Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
154.Pengakuan.


__ADS_3

"Seorang ibu tidak akan pernah salah mengenali anaknya Mell " Sangah Bunda.


" Tapi kenyataan ini orang tua kandung mereka mbk,Mbk yang sabar ya" ucap Mell.


Maya mendekati kedua orang tua Alam dan dia menarik kursi, hingga di depan Mereka berdua.


"Sebelumnya saya mohon maaf kalau kata-kataku menyinggung kalian nantinya tapi aku ingin kejujuran saja " ucap Maya.


" Sungguh Alam itu putra kandung kalian, tolong kalian bicara jujur, kalau memang benar aku tidak akan merebutnya dari kalian itu janjiku, kalaian masih bisa bersama Alam. Tetapi kalau kalian tidak menggaku aku akan tes DNA kalau memang benar dia putraku, aku akan membawanya pergi jauh dari kalian. kalian tidak akan bisa berjumpa dengan Nya "ucapnya Maya ngandung ancaman.


" Dia benar putra kami nyoyan, kami punya akte kelahiran Alam anak kami " ucap Maya.


" Aku tanya apa Alam punya tanda lahir lagi selain di tempat terbuka, kalau kamu ibunya pasti tau " Pancing Maya.


" Kalau aku hapal semua yang ada pada putraku, dan aku mengetahui semua karakternya, semisal dia Amnesia, aku yakin dia punya getaran kalau aku lah yang melahirkan nya " Aman Maya.


" Kalau kalian masih kekeh aku kan lakukan Tes DNA " Tantang Maya.


" Bunda tenang ya " peluk Bintang.


" Sebenarnya Aku juga yakin kalau dia Mas Lang Bun aku sangat yakin, setelah aku menjadi istrinya beberapa hari ini, sifatnya penyayang dan melindungi seperti Mas Lang, tapi karena dia nyaman di panggil Alam aku ikuti saja karena dia meyakini dia Alam, tadi pagi saat di dalam kamar dia bermimpi ada kecelakaan besar, tapi dia teriak kepalanya sakit, aku yakin mas Lang sedang berusaha memggingat " Ucpaan Bintang membuat semua kaget.


" Kita tunggu saja, ya nanti mereka kembali, sebenarnya aku pernah mencakar Mas Lang dulu, aku mau lihat apakah masih ada? " ucapan Bintang membuat " Ibu Bintang menagis.


" Di perut Langit sebelah kiri ada bekas oprasi, waktu dia di culik dengan Bintang aku rasa masih ada kan Nyonya " Sindir Maya.


Tiba-tiba mendapat telepon dari Berliana supaya mereka ke RS.


" Ya Allah Langit, sangat butuh darah dia terluka, apa golongan darah kalian ayo ikut yang lainnya tetap di sini, karena di luar sedang tidak aman.


" Bintang, ajak kedua orang tua Alam, Yang punya darah B ikut Bunda, Mell dan Senja punya darah B ikut Bunda ke RS, yang lain bantu doa ya " Ucap Maya.

__ADS_1


Mereka semua menuju RS dengan pengawalan ketat.


Di dalam Mobil tidak ada yang bersuara sama sekali.


" Pikirkan baik-baik ucpanku tadi " hanya itu yang keluar dari Bibir Maya sampai juga mereka di RS dan mereka langsung di ambil darah kedua orang tua Alam sama sekali tidak cocok darahnya.


Kita kembali pengejaran Indra dan antek-anteknya, mereka ternyata larinya menyebar Diki tidak bodoh dia juga menyebar anak buah nya.


" AL kita masuk saja, kita harus ambil resiko kalau kita di jebak " ucap Leon pada Agung dan David.


Mereka masuk dan sangat kaget ternyata benar mereka mengepungnya, untung mereka juga tidak Bodoh Angkasa dan Awan beserta anak buahnya juga sudah mengepung tempat ini, karena, mereka semua licik harus di balas.


