawaan mereka yang berat, mereka berkumpul menerima semua arahan dari para dosen mereka, bukan hanya rekreasi tetapi juga sambil kuliah, pelajaran tentang AlAm bebas.


Bintang memilih satu kamar yag berisi 3 Bad karena dia mau sekamar dengan sahabatnya.


Bintang menuju peternakan sendiri tanpa sadar.


Aduh mereka di mana? aku sendirian gimana ini? batin Bintang.


Bintang terus berjalan, mencari orang yang bisa dia tanya, arah ke Vila, dan dia juga tidak melihat semua bodyguard nya.


Nah itu ada orang sedang bersih bersih kandang sapi aku tanya dia saja " ucap Bintang.


" Permisi pak tau Vila yan berjajar 5 daerah sini tidak? "ucap Bintang.


" Heeeii.... " tanya Bintang tetapi tidak ada respon.


" Kamu ini di tanya jawab dong " karena kesal 10x Bintang tanya tetapi tidak di hiraukan kekesalan Bintang memuncak, karena tidak ada orang lagi yang bisa dia tanya I.


Tanpa sadar Bintang melempar botol mengenai punggung orang itu.


Saat orang itu menoleh berapa terkejutnya Bintang, wajah orang di depannya, dia berkali-kali mengusap mata dan mencubit tangannya sendiri.

__ADS_1


" Laaaanggiiit....! "


" Mas Lang " aku seperti mimpi apakah ini kamu, atau halusinasi aku ya Allah, apa aku terlalu merindukanmu " ucap Bintang panjang lebar.


" Nona boleh aku lewat, pergilah ke arah sana! Aku tidak mengenal orang yang kamu maksud Namaku ALam " pergi meninggalkan Bintang yang masih mematung percaya dan tidak percaya.


Saat dia ingin mengejar orang yang mirip Langit, ternyata Bodyguard sudah menemukan Bintang. dan di susul para sahabat dan lainya,mereka kira Bintang di culik.


" Ya Allah Bintang, kamu bikin kita jantungan tau gak kenapa kesini kamu tidak ajak kita " omel Nana.


" Aku mengikuti kata hatiku dan aku menemukannya tetapi dia tidak mengenalku, tapi aku sangat yakin dia Abang kamu Senja " ucapan Bintang membuat kedua sahabatnya saling pandang.


"Bintang sudah dong iklaskan Langit ya Bin, dia sudah tenang di sana mungkin kamu hanya terbawa perasaan, dari tadi tidak ada orang di sini dari tadi " ucap Senja berusaha menyadarkan Bintang supaya ikhlas tentang Abangnya.


" Kalian pasti berfikir aku Halusinasi kan, akan aku buktikan kalau aku tidak seperti kalian tuduhkan ya " ucap Bintang kepada kedua temannya.


" Oke kalau begitu Buktikan Bintang" celetuk Nana.


" Oke kita cari Dia " tantang Bintang.


" Ayo " Ajak Senja.


" Kali ini kalian harus percaya, sama aku aku tidak halusinasi " sedikit marah Bintang kepada mereka karena tidak mempercayai nya.


" Aku cari orang yang bisa kita tanyai dulu ya " ucap Bintang terus menelusuri jalan setapak milik peternakan yang di ikuti kedua sahabatnya dan bodyguard.


mereka terus mencari penjaga peternakan tetapi juga antara percaya dan tidak percaya ucapan Bintang. Tetapi dia tidak mau mengecewakan Bintang, mereka terus mengikuti Bintang sampai mereka berdua sangat kelelahan.


" Bintang...!! sudah ya kita capek, kita mau kembali ke Vila karena nanti malam ada acara api ingin ya Bintang "ucap Nana yang mulai merasa Bintang hanya Halusinasi saja.


" Kalau kalian tidak percaya, dan mau kembali, silahkan aku akan tetap mencari, kalian kembali saja" usir Bintang, lalu meninggalkan kedua sahabatnya.


IKUTI TERUS YA KELANJUTANNYA.


Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.


Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak 🙏💕**

__ADS_1


__ADS_2