" Haha Akhirya kalian datang juga di tempatku AL, kamu penghancur kehidupanku kamu ambil semua dari aku AL, dan sekarang semua harus berakhir kamu akan merasakan sakitnya aku selama ini, dan bodohnya kamu mengantarkan nyawamu dan sahabatmu " Hina Indra pada AL.


" Sudah lah Indra, Jagan banyak Bicara aku muak dengan semua omonganmu, kita buktikan siapa yang paling kuat di antara kita, aku sudah capek, kamu terus menghantui keluargaku, kalau pun aku mati aku siap asal kamu musnah juga, jadi keluarga ku aman.


"Dor"


Dua tembakan Lolos AL lolos menghindar, tapi yang ketiga mengenai Baju AL.


" Bos" seru David Suara yang di rindukan AL dari dulu.


"Tenanglah aku tidak apa-apa hanya baju saja" terdengar gaduh orang berkelahi dan suara tembak menembak pun ter dengar ramai, karena semua kubu menyerang tempat itu.


Saat AL mwnekan Alat tanda bahaya, semua mendekat dan menyerbu masuk ke mansio Indra.


Banyak yang tumbang dari kedua belah pihak, mereka menunggu sampai semua kehabisan pluru,dan kesempatan itu di tunggu AL, AL ingin menghajar Indra dengan tangannya sendiri melampiaskan sakit hatinya, hingga dia berpisah dengan semua temannya.


" Bos menyingkirlah dia sepertinya mengincarmu dari tadi, untung , bisa menghindar "kata David dengan penuh rasa sesal.


" Kamu juga hati-hati dia mengincar semuanya" jawab AL.

__ADS_1


" Bos dari dulu, selalu memikirkan orang lain, aku yang begitu bodoh dan tidak berguna Bos maafkan aku " Ucap David.


" Sudahlah bukan waktu lebaran saling memaafkan, cepat, kita ikut aksi mereka " Ucap AL sambil menepuk bahu David mantan asisten kesayangan.


" Berlindung "teriak Diki mengunakan pengeras suara.


" Mereka banyak memasang ranjau kalian keluarlah dari mansion lewat jalan kecil sebelah kanan cepat waktu kalian 5 menit " Teriak Diki.


Semua berlari ke arah jalan kecil, hanya tertinggal David yang masih bengong terpaksa AL masuk lagi untuk menolong David.


" Duuuaar " Suara ledakan di mansion Indra itu.


Semua panik karena AL masuk lagi kedalam untuk menyelamatkan David.


" Bos harusnya biarkan aku mati saja, aku tidak berguna bos banyak menyakiti kalian selama ini " sambil berlutut di hadapan AL.


" Ya Allah akau kira, kalian masih di dalam, syukurlah semua dari kita selamat, kamu kenapa berlutut seperti itu? tanya Leon, Leon mendapat kabar bahagia dari istrinya, membuat hatinya luluh tidak mau menyimpan dendam lagi, dan dendam David juga salah paham.


" Ayo bangun katanya mau tangung jawab kenapa melo begitu " ejek Leon pada David.


" Biarkan saja aku tidak akan menyuruhnya berdiri, supaya seperti malin kundang jadi batu " Tawa semua pecah.


" Semua harap waspada sepertinya mereka memiliki ruang bawah tanah dan mereka keluar entah di mana anak buahku masih menelusuri daerah dekat mansion kalian bergeraklah, Jagan main drama nanti saja drama kalian " Ucapan Diki membuat AL geram.


" Ckckckck sok banget dia " Gerutu AL.


" Bos maaf juga soal itu, sebenarnya foto Dari sama asistenya itu palsu, dan editan " Ucapan David membuat AL benar-benar murka kali ini.


" Brengsek, untung saat itu aku tidak di tinggalkan anak dan istriku, kalau tidak aku gantung kamu " ucap AL pada David.


" Kan bukan aku Bos, mereka aku pun baru tau setelah mereka, membawaku pergi " ucap David.

__ADS_1


" Hais, dasar kamu bodoh, bisa-bisnya percaya sama penjahat dan tidak menyelidiki dulu, untung putriku ketemu, dan kamu tau dia dari kecil hidup menderita " ucap AL pada David.


__ADS_